Selama lebih dari sepuluh tahun Jia Fei mencintai Shen Yuwen. Namun Shen Yuwen tidak pernah mencintainya, dia hanya mencintai kekasihnya Xin Qian.
Hingga suatu hari mereka berdua di jodohkan oleh kedua orang tua mereka.
Shen Yuwen tidak bisa menolak begitu juga Jia Fei. Perjalanan rumah tangga Jia Fei penuh dengan kepahitan. hingga suatu saat Shen Yuwen menceraikannya.
"Jia Fei, Kau harus sadar jika aku dan dirimu itu berbeda, aku bangsawan sedangkan kau rakyat jelata, aku sangat membencimu hingga ke pembuluh darahku.
Zhang Hongli mencintai Jia Fei namun dimasa lalu Jia Fei hanya mencintai Shen Yuwen.
Tiga tahun kemudian takdir mempertemukan mereka kembali.
"Ji-Er, Aku menyesal membiarkanmu menderita, juga menyesal karena aku tidak menjemputmu lebih awal.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ningrum arumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 19- Bunga Dari Jie Tian
.............
...Xin Qian telah tiba di kantor Group Zhang. Dia segera masuk bersama Asisten dan Managernya. Mereka menunggu di Lobi, kemudian seseorang datang dan mengatakan bahwa Presdir Zhang sudah menunggu di ruangan nya....
...Mereka kemudian berjalan ke kantor Presdir Direktur. Xin Qian sangat gugup ini adalah pertama kalinya dia bertemu dengan Presdir muda yang legendaris ini....
...Mereka tiba di depan ruang Presdir Zhang. Kemudian Mayleen menghampirinya....
..."Apakah anda model Xin Qian."Tanya nya....
..."Benar, "Saya adalah Xin Qian,"...
...Mayleen melihatnya dari atas sampai bawah kemudian sedikit mendengus....
..."Silahkan ikuti saya, "Ucapnya...
...Mayleen memasuki ruang Presdir Zhang Hongli di ikuti oleh Xin Qian, Manager dan asisten nya....
..."Presdir Nona Xin berada disini,"...
...Zhang Hongli sedang menatap keluar jendela, pikiran nya masih tertuju pada Jia Fei. Wanita yang telah dia cintai selama bertahun-tahun....
...Zhang Hongli kemudian berbalik dan menatap Mayleen. "Kau boleh keluar, "Ucapnya....
...Mayleen kemudian keluar dan Zhang Hongli menyuruh mereka untuk duduk....
...Xin Qian tidak bisa mengalihkan pandangan nya dari Zhang Hongli, Ini adalah ketampanan yang luar biasa. Postur tubuh yang tinggi, rahang yang tajam dan bibir yang tipis dan sexi. Dia pasti mempunyai otot yang indah di balik bajunya, "Pikir Xin Qian....
...Bahkan jika di bandingkan dengan Shen Yuwen, mereka masih terlihat seperti Timur dan barat. Zhang Hongli sungguh luar biasa. Jika dia bisa mendapatkan nya dia tidak butuh lagi Shen Yuwen, "Pikirnya....
...Zhang Hongli hanya fokus dengan kontrak kerja sama di depan nya. Dia tidak repot-repot mengangkat wajahnya untuk melihat Xin Qian....
...Zhang Hongli kemudian berkata, "Lanjutkan sesuai persyaratan yang kalian inginkan,"...
...Setelah selesai Zhang Hongli berkata bahwa dia masih memiliki pekerjaan lain. Kemudian Xin Qian dan tim nya pamit untuk undur diri....
...Xia Qian benar-benar terpesona oleh Zhang Hongli. Dia bertekad akan melakukan segala cara untuk menaklukan Zhang Hongli....
...Dia adalah model Top internasional siapa yang bisa menolaknya. Bahkan banyak pria yang bersujud di kakinya. Dia yakin dia pasti bisa mendapatkan Zhang Hongli si Milyarder Muda....
............
...Sementara itu Shen Yuwen sedang bersiap-siap untuk pulang. Dia kemudian menelfon Xin Qian namun sama sekali tidak ada jawaban. Shen Yuwen ingin tau apakah Xin Qian sudah sampai di Amerika ataukah belum. Jika menunjuk pada waktu harusnya dia sudah sampai....
...Shen Yuwen tidak memikirkan nya lagi, kemudian berjalan keluar ruangan....
...Shen Yuwen berjalan ke arah parkiran, kemudian segera mengambil mobilnya dan pergi. Di perjalanan pikirannya tiba-tiba tertuju pada Jia Fei. Apa yang sedang dia lakukan,"Pikirnya....
...Namun segera dia tepis pikiran nya....
...Setelah berkendara selama 20 menit akhirnya Shen Yuwen tiba di rumahnya....
...Dia melihat Jia Fei tidak datang menyambutnya dia menjadi sedikit bingung, kemana wanita itu, "Pikirnya....
...Shen Yuwen masuk kedalam rumah nya, kemudian dia melihat sekeliling terlihat lebih bersih dari sebelumnya....
...mencium aroma harum di ruangan dan dia juga melihat ada bunga tulip di atas meja. Shen Yuwen menyipitkan matanya....
...Apakah Jia Fei membeli bunga, "Pikirnya...
...Jia Fei keluar dari ruang perpustakaan, kemudian berjalan menuruni tangga....
...*Kau sudah pulang, "Tanyanya....
..."Hmm.. Kemana saja kau, "Ucap Shen Yuwen....
..."Oh aku sedang membersihkan ruangan perpustakaan. Aku tidak tau jika kau sudah pulang, ini masih terlalu siang, apakah ada masalah di kantor, "Tanyanya....
..."Tidak ada, aku hanya ingin pulang lebih cepat. "Ucap Shen Yuwen...
..."Oh kalau begitu aku akan segera memasak untukmu. "Ucap Jia Fei...
...Jia Fei segera masuk ke dapur, dia segera memasak untuk Shen Yuwen....
...Sementara Shen Yuwen berbalik dan berjalan ke lantai atas lalu masuk ke kamarnya. Dia bergegas untuk mandi. lalu berganti baju....
...Dia kemudian berjalan ke lantai bawah. Dia melihat Jia Fei yang masih sibuk di dapur. Shen Yuwen menghampiri dan duduk di belakangnya....
...Jia Fei yang melihat Shen Yuwen berada di dapur kemudian berkata, "Apa kau sudah sangat lapar, masakannya belum matang semua. Di dalam lemari pendingin ada kue, Makanlah untuk mengganjal perutmu....
...sebentar lagi makanan nya siap,"...
...Shen Yuwen tidak menjawab kemudian dia berjalan menuju lemari pendingin, dia membukanya dan melihat ada kue di sana....
...Shen Yuwen segera mengambilnya. Namun dia melihat ada lilin di sebelah kuenya, Shen Yuwen mengerutkan dahinya. "Apakah Jia Fei berulang tahun, "Pikirnya....
...Shen Yuwen kemudian membawa kue ke atas meja, Ketika dia hendak memotongnya tatapan nya terjatuh pada sebuah kertas yang berada diatas meja. Kemudian dia mengambilnya dan membacanya....
..."Untuk Jia Fei selamat ulang tahun"...
...Tertanda Z.H....
...Shen Yuwen meremas kertas di tangan nya, Siapa itu Z.H. Apakah lelaki yang tempo hari dia lihat didepan rumahnya. Jadi benar kemarin adalah hari ulang tahun Jia Fei, dan Jia Fei merayakannya bersama Pria lain. Semakin di pikirkan Shen Yuwen menjadi semakin kesal....
...Jia Fei kemudian datang membawa beberapa piring makanan. Semua hidangan nya di tata dengan rapi. Semua adalah makanan kesukaan Shen Yuwen....
...Jia Fei melihat kertas yang sedang di genggam Shen Yuwen namun Jia Fei tidak mengatakan apa-apa....
...Jia Fei segera duduk di hadapan Shen Yuwen. Jia Fei mengambil sepotong ikan kemudian membersihkan durinya dan memberikannya kepada Shen Yuwen. Setelah hidup bersama selama beberapa tahun Jia Fei mengerti kebiasaan Shen Yuwen. Dia sangat suka makan ikan namun dia tidak suka bagian memisahkan durinya....
...Shen Yuwen memperhatikan Jia Fei yang fokus memisahkan duri ikan. tangan nya sangat terampil. Bahkan Shen Yuwen tidak perlu mengangkat sumpit namun semua makanan sudah berada di atas mangkuknya....
...Jia Fei juga mengambil beberapa potong sayuran dan menaruhnya di atas mangkuk Shen Yuwen....
...Jia Fei tau apa yang harus di makan pertamakali oleh Shen Yuwen. Ini semacam kebiasaan yang sudah di luar kepalanya....
...Shen Yuwen segera menyantap makanan nya. Rasanya sudah tidak perlu di ragukan lagi. Masakan Jia Fei memang sangat enak. Shen Yuwen memakannya dengan lahap, bahkan tidak menyisakan satu butir nasi pun di mangkuknya....
...Setelah selesai Shen Yuwen bertanya, "Kau membeli bunga?"...
...Jia Fei segera menjawab, "Tidak."...
...Shen Yuwen mengernyitkan dahinya. "Lalu bunga apa itu. Dia menunjuk pass bunga yang berada di meja dekat sofa,"...
..."Oh itu Kaka Senior Jie yang memberikannya untukku." Ucap Jia Fei...
..."Kau menerimanya begitu saja. "Tanya Shen Yuwen....
...Jia Fei menjadi bingung. "Tentu saja itu adalah bunga kesukaan ku. Tidak ada alasan untukku menolaknya,"...
...Shen Yuwen menjadi semakin kesal. "Aku tidak suka melihatnya, sangat jelek, buang,"...
...Jia Fei kemudian mengambil pass bunga itu dan berkata, "Aku akan menyimpannya di kamarku,"...
...Jia Fei kemudian berbalik dan pergi menuju kamarnya....
...Shen Yuwen menjadi sangat marah. Dia segera duduk dan bernafas dengan perlahan. Kemudian dia berpikir, kenapa aku harus marah....
sapa jua yg mau mungut x lg ...
pastiii seruuu tuuh