NovelToon NovelToon
Mawar

Mawar

Status: tamat
Genre:Romantis / Persahabatan / Romansa / Cintamanis / Tamat
Popularitas:765.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nana Robbiyana Widiyanto

Kematian kakaknya membuat Ayu memiliki hubungan percintaan dengan Angga, polisi tampan yang bertugas mengungkap kasus kematian tersebut, Herman sahabat sekaligus teman kuliah yang telah lama mencintai Ayu ternyata adalah anak dari suami almarhum kakak, apa yang terjadi selanjutnya dengan hubungan Ayu dan Herman, mungkinkah hubungan persahabatan mereka tetap terjalin baik setelah mereka tahu latar belakang masing masing, bisakah Angga mengungkap pembunuh kakak Ayu yang sesungguhnya ikuti kisah Ayu, Herman dan Angga dalam kisah mawar kali ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Robbiyana Widiyanto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ungkapan perasaan herman

Dalam pandangan Herman, Ayu adalah gadis yang polos, sangat cantik dan menarik dengan kesederhanaannya.Sudah sekian lama Herman menyimpan perasaan cinta untuknya, Karena dia mrlihat Ayu tidak tertarik untuk menjalin hubungan percintaan selama masih belum menyelesaikan kuliahnya. Dan kini waktunya sudah tepat bagi Herman jika dia ingin mengungkapkan perasaannya.

" Yu...bolehkah aku bicara agak serius kali ini ?" tanya Herrman

Ayu melihat sekilas wajah Herman, dia kembali melanjutkan makannya sambil berkata

" Boleh, bicaralah..sepertinya sangat penting, ada apa?" tanya Ayu tanpa menghentikan kegiatan makannya

" Yu, sudah lama aku menyukaimu. Bahkan sebelum mengenal kamu secara dekatpun aku sudah sangatbmenyukaimu, maukah kamu jadi kekasihku?" tanya Herman langsung pada intinya.

Ayu sangat kaget mendengar perkataan Herman sampai matanya melotot, dia tersedak dan terbatuk batuk cukup lama, wajahnya tampak merah menahan rasa sakit karena tersedak makanannya. Herman membantunya menepuk punggung Ayu pelan pelan dan menyodorkan minuman pada Ayu untuk meredakan batuknya.

" Sampai segitunya kamu kaget Yu...

kenapa?" tanya Herman menahan debaran jantungnya takut Ayu akan memarahinya.

" Kamu nggak kira kira Her...bercandanya, aku bisa mati kesedak lo ini tadi." jawab Ayu

" Husss...kalau ngomong yang bener Yu, jangan nakut nakutin aku lah." kata Herman pelan

" Makanya kamu kalau ngomong yang bener dong, orang lagi makan diajak bercanda, mana candaanmu garing gitu, tak ada manis manisnya." jawab Ayu

" Bercanda bagaimana? aku serius Yu....aku cinta sama kamu, masa kamu nggak ngerti, nggak ngerasa gitu?" tanya Herman cepat. Kepalang tanggung sepertinya Ayu tidak ingin suasananya terlalu serius.

" Herman...aku sudah menganggap kamu dan Shinta adalah sahabatnya, kerabatku, dan keluargaku, gak mungkinlah kita tiba tiba berubah status." jawab Ayu sambil menatap Herman tidak percaya

" Kenapa tidak mungkin? kamu perempuan aku laki laki dan kita sama sama bebas, dimananya yang tidak mungkin? " tanya Herman

" Perasaan herman...perasaan.aku sdh terbiasa menganggapmu sebagai teman, akan sangat aneh jika tiba tiba berubah menjadi kekasih, bisa kamu bayangkan tiba tiba aku marah sama kamu karena cemburu?..oh...sangat tidak lucu Herman." jawab Ayu

" Apakah tidak ada sedikitpun perasaan cintamu untukku Yu?" tanya Herman tidak percaya akan penolakan Ayu.

" Cinta sebagai seorang teman dan saudara ada buanyakkk, tapi cinta sebagai perempuan terhadap laki laki, tidak ada." jawab Ayu tegas.

" Memang kamu tahu bedanya?" tanya Herman sambil memandang Ayu tidak percaya.

" Ya tahulah...kamu pikir aku tidak normal? aku pernah jatuh cinta, tapi aku memutuskan untuk melupakannya." jawab Ayu

" Kenapa?"

" Saat Itu aku tidak ingin cintaku terlalu menguasainya, membuat dia tidak bisa bebas meraih mimpinya, lagipula saat Itu aku masih belum dewasa." jawab Ayu

" Cinta monyet?" tanya Herman sambil tersenyum lucu

" Entahlah, mungkin monyet mungkin juga kingkong, aku nggak tahu yang jelas setelah Itu aku tidak pernah merasakan perasaan yang seperti itu lagi.

" Perasaanmu waktu Itu bagaimana?"tanya Herman sambil mengerlingkan matanya sambil tersenyum menggoda Ayu. Ayu hanya melempar tissue yang ada di tangannya untuk menutupi rasa malunya, tapi pipinya yang merona sempat terlihat Herman. Herman kembali menggoda Ayu

" cieee..cieeee ada yang malu malu kucing .." goda Herman semakin berani

" Apaan sih Her..siapa yang malu?" sahut Ayu jengah

" gimana waktu itu perasaanmu? kamu belum jawab lo."

" Ya begitulah..nggak usah ditanya lagi, deg degan gak jelas, kangen pingin ketemu terus, baru di tegur aja rasanya sudah kaya pemilik dunia, apalagi sampai duduk bareng, jalan bareng..senengnyaaaaa gak ketulungan." jawab Ayu sambil senyum malu

" Tapi sempat jadian gak?" tanya Herman

1
martina melati
low profile bro... y kn thor... hihihi
martina melati
menurut saya william bohong... anya hamil itu memang janin liam, tp mengatakn wira psikopat itu yg bohong
martina melati
anya meninggal dlm keadaan hamil, apakah dketahui oleh wira???
martina melati
permisi thor... mengapa wira blm dselidiki?? shrsny jika kasus pembunuhan segera dlacak . kan ada team investigasiny
martina melati
baru x ini baca novel spt ini... semangat thor/Ok//Heart//Kiss/
martina melati
br x ini baca novel spt ini... semangat thor/Ok//Kiss/
martina melati
jangan2 kakakny ayu, anya sdh menikah. tp diam2 tanpa sepengetahuan ayu. bisa jadi sbg istri simpanan ... maaf thor jika menduga demikian
martina melati
tebak saya, agar ada sanak keluarga ato sodara yg ngurus jenazahny mau dkebumi djkt ato dbw ksemarang.
martina melati
hahaha... mbak itu sbnarny kata sapaan, bukan krn status keluarga... agar kesanny sopan... kali dpanggil adek kn kesanny spt bocil gt
martina melati
knp gk jelasin jenazah yg meninggal adalah kakakny ayu... hmm blm bisa dpastikn y... kn dtas ada ktp korban ato gk dtemukn identitasny y
martina melati
takut... br kenal lho... msh gk berani (ini dbenak ayu y thor)/Grin/
Arumsya Hening
aku sebenernya masih ada yg mengganjal.
konflik antara Anya - Wira - William yg asli dan bener tuh gimana. Trs Wira bilang "Anya itu perempuan ular" , itu jg ga dijelasin lebih detail ularnya dimana.
trs Wira bilang "kalau ttd berkas, jgn pas terburu-buru. Jgn mudah percaya sama siapapun meski asisten pribadimu sendiri" itu jg ga dijelasin gimananya :(
Trs Wira kok tiba2 meninggal tuh gimana
huhh masih ganjel bgtt :(
Sri Widjiastuti
g punya anak, jadinya mendua dg anya trus lahir si Herman... woww
Sri Widjiastuti
buku anya g dilanjut baca ni sama ayu
Sri Widjiastuti
kena racun kah? g da yg tertarik si mawar ada racun ato gak?? 😉😉😚
Sri Widjiastuti
jadi tahu nii. klu si anya..... 🤫🤫
Cahyani Nie
ceritanya keren
Mila Heriyana
kalau gak istrinya Wira ya Notarisnya Anya yg membunuh Anya
Mila Heriyana
bagus, suka dengan ceritanya
Mila Heriyana
perasaan ku anaknya Wira itu Herman eheheh... seru kan thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!