Tujuh tahun pernikahan tetapi tidak sedikitpun membuat Noah mencintai istrinya, Evelyn Yarvi sosok wanita cantik yang menikah dengan Noah Luca Tyga , karena perjodohan.
Di dalam pernikahan mereka di karunia seorang putri cantik , dan kehadiran putrinya itu hanya melalui proses bayi tabung , karena Noah sangat tidak ingin menyentuh istrinya baginya Evelyn sosok wanita yang menikah dengannya hanya karena harta dan bukan hanya itu saja Noah belum bisa melupakan wanita masa lalunya .
Tetapi meskipun begitu setiap hari Evelyn selalu berusaha untuk mendapatkan cinta suaminya walaupun Noah tidak pernah meliriknya sedikitpun.
Apakah Evelyn akan menyerah dan pergi ? atau kah terus berusaha untuk memperjuangkan cintanya ?
Dan apakah Noah akan membuka hati untuk istrinya , atau kah justru mantan kekasihnya kembali dan menghancurkan rumah tangga mereka.?
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mengundurkan Diri
Sesampainya di kantor , Evelyn melangkah dengan terlihatlah sedikit terburu-buru karena asisten Arlo dan juga sekertaris pengganti nya sudah menunggunya di ruangannya .
" Nona Evelyn tumben terlambat " tanya salah satu karyawan wanita yang berpapasan dengan Evelyn di depan lift
Evelyn tersenyum lembut " Aku bangun kesiangan " jawab Evelyn lalu setelah nya wanita cantik itu melangkah masuk kedalam lift .
Tetapi karyawan wanita itu mengerutkan keningnya saat melihat cara berjalan Evelyn yang sedikit aneh .
" Mungkin Nona Evelyn habis terjatuh " gumam karyawan wanita itu lalu ia melangkah pergi dari depan lift.
Sesampainya di lantai sembilan puluh Evelyn melangkah keluar dan melangkah ke arah ruangan nya .
" Maaf saya terlambat " ucap Evelyn saat pintu sudah terbuka .
Asisten Arlo dan pria yang akan menggantikan nya itu sudah duduk di sofa seraya menunggunya .
Asisten Arlo dan pria yang ada di samping nya itu segera berdiri " Tidak masalah Nyonya ... Kami juga baru datang " ucap asisten Arlo
Evelyn menganggukkan kepalanya seraya ia melangkah ke arah sofa dan duduk di sofa tunggal .
Begitupun juga dengan Asisten Arlo dan pria itu yang kembali duduk , tetapi pria yang akan menjadi sekertaris baru Noah itu matanya tidak berkedip menatap ke arah Evelyn .
" Mana berkas pengunduran dirinya asisten Arlo " ucap Evelyn
Asisten Arlo segera merai map berwarna coklat yang ada di atas meja lalu memberikan nya kepada Evelyn .
" Silahkan Nyonya " ucap Asisten Arlo
Evelyn merai map berwarna coklat itu lalu membukanya dan tak lama wanita cantik itu merai pulpen yang ada di atas meja lalu segera menandatangani berkas pengunduran diri itu.
Setelah nya Evelyn menghela napasnya dengan cukup panjang dan kembali menutup map itu dan memberikan nya kepada asisten Arlo .
Asisten Arlo merai map itu lalu kembali menyimpan nya di atas meja " Apa Nyonya yakin ingin mengundurkan diri ? " tanya asisten Arlo dan ini pertanyaan yang kesekian kalinya asisten Arlo tanyakan kepada Evelyn .
Evelyn ia masih tersenyum seraya ia menatap ke arah kursi kerja nya , kursi yang selama tujuh tahun ini menjadi saksi bisu perjuangan nya di perusahaan ini .
" Aku sangat yakin asisten Arlo .... " jawab Evelyn dengan senyuman di bibir nya .
" Oh ... Ya apa ini yang akan menggantikan ku ? " tanya Evelyn mengalihkan pembicaraan seraya menatap sosok pria yang duduk di samping asisten Arlo .
" Iya Nyonya .... Perkenalkan dirimu " ucap asisten Arlo kepada pria itu.
Pria itu terlihat sedikit salah tingkah tapi setelah nya ia mengulurkan tangan kanannya kearah Evelyn , dan Evelyn segera membalas uluran tangan pria itu dengan senyuman yang tidak pernah lepas dari bibirnya .
" Nama saya Deon Nona " ucap pria itu
Evelyn menganggukkan kepalanya dan ia ingin menarik tangannya dari tangan Deon tetapi tidak bisa lepas karena Deon menggenggam tangan Evelyn dengan sedikit erat seraya menatap wajah cantik Evelyn dengan tersenyum .
Evelyn mengerutkan keningnya sedangkan Asisten Arlo yang melihat itu sedikit menghela napasnya dengan pelan .
" Deon apa yang kamu lakukan lepaskan tangan Nyonya Evelyn " tegur Asisten Arlo
Sekitar Deon melepaskan tangan nya dari tangan Evelyn " Maaf tuan Arlo , maaf Nona Evelyn " ucap Deon terlihat salah tingkah .
Evelyn kembali tersenyum sedangkan asisten Arlo menggelengkan kepalanya " Ayo saya antar kamu keliling kantor " ucap Evelyn seraya ia beranjak berdiri.
Deon ikut berdiri begitupun juga dengan asisten Arlo " Kalo begitu saya permisi dulu nyonya " ucap asisten Arlo menunduk hormat
" Terima kasih asisten Arlo " ucap Evelyn
" Sama-sama nyonya . .. " ucap asisten Arlo dan setelah nya pria itu melangkah keluar dari ruangan sekertaris dengan membawa berkas pengunduran diri Evelyn yang sudah wanita itu tanda tangani .
" Ayo " ucap Evelyn melangkah lebih dulu keluar dari ruangan itu dan di ikuti oleh Deon di belakang nya .
.
.
.
Noah melangkah masuk ke dalam perusahaannya dengan di ikuti oleh empat orang bodyguard nya , tetapi di samping pria itu ada Brianna yang berjalan di samping nya dengan gaya sok berkuasanya.
Seketika semua karyawan yang ada di perusahaan menatap sosok wanita yang berjalan di samping tuannya itu dan ini pertama kalinya mereka semua melihat sosok wanita itu , karyawan mulai terdengar berbisik-bisik.
" Apa itu pacar nya pak Noah ? "
" Mungkin calon istrinya "
" Beruntung sekali wanita itu bisa mendapatkan pak Noah "
" Calon nyonya Tyga "
" Cantik juga ya cocok sama pak Noah "
Evelyn bersama dengan Deon keduanya menghentikan langka nya saat mendengar bisikan dari para karyawan .
Evelyn melihat kearah Noah yang sedang melangkah semakin dekat ke arah nya dan di samping pria itu ada Brianna , entah kenapa Brianna tiba-tiba bersama dengan Noah saat ini .
Noah juga menatap kearah istrinya itu dan lebih tepatnya sebentar lagi wanita itu akan menjadi mantan istrinya , karena setelah ini Evelyn akan mengambil surat gugatan cerai nya di pengadilan baru setelah nya ia pergi jauh dari kehidupan pria itu.
Noah menghentikan langkahnya sejenak seraya ia menatap datar ke arah Deon yang berdiri di samping Evelyn .
Brianna wanita itu tersenyum miring seraya menatap ke arah Evelyn , tanpa berkata apapun Noah melangkah masuk kedalam lift khusus , tetapi Brianna wanita itu masih berdiri di hadapan Evelyn seraya melipat kedua tangannya di depan dada.
" Kalian berdua sangat cocok " ucap Brianna kepada Evelyn.
Evelyn menghela napasnya dengan cukup panjang setelah nya ia menatap Brianna dengan tersenyum tipis " Terima kasih Nona Brianna " ucap Evelyn lalu setelah nya wanita itu melangkah ingin pergi , tetapi Brianna menarik lengan nya dengan pelan .
Evelyn menghentikan langkahnya dan apa yang di lakukan oleh Brianna saat ini di lihat oleh para karyawan yang masih berdiri memperhatikan mereka.
Brianna mendekatkan wajahnya di telinga Evelyn seraya wanita itu berbisik " Kamu lihat kan , pagi ini aku sedang bersama suamimu ,... Dan lihat para karyawan mereka mengatakan jika aku ini calon nyonya Tyga , jadi kamu harus sadar diri Evelyn " bisik Brianna.
Evelyn hanya diam tanpa ekspresi seraya ia menepis tangan Brianna yang masih memegang lengan nya " Aku tahu ...." ucap Evelyn.
Brianna tersenyum penuh kemenangan seraya ia menjauhkan wajah nya dari telinga Evelyn " Bagus .... dan sekarang tolong kamu buatkan aku kopi , dan bawa keruangan CEO " ucap Brianna dengan gaya sok berkuasanya
Evelyn kembali diam hingga suara salah satu karyawan membuat wanita itu menoleh " Ayo lah Nona Evelyn buatkan kopi untuk pacar pak Noah "
Brianna tersenyum " Aku menunggu di ruang CEO " ucap Brianna lalu wanita itu melangkah masuk kedalam lift.
Evelyn memejamkan matanya seraya ia mengepalkan kedua tangannya dengan kuat , dalam hati ia berkata " Ok .... Aku akan membuatkannya untuk nya anggap saja ini yang terkahir kali nya aku menginjakkan kaki ku di ruangan CEO "
" Apa Nona baik-baik saja ? " tanya Deon menatap Evelyn yang masih berdiri di samping nya
Evelyn membuka mata nya " Iya aku baik-baik saja ..., kamu kembalilah keruangan mu , nanti aku akan menyusul " ucap Evelyn lalu setelah nya wanita itu melangkah pergi.
Deon menurut pria itu melangkah masuk kedalam lift .
.
.
.
Jangan lupa dukungannya ya guys 🙏😊🥰🥰.
udh cukup pelajaran buat sky Dan Noah ,,
kasihan kondisi sky mlah memburuk ,,
Knp juga gx di rawat di RS ,,
sypa suruh menyianyiakn Evelyn demi si wewegombel Brianna ,, giliran di tinggal pergii aj pada nyariin😒😒😒😒😒
mantap kn Noah ,, 😒😒😒😒
putri Kali kak ,, 🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣
😭😭😭😭
aq mampiiir niih