21+
Sinara perempuan 24 tahun mendekati
seorang lelaki yang sudah beristri.
apa jadinya kelanjutan kisah percintaan
yang terlarang tersebut.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuyuwe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#19
"Begini nona Sinara, ibu anda saat ini masih dalam keadaan keritis,. Seharusnya ibu anda harus di oprasi kembali setelah menjalani kemoterapi yang ibu anda lakukan pada waktu yang di tentukan, tapi melihat keadaan ibu anda yang belum sadar pada sekarang ini membuat kami harus mengambil tindaklanjuti dengan serius."
"Bukannya kemaren ibu saya sudah di oprasi dok,!?Ibu saya juga sudah menjalankan apa-apa saja yang dokter sarankan, termasuk kemoterapi,. kenapa ibu malah tidak sadar kan diri begitu dok!?",kenapa lagi dengan ibu saya, hik hik,. "
Sinara tidak tahan menahan air matanya yang ingin berjatuhan di pipinya. Dokter Edo yang melihat sinara merasa iba, tapi itulah kenyataannya.
"Seharusnya ibu anda memang harus sudah lebih baik,, tapi mengingat umurnya yang hampir setengah abat itu membuat daya tahan tubuhnya tidak kuat menahan penyakit yang sangat serius seperti ini"
"Hikk, hikk." Air mata Sinara semakin menjadi-jadi mengalir di sudut pipinya.
"Sebenarnya oprasi yang ibu anda lakukan yang dulu dan yang akan di rencanakan kedepan ini, untuk memotong atau menghilangkan bagian hati yang terkena kangkernya saja., penyakit kangker bukan lah Seperti penyakit demam biasa yang sering orang alami pada umumnya,.Kanker hati atau kanker pada penyakit lainnya adalah penyakit yang sangat serius. Namun pada kenyataannya, kebanyakan kangker tidak bisa di hilangkan secara total Karna kanker tersebut berukuran besar berada di beberapa bagian pada hati atau telah menyebar hingga ke dalam.
"Jadi ibu saya harus bagaimana dok,,!?
Hikkk,."
"Jalan yang terbaik dan tepat adalah Transplantasi hati yang melibatkan penggantian seluruh hati dengan hati yang Sehat dari pendonor"
"Aapaa dok,!?? "
Mata Sinara membulat mendengarkan apa yang di sampaikan dokter Edo tersebut.
Ia bukan tidak tahu tapi lebih ke syhok
Sinara tahu betul yang di maksudkan dokter edo,ia hanya berpikir berapa biaya yang harus Ia keluarkan.
"Saya tau nona Sinara, biayanya tidak sedikit, tapi ini lah jalan yang terbaik."
"Memangnya berapa dok uang yang harus saya kumpulkan untuk semua biaya yang akan ibu saya jalani nanti. !?? "
"Saya rasa memang tidak sedikit nona, kurang lebih 1 miliar,. "
"Aapaa,. Sa saya tidak memiliki uang sebanyak itu dok,,! Memangnya tidak
ada cara yang lain dok,!?? "
Dokter Edo menggelengkan kepalanya,.
"Walau pun ada itu hanya untuk bertahan beberapa saat saja, di tambah umur ibu anda sudah tidak memungkinkan untuk menjalani Kemotrapi yang epek sampingnya sangat berpengaruh ke organ tubuh lainnya. Mohon maaf nona, saya hanya memberi saran, dan saya tidak bisa membantu banyak"
"Iya dok, saya mengerti., kalo begitu saya pikirkan lagi bagaimana carannya kedepan, saya permisi dulu dok,.!?
Dokter Edo hanya mengangguk mengerti,.
Dokter yang umurnya hampir 45 tahun itu
Merasa iba dengan sinara, tapi ia tidak bisa berbuat apa-apa untuk membantu.
Sinara pun keluar dari ruangan dokter Edo dengan sangat gontai. Ia bersembunyi di sudut ruangan yang sepi,bersandar, lututnya seolah kelu ia terduduk di dinding dengan air mata yang menjadi saksi betapa sedihnya dia saat ini.
"Tuhan cobaan seperti apa ini, aku harus bagaimana, aku tidak memiliki tabungan sebanyak itu, uang yang aku simpan, semuanya sudah habis, untuk pengobatan
ibu selama menjalani pengobatannya,."
Hikk hikkk, ,
Sedari tadi waktu sinara di dalam ruangan dokter edo,sepasang kuping menengeng di balik pintu yang agak sedikit terbuka.
Like😘😘