NovelToon NovelToon
BABY MY LOVE

BABY MY LOVE

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Poligami / Tamat
Popularitas:588.8k
Nilai: 4.7
Nama Author: FRESH NAZAR

Cerita 18+ Seru, Lucu bikin ngakak guling-guling. Banyak kalimat makian dan umpatan. Mohon bijak memilih bacaan.
Ini adalah kisah Tarisa yang menolak saat diminta Abram suaminya untuk menggugurkan kandungan. Lalu sang suami pergi menikahi janda kaya di kota lain. Namun kenapa belakangan Abram ingin kembali ke Tarisa? Apakah karena anaknya baby Rizki yang lucu dan tampan laris jadi bintang iklan? Lantas siapa seorang pemain sinetron yang gagah dan naksir Tarisa? Jangan lewatkan pula Nola Pagina tokoh menyebalkan yang sekaligus bikin pembaca suka padanya. Baca saja dan kamu akan ngakak sendiri mengikuti keseruan ulah Nola Pagina sang penyanyi ternama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FRESH NAZAR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 19. Jangan Pamer Dada Saat Menyusui

Abram tertegun. Ia tak menyangka Nola mendampratnya sedemikian galak.

“Kamu jangan sembarangan ngomong! Aku kesini niat baik mau balik ke istri dan anakku….” Sengit Abram  membalas ucapan Nola.

“Oh gitu. Lo bilang ini niat baik?” Nola menantang.

“Iya. Risa istriku. Dan anak yang dia gendong anakku. Apa aku salah berniat baik kembali ke istri dan anakku?”

“Gak salah kalo  lo balik dari dulu. Tapi kalo lo sekarang baru nongol, jelas salah besar!” Sengit Nola. “Sudahlah. Gue tau lo sudah kere lagi! Gak dikasih apa-apa sama bini baru lo yang tajir melintir itu.  Lo sudah didepak kayak sampah makanya  mau balik ke Risa dan anaknya. Iya kan?!”

Abram terdiam. Ucapan Nola benar semuanya.

Bu Sumarni mendekati Abram. “Kamu mau balik ke Risa?”

“Iya, Bu.” Wajah Abram berubah sumringah mengira Bu Sumarni bisa menerimanya. “Alhamdulillah. Ibu mendukung aku balik ke Risa dan anakku.”

Tapi Bu Sumarni menggeleng. “Bukan ibu gak suka kamu balik ke rumah ini. Tapi…. Kamu sudah membiarkan Risa menangis selama berbulan-bulan menunggui kamu datang. Risa harus kerja keras jualan kue biar punya duit untuk mengurusi bayi di kandungannya…. Kamu gak tau sakitnya Risa saat kamu tinggalin? Kamu gak tau gimana rasanya Risa dilihatin tetangga sedang hamil besar tapi suaminya gak pernah kelihatan?”

Abram melengos mendengar ucapan mertuanya.

Sementara Tarisa diam.

Nola menatap sinis ke mertuanya. “Sudah, Bu. Usir laki sampah beginian! Dikiranya kalo udah ngebuntingin Risa terus bininya gak diurusin. dia sudah bener karena mau balik  waktu anaknya lahir?! Preettt ah! Sebel gue lihat mukanya yang sok imut kayak mau kentut!”

Bu Sumarni menatap Abram lagi. “Nah, Kamu dengar sendiri  kan? Nola juga gak setuju kamu balik ke rumah ini.”

“Bukan gak setuju lagi! Gue  nolak keras kalo dia tinggal di rumah ini!” Tegas Nola. “Gak sudi gue tinggal sama parasit kayak dia!”

Abram melotot ke Nola. “Kamu bilang aku parasit?!”

“Iya. Parasit. Apa namanya kalo lo mau numpang hidup di rumah ini kalo bukan parasit?” Nola cuek menjawab. “Apa lo melotot? Lo kira gue takut sama lo?!” Nola menentang tatapan Abram.

“Sudah… Sudah…. Gak usah ribut.” Tarisa gak enak hati mengetahui  mereka bertengkar karena dirinya dan anaknya.

“Nah…. Kamu mau nerima aku balik kan?” Abram senyum ke Tarisa. "Aku sengaja kesini karena pengen balik ke kamu." Abram menatap wajah Tarisa seperti kucing minta dikasih ikan goreng.

Tarisa menghela nafas.

Bu Sumarni dan Nola penasaran Tarisa akan menjawab apa.

“Bego lo kalo nerima dia balik!” kata Nola jutek. “Laki di dunia ini bukan cuma dia! Banyak laki cakep di luaran mah. Sudah, usir dia!”

Abram jengkel menatap Nola. “Kok kamu yang ngatur?! Gak bisa diam apa kamu?!”

Nola kesal. “Suka-suka gue ngomong! Mulut, mulut gue! Bacot, bacot gue. Kenapa lo yang ngurus?!” perempuan ini benar-benar gak takut ke Abram.

Abram sebel banget. “Heh! Risa mau nerima gue balik! Lo bisa diam gak?!”

Lantas Abram mendekati Tarisa yang menggendong bayi. Dipegangnya tangan tarisa. “Anakmu darah dagingku, Risa. Dia butuh seorang Papa. Dan aku Papanya sudah kemari…. Aku janji akan sayang ke kamu dan anak kita.”

Entah kenapa Tarisa jadi galau mendengar itu. Tarisa menatap bayi di gendongannya. Benar, kata Abram. Bayi ini butuh seorang Bapak.

“Aku janji akan berubah Risa…. Aku akan kerja yang bener. Aku akan menafkahi kamu dan anak kita…. “

Tarisa makin galau mendengarnya.

Abram tau Risa memikirkan ucapannya. Ia melihat peluang besar untuk kembali ke Tarisa. “Kasih aku kesempatan untuk berubah, Risa… Kamu akan lihat aku berubah.”

“Waduuhh! Power rangers kaleee, berubah!” Nola menimpali jutek.

Abram tak perduli ucapan jutek Nola. Ia kembali merayu Tarisa.  “Aku masih suamimu yang sah kan? Aku janji akan sayang ke kamu dan anak ini….”

Bu Sumarnit sewot juga melihat Tarisa galau. “Sudah, Risa. Coba kamu  ingat. Berapa lama kamu dibiarkannya menangis tanpa dia perduli sama kamu? Dia sengaja ninggalin kamu untuk menikahi perempuan lain!”

Tarisa serba salah. Ia sadar ucapan ibunya juga benar.

“Sudah, Abram. Rumah ini sudah padat penghuninya.” Bu Sumarni bicara tegas ke Abram. “Kalau kamu kesini sekedar menengok anakmu silakan. Tapi kalau kamu mau tinggal disini? Enggak! Saya gak ngasih!”

“Setuju, Bu….!” Nola ngakak. “Nah, lo dengar kan?” Ia menatap Abram dengan geli. “Lo diusir dari rumah ini? Sudah sana pergi! Cucian deh looo….!”

Abram menghela nafas. Matanya tiba-tiba berkaca-kaca. “Kalian semua mengusir aku?”

Bu Sumarni diam. Nola senyum sinis. “Iya. Lo diusir!”

Abram menatap Tarisa? “Kamu juga ngusir aku?” Tatapannya berduka.

Tarisa menggigit bibirnya. Ia bisa melihat tatapan Abram yang terluka dan kecewa. Sejenak Tarisa galau lagi.

“Masuk, Risa. Bawa anakmu….!” Perintah Bu Sumarni yang sadar Tarisa terbawa perasaan.

Tarisa  tak menoleh lagi ke Abram. Ia terus masuk ke kamar sambil menggendong bayinya.

Abram terpana.

Nola mendorong tubuh Abram. “Sudah sana pergi! Sebel gue ngeliat muka lo yang sekarang minta dikasihani kayak maling habis digebukin….”

Abram didorongnya terus keluar rumah.

BRRUKK!

Pintu lantas ditutup Nola dari dalam. Abram terpana. Ia bengong di depan rumah beberapa lama seolah tak mengerti kenapa semua ini terjadi padanya.

*

Sambil mendengarkan lantunan dzikir dari hand phonenya Tarisa menyusui bayinya di dalam kamar. Ia menenangkan diri setelah Abram pergi.

“Waduhh, anak mama pinter nyusunya.” Tarisa senang si bayi menyusu dengan kuat.

Ditatapnya Rizki si bayi dengan sayang. Selama hamil ia menduga akan seperti apa wajah anaknya kelak. Ternyata Rizki berwajah tampan. Anak ini sudah enak dilihat meski baru beberapa hari lahir.

Anak itu terus menyusu. Lantunan dzikir dari hand phone seolah musik yang membuat Tarisa dan si bayi nyaman.

“Tante Risaaaa…! Ada yang mau ngasih kado buat adik bayi!” Tiba-tiba Leonardo Dicaprio masuk kamar.

“Oh, siapa yang datang Leon?” Tarisa menoleh.

“Om Glen.” Sahut Leon.

Tarisa tersenyum. ia senang Glen datang. Segera Tarisa keluar sambil menggendong bayinya.

“Heh! Tet*k lo jangan ditongolin! Entar si Glen ngac*ng lihat ***** lo diobral!” Nola melihat Tarisa keluar sambil masih menyusui bayinya.

“Oh iya.” Tarisa berhenti menyusui bayinya. “Rizki entar lagi nyusunya ya sayang.” Tarisa senyum ke anaknya sambil menutup bajunya di bagian dada. ia mengenakan baju yang biasa dipakai ibu menyusui dan memang mudah ditutup bagian dadanya.

Si bayi rupanya sudah kenyang menyusu. Ia tak menunjukkan gerakan protes meski Tarisa usai memberinya ASI.

Glen sudah duduk di ruang tamu. Ia membawa bungkusan kado besar.

“Ini buat si Rizki.” Katanya sambil senyum ke Tarisa.

“Wah. Makasih om Glen. Rizki dapat kado.” Tarisa senyum senang. “Gede bener ini kadonya buat Rizki. Jadi ngerepotin aja Om Glen beli kado segala.”

“Alhamdulillah. Job gue lagi lancar. Syuting striping sinetron gue lanjut.” Kata Glen sumringah.

Nola dari kamarnya mendengar itu. Ia menarik anaknya  Leonardo Dicaprio dan berbisik. “Heh… Leon.  Om Glen lagi banyak duit. Sana kamu minta duit ke Om Glen!”

Anak itu mengangguk paham.

“Kalo gak dikasih duit, bilang Om Glen pelit!” Kata Nola lagi.

“Siip.” Kata leon sambil senyum. Leon memang rada rusak berkat didikan  Nola.

Glen dan Tarisa menoleh melihat Leon mendekati mereka.

“Om Glen ngasih kado ke adik bayi? Masa Leon gak dikasih hadiah? Leon dikasih duit dong Om!”

Glen senyum ke anak gendut item itu.

“Ayo Om. Kasih Leon duit dong. Kata Mama, Om Glen pelit kalo gak ngasih duit!”

DEEGG!

Nola yang menguping pembicaraan dari kamarnya jadi malu mendengar Leon ngomong gitu.

Glen dan Tarisa ketawa. “Ha ha ha ha, ini anak pasti diajarin Emaknya.” Ujar Glen masih ngakak.

Namun Glen mengeluarkan dompetnya dengan santai. Ternyata uang didompetnya memang sedang banyak. Diambilnya selembar seratus ribuan. Diberikannya ke Leon. “Nih, buat Leon jajan.”

“Asiiiik. Makasih ya Om.” Leon menerima uang itu dengan gembira.

Leon  lantas membawa uang ke kamarnya. Tak lama terdengar teriakan Leon. “Jangan, Ma. Itu uang Leon? Masa Mama ambil?!”

BERSAMBUNG……

1
Ahyar 99
sebel ja ama Risa yg menye menye ga tegas ke lakinya yg ga tau diri ih pengen nampol ja laki ke gitu
R'vina
Luar biasa
Fara Mitha
nola2...
macil
nih cerita bagus kalau fokus ke risa ma glen karna udah dapet kemistrinya.. cuma yang bikin males baca tuh risa begok banget malah.. uang malah tf ke suami bejat.. uang di ambil ipar diem nangis doang.. di jahatin diem.. sori maaf mundur adalah pilihan aku dari pada enek bacanya... kamu bikin cerita bgus thor aslinya cuma ini peran nya di bikin gak wajar
macil
sebenernya ceritanya bagus loooh banget malah...cuma kesan nya risa bego.. trus nola terlalu jahat thor.. kayaknya separah parah nya ipar gak giru amat dek ke adik ipar ma mertua..

trus risa juga oon dah tau suami bejat ninggalin istri malah ga minta cerai..
💖my heart
😂😂😂 fakta gk pernah bohong..mak lampir Nola 😂😂😂🤪🤪🤪
Aqu Ajaah
abramnya msh kemudaan
Aqu Ajaah
si abram kena karma😁😁😁👍👍
Aqiyu
yaelah......
Glen kasih tahu Gani supaya seludiki Biji Zhakar
Aqiyu
hadeehhh ternyata peletnya kena
Aqiyu
harusnya itu rambut si Sari...😁 kan seru
Aqiyu
darah Maudi lah.Rizki selamat
Aqiyu
Rahmat Sarijo pisang ngomongin pisang ae
Aqiyu
bentar lagi masuk bui loe Abram
Aqiyu
si Abram gila.dulu lagi hamil disuruh gugurin sekarang mau diculik
Aqiyu
Gani istrinya jadi tontonan santuy ajah😞 ga cemburu gitu
Aqiyu
waooowww si Nola Pagina baek ternyata kalo banyak duit
Aqiyu
jiahhhh si Glen main sosor aja kaya bebek angsa🤣
Aqiyu
buset anu jenong🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Aqiyu
namanya kenapa Nola pagina bikin ngakakkkkkkkkkkkk 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!