Comedy - Romance - Fantasy.
Tidak untuk anak-anak karena banyak konflik kerajaan.
Putri Becca Malcon, mendapatkan kesempatan hidup yang kedua, setelah sebelumnya mendapatkan hukuman mati oleh tunangannya sendiri, yaitu Pangeran Mahkota Ebert Oswald. Karena di fitnah telah menyakiti wanita kesayangan sang putra mahkota.
Jiwanya kembali ke masa lalu, saat dia memenangkan sayembara yang di adakan oleh Keluarga Kerajaan Oswald, dan sebelum dia mengucapkan keinginannya melamar Pangeran Ebert.
Di tengah kebimbangan antara takut akan kematian dan juga tidak mau menghancurkan harga diri keluarganya, Becca justru terpesona dengan ketampanan sang raja hingga tanpa sadar mengucapkan sebuah kalimat di hadapan ayah mertuanya.
“Sebagai hadiah, saya ingin.. Melamar Yang Mulia Raja Basilio Oswald.”
Dan saat Becca tersadar, dirinya tidak bisa mundur lagi saat sang ayah mertua atau Raja Basilio justru tersenyum miring, serta menyetujui lamaran itu bahkan berniat menikahinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
19. Perubahan karakter Pangeran Mahkota
Siang, setelah selesai makan siang bersama, para keluarga kerajaan biasanya menghabiskan waktu bersama jika ada tamu seperti ini. Biasanya Raja Basilio akan langsung pergi kembali bekerja, tapi kali ini dia duduk di samping ratu kesayangannya, dan bahkan merangkulnya dari samping.
Sementara Pangeran Aldert akhirnya bisa duduk bersebelahan dengan Becca, karena Pangeran Ebert harus duduk bersebelahan dengan Jenderal Orson, Fern, dan juga Valia sebagai kerabat keluarganya.
“Ini suatu keajaiban melihat Yang Mulia mau ikut bergabung bersama kami disini ?? Apakah ratu baru harus selalu di temani oleh sang raja ?? Bukankah ini akan mengusik waktu kerja Yang Mulia ??” Ujar Jenderal Orson sedikit sinis menatap ke arah raja dan ratu yang ada di sana, tapi Ratu Becca hanya tersenyum kecil, dan Raja Basilio menaikkan alisnya.
“Maaf, apakah keberadaan kami disini mengganggu kalian ?? Lagipula ini bukan keinginan saya, tapi keputusan langsung dari Raja Basilio, saya sebagai ratu hanya menuruti keputusannya.” Ujar Ratu Becca dengan sopan, tapi terdapat ketegasan di sana.
“Ah, bukan begitu Yang Mulia Ratu Becca, hanya saja.. Seingatku dulu saat bersama Ratu Athena atau Selir Aira, Yang Mulia Raja Basilio tidak pernah menemani mereka begitu lamanya.” Ujar Jenderal Orson dengan sopan tapi menyiratkan perkataan sinis dan membawa dua nama dari masa lalu Raja Basilio.
Selir ?? Dulu Raja Basilio punya selir ?? Ah, aku akan tanyakan nanti saja, yang terpenting sekarang, aku harus menutup mulut lelaki aneh dan menyebalkan itu dulu batin Ratu Becca dengan ekspresi datar, padahal di dalam hatinya terbesit banyak sekali pertanyaan di sana.
“Waktu memang membawa perubahan pada seseorang atau sesuatu begitu cepat Jenderal.” Ujar Ratu Becca dengan lugas, membuat Jenderal Orson mengepalkan tangannya secara diam-diam, dia tidak menyangka jika Becca sama sekali tidak terpengaruh pada perkataannya.
Tapi balasan dari Becca benar-benar membuatnya bungkam seketika, hingga suasana menjadi hening seketika di sana. Kemudian Pangeran Aldert mulai membuka suaranya.
“Ayah, Bibi Becca..”
Membuat dua orang itu menoleh, tapi tidak hanya mereka berdua, semua orang di sana juga ikut menoleh dan sedikit heran karena suara pangeran kedua terdengar sangat manja.
“Beberapa bulan lagi, adalah hari ulang tahunku.” Ujar Pangeran Aldert tersenyum memberitahukan kepada Raja Basilio dan Ratu Becca.
“Aku ingin hadiah dari kalian, apakah boleh ??”
“Apapun, asal jangan meminta wilayah Kerajaan, atau melakukan kudeta disini.” Celetuk Raja Basilio dengan acuhnya, membuat ekspresi Pangeran Aldert berubah sedikit cemberut.
“Bukan itu !! Aku ingin adik laki-laki !!”
Krik.. Krik.. Krik.. Krik..
Uhuk !!!
Ratu Becca langsung tersedak dengan air salivanya sendiri, Pangeran Ebert membulatkan matanya, dan keluarga Winston juga ikut terkejut bukan main. Sementara yang membuat kehebohan malah tersenyum dengan ceria seperti anak-anak yang meminta permen.
Raja Basilio tersenyum miring, “Tentu saja, putraku.. Berapa adik yang kau mau, akan kau kabulkan~”
Ratu Becca langsung membulatkan matanya menatap ke arah suaminya, bisa-bisa ayah dan anak itu malah bertingkah seperti orang yang tidak bersalah di sana.
“Untuk apa adik ??” Ujar Pangeran Ebert yang juga tidak mengerti dengan keinginan adiknya itu, Pangeran Aldert memberikan ekspresi kesal.
“Tentu saja, menjadi temanku. Kau selalu sibuk sejak dulu, dan aku kesepian !! Aku ingin memiliki adik sebagai temanku.” Ujar Pangeran Aldert dengan menyilangkan kedua tangannya di dada. Pangeran Ebert hanya bisa menggelengkan kepalanya di sana, seakan baru melihat sisi absurd keluarganya sendiri.
“Tapi Pangeran Aldert..” Suara Fern sedikit memotong pembahasan mereka.
“Ratu Becca masih terlalu muda, apakah dia bisa melayani ayahmu ?? Maksudku biasanya usia perempuan yang terlalu muda, belum lihai dalam urusan melayani seperti itu.” Lanjut Fern dengan senyuman miring, membuat Pangeran Ebert sendiri menatap sangsi ke arah bibinya.
Kenapa pembahasan ini menjadi ke arah yang tidak menentu ?? Dan ada apa dengan topik disini ?? Kenapa malah membahas hal-hal seperti ini di lingkungan kerajaan ?!
“Dia memang masih muda, tapi kau lupa ?? Aku berpengalaman dalam hal ini, bahkan semalam dia sudah berani menggodaku.” Ujar Raja Basilio dengan acuh, membuat Becca langsung memukul bahu suaminya, karena merasa malu dengan perkataan formal sang raja.
Pangeran Ebert langsung memukul keningnya sendiri, sepertinya dulu aku terlalu sibuk dengan Selina, hingga tidak mengetahui sisi unik dari keluargaku sendiri batin sang pangeran mahkota, antara ingin menangis geli atau menertawakan nasibnya sebagai seseorang yang masih cukup waras di sana.
Oh tunggu, dia sendiri juga tidak waras.
Raja Basilio terkekeh geli di sana, saat istrinya menyembunyikan wajahnya yang sudah memerah malu. Jika saja, tidak ada orang lain di sana, maka Becca akan dengan senang hati memukul suaminya dengan bantal sofa.
“Ah, sudah.. Sudah.. Kenapa pembahasan menjadi melenceng seperti ini..” Ujar Valia dengan nada kikuk, saat sang raja mulai menunjukkan tatapan tidak suka ke arah keluarganya.
“Oh iya, Pangeran Ebert.. Dimana Selina, kenapa aku tidak melihatnya ??” Ujar Valia mulai mengganti topik pembahasan.
Pangeran Ebert memutar matanya malas, “Jangan membahas wanita itu.” Ujarnya dengan sinis dan ketus, membuat Valia bingung.
“Eh ?? Bukankah.. Dia wanita kesayangan anda ??”
“Tidak lagi.” Kali ini yang menjawab adalah Pangeran Aldert di sana.
“Dia telah aku kirim ke tempat pengasingan, bersama dengan Tabib Thicole, jika kalian ingin menemuinya, silahkan saja.” Ujar Raja Basilio juga ikut menjelaskan di sana, dengan nada dingin dan ketus.
“Eh ?? Ke.. Kenapa ?? Pangeran Ebert ?? Kenapa anda membiarkan dia di asingkan ?? Apa yang dia lakukan ??” Tanya Valia dengan nada bingung dan gelisah, begitu pula sang jenderal Orson dan Fern di sana, yang sepertinya merasa takut, gelisah serta khawatir.
Pangeran Ebert membalas dengan ketus, “Dia sudah menodai nama kerajaan ini, dengan menj**l dirinya pada lelaki lain. Bahkan dia melakukan hubungan tidak pantas itu di acara Raja Jonah.” Ujar Pangeran Ebert dengan mood yang mulai berubah tidak suka di sana.
Becca mengamati semua itu, aneh.. Dia benar-benar sudah melupakan Selina begitu cepat ?? Bagaimana bisa ?? Apakah ada sesuatu yang aku lewatkan selama ini ?? Batin Ratu Becca dengan nada bingung mengamati ekspresi dari sang putra mahkota.
“Pangeran Ebert.. Itu mungkin hanya salah paham, Selina wanita baik, dia tidak mungkin melakukan hal seburuk itu.” Ujar Fern mulai menjelaskan dengan senyuman yang di paksakan tapi nadanya terdengar gugup.
“Tidak ada salah paham, aku bahkan mengetahui ramuan obat perangsang di dalam tas miliknya. Benar-benar wanita murahan, sebenarnya wanita apa yang kalian kenalkan padaku ?!” Ujar Pangeran Ebert dengan sinis, membuat Raja Basilio dan Pangeran Aldert menaikkan alis mereka.
Karena keduanya hanya berpikir, jika Pangeran Ebert menyukai Selina karena telah menyelamatkannya dulu, tapi.. Apa maksudnya di perkenalkan dengan sang putra mahkota ?? Apakah kedatangan Selina karena ulah mereka ??
❤️👑❤️👑❤️👑❤️👑❤️
Bener-bener agak susah ternyata kalau buat di genre berbeda 🥲🥲 menyesuaikan tokoh utama sama tokoh lainnya, apalagi kedua pangeran malah lebih menonjol daripada si Becca 😭😭
Btw apa sih sebenarnya si Keluarga Jenderal Orson itu 🙄🙄
gapapa publish aja cerita baru pasti aku baca semua 😍😍😍🔥🔥🔥
gak papah lah klo masih seawet muda brad pitt🤣🤣🤣
latar kerajaaan bgini makin seru thor, berasa ky di novel2 terjemahaan. 😄
semangat thor😄