" Aku sangat membenci mu aku berdoa semoga tidak pernah bertemu dengan mu lagi, lenyap lah dari hadapan ku."
Ucap Crystal yang menahan emosinya.
" Kamu tidak akan pergi jauh dariku karena selamanya kamu akan menjadi isteri ku selamanya."
Ucap Alexander sambil tersenyum
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reiza Muthoharah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rahasia Kematian Seorang Anak
" Aku ingin kita menikah." ucap Alex sambil menatap serius Crystal.
Crystal yang mendengarnya sungguh terkejut. Ia mengingat pernikahannya dulu sangat bahagia meskipun di laksanakan secara sederhana. Tetapi itu membuat Crystal bahagia. Sampai dimana pernikahan yang ke satu secara tiba-tiba Alex menceraikan. Awalnya Crystal tidak mengetahui alasan apa Alex menceraikan nya. Sampai dimana saat ia menonton acara televisi. Dirinya dibuat terkejut bahwa mantan suaminya merupakan seorang anggota keluarga kerajaan. Crystal pikir Alex menceraikannya karena alasan Alex ingin kembali ke keluarganya. Apalagi pernikahannya dengan Alex tidak mendapatkan restu dari keluarga Alex itu sendiri.
Crystal melihat pernikahan Alex dengan seorang Puteri dari kerajaan lain. Di situ perasaan Crystal sangat hancur hari itu dirinya mulai menutup hatinya untuk pria lain. Tujuan hidup Crystal hanya ingin bersama kedua anaknya. Crystal melihat Alex dengan tatapan sendu.
" Kamu pikir, aku akan percaya bahwa kamu tidak akan meninggalkan ku. Ironis sekali. Aku akan memberikan satu pertanyaan untukmu Alex. Jika Ratu Isabella tidak mati kamu tidak akan mencari ku bukan?" tanya Crystal sambil memandang Alex dengan matanya yang berkaca-kaca.
Sedangkan Alex hanya diam seolah mengiyakan perkataan dari Crystal. Melihat Alex yang diam saja membuat Crystal tertawa.
" Woah.... lihatlah Raja Grace memintaku kembali setelah di tinggal oleh Ratu tercinta nya hahaha....Itu luar biasa kan Alex. Kamu tidak mengetahui apa saja kamu lakukan terhadapku. Mari kita beri Raja kita sebuah tepuk tangan yang meriah.
PLOK....Plok....
Ucap Crystal sambil bertepuk tangan dan tertawa.
Alex yang melihatnya hanya menatap Crystal dengan sendu. Alex sama sekali tidak memberi perlawanan membiarkan Crystal mengungkapkan semua yang ada di dalam hatinya.
Sedangkan Crystal terus saja tertawa pilu sambil meneteskan air matanya meratapi nasib buruknya. Tidak beberapa lama Crystal memulai pembicaraan lagi.
" Apa kau tahu Alex? Jika bukan karena kau, aku tidak akan KEHILANGAN ANAK KU HIKS...." teriak Crystal yang berakhir dengan isakan tangis.
Mendengar perkataan akhir dari Crystal. Tubuh Alex seketika menegang apa yang dimaksud oleh Crystal kehilangan anak pikir Alex.
Alex langsung memegang bahu Crystal.
" Apa maksud kamu kehilangan anak? jawab pertanyaan ku Crystal. JAWAB." teriak Alex sambil menatap Crystal seolah menuntut penjelasan.
Crystal tersentak saat Alex berteriak kepadanya. Tidak lama kemudian ia menyeringai sambil memandangi Alex dengan tajam.
" Apa kau tahu Alex, Saat kita resmi bercerai aku hamil anak kembar 3. Ketika aku mengandung mereka saat berusia 6 bulan. Hiks...." ucap Crystal terputus karena ia menangis seolah tidak ingin mengingatkan kejadian 6 tahun yang lalu.
" Aku kecelakaan setelah mendengar hiks....BERITA KEHAMILAN MENDIANG ISTERI MU ITU." Crystal yang akhirnya menjawab semua pertanyaan Alex.
Setelah mengatakan hal itu tubuh Crystal terjatuh di lantai. Sambil menangis Crystal bagaimana melihat wajah bayinya yang mati. Sedangkan Alex yang mendengarnya langsung menatap kosong di hadapannya. Pantas saja Crystal membenci dirinya. Apakah karena berita itu dirinya harus kehilangan anaknya? Apa keegoisan Crystal yang tidak memberitahu kan bawa dia sedang hamil? pikir Alex.
Setelah berpikir Alex melihat kebawah terlihat Crystal yang menangis penuh pilu. Seolah dirinya merasa terluka karena kehilangan anaknya.
" Jadi ini alasan mu meninggalkan Grace?" tanya Alex sambil melirik Crystal.
Crystal yang mendongakkan kepalanya melihat ke arah Alex.
" Iya. Aku tidak sanggup tinggal dimana semua luka itu terjadi. Bahkan aku tidak memberitahu Adelio dan Aurora bahwa mereka memiliki saudara kembar yang sudah meninggal." jawab Crystal sambil tersenyum sendu.
Alex yang mendengar jawaban dari Crystal menghela nafasnya dengan lelah. Sebelum ia menarik tangan Crystal.
Crystal terkejut saat tiba tiba Alex memegang tangannya dengan erat.
" Lepaskan Alex kamu membawa ku kemana?" tanya Crystal setelah melihat Alex menariknya menuju keluar gedung apartemen.
Selama perjalanan Crystal terus saja memberontak. Sampai membuat Alex dengan terpaksa menggendong Crystal ala bridal style.
Membuat Crystal terpekik dengan refleks ia mengalungkan tangannya di leher Alex.
" Kamu membawa ku kemana?" tanya Crystal lagi dengan datar.
" Kau akan tahu nanti....
Continue....
setelah cinta kedua'a metong,,hati verpindah kg kemantan,,ga oantas jd seorang raja