Sequel DIA HANTU
Yoona ingin menemukan ayahnya sejak kecil. Akhirnya, ketika dewasa, Yoona memulai perjalanan panjang untuk menemukan ayahnya.
Tapi entah kenapa, Yoona malah terjerat oleh pria asing.
Ke mana pun dia pergi, pria itu ada di sana. Yoona tidak dapat melarikan diri.
Teknik membaca pikiran yang dibanggakan oleh Yoona juga tidak berhasil untuk pria itu!
Yoona melarikan diri dengan segala cara yang mungkin namun hanya untuk tersudut oleh perangkap pria itu lagi. Pria itu menatapnya dengan muram, "Jangan lari!"
Yoona menghela nafas dalam-dalam, karena dia tidak dapat melarikan diri, itu adalah takdirnya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ucu Irna Marhamah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PERTEMUAN YANG DI ATUR
"Baiklah, aku harus pergi dulu ya.. Ada yang ingin ku jemput" kata Sam kemudian berlalu meninggalkan mereka bertiga _Refano, Narura, dan Devano _ "menjemput siapa? " tanya Refano, namun Sam sudah berlalu.
"Paman Refano " panggil Shiray. Mereka bertiga menoleh. Shiray menggerakkan tangannya tanda Refano harus kesana menghampirinya dan Alex.
"Aku kesana dulu ya" kata Refano pada Devano dan Narura. Setelah mendapatkan anggukan dari Narura, Refano menghampiri Shiray dan Alex.
"Paman kemari? Yoona terlihat sangat bahagia melihat paman" kata Shiray. "Ahaha, Yoona senang karena ada ayahnya" sanggah Refano.
"Iya, karena ada ayahnya" kata Alex. Shiray menyikut dada Alex agar bicara santun. "Ayahnya Yoona itu ayahmu juga" gerutu Refano. "Aku sudah tahu" gerutu Alex.
Terdengar langkah kaki memasuki ruangan. Ternyata Ryujin. Shiray memegang lengan Alex. Tanda saat ini dia cemas. Ryujin berjalan menghampiri mereka dengan tatapan tertuju pada Shiray.
Ryuga dan Yoona melihat itu. "Emm, apa kakakmu memiliki kekasih? " tanya Yoona mencari tahu apakah Ryuga tahu kalau Shiray di jodohkan dengan Ryujin, kakaknya.
"Setahuku, dia tidak memiliki kekasih" jawab Ryuga berbohong. Padahal dia tahu semuanya tentang orang tua Shiray yang ingin menjodohkan Shiray dengan kakaknya.
"Hai Shiray " sapa Ryujin. Alex dan Refano menautkan alisnya. "Ha.. Hai" jawab Shiray. "Halo Tn. " Ryujin membungkukkan badannya pada Refano. "Halo" jawab Refano.
Ryujin mendelik Alex kemudian berlalu menghampiri Yoona. "Halo adik ipar" sapa Ryujin. "Ha.. Halo kak" jawab Yoona. "Selamat ulang tahun ya" kata Ryujin. Yoona tersenyum manis. "Terimakasih kak" jawab Yoona.
Ryujin berlalu setelah menepuk bahu Ryuga. Ryuga menunduk. "Oh banyaknya kado itu " kata Yoona sambil menatap tumpukan kado yang di berikan para tamu. Ryuga tersenyum sambil membelai kepala Yoona.
Terdengar langkah kaki memasuki mansion itu. Terlihat Sam berjalan dengan seorang wanita cantik yang terlihat begitu lemah lembut saat dia berjalan. Dia menatap Yoona sambil tersenyum penuh kehangatan.
"Owwhh, dia cantik sekali, siapa ya" kata Yoona dengan ekspresi menggemaskan. Wanita itu menghampiri Yoona. Dan membelai pipinya. "Hai, Yoona " sapa wanita itu.
Yoona tersenyum. "Hai" jawab Yoona. "Boleh aku memelukmu sayang? " tanya wanita itu. Yoona tersenyum manis. "Tentu saja" Yoona pun memeluk wanita cantik itu.
Sam tersenyum melihat tingkah Yoona yang lucu. Narura dan Devano menoleh. "Dia siapa ya? " tanya Narura. Devano terkejut tentu dia ingat wanita itu. Wanita yang sudah dia bunuh walau tidak sengaja.
Refano menoleh kearah wanita itu.
Deg
Seolah ada godam yang menghujam jantungnya yang sebenarnya tidak sedang berdetak di dunia manusia. Tatapannya terpaku pada wanita yang selama ini dia rindukan. Cinta pertama dan cinta yang tidak akan pernah hilang selamanya.
Alex dan Shiray juga heran dengan kedatangan tamu cantik yang tidak diundang itu. "Siapa wanita cantik itu ya? " tanya Shiray. "Aku tidak mengenalnya" jawab Alex.
Wanita yang tidak lain adalah Yukari itu membelai punggung Yoona yang sedang memeluknya dengan erat. "Selamat ulang tahun, sayang " kata Yukari. Yoona melepaskan pelukannya kemudian menatap Yukari.
Refano menghampiri Yukari kemudian dia menarik tangan Yukari. Yukari terkejut kemudian menoleh menatap sang pemilik tangan.
Deg
Yukari juga tidak mengira akan bertemu dengan Refano disini. "Yukari.. " Refano memeluk Yukari dengan erat dengan penuh kasih sayang.
Sam tersenyum haru. Yoona tidak mengerti kenapa mereka berdua berpelukan. "Vano, dia mengenal Refano" kata Narura. "Tentu saja, dia calon istrinya Refano " jawab Devano. "Ah? Benarkah? Kenapa kau tidak memberitahu ku? " tanya Narura.
"Sebenarnya, aku juga tidak mengerti, karena yang kutahu, dia sudah meninggal" jawab Devano. "Apa? " tanya Narura tidak percaya.
"Ramuan itu berhasil? " tanya Refano. "Tidak, Sam menyempurnakan ramuannya" jawab Yukari. Refano melepaskan pelukannya kemudian menatap Sam.
Kemudian Refano memeluk Sam. "Oh, kau keponakanku yang paling penuh dengan kejutan, aku menyayangi mu sayang " kata Refano sambil mengeratkan pelukannya.
"Paman lepaskan aku, ini menjijikan dan memalukan" gerutu Sam. "Iya paman iih" gerutu Yoona. Refano tahu Yoona cemburu, jadi dia memeluk Yoona dan Sam. Yukari dan Ryuga terkekeh geli melihat itu.
"Oh iya, hai, kau pasti kekasihnya Yoona " kata Yukari pada Ryuga. "Hai, Ny. Hehe iya" kata Ryuga sambil menggaruk tengkuknya yang sebenarnya tidak gatal. "Panggil saja aku bibi, aku kan bibinya Yoona " kata Yukari.
"Oh ya, Yoona, kenalkan ini bibi Yukari, calon istri paman " kata Refano. "Ooowwwhh cantik sekali!! Kau tidak salah pilih" kata Yoona dengan ekspresi menggemaskan. Ryuga tertawa melihat tingkah Yoona.
Alex, Shiray, Devano dan Narura menghampiri mereka. "Hai" Yukari menyapa mereka. "Hai, kau cantik sekali, Refano beruntung memiliki mu" kata Narura. Yukari hanya tersenyum mendengar pujian itu.
Refano tertawa. "Kau juga sangat cantik, beruntung sekali Devano mendapatkan mu" kata Yukari sambil melirik Devano. Devano merasa kaku. "Kau pasti Alex, Sam sering menceritakanmu" kata Yukari pada Alex. Alex mendelik Sam yang sedang mengalihkan pandangannya.
"Iya bibi, selamat datang " kata Alex ramah. "Hai, ini kekasihmu Alex, cantik sekali " kata Yukari. "Terimakasih Ny. " kata Shiray sambil membungkukkan badannya pada Yukari. "Jangan terlalu formal sayang, panggil saja aku bibi" kata Yukari.
"Lalu aku tidak cantik " gerutu Yoona. Yukari tertawa melihat Yoona. "Kau tidak cantik, sayang, tapi kau manis " goda Yukari. Yoona mengerucutkan bibirnya. "Aku bukan kucing" gerutu Yoona. Keluarga besar itu tertawa melihat tingkah lucu Yoona.
Beberapa tamu menoleh dan tersenyum melihat kebahagiaan keluarga itu. Ada juga yang sibuk berbicara dengan teman mereka. Ryujin terus memperhatikan Shiray yang tidak menyadarinya.
♡♥♡♥♡♥♡
Setelah acara selesai, di adakan makan malam keluarga. Ada Devano, Narura, Yukari, Refano, Alex, Shiray, Yoona dan Sam.
Mereka memakan makanan yang sangat banyak itu. "Haaahhh" Yoona dan Sam menghela napas panjang berbarengan sambil bersandar pada kursi.
"Kalian kompak sekali " kata Yukari. Yoona dan Sam terkekeh. "Aku benar-benar kenyang" kata Sam. "Dan aku merasa perut seksi ku akan meledak" kata Yoona yang membuat semua orang yang mendengarnya tertawa lepas.
"Kau pasti akan gendut setelah ini" kata Refano. "Ah paman menakutiku" gerutu Yoona. "Tentu itu akan terjadi, dan nanti Ryuga mu akan meninggalkan mu" kata Refano.
"Aaarrgghhh paman itu tidak akan terjadi, jika terjadi, aku akan memukulnya" kata Yoona. Refano tertawa kemudian membelai kepala keponakan manisnya itu.
Sam tersenyum melihat serunya berkumpul dengan keluarga. Sebelumnya dia belum pernah seperti ini. Sam sangat nyaman disini bersama mereka.
Yukari melihat Sam yang melamun. Dia membelai bahu Sam. Sam menoleh pada Yukari kemudian tersenyum.
"Oh iya, malam ini, kalian semua menginap ya, aku akan menyiapkan kamarnya" kata Narura. "Tapi apa tidak masalah? " tanya Yukari. "Tidak tentu tidak " kata Narura.
"Begini saja bu, bibi Yukari tidur di kamar Shiray bersama aku dan Shiray, ayah dengan ibu, paman Refano di kamarku dan Kak Alex dengan Sam seperti biasanya " kata Yoona.
Di mansion itu memang memiliki banyak kamar. Namun yang lainnya terkunci dan jarang di bersihkan. "Emm apa itu tidak masalah? " tanya Narura. "Tentu tidak, untukku itu sudah lebih dari cukup" kata Yukari.
♡♥♡♥♡♥♡
IG : ucu_irna_marhamah
By
Ucu Irna Marhamah
jd enak di bacanya
semangat thor💪💪💪🙏
aq juga mau klau punya kk seperti Alex🤭🙏
semoga bgus ceritanya🙏💪💪💪