NovelToon NovelToon
Gadis Pemilik Hati

Gadis Pemilik Hati

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Badboy / Ketos / Romansa-Teen school
Popularitas:70.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aku masih menunggu mu!

Arzya Geovanka Razeta, yang kerap disapa Arzya atau zaza ini merupakan gadis yang sangat terkenal dengan sikapnya yang pendiam. Bahkan ia sempat dijuluki sebagai patung berjalan karena wajahnya yang selalu terlihat datar. Arzya memang selalu bersikap seperti itu pada orang-orang yang baru ia kenali.

Di dalam diamnya Arzya menyimpan begitu banyak rahasia yang ia simpan dengan rapat, bahkan hatinya yang rapuh pun hanya dia yang tahu. Terlebih lagi
Arzya sangat pandai menutupi sifat asli yang ceria, cerewet, gokil dan apa adanya.

Tanpa sengaja ia bertemu dengan seseorang yang memberikan dia sesuatu yang selama ini tidak ia rasakan. Ya Arzya mendapatkan kasih sayang dari sang ketua osis disekolagnya. Dia mampu meluluhkan hati Arzya yang dingin itu.

Seperti kata orang, apa yang kita dengar belum tentu yang sebenarnya, kata itu selalu terngiang dibenak Arzan.

Follow IG : eh.han28
....

INI MURNI KARYA AUTHOR JIKA ADA KESAMAAN NAMA ATAU TEMPAT ITU HAL YANG WAJAR KARENA INI HANYA FITIF BELAKA! DAN MOHON JANGAN ADA PENIRU ATAUPUN PLAGIATISME KARENA ADA HUKUM YANG BERLAKU BAGI YANG MELAKUKAN PLAGIATISME!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aku masih menunggu mu!, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumit

Dari kejuahan terlihat seragam coklat tua tengah berbaris rapi ditengah lapangan yang cukup luas. Disekitarnya terdapat perumahan warga sehinga acara pagi ini mengundang beberapa warga untuk menonton atau sekedar melihat sekilas lalu pergi.

Barisan itu terbagi menajadi dua kelompok, yaitu kelompok putra dan kelompok putri. Setelah diberi penjelasan tentang kegiatan hari ini, mereka dibubarkan dan segera menuju pinggir lapangan yang sudah diberi tanda untuk membuat tenda. Kelompok putra disebelah kiri dan kelompok putri disebelah kanan.

Kelompok itu masih terbagi lagi menurut regu yang terdiri dari delapan orang, untung saja Arzya satu regu dengan Diva, Sari dan Arum sehingga ia masih memiliki teman dari kelas yang sama.

Mereka tengah sibuk membuat tenda, Arzya kesusahan menarik tali agar tenda itu bisa berdiri. Tiba-tiba saja ada tangan yang terulur didepan Arzya, tangan itu membantu Arzya menarik tali sehingga bisa dikaitkan dengan patok.

Semua siswi berteriak histeris saat melihat kejadian itu, mereka merasa iri pada Arzya. Bahkan mereka berharap menjadi Arzya saja supaya bisa dekat dengan sanv ketos.

"Wah wah keuwuan apa ini?" celetuk yang melihat.

"Gue juga mau dibantuin, bang!"

"Masih pagi woy! Jangan ngbucin dulu, gue belum sarapan ini," celetuk mereka.

"Apa hubungannya bucin sama sarapan?"

"Ya biar gue kuat liat kebucinan itu lah,"

"Tarikin tali gur juga dong, Kak Arzan!"

Dan masih banyak lagi cuitan-cuitan yang terdengar ditelinga mereka. Suara bising itu mengundang Ilham yang sejak tadi masih berdiskusi dengan pembina menjadi teralihkan.

Mata Ilham menyipit agar bisa melihat dengan jelas siapa yang membuat kegaduhan itu. Akhirnya mata itu menangkap sosok yang sangat ia kenali, Arzya.

"Sama siapa itu anak?" gumam Ilham, karena orang yang ada didepan Arzya memunggungi Ilham sehingga ia tidak bisa melihat wajahnya.

"Makasih," kata Arzya lalu pergi kesisi lain untuk melanjutkan mendirikan tenda, ia berterimakasih dan merasa risih tentunya saat semua mata menatapnya. Sehingga sebisa mungkin Arzya berusaha untuk menghindari Arzan.

Arzan pun tidak hanya diam sampai disitu ia terus saja mengekori Arzya, membantu semua yang akan Arzya tangani. Hal itu membuat Arzya kesal, akhirnya ia hanya diam saja sambil mengamati Arzan yang sedang mendirikan tenda.

Sesekali Arzan melemparkan senyum manisnya kepada Arzya, bukan Arzya yang terpesona melainkan beberapa siswi yang tendanya berdekatan dengan Arzya.

"Gak usah jual mahal, udah ada yang ganteng baik dianggurin nanti nyesel loh!"

"Iya bener, kalau gue yang digituin udah terbang keawan kali hehe,"

"Dia mah kek patung, jadi percuma saja gak bakalan peka dia kan gak punya hati!"

Deg!

Kata-kata mereka membuat Arzya sedikit sakit hati, tapi ia tetap berusaha biasanya saja dan seolah tidak mendengarnya.

"Apa gue separah itu ya?" batin Arzya.

Jika orang lain yang melihat Arzan dan Arzya, maka mereka berdua terlihat manis dan romantis. Padahal aslinya tidak seperti apa yang mereka lihat, Arzya ingin sekali memarahi Arzan karena selalu mendekatinya. Hal itu membuat sebagaian orang salah paham dengan kedekatannya, tapi ia urungkan karena banyak orang yang menatap mereka. Arzya tak ingin namanya semakin jelek dimata orang-orang.

"Lanjutin aja, semuanya!" ketus Arzya sambil melipatkan tangannya didepan dada.

"Siap!" kata Arzyan sambil mengacungkan jari jempolnya tak lupa senyuman yang selalu ia tunjukkan pada Arzya.

Ilham yang sejak tadi memantau dari kejauhan menjadi geram saat tau orang yang mencari perhatian itu Arzan. Dengan langkah cepat Ilham menghampiri tenda Arzya.

"Ngapain?" tanya Ilham dengan ketus, tatapan matanya seakan ingin membunuh siapa saja yang ada didepannya.

Mereka semua menoleh, terlihat Ilham dengan wajah yang sudah jelas marah menatap mereka bergantian.

"Lo tau kan gue lagi apa? Kenapa pakai nanya lagi!" kata Arzan.

"Lo gak ada kerjaan atau apa sih? Yang lainnya lagi sibuk urusin kegiatan dan siapin peralatan buat nanti, terus lo ngapain disini bukannya bantuin mereka?" tanya Ilham galak.

"Suka-suka gue lah!" saut Arzan.

"Hah! Sekarang lo bantuin yang lainnya siapin buat games nanti, gue gak mau lihat lo disini! Dan satu hal lagi yang harus lo inget, ini pramuka bukan osis bedakan itu!" tegas Ilham sambil menatap tajam Arzan.

"Hasst!" dengus Arzan.

"Gue pergi dulu ya, jangan kangen!" kata Arzan sambil menatap Arzya sekilas saat mereka berhadapan.

Ilham pun pergi begitu saja ia tidak mau terbawa suasana sehingga bertindak kasar pada Arzya. Bisa gagal rencananya jika ia menujukkan sifat aslinya didepan Arzya.

Sedangkan disisih lain ada Amel, ya dia juga ikut organisasi pramuka karena ada Arzan itulah alasan yang sebenarnya.

Amel yang tidak jauh dari tenda milik Arzya pun bisa dengan jelas melihat semuanya, dari Arzan datang lalu berganti dengan Ilham.

Sesekali Amel memegangi dadanya yang terasa sesak saat melihat perhatian yang ditunjukkan Arzan, ia sadar jika ia bukan siapa-siapa yang tak pantas melarang Arzan dekat dengan siapa pun.

"Suka sama sahabat sendiri tuh gak enak, ya! Mau ungkapin takut ditolak dengan alasan kita hanya sahabat, kalau gak diungkapin kok nyesek!" gumam Amel sambil menatap punggung Arzan yang sudah menjauh.

"Mencintai dalam diam itu tak selamanya indah, kak!" kata siswi yang bernama Anggun, ia tak sengaja mendengar gumaman Amel.

"Ya seperti itu," jawab Amel sambil tersenyum kecut.

Tak hanya Amel dan Ilham saja yang kesal pasalnya ada Alvin, ia terlihat marah-marah tidak jelas saat mengawasi bagian regu putra. Daffin yang melihat itu pun hanya terkekeh geli, karena terlihat lucu saat Alvin marah.

"Cih, modus banget sih... gak ada cara lain apa? Norak banget pakai cara kaya gitu!" gerutu Alvin.

"Gue tau sekarang alasan lo mau ikut kemah ini apa, biasanya kan lo paling malas harus dipaksa dulu baru mau... dan kali ini lo sendiri yang semnagat ikut, Heleh!" Alvin menendang beberapa tongkat pramuka yang tergeletak didekat tenda.

Bahkan ia sudah tidak menjaga imagenya didepan adik-adik kelasnya itu, Alvin memarahi mereka jika berani menatapnya. Emosinya benar-benar tak bisa dikondisikan lagi.

"Katanya lo gak beneran suka sama Arzya, kenapa lo jadi kaya gini?" tanya Pandu yang baru saja datang.

"Gue gak tau, Ndu! Awalnya gue iseng doang deketin dia, gue cuma penasaran sama Arzan dia beneran suka gak sama Arzya... eh gak taunya gue yang suka beneran!" jelas Alvin sambil duduk direrumputan.

Pandu masih berdiri sambil memasukkan tangannya kedalam saku celana pramukanya itu.

"Makanya jangan main-main sama hati, kena sendiri kan lo!" cibir Pandu.

"Terus gue harus gimana, Ndu?" tanya Alvin.

"Gue gak tau, Vin. Masalah percintaan itu rumit, apalagi rival lo sahabat sendiri... gue gak bisa kasih masukan apapun ke lo, yang jelas jangan sampai persahabatan kita hancur." kata Pandu sambil menatap Alvin yang tengah mencengkram rambutnya.

"Hassttt s h i t!" umpat Alvin.

Untung saja mereka berdua menjauh dari kerumunan tenda sehingga tidak ada yang bisa mendengar pembicaraan mereka berdua.

Alvin, Pandu, Daffin dan Amel adalah anggota osis yang ikut juga menjadi anggota pramuka. Alasan mereka berempat bisa ikut organisasi pramuka ini hanya karena ada Arzan sehingga mereka juga ikut.

Begitulah persahabatan mereka, sangat dekat seperti keluarga sendiri. Tapi siapa yang menyangka jika dalam persahabatan itu muncul benih-benih cinta yang semakin lama semakin membesar.

Jika diungkapkan dan ditolak akan membuat persahabatan mereka hancur, tapi jika tidak diungkapkan terasa perih saat tau orang yang disuka dekat dengan yang lainnya.

...----------------...

Rasa ini seperti benang, semakin lama semakin kusut dan perlahan mulai patah!

~ Amel Verlyana / E H~

1
chodhyl boys
ko lama ga up.knapa y
Nur Indah Sari073
bagus
Novia Ayu Apriani
lma bnget Thor
Novia Ayu Apriani
lnjut thor penasaran kisah selanjutnya
Adelia
lanjut...
RN
uhuk nyangkut nya gak cuma rambutnya hatinya juga mulai kli wkwk
IG: Saya_Muchu
semangat update thor
Chodhyland
akhirnya ip jg stelah lama bobo.
jan bikin pembully jaya dong thor.cepet kasih pelajaran buat si pembully
aull
lama amat up nya thor
Mmh Sandy
ahirnya up juga thoor
Liana Sari
next Thor
HenyWahyuni_09
Pak Ketos Jatuh Cinta Nih Yeee😍😘 Tapi sayang Neng zya nya masih Punya pacaran 😂 😅 Semoga setelah hari ini Kakak Othor bisa Up tiap hari yah
Tri Ani Suniantara
lama sekali smpe lupa aku nya thor
Fatih Asy Syauqie
Lama ya thor baru up. Hampir lupa sama ceritanya sebelumnya
Novia Ayu Apriani
next thor
mom's ark@
menunggu sll Thor
Just Evie
Buka mata Akzya buru2 ttg Gilang thor... Biar tau gilang spt apa & trs buka hatinya dech utk Oppa Ketos... 🤭😂👍
Just Evie
Arzan ngobrol ama siapa di api unggun?
Just Evie
Gilang jgn ganggu hubungan Arzan & Arzya ya thor.
Just Evie
Ketosnya gila pujian... 🤣😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!