NovelToon NovelToon
Ganti Status... (?)

Ganti Status... (?)

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:381.2k
Nilai: 5
Nama Author: green_light

"Sekarang status kita sudah berbeda. Aku bukan lagi Kakak Ipar mu, dan kamu bukan lagi Adik Ipar ku."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon green_light, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19

Malam ini, Kami nonton Film komedy tahun Aku belum lahir kayak nya, yang di peranin sama 3 orang kocak yaitu Dono, Kasino dan Indro. Kami berdua menghabiskan malam dengan nonton Film dan bersenda gurau di ruang keluarga.

Aku memberanikan diri untuk merangkul lengan Fahri, dan menjatuhkan kepala ku di bahu nya. Kurasa tak ada penolakan, Aku pun tersenyum lega, ku rasakan ada hembusan nafas di kepala ku, dan ternyata Fahri mencium puncah kepala ku. Oh, betapa indah nya malam ini.. batinku.

"Kak, Aku boleh tidur sama kakak gak?"

Aku mengernyitkan dahi lalu menatap ke arah nya. Kalau udah tau dia suamiku kenapa lagi harus minta izin? Aku sebel sama Fahri. Jadi Aku bangkit dari duduk ku dan melepaskan kaitan tangan ku, lalu Aku meninggalkan nya sendiri di sofa.

"Kak, Hey, kenapa? kakak marah?" Fahri berteriak padaku, karena tak ku hiraukan, dia pun mengikutiku seraya meminta maaf padaku,

"Kak... Kakak kenapa? kakak marah?"

"Enggak, Aku ngantuk, jadi mau tidur." Jawabku lembut.

"Ya udah, Aku tidur disini ya", pinta nya.

"Maaf, Kalau kamu minta tidur sini dengan caramu itu, Aku berasa di intilin sama adek ku, bukan suamiku. Jadi kamu tidur sendiri aja ya. Aku capek, mau tidur."

Tanpa berkata panjang lebar, Fahri pun mengikuti kata-kata ku dan melangkahkan kaki nya keluar kamar. Setidaknya hargai Aku donk, masak tiap hari sentuh-sentuh Aku tapi masih di anggap Kakak, kan gak lucu.

Biar aja, biar dia bisa mikir apa yang harus dia perbuat. Kalo gak sekarang, kapan lagi Dia Akan merubah panggilannya?

Aku sibuk dengan pikiran ku, hingga Aku belum bisa memejamkan mataku sampai jam menunjukkan pukul 3 dini hari. Apa Aku terlalu kejam ya? Tapi kan seharus nya biar aja mengalir apa adanya ya kan? Ah,,mungkin Aku terlalu keras, ya udah besok Aku akan bicara pada nya..

Mumpung masih ada waktu sepertiga malam, baik nya Aku tahajud dulu, batin ku. Selesai melaksanakan Tahajud, aku mulai merasa ngantuk dan tertidur saat itu juga.

Alarm pagi membangunkan ku seperti biasa, walaupun ngantuk, kepala pusing karena kurang tidur, tapi tetep Aku melaksanakan kewajiban dan mengerjakan tugas rumah tangga ku seperti biasa.

Aaahhhh,, hari ini Aku mau buat pancake untuk Fahri, pasti dia suka. Tak membutuhkan waktu lama untuk Aku menyiapkan semua pekerjaan ini, selesai buat pancake aku berbenah rumah, seger juga keluar keringat walaupun mata ngantuk.

Setelah selesai berbenah, Aku langsung membersihkan diri, berpenampilan rapi dan wangi menyambut suami bangun tidur.

Aku masuk ke dalam kamar Fahri tanpa mengetuk nya, karna sama aja, di ketuk pun tak kan ada jawaban karena Fahri kalo tidur kaya balok kayu, susah bangun nya.

"Fahri, bangun... hey,, jangan kayak balok donk, banguuuun..." Aku menggoyang-goyangkan tubuh Fahri agar dia bangun, tapi emang dasar balok kayu, enggak juga dia mau bangun.

"Aku hitung sampe tiga ya, kalo kamu gak mau bangun Aku cium Kamu." ancam ku.

"Satu..... Dua...... Ti..... Aaaaaaaaa" Dasar Fahri, Dia bangkit dan menarikku dalam pelukannya, membawaku ikut tidur di samping nya,

"Ish,, lepasin... Ayok bangunn" Aku berusaha melepaskan diri darinya.

"Katanya mau cium.. nih udah deket, cium lah, Aku tungguin... mau kasih morning kiss kan?" tanya nya dengan suara khas bangun tidur.

"Siapa yang mau cium kamu belum mandi, lepasin gak? Ku cium beneran ini, ich..."

"Ya udah sih kalo mau cium Aku, Aku sih Pasrah..." katanya santai dengan masih memejamkan mata.

Aku memutar bola mata jengah, "Terserah lah, udah ah maen nya, Aku mau siapin sarapan dulu, pindahin tangan nya".

Fahri pun memindah kan tangan nya yang melingkari tubuh ku, Aku bangkit dan ternyata dia menarik ku hingga Aku jatuh tertidur tepat di samping nya, dengan dia yang tidur menyamping dengan sebelah tangan kanan nya menyanggah kepala, lalu tangan kiri mengelus wajah ku, uuuuu... darah ku berdesirr, pikiran ku meremang. Kacau!! pikirku

"Kamu mau membangunkan macan yang sedang tidur heh?? Mau menggodaku??" tanya nya dengan tatapan berkabut dan suara serak nya yang terdengar... seksi?? tepat di samping teling ku. Aku mencoba mengatur nafas ku agar gak kentara sekali kalau Aku gugup.

Dari pada Aku malu, lebih baik Aku balas aja godaan nya. Ku lingkarkan tangan ku di leher nya, dan mulai tersenyum menggoda, ku buat suara ku se eksotis mungkin, " Aku menggoda suamiku, boleh kah?" tanya ku tepat di depan wajah nya dan sedikit menarik leher nya agar mendekat padaku.

Sekarang wajah kami sudah sangat dekat, sudah hampir tak ada jarak lagi, tatapan mata kami beradu, sebelum terlanjur jauh, Aku bertanya padanya hampir berbisik "Sekarang kamu lagi sadar kan?"

"kenapa?" tanyanya sambil mengerutkan alis

"Aku isteri mu, bukan Vini..." dengan suara yang sama, masih berbisik.

"Ya, Aku sadar dan sangat sadar kalo kamu isteri ku, Mia"

Setelah menyebutkan nama ku, langsung Fahri mendaratkan ciuman nya padaku, melumat nya lembut dan dengan perasaan. Rasanya Aku seperti terbang ke awan, dengan dia menyebut namaku, itu berarti dia mengakui statusku sebagai isteri nya, dan itu berarti dia mulai membuka hati nya untukku.

Lama kami berada pada posisi ini, sampai saat aku kehabisan nafas dan memukul bahu nya baru Fahri melepaskan ciumannya.

"Gimana? suka?"

Aku hanya tersenyum melihat wajah nya,lalu memalingkan wajah ku yang memerah.

"Hey...Kamu malu? Sama suami mu kamu malu?" kata nya sambil menarik dagu ku.

"Lagi.... boleh??"

Aku hanya mengangguk setuju, kenapa? Karena Aku juga menikmatinya.. hahahahaha

Puas berciuman, Aku mendorong nya menjauh, dan menyuruhnya untuk segera mandi dan sarapan. Aku cepat-cepat keluar kamar nya, di depan pintu Aku terduduk lemas, hah jantung ku,, jantung ku...

Fahri selesai mandi dan sudah rapi, lalu duduk di meja makan, Aku menyiapkan Pancake nya, ku siram Madu dan ku tambahkan buah stroberi di atas nya sebagai hiasan, tapi bisa di makan..

"Nih, di makan sarapannya, semoga kamu suka ya.." kataku sambil meletakkan sepiring pancake di hadapannya.

"Ada yang kurang Nih..." katanya sambil mengunyah makanan nya.

Aku mengernyit kan dahi "apanya yang kurang?" tanyaku penasaran

"Mungkin kalo di tambah satu ciuman lagi akan lebih terasa nikmat nya."

Sontak saja Aku keselek dan terbatuk, muka ku memerah, entah karena kesedak atau karena malu, aku pun gak tau. Yang pasti sekarang Aku malu luar biasa.

"Makanya makan nya pelan-pelan, jangan buru-buru," Katanya sembari memberiku segelas air. "Aku kan gak minta Pancake kamu, Aku cuma minta ciuman kamu, Mia.." tambah nya tepat di telinga ku.

Siap....Aku udah jadi kepiting rebus ini, muka ku panas...kipas mana kipas??

1
Qaisaa Nazarudin
Aku suka ketegasan Mia..Fahri juga dari awal udah di bilangin,KALO GAK SANGGUP DAN RASA KEPAKSA mending gak usah,Itu cuman Amanah,Kamu yg menyanggupinnya tapi malah kamu yg error,Ckk..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan pesawatnya kecelakaan .
Qaisaa Nazarudin
Pasti kecalakaan pesawat nih atau kecelakaan mobil..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan gaya bicaranya,Kayak orang yg mau meninggal,Apa Afri kecelakaan ya? Duh baru juga bahagia Masih penganten baru juga..
Qaisaa Nazarudin
Cara bicaranya Afri kok kayak sesuatu banget,Kayak ninggalin pesan gitu,Apa Afri sakit keras kah?
Siti Junaida
lo r sido demam
QQ
Terima kasih atas karya mu Thor 🙏🙏🙏
QQ
Kok kepeleset tangannya author mau nulis mas Hady malah jadi si Fahri 😁😁😁✌️
QQ
Suka dengan ketegasannya Ami 👍👍👍
Rierudi Laras
😭😭😭😭😭😭
Rierudi Laras
😢😢😢😢
Maryana Fiqa
bagus banget ceritanya 👍👍
terimakasih banyak Thor dah bikin terhibur 🙏🙏
semangat Thor dgn karya selanjutnya 💪💪
green_light: makasih kak, baca juga cerita ku yang baru ya, judulnya Madu?! semoga terhibur...🤗🤗
total 1 replies
Maryana Fiqa
😭😭😭😭😭😭😭😭😭
green_light: baca juga cerita baru green kakak🤗🤗
judulnya Madu?!
terima kasih..,❤️❤️
total 1 replies
Dewi Suherman
ko aneh ya, org cuma mu pergi amanatnya minta istrinya dinikahi, kayak yakin mu meninggal, memang diceritanya mu meninggal, tp jujur maaf kurang suka ma amanatnya.. harusnya gak perlu bilang nikah dulu, klu lagi sekarat/sakit, baru boleh lah amant gitu. maaf kesannya jadi kaya gmn gituh ceritanya.
Meilia Ra
huh bdohnya kau mia
Meilia Ra
terlalu lebay simia dr awal 😁😁
Narni Wijayanti
kak green bikin cerita asli yesek bener ,karya ya 👍
rahadi nanto
meewwwwwwkkkk,,,😭😭😭😭😭😭😭😭😭⛳
karim Ok
kyknya udah pernah baca...tapi lupa lg
trisss
semangattt berkarya kak.. sukaa ceritaa nya sedih di awal2.. sehat selalu kak green😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!