NovelToon NovelToon
Aku Dan Kisahku

Aku Dan Kisahku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Action / Romansa-Teen school
Popularitas:79.6k
Nilai: 5
Nama Author: AYU APRIYANI

Kisah dari imajinasi Author sendiri tidak ada sangkut paut nya dengan kisah hidup author kecuali nama2 pemeran dari tiap individu.

Karya ini asli buatan Ayu Apriyani, dan bukan plagiat atau pun hasil ciplak.

Jika ada kesamaan tempat dan nama murni hanya kebetulan saja.

Jika bersedia baca silahkan
terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AYU APRIYANI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sedikit Petunjuk

Hendri hanya tersenyum sarkas melihat Ishak datang ke kediaman nya.

"Kau sangat aneh, gadis yang nana yang kau maksud aku sama sekali tidak tau manahu dengan apa yang kau katakan keponakan ku," sahut Hendri.

"Pria busuk seperti mu sangat sulit di percaya, katakan apa yang kau ingin kan?" sahut Ishak.

"Ha ha ha,' kau ini sangat pandai ternyata, dan kau sudah sangat tahu apa yang paman mu ini inginkan bukan, ha ha," sahut Hendri.

"Paman kau mengenal ku dengan baik lepaskan gadis itu, aku pasti akan menuruti permintaan mu," sahut Ishak.

"Aku sungguh belum mengerti dengan percakapan kita, bisa kau jelaskan gadis seperti apa yang kau maksud?" tanya Handri lagi sambil menyinggung kan senyuman mengejek ke arah Ishak.

Ishak sudah sangat geram, dan tak bisa menahan emosi nya lagi.

Dengan sigap dia mengambil pistol yang sudah dia selipkan di balik kemeja nya, dan menembaki kaki dari para pengawal Hendri, para pengawal Hendri pun mengambil posisi siaga.

Namun sekarang posisi Handri sangat tidak menguntungkan, hanya dengan satu tarikan dari Ishak maka peluru akan menembus rahang nya.

Ishak tepat berada di belakang Hendri dan menodong kan senjata tepat di bawah rahang nya.

"Kalian lempar kan senjata kalian ke lantai, atau ku ledakkan bos kalian di hadapan kalian saat ini juga!!" sahut Ishak

"Ka kalian letakkan senjata kalian CEPATT TURUTI PERINTAH NYA!!" Bentak Hendri kepada pengawal nya.

Para pengawal pun meletakkan senjata mereka.

"Cepat katakan di mana gadis itu?" tanya Ishak.

"He hey ponakan ku, paman mu ini sungguh tidak mengerti dengan apa yang kau katakan!" sahut Hendri.

"KAU!! katakan atau aku sungguh tidak memandang mu sebagai keluarga lagi, CEPAT KATAKAN!!" bentak Ishak.

"Aku sudah mengatakan nya, aku mengatakan yang sejujurnya nya, bukan aku yang menculik gadis itu, aku memang berniat menculik nya, namun saat mengetahui ibu dari gadis itu aku mengurung kan niat ku," kata Hendri.

"Apa kau sungguh bukan penculik nya!" kata Ishak.

"Hey Nak kau memiliki banyak musuh, di dunia bisnis maupun dunia bawah, harus nya kau menyelidiki mereka, kenapa malah aku yang kau jadikan sasaran mu hah!" kata Hendri.

Ishak melepas cengkraman nya dan juga menarik senjata nya dari Hendri.

Hendri pun bernafas lega.

"Coba kau ingat-ingat lagi siapa musuh yang paling membenci mu selain aku!" sahut Hendri.

"Apa mungkin!!" gumam Ishak.

"Aku dengar beberapa bulan lalu kau juga di serang oleh beberapa kelompok bersenjata bersama seorang gadis! apakah gadis yang sama?" tanya Hendri.

"Aku pikir kau lah dalang, jangan berpura-pura lagi!" sahut Ishak dan kembali menodong kan senjata nya.

"Etss!! sungguh bukan paman mu ini, Aku sudah tidak berminat dengan perusahaan mu, bisnis ku sudah sangat menguntungkan jadi aku tak ingin repot mengurusi bisnis yang sama sekali tidak aku kuasai," sahut Hendri.

"Apa aku bisa mempercayai mu Paman?" sahut Ishak.

"Haih' baiklah aku akan membantu mu mencari gadis itu, sebagai bukti aku sudah berubah!" sahut Hendri.

"Apa kau sudah mendapat kan feeling tentang dalang di balik penculikan ini?" tanya Hendri lagi.

"Apa mungkin Maxi yang melakukan nya!" kata Ishak.

"Maxi!! apa kau juga pernah berurusan dengan pria itu?" tanya Hendri lagi.

"Ya dia sangat licik, beberapa kali dia berusaha menerobos pasar saham ku, dan untung saja para hacker ku bekerja dengan baik!" kata Ishak.

"Aku juga pernah berurusan dengan nya, dia bahkan merebut semua pemasok ku," kata Hendri.

"Hemm jadi dia juga bergelut di dunia bawah ya! aku yakin dia lah dalang di balik penculikan ini!" sahut Ishak.

"Baik lah, Paman akan meminta semua pasukan terbaik ku untuk membantu mu, aku juga akan ikut serta, aku sangat ingin membalas pria itu!" sahut Hendri.

"Paman sebaik nya obati pengawal mu yang sudah ku tembaki, aku akan pergi lebih dulu dan kau sebaik nya tepati janji mu!" sahut Ishak.

"Tentu saja!!" balas Hendri.

"Maxi, aku akan pastikan kau akan menyesali tindakan mu kali ini!" gumam Ishak di sela langkah nya.

*********

Kediaman Ahmad.

Terlihat Hasbi (Ibunda Ayu) yang tengah terduduk lemas memikir kan nasib putri nya.

"Pa' lakukan sesuatu ini sudah hampir subuh dan belum ada kabar mengenai Ayu Pa' hiks," sahut Hasbi.

"Ma' kau harus tenang Papa sudah bilang Ayu itu anak yang cerdik dia pasti baik-baik saja!" sahut Ahmad (Ayahanda Ayu).

"Ma! Mama harus yakin Adek baik-baik saja, aku takut justru para penculik itu yang kewalahan menghadapi nya," sahut Cin mencoba menghibur Mama nya.

Ayub juga masih berusaha menghubungi Ishak.

Klik..Panggilan Ayub terhubung.

"Kakak bagai mana apakah dia dalang nya?" tanya Ayub seketika panggilan itu terhubung.

"Tidak, bukan dia justru dia juga berniat membantu kita, dugaan ku terarah kepada Maxi, apa kau masih mengingat nya?" tanya Ishak.

"Ya!! Aku mengingat nya, aku akan ke markas nya." sahut Ayub.*K*lik' mematikan sambungan sebelah pihak

"TUNGGU!!! Akhh anak ini selalu sesuka nya, apa dia sama sekali tidak sayang dengan nyawa nya," gumam Ishak.

************

Ishak melajukan mobil nya ke tempat di mana Ayub akan pergi, tempat yang mereka yakini Ayu di sekap di sana.

Di tempat lain..

"Ayub kau mau kemana?" tanya Aly yang melihat Ayub bergegas ingin pergi.

Tursin yang mendengar nya pun turut mendekati Ayub.

"Aku menemukan sedikit cela untuk menemukan Ayu!" sahut Ayub.

"Kalau begitu aku akan ikut dengan mu!" kata Aly.

"Tidak kakak sebaik nya kakak tetap di sini bersama Papa dan Mama, biat aku yang pergi bersama Ayub!" sahut Cin.

Aly nampak berpikir.

"Kakak yang kak Cin katakan ada benar nya, sebaik nya kak Aly stay di sini!" kata Ayub.

"Baik lah kalau begitu, tetap kabari aku jika kalian membutuhkan bantuan." sahut Aly.

"Tentu!! jawab keduanya.

"Paman, Bibi kami pergi dulu," pamit Ayub

"Pa, Ma aku akan pergi bersama Ayub, jadi kalian harus tetap berfikir positif, jangan berpikir yang bukan-bukan!" sahut Cin.

Ahmad dan Hasbi hanya mengangguk kan kepala mengiyakan perkataan Tursin (Cin).

*********

Di tempat lain..

Ayu masih memikir kan berbagai macam cara agar bisa mengelabui para penculik itu.

"Oi Paman penculik! apa kau tidak memiliki tempat yang layak tempat ini sangat kotor, badan ku jadi gatal, bisa kah kalian mengambil kan pengalas untuk ku duduk!" kata Ayu.

"Hah kau ini seorang sandera, kenapa permintaan mu banyak sekali!" sahut penculik 1.

"Eh, banyak aku kan baru minta sekali, banyak dari mana nya Paman!" sahut Ayu.

"Aku bukan paman mu!" balas penculik.

"Tapi kau lebih tua, dan usia mu sama seperti Ayah ku, apa kau tidak memiliki seorang anak yang usia nya sama dengan ku!" sahut Ayu lagi.

"DIAMMM!!" bentak si penculik.

Semua yang dia tanyakan Ayu membuat para penculik itu pusing, ini pertama kali nya mereka menculik sorang gadis yang sama sekali tidak menangis ketakutan atau pun memohon untuk di lepas kan.

"Diam eh diam, ahk Paman aku kan hanya bertanya kenapa kau membentak ku!" sahut Ayu.

Para penculik itu hanya menggosok kening mereka yang terasa pening karena ulah Ayu.

Bersambung.

Hallo readers di sini aku mengganti penyebutan 'Ku' dengan nama jadi jangan heran ya contoh nya yang biasa aku gunakan

"Sahut ku" menjadi " sahut Ayu".

Jadi semoga tidak membosankan ya

dan jangan lupa like, komen, rate bintang 5 juga minta sedekah vote nya😘

1
Siti Lestari
aku mampir kesini nyimak
✰͜͡v᭄pit_hiats
hadir😘
Dhina ♑
Ya Allah, jadi alpa dong
Ga kirim surat ijin
🍒S H E L L A🍒
next
💥Chen💫Dika💥
Si Dewi gimana
💥Chen💫Dika💥: gx ap" wkwk
total 2 replies
Rannty
mampir lagi kak ayu ☺ wow... visualnya bening2 semua ya 🤩🤩

salam PPM ☺
Yovana__IJ
Semangat thor.
Rannty
aku mampir kak ay 👍
🍒S H E L L A🍒
next
ilusi tak bertepi
LIKE

jaga kesehatan ya thor

mari saling dukung dari CEO EDAN TAPI TAMPAN☺️
syafakhaira
next thor

saling dukung y
⭕SENGGOL.. BACOK!!🔪🔪 ⭕🌹
next up kk ay🍉🍉🍉
Zacra ✨
Semangat terus ya! 💖 Jangan lupa untuk selalu jaga kesehatan 🌻 Lanjut lagi kak! Sukses selalu! 🤗💖

Oh iya jangan lupa mampir juga dikaryaku yaa, udh up nihh wkwkwk 🤗🌻
Sukses selalu buat thornyaa! Semangat! 💖💖💖
🌻Ruby Kejora
like mendarat kk.mari kita slg dukung

like blk karyaku
cinta rasa covid-19
the Thunder's love
Zizz
lanjut thor, semangat
Zizz
woookay
Zizz
like thor
Zizz
yassalam baru awal unah insiden, mantap
Zizz
semangat thor
Rahmalia Maricar
next lanjot kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!