NovelToon NovelToon
Beautiful And Handsome

Beautiful And Handsome

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Bad Boy / Tamat
Popularitas:346.2k
Nilai: 4.7
Nama Author: Agustina

Beautiful girl dan Handsome boy
dua geng yang selalu mendapatkan perhatian dari para murid SMA Nusantara.

#####

Beautiful girl adalah geng yang terdiri dari 6 gadis cantik yaitu :
( Dinda, Fanya, Maya, Aulia, Cika, jesika )

Mereka ini adalah murid baru dari SMA Nusantara, karna sebuah tantangan mereka harus berpenampilan cupu dan mereka juga harus menyembunyikan identitas mereka.

Geng ini juga geng yang memiliki anggota yang sangat jahil, mereka selalu memiliki ide cerdik di kepala cantik mereka untuk menjahili seseorang.

Bawahannya saja jahil apa lagi pemimpinnya?


#####

Handsome boy adalah geng yang terdiri dari 6 laki-laki tampan yaitu :
( Hendri, Fandi, Dafit, Dafa, Faris, Marsel )

Mereka adalah murid laki-laki SMA Nusantara yang sangat di idam-idamkan oleh para murid perempuan disana.


#####

Namun bukan hanya geng disekolah saja, kedua geng ini juga masuk ke dalam geng mafia yang sangat terkenal di dunia bawah.

Dan jangan lupakan dengan kejahilan-kejahilan yang akan mereka buat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agustina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Informasi 3S

Sekaran ini Dinda CS sedang ada di dalam kantor kepala sekolah, yang tidak lain adalah kantor milik Sonya.

Sekarang ini mereka sedang menunggu ke hadiran dari kakak mereka dan juga teman kakak mereka.

Tadi saat jam pelajaran terakhir mau masuk, Dinda menelfon kakaknya itu untuk memintanya datang ke kantor Sonya.

Dinda menyuruh Kakaknya dan teman-teman kakaknya untuk ke kantor karena kejadian di perpus tadi.

Tadi saat di perpustakaan, Dinda bertanya kepada zea dan Zahra mengenai ke tiga curut yang mereka temui tadi.

Zahra dan zea menjelaskan, bahwa ke tiga curut yang mereka temui tadi itu adalah geng 3S, yang terdiri dari Salsa, Sinta, dan Sasa.

Zahra dan zea juga menjelaskan bahwa geng 3S itu sering sekali membully murid-murid yang sekiranya memiliki keluarga yang kurang mampu, atau lebih tepatnya anak-anak yang mendapat beasiswa.

Zahra dan zea banyak memberikan informasi mengenai mereka yang hampir sama dengan informasi yang telah Sonya berikan kepada Dinda.

Meskipun informasi yang di beri oleh zea dan Zahra hampir sama dengan informasi yang telah di berikan Sonya, namun ada sebuah informasi penting bagi Dinda yang tidak di katakan oleh Sonya.

Informasi yang penting adalah sebuah fakta bahwa geng 3S itu, ternyata mengincar cowok-cowok idaman SMA Nusantara ini.

Cowok-cowok idaman SMA Nusantara? siapa lagi kalau bukan geng handsome boy, yang tidak lain dan tidak bukan adalah geng dari kakak Dinda, yang terdiri dari kakak Dinda dan juga para sahabat kakaknya.

Zea mengatakan bahwa gadis yang berdiri di hadapan Fanya tadi adalah Salsa, gadis yang menyukai Faris dan Fandi.

Zea juga bilang bahwa gadis yang berdiri di depan Zahra tadi adalah Sinta, gadis yang menyukai Marsel dan Dafit.

Zahra juga menambahkan bahwa gadis yang berdiri di depan Dinda tadi bernama Sasa, pemimpin dari geng 3S itu, dan Zahra juga bilang bahwa sasa menyukai dua cowok yang ada di geng handsome boy, kedua cowok itu adalah Dafa dan Hendri.

Informasi ini memang sudah tidak lagi menjadi rahasia, karena seluruh warga yang ada di SMA Nusantara ini semuanya sudah mengetahuinya, tidak ada satupun orang yang tidak mengetahuinya.

Itu semua terjadi karena ke-tiga gadis itu dengan terang-terangan mendekati mereka, meskipun tidak ada respon dari para cowok itu, tapi mereka tetap mendekati mereka dengan centilnya.

Kalian tau apa respon dari para beautiful girl mendengar itu?

Respon yang mereka tunjukan hanyalah mengangguk dan ber-oh-ria saja tadi.

Tapi kalian tau tidak apa respon mereka di dalam hati?

Ternoda sudah mereka, batin Jesika.

What? kakak gue anjir, batin Fanya.

Iuhhhhh mereka pasti banyak kumannya karena dideketin sama para curut, batin Cika.

Lihat aja nanti kalau sampai rumah, gue bakal semprot pakai disinfektan biar gak ada kuman yang nempel di tubuh kakak gue, batin Dinda.

Ya Allah, kenapa kau tega membuat kakak dari gadis yang cantik bernama Maya ini ternoda, kau tega sekali, batin Maya mendramatisir.

Kasihan mereka, ganteng-ganteng tapi banyak kumannya, batin Aulia.

Ya seperti itulah respon mereka yang sesungguhnya.

Informasi yang di sampaikan oleh Zahra dan zea ini sangatlah penting bagi Dinda, karena dengan informasi ini Dinda memiliki ide bagaimana caranya untuk menjalankan rencana awalnya untuk membongkar semua informasi mengenai korupsinya keluarga mereka terhadap sekolah ini.

Tak berapa lama setelah Zahra dan Zea menceritakan mengenai 3S itu, bel tanda masuk kelas pun berbunyi, sehingga dengan berat hati mereka memutuskan untuk kembali ke kelas mereka.

Saat bel jam istirahat ke dua berbunyi, mereka ber-delapan memutuskan untuk ke kantin untuk mengisi perut mereka yang keroncongan.

Saat sampai di sana, pandangan Dinda menyusui seluruh isi kantin untuk mencari sosok yang ingin di temuannya saat ini.

Namaun setelah menyusuri seisi kantin, pandanganya tidak menemukan sosok yang dia cari.

Sosok yang sedang Dinda cari adalah kakaknya dan juga teman-teman kakaknya itu, namun ke-enam sosok itu tidak ada, sehingga membuat Dinda membuang nafas panjang dengan kesal dan kecewa.

Karena tadi dikantin Dinda tidak menemukan Dafa CS, akhirnya Dinda memutuskan untuk menelfon kakaknya dan menyuruhnya untuk pergi ke kantor sonya bersama CS-nya.

Dan disinilah Dinda CS sekarang bermain ponsel dengan duduk di sofa empuk yang ada di kantor Sonya sambil menunggu kedatangan dari Dafa CS.

Di kantor Sonya ini terdapat empat sofa panjang yang saling berhadapan dengan meja yang penuh dengan makanan yang ada di tengahnya.

Sofa yang satu di isi oleh Maya dan Fanya dengan Dinda yang ada di tengah, sekarang sofa yang ada di sisi kirinya di isi dengan Jesika dan Cika dengan Aulia yang ada di tengah sana.

Setelah menunggu sekitar tiga puluh menit lamanya, akhirnya mereka datang juga, enam orang cowok yang sudah di tunggu-tunggu kedatangannya dari tadi.

Mereka membuka pintu, dan saat mereka masuk mereka langsung terkejut dengan adanya ke-enam gadi nerd yang sedang duduk di sofa sambil bermain ponsel mereka masing-masing.

Mereka tambah terkejut dengan Sonya yang seperti tidak memperdulikan ke berada para gadis nerd itu, dia terlihat sedang fokus pada sebuah map yang ada di tangannya.

"Kalian siapa? kenapa kalian ada di sini?" tanya Dafa dengan ketus bertanya kepada para gadis itu.

Respon para gadis itu hanya menatap Dafa singkat, lalu mereka kembali sibuk dengan dunia mereka masing-masing, yaitu memainkan ponsel mereka tanpa mau memperdulikan Dafa sedikit pun.

Sebenarnya mereka melakukan itu karena mereka kesal, gimana mereka gak kesel sama para cowok, udah tiga puluh menit mereka nunggu para cowok itu datang tapi mereka tak kunjung datang, padahal bel pulang sudah tiga puluh lima menit yang lalu berbunyi, dan para gadis sudah menunggu ke datangan para cowok di kantor Sonya selama tiga puluh menit.

Jadi karan itu mereka kesel banget sekarang ini, dan karan itu mereka gak menggubris ucapan Dafa barusan.

"Kalian ini gimana sih? di tanya kok malah diem dong?" ucap Marsel dengan ikut-ikutan ketus memarahi mereka.

Respon yang di berikan pun sama dengan respon yang di berikan mereka pada Dafa, mereka hanya menatap Marsel sekilas lalu kembali lagi ke dunia mereka masing-masing.

Melihat respon para gadis itu membuat Marsel sangat kesal, dia bener-bener gak habis fikir dengan ke-enam gadis nerd yang ada di hadapannya ini.

"Tante Sonya kenapa biyarin mereka di sini sih?" tanya Faris pada Sonya, yang bisanya Faris hanya diam dan menyimak sekarang dia ikut bicara.

Mendengar pertanyaan itu, Sonya langsung menatap para cowok, lalu pandanganya mengarah pada para cewek yang di balas dengan tatapan balik oleh mereka ber-enam namaun cuman sekilas, lalu para gadis itu disibukkan lagi dengan ponsel mereka masing-masing.

Melihat para gadis itu hanya memandangnya sekilas, Sonya pun berbalik menatap para cowok itu tanpa mau mengeluarkan sepatah katapun, karena dia juga kesal karena harus menunggu mereka begitu lama.

"Tante Sonya, mereka kenapa di sini sih?" tanya Dafa sekali lagi dan masih dengan nada yang ketus.

Oh iya, kalian mau tau di mana Hendri Fandi dan Dafit?

Mereka sekarang ini berdiri di dekat pintu dan hanya menyimak pembicaraan mereka, tanpa mau ikut campur.

Sebenarnya mereka tidak mau ikut ngomong karena mereka terlalu capek, kenapa capek? itu karena mereka tadi habis bermain basket.

Saat jam pelajaran terakhir tadi mereka bolos untuk bermain basket, meski mereka masuk kedalam organisasi osis mereka tetap sering sekali bolos saat jam pelajaran.

Contohnya ya seperti tadi, mereka tadi terlalu asik main basket sampai lupa dengan pesan Dinda yang menyuruh mereka untuk datang ke kantor Sonya.

"Iya merusak pemandangan aja, pergi sana kalian!" usir Marsel dengan ketus.

"Iya bener tuh, sana kalian pergi jauh-jauh," tambah dafa ikut mengusir para gadis.

"Cepetan sana kalian pergi" bentak Faris dengan tegas.

Sebenarnya mereka bertiga ini ketus karena dalam pertandingan basket tadi mereka bertiga kalah, karena itu sekarang ini mereka jadi ketus.

Tanpa Dafa Faris dan Marsel sadari, bahwa selain mereka yang kesal karena kalah, ternyata ada orang yang sudah dari tadi menahan amarahnya yang mau meledak-ledak karena mereka yang terlambat.

Orang itu tidak lain dan tidak bukan adalah ke-enam gadis yang ada di hadapannya itu, yang begitu kesal dengan mereka, sudah terlambat, ngenghina, ngusir lagi, itulah batin mereka ber-enam yang menahan amarahnya.

Mendapatkan pengusiran seperti itu, para gadis pun saling menatap satu sama lain, setelah saling menetap mereka dengan kompak langsung berdiri dan berjalan menuju ke arah pintu.

kebangetan banget sih mereka, awas aja nati, batin Cika.

Awas aja nanti kalau udah pulang, gue cincang lo Ris, batin Fanya.

Awas aja nanti kalau lo minta maaf, gak bakal gue maafin lo Sel, batin Maya.

Pengen banget gue buat ngelempar mereka ke kandang buaya, eh gak deh, jangan ke kandang buaya, itu kan temen mereka semua, kalau gitu ke kandang serigala aja, batin Jesika.

Awas aja lo Daf, kalau udah nyampe rumah gue kerjain lo abis-abisan, batin Dinda.

Itulah batin mereka masing-masing sambil berjalan menuju ke pintu keluar sampai........

#####

Halo gays.

Gimana ceritanya seru gak?

Maaf ya hari ini percakapannya libur dulu karena korona.

Hehehehe, sekolah aja libur karena korona, jadi percakapannya libur juga karena korona boleh lah.

Hehehehe, tunggu kelanjutannya ya.

Seperti biasa, tinggalin jejak ya.

See you next time semuanya.

1
F̸ͭi̸ͣq̸ͧz̸ ᴬᴿ
kok sama ceritanya ya kayak novel barumu 🤔
baby mochi 🥰
lma ga up .. jd lpa sm crtany 😁
A.A♛࿐: gk papa baca dari awal aja hihihi 😂 makasih udah mampir
total 1 replies
Rsna Rsna_
up dong kak dri dlu mati penasaran tau kk
jjmnnna
kok nggk pernah up lagi thor??
jjmnnna
tim A
Istriny Jungwhan😌
A thor
Nabilla Dewi Romadhona
maaf nih thor itu kristan atau kristen
Nur Niyati
next
Ayoe WM
.
Putri Dwi Utari
Lanjut Thor Sampe Tammat 🙏😉🙆 Selalu Up Setiap Hari
elly etta
tim A
Rigawati10
A lanjut
Ina Dagonala
tim A thor
Tukang Cilok🤤
tik c😌
A.A♛࿐: gk ada ahlak nih adik gue_-
total 1 replies
Wa
Tim a
✨MR.ARF✨
Tim A Thor,
Zaa
A thor!
septii..
Tim B thor
(HIATUS)Sibuk📚study
tim A thor
Risnawati 31
udah berhenti yah ceritanya kk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!