NovelToon NovelToon
Istri Shalihah Athalla

Istri Shalihah Athalla

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Nikahmuda / Cintamanis / Suami ideal / Istri ideal / Tamat
Popularitas:10.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Pasha Ayu

Seharusnya pernikahan dilangsungkan bersama pria matang yang sedari kecil digadang-gadang menjadi jodoh Khadijah.

Namun, takdir berkenan lain hingga masa lajang Khadijah harus berakhir dengan pemuda asing yang menabraknya hingga lumpuh.

Kedatangan Athalla di Kalimantan Barat untuk memenuhi panggilan balap liar, justru disambut dengan jodoh tidak terduga-duga.

Pasalnya, kecelakaan malam itu membuat calon suami Khadijah lebih memilih menikahi adik kandungnya; Nayya.

Khadijah dibuat remuk oleh pengkhianatan calon suami dan adiknya. Lantas, di waktu yang sama, Athalla menawarkan pernikahan sebagai bentuk tanggung jawabnya.

Romantis/Komedi/Sangat mendekati keseharian. Thanks buat yg sudah mampir ya💋❤️🫂

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pasha Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ISTALLA DUA SATU

Athalla memang mencintai Alessia lebih dulu, dan Athalla mengakui bahwa Alessia gadis pertama yang mampu membuatnya ingin serius menjalani hubungan pernikahan.

Meski dahulu Alessia begitu jutek, arogan, bahkan mencaci maki karena kesederhanaan yang dia tampilkan lewat celana jeans sobek dan anting tindik di sebelah telinganya.

Namun, perlahan-lahan Alessia luluh setelah paham bagaimana usahanya. Yah, memang usaha Athalla tidak setengah-setengah saat itu, Athalla bahkan sampai membawa orang tua langsung untuk melamar Alessia.

Ragil selaku ayah Alessia sempat terkejut mendapati lamaran cucu King Miller. Sedikit terbengong saat Athalla bersama King Miller dan sederet keluarga kayanya tiba.

Ternyata pemuda bergajulan yang sering menggoda Alessia, anak badung yang dianggap nakal dan bukan siapa-siapa, cucu dari pemilik sekolah tempat di mana Alessia mengenyam pendidikan menengah atas.

Athalla memang tidak ingin Alessia dimiliki orang lain, sementara mereka masih harus melanjutkan sekolah hingga lulus. Ketika itu, Alessia Villey langsung menerima dan mau menjalani hubungan pertunangan di usia dini.

Langkah tunangan cukup membuat Athalla tenang. Sebab setelah Athalla menunjukkan keseriusan dengan membawa keluarganya, Alessia tak menolak, bahkan mau berhijab.

Hubungan mereka baik, meski gaya pacaran keduanya tidak pernah berduaan. Athalla hanya asyik dengan motor dan bengkel, lalu Alessia asyik juga menjalani pendidikannya.

Athalla yakin sekali, Athalla tidak pernah berbuat macam-macam dengan Alessia meski sering ada keinginan. Tidak munafik, Athalla pemuda normal, sering juga ia tergiur ingin mencium bibir Alessia.

Di gudang sekolah saat masih SMA bahkan pernah berada di mobil yang sama dan Athalla tergoda bujukan menyentuh Alessia.

Namun, berkali-kali godaan itu datang, berkali-kali pula Athalla urungkan usai mengingat pesan-pesan Papa Gantara.

Itulah alasan kenapa, Athalla lebih menyibukkan diri dengan hobinya, Athalla asyik dengan motor dan bengkel-bengkel yang sudah dia genggam sedari masih SMA.

Athalla menolak dengan sarkas jika ada yang mengatakan Alessia hamil anaknya. Athalla bahkan sudah lama tidak bertemu dengan Alessia lalu bagaimana bisa Alessia hamil?

"Tapi kami pernah melakukannya, Om. Anak Om memaksa Alessia." Alessia merengek, tangisan gadis itu bukan tangisan buatan.

Alessia memang mengalami guncangan yang hebat saat ini. Kemarin, berita kehamilannya membuatnya hancur berkeping-keping, yah meski Alessia akui, bukan Athalla ayahnya.

Sungguh, Alessia tidak memiliki keinginan untuk dinikahi orang lain. Sungguh, Alessia hanya ingin Athalla yang menikahinya.

Alessia mendapatkan segalanya jika benar Athalla menjadi suaminya. Tak hanya kaya, karena sesungguhnya ketampanan Athalla menjadi bagian yang paling dia idamkan.

Tadinya, Alessia sempat berpikir untuk mengajak Athalla cepat-cepat menikah saja, setidaknya Athalla tidak akan sadar jika nantinya Alessia mengabarkan kehamilan.

Namun, setelah tahu kenyataan pahit tentang pengkhianatan Athalla, dia memilih jalan di mana dia harus terang-terangan mengakui kehamilan yang semula ditutup-tutupi.

"Alessia nggak mau dipoligami, jadi tolong, buat Athalla dan wanita sundal itu cerai, Om! Lalu, tanggung jawab soal kehamilan ini!"

"Jangan buat aku marah, Alessia!!" Athalla menegur kembali. Jika kemarin dia masih merasa bersalah, itu karena memang dia yang berkhianat, tapi setelah tahu hal ini, Athalla seolah diyakinkan untuk memilih Khadijah.

"Aku nggak sangka, kamu bisa sepicik ini, mengaku-ngaku hamil karena ambisi!!"

"Aku memang hamil!" Alessia berteriak kembali dengan terpejam. "Aku hamil Atha!!"

"Dengan siapa?!" sergah Athalla.

Entahlah, mendadak dia emosi, mungkin karena Alessia wanita pertama yang dia cinta, dan rasa itu masih ada hingga sekarang.

"Dengan mu--" Alessia menjatuhkan lututnya di lantai. Lemas, ia menangis meratapi kehancuran hubungannya dengan Athalla sekaligus kehancurannya sebagai wanita.

Athalla berjongkok demi mensejajarkan pandangannya dengan Alessia. Gadis cantik yang tampak menyedihkan dengan tangisan, tapi, sungguh Athalla tidak paham situasinya.

"Aku bisa tuntut kamu atas pencemaran nama baik, Alessia. Tapi, aku nggak akan lakukan itu mengingat banyak hal yang sudah pernah kita lewati bersama, dulu. Sekarang bilang, kamu bohong soal kehamilan ini."

"Tapi aku serius." Alessia meratap lirih, menatap Athalla, serius. "Aku hamil."

"Dengan siapa?" Athalla iba jika itu benar-benar terjadi, tapi dia pastikan bukan dia ayah dari janin itu. "Kamu selingkuh hm?"

Athalla merasakan sengatan ketakutan dan kemarahan di dadanya. Semacam kecemburuan mungkin, sebab sejauh ini, Alessia masih belum keluar dari hatinya.

Alessia mengaku hamil, sementara dia tidak pernah menyentuh wanita itu. "Sebelum aku berangkat ke Kalimantan Barat, terakhir kali kita bertemu, hanya di tempat tongkrongan ku dan anak-anak lainnya. Lucky saksinya, aku bahkan menyuruh mu pulang dengan taksi."

Athalla mencecar Alessia. "Apa ini Alessia? Aku butuh jawaban jujur mu! Jangan buat masalah hidup ku bertambah besar!!"

Alessia tak menjawab, gadis itu hanya menangisi nasibnya. Sampai ia mampu berdiri dan menatap Athalla kembali.

"Aku akan tuntut keluarga kamu kalau kamu nggak mau menikahi aku, Athalla." Gadis itu pergi meninggalkan Athalla yang baru akan melangkah mengejar.

Di saat yang sama, pintu ruangan Khadijah terbuka, di sana dokter yang menangani Khadijah keluar. Athalla masih penasaran dengan jawaban Alessia, tapi rasanya lebih ingin mengetahui bagaimana kondisi istrinya.

"Dijah--" Athalla masuk ke dalam, Khadijah tampak baik-baik saja, masih cantik dengan hijab pashmina merah muda lembut dan ada plester di dagu sebelah kirinya.

"Dagumu terluka?" Athalla memeluk wanita itu, mengecupnya dengan serta sesal. Andai saja Athalla tidak meninggalkan istrinya, ini semua tidak akan pernah terjadi.

Ini salah satu alasan kenapa Athalla tak sanggup jujur, karena Alessia bukan wanita yang diam saja saat disakiti. "Maaf membuat mu masuk ke dalam permasalahan ini."

"Dijah nggak apa-apa." Khadijah mengusap tengkuk suaminya lembut. "Selesaikan dulu masalah Mas Athalla dengan Kak Alessia. Dijah doakan semoga cepat selesai. Apa pun keputusan Mas Atha, Dijah akan terima."

"Kamu nggak marah?"

Khadijah sempat tertawa. "Mau ... Dijah juga manusia biasa, pengen juga Dijah marah-marah, tapi, memarahi suami yang setampan Mas Atha, rasanya terlalu berat."

Athalla sontak melepas pelukannya, menatap Khadijah dengan tidak suka. "Stop, stop, stop, cuma aku yang boleh gombal, kamu nggak!!"

Khadijah tergelak, usapan lembut dia arahkan untuk pipi suaminya. "Tanggung jawab kalau Mas Athalla merasa menghamili, tapi bicara baik-baik kalau memang tidak."

Ada Gantara dan Rayyan yang menyimak setiap perbuatan Athalla dan Khadijah di dalam sana. Tak dipungkiri, Athalla bernasib baik karena memiliki istri yang teramat cantik.

"Mas ... terlepas dari semua yang dituduhkan, orang hamil sangat rapuh, hamil di luar nikah saja sudah terlalu berat, apa lagi kalau sama sekali tidak ada dukungan dari orang sekitar."

Athalla kembali menempatkan kepala yang hampir ingin pecah, tenggelam wajah itu di dada nan nyaman Khadijah. Tak ada yang bisa Athalla lakukan selain menuntut pelukan hangat istrinya demi meluruhkan gelisah.

"Sebenarnya ini salah Pak montir, bukan aku Dijah, jadi salahkan dia saja," gumamnya.

1
djerrih leni
aamiin
djerrih leni
bang bule coba hatimu utk memahami masa lalu istrimu... cari solusi untuk kedepannya.. bicarakan bersama, kalau mentok ajak keluarga papa Rayyan utk cari solusinya... jgn berpisah saat masih pikiran kaaacau n emosi lg tinggi karena penyesalan datangnya terlambat..
djerrih leni
ya Allah.. sebegitunya perjalanan hidup sekar... semoga ucy bisa mengerti n jd. pelindung sekar
djerrih leni
bener kedua setelah pak montir, sama-sama buciners
djerrih leni
🤣🤣🤣🤣 pdhal dah perpaduan Bang Tara n Miller, Gen Miller lebih mendominasi, sabar ya Papa King n mama Acha.. dunia sepi tanpa kelakuan Mas montir, Om Rayyan.. 🤭😄😄
djerrih leni
baru taukan gimana rasanya dulu daddy n mommy, liat kelakukan King muda dulu😄😄
djerrih leni
astagfirullah, tuch kan kena salam dr sendalnya opa king... kelakuan bang Thala, selalu nyulut amarah opa king ada2 aja ke absurd tan bang Thala
djerrih leni
itu maasa mudanya opa king, yg ngak boleh aisya di rebut orang... jangan dengerin Gus aba..
djerrih leni
buahaahahah... Pak Montir masih mau mudaa teruss bersama mama Acha😄😄
djerrih leni
bang Thala cemburu sama Pak montir, n pak montir cemburu sama mama acha.. karena lebih jd kesayanganya mas montir 🤭😄😄
djerrih leni
masya allah.... salut dgn pola pikirnya Mas montir.... bisa banget buat meleleh Khadijah... tetap bersama ya 😍
djerrih leni
ngajak ribut nih....nantangin ucy....
siapa ya
djerrih leni
bang itu hidung penciumannya tajem banget ya.. secara di jalanan yg ruang terbuka masih bisa terendus jarak jauh..
🤭😄😄😄
djerrih leni
cie... cie...Ucy
djerrih leni
inget waktu King -Aisha muda dulu, nurun ke Ucy cucunya ya... emang dah keturunan Miller.. buat gebrakan biar ngak ada yg nyenggol lg istrinya🤭
djerrih leni
bang Thala kamu tuch muji Pak montir apa ghibahin.. tapi ujungnya tetap mau minta trik nya sama Papa Tara.. 🤭😄😄😄
djerrih leni
astagfirullah Thalla... kalau ngomong ngak pakai filter, andai Pak Montir tau, bisa di masukin lg ke dlm perut mama pasha 🤭😄😄🤣🤣
djerrih leni
bener bisa n ngak tremor nanti bang bule... itu yg di tunggu sama sekar bang bule ayolah...
djerrih leni
denger tuch sarimin masukan dr knalpot bocor... ntar di tikung anak sastra baru ketar ketir kalang kabut.
djerrih leni
wkwkwkk... Ucy ternyata lg gangguin keasikan Bang Thala... ntar nularin ya ke ucy ilmunya Mas montir...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!