NovelToon NovelToon
Ehh Mas Pol

Ehh Mas Pol

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:870.3k
Nilai: 5
Nama Author: SupiakBanun

“Terserah Opa sama Oma aja deh gimananya manut. Mungkin ini yang terbaik buat Shen. Yang penting jangan dijodohin sama Om-Om aja Shen mah, terus kudu yang Hitam Manis Kumis Tipis Humoris yes Oma Opa” -Shena

“Soal jodoh mah terserah se-dikasihnya aja sama Tuhan, yang penting memenuhi standar istri idaman lah kalo bisa satu frekuensi sama Juan.” -Juan

Shena, gadis remaja yang penampakkanya terkenal absurd dan kocak. Gadis cantik berlesung pipi yang nyasar di STM dengan alasan mencari suasana baru tanpa kehadiran bangsa ondel-ondel dan valaq. Parahnya lagi dia melibatkan sahabat satu spesiesnya untuk bersekolah di STM dengan cara yang teramat absurd. Satu lagi, jangan lupakan bahwa Shena adalah manusia paling nyeleneh seantero dunia !!

Juan, Polisi Lalu Lintas dengan sejuta pesona. Siapa yang tak mengetahui siapa itu Iptu Juan, polisi yang terkenal disetiap persimpangan jalan kota hanya karena ketegasan dan ketampanannya yang membuatnya semakin diidolakan par

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SupiakBanun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DM dan WA, akhirnya telpon

Dua hari semenjak kejadian itu, Juan belum ada menghubungi Shena padahal nomor ponsel sudah di tangan. Sekedar DM saja Juan masih canggung untuk melakukannya.

"Ya ampun gemes banget pengen peluk." Gumam Juan sambil terus memandang layar ponselnya yang menampilkan akun IG @YujinShen dengan postingan gambar gadis cantik dengan seragam STM pemilik akun.

"Napa lu mandangin HP segitunya." Tanya Rudi penasaran dengan apa yang dilihat Juan.

"Busyet cantik ampun, manis banget tuh bocah." Oceh Dion yang ternyata sudah berada dibelakang Juan dan sudah berhasil mencuri lihat isi ponsel Juan.

"Idih pada kepo sih kalian, aku gak akan nyelingkuhin kalian kok tenang aja." Jawab Juan genit.

"Jijik bangke, mending gue nungguin Jandanya Desri dari pada harus jadi pacar lo." Gerutu Dion sambil mendaratkan ekornya tepat di sebelah Rudi.

"Setuju aku mah."

"Eh tunggu Wan, lu dah ada chatingan atau telponan gitu sama tu cewe?" Tanya Rudi penasaran.

"Hehe belom."

"Lah kok belom sih Wan?" Tanya Dion ikut menimpali dan hanya direspon senyum pepsodent oleh Juan.

" Dah hampir 3 hari lu belom ada nyoba contact tu cewe? Keburu ketikung orang kapok lu." Ucap Rudi dengan nada tajam menakuti Juan.

"Iya deh ini gue DM." Jawab Juan, dan dengan lincahnya jari jemari Juan mengetik huruf demi huruf dan dikirim ke Shena.

"Sudah". Tambah Juan menunjukkan ponselnya keRudi dan Dion.

" Pinter, kalo gak dibales lu coba di WA. Kalik aja DM lu ketimbun ama fansnya dia." Ucap Dion sambil angguk-angguk asik.

"Hoho anak pinter, gitu dong perjuangin. Boleh juga tu sarannya si Dion." Sambung Rudi membenarkan ucapan Dion. Tumbenan tu bocah pinter kasih saran.

"Gue emang pinter dari rahim." Jawab Juan membanggakan diri, kebiasaan banget ni anak.

Beberapa saat kemudian namun belum juga ada balasan dari Shena, dan Juan masih setia menunggu. Bahkan walaupun sedang bertugas, sesekali Juan membuka ponselnya berharap ada notif balasan dari Shena namun tetap nihil.

Dilain tempat Shena sedang menggerutu kesal karena baru saja dirinya dihukum hormat bendera oleh pak batok. Dan saat sedang nyamannya menikmati masa santainya malah ponselnya tak hentinya berdering tanda DM masuk.

"Ni para fans gak bisa diem bentaran aja napa sih heran liatnya." Gerutu Shena sambil menonaktifkan nada notifikasi IG di ponselnya.

"Makanya kalo jadi orang itu jangan terlalu cantik gitu kan jadi banyak fans." Ucap Sulthan sambil menyerah kan es jeruk pesanan Shena.

"Bersyukurlah lu banyak fans dari pada punya banyak nitijen maha julid." Tambah Nisa menasehati.

"Iya juga sih. Eh busyet Bu Valaq dah otewe gengs gilak. Lari woy lari!!!!" Ucap Shena sambil beranjak ambil ancang-ancang untuk lari kekelas mendahului Bu Rani yang galak level 30.

"Astaghfirullah cepet bener tu setan." Gerutu Aldo tak kalah panik, dengan membawa es teh manisnya Aldo berlari mengejar teman-temannya yang sudah jauh didepan.

"Oh iya lupa. Mpok gelas nya gue bawa dulu kembalian duitnya simpen aja!!!!" Teriak Shena yang sudah jauh dari kantin.

Dan apes memang, bukan keberuntungan pasukan alien, lagi-lagi mereka terlambat dan harus menerima konsekuensi dari Bu Valaq.

"Assalam........."

"Kalian terlambat 2 menit dari saya, silahkan keluar!!" Belum sempat mereka berenam selesai mengucapkan salam namun sudah dipotong Bu Rani dengan tajam.

"Dua menit baru ya Allah." Ucap Arka membela diri agar diperbolehkan masuk.

"Kalian keluar atau ibuk hukum kalian." Jawab Bu Rani dengan sadis dan mengerikan.

"Hehe makasih buk, kita keluar aja udah." Ucap Shena sambil nyengir dan jalan mundur menghindari Valaq satu ini.

"1, 2,3 kabur gaess." Teriak Arjun mengode teman-temannya agar segera meninggalkan kelas yang menjadi Angker itu.

Dengan berlari mereka akhirnya sampai ditaman belakang. Untung saja minuman yang dibawa tadi masih ada jadi bisalah untuk menghilang kan haus habis lari gara-gara liat setan.

Ting!

Ting!

Tung!

"Allahu Akbar, siapa lagi sih yang WA gue." Gerutu Shena sambil mencari keberadaan ponselnya.

"Kali aja penting Jin." Ucap Aldo menyarankan agar Shena membuka ponsel nya.

"Tumbenan WA gue bunyi pesan pribadi, biasanya juga grup. Orang rumah ga pernah WA, ada perlu langsung telpon." Jawab Shena yang masih enggan membuka ponselnya. Bahkan dia hanya mengeluarkan dari saku tanpa mengidupkan latarnya.

"Manatau apa yang Aldo bilang bener kalo itu penting Jin." Sambung Sultan membenarkan apa yang Aldo katakan.

"Tadikan juga DM lo ada yang spam, manatau orang yang sama." Tambah Arka menimpali ucapan teman-temannya.

"Palingan jugaa gak penting udahlah."

"Eh manatau Bang Juan, kan 2 hari yang lalu minta kontak lu. Awas nyesel lo ntar." Ucap Nisa dengan senyuman yang aneh bin menjijikkan.

"Gak mungkin, kalo emang tu polisi gaje, pasti dah dari kemaren chat gue."

"PeDe gilak, kalik aja kemaren dia sibuk baru sempet sekarang." Sambung Aldo menimpali ucapan Nisa.

"Ntar nyesel awas, BPJS nggak nanggung." Ucap Arjun sambil tertawa kecil.

"Ah tauk lah bodo amat gue, kalo penting telpon pasti gak spam doang."

Dilain tempat Juan menggerutu kesal dan kecewa karena pesan-pesannya hanya di abaikan oleh Shena. Hal itu membuat Juan merengut dan uring-uringan, bahkan seperti manusia tanpa daya dan upaya.

"Apa lo liat-liat, seneng liat gue galau ha?" Gerutu Juan memarahin kucing tak bersalah yang lalu dihadapannya.

"Eh bangke!! Sarap lu? Kucing lu marah, kagak salah dia kasian noh." Jawab Rudi yang kesal melihat tingkah Juan memarahi kucing yang tak tau apa-apa itu.

"Ngejekin gue dia tu , liat noh kan." Ucap Juan sambil menunjuk kucing yang malang itu.

"Heh lu napa sih? Kek orang gak waras aja." Tanya Dion yang baru datang.

"Temen lo tuh sarap." Ketus Rudi sambil menatap tajam kearah Juan.

"Napa? Sini cerita." Ucap Dion sambil menepuk pundak kokoh milik Juan.

"DM ku tak dibalas, Chat WA juga begitu, jangankan dibalas diread saja tidak. Padahal kan dah aku spam." Curhat Juan sambil memasang muka dramatis sok kecewa.

"Telponlah dasar ribet, kan ini jam makan siang lagian kalo Kamis Jumat bukannya STM pulang setelah jam makan siang?." Saran Dion kepada Juan.

"Lah iya, positif thinking aja, dia tadi lagi ada kelas makanya gak bales." Tambah Rudi menimpali ucapan Dion.

"Gue chat nya pas istirahat pertama tadi loh."

"Udah gak usah protes telpon aja." Perintah Dion yang diangguki Rudi. Akhirnya Juan menekan kontak WA Shena dan mulai menelponnya. Panggilan pertama tak terjawab, kedua ketiga juga sama.

Parkiran STM

*Aku senang sekali Doraemon tetteretetetet.*

Sudah keempat kalinya ponsel Shena berdering menandakan ada panggilan masuk. Dengan berat hati Shena mengambil Ponselnya dari saku celana praktek yang ia kenakan. Setelah ponselnya hidup tertera nama "Calon Imam" disana dan membuat Shena berkerut kening Keheranan.

"Heh calon imam?" Gumam Shena sambil memandangi layar ponselnya.

"Kenapa Jin?" Tanya Nisa yang khawatir karena raut wajah temannya yang aneh dan berubah-ubah seperti bunglon kebelet.

"Sejak kapan diponsel gue nyimpen kontak namanya calon imam? Nomor siapa sih?" Tanya Shena kepada teman-temannya dan hanya mendapat respon tak tahu dari mereka semua.

"Udah ntar kalo bunyi lagi lu angkat dah biar gak penasaran." Ucap Aldo memberi saran. Pasalnya dia sendiri juga kepo masalah kontak itu.

"Tunggu in aja ntar juga nelpon lagi tuh." Sambung Arjun menimpali obrolan itu.

Tak berselang lama, akhirnya ponsel Shena kembali berbunyi dan menampilkan nama pemanggil yang sama.

"Angkat buruan, loudspeaker biar kita denger. Kita bakal diem aja kok." Ucap Nisa tak sabaran dan diangguki semuanya. Tanpa membuang waktu Shena menekan ikon hijau dan tak lupa meloadspekernya sekalian.

*📞Calon Imam*

"Halo Assalamu'alaikum." Ucap orang yang berada di seberang telepon.

"Waalaikumsalam, dengan Yujin disini siapa disana?" Jawab Shena Dengan gaya bicara bak seorang customer services.

"Loh nomor abang bukannya dah kesave ya diponsel adek?" Tanya orang yang sedang berada ntah dimana itu.

"Abang? Abang siapa nih? Bang bakso bang somay bang batagor bang ojol atau bangkotan?" Jawab Shena dengan nada dibuat seolah-olah penasaran. Sampai-sampai semua pedagang dipanggilnya.

"Haha Bang Pol Calon Imam Idaman dong." Jawab Juan sambil tertawa geli disebrang sana.

"Hah siapa? calon imam? Jodoh aku dong? Ya ampun gimana kabar dimana sekarang aku jemput ya biar kamu gak ketukar." Jawab Shena mulai nyeleneh. Padahal belum dia ketahui pasti siapa yang bicara dengannya saat ini. Dan hal itu membuat teman-temannya reflek menepuk jidat masing-masing.

"Bang Juan yang akan jemput adek, sekarang dimana biar adek juga gak ketuker ama manekin toko baju?" Jawab Juan dengan nada lembut selembut busa sabun cuci piring.

"Yujin lagi kejepit roda becak bang." Ucap Arka ikut nimbrung pembicaraan Shena dan Juan.

"Gak lo tolongin? Ntar kalo jadi gambar 2 dimensi gimana?" Tanya Juan kepada Arka.

"Tinggal di masukin Kebingkai bang terus pampang didinding kamar mayat." Kali ini Sultan yang bicara dengan kurang ngajarnya.

"Heh cewe cantik kayak gue langka nih, pampang dimuseum dong." Ucap Shena sambil tersenyum. Tapi sayangnya senyum itu tak dapat dilihat oleh Juan. Kasian kan.

"Iya museum dihati abang kan ya." Ucap Juan sambil tertawa dan ntah apa yang ditertawakan nya.

"Dek jangan mau kalo cuma digombalin doang, nih Bang Rudi kasih ilmu, kalo cowo serius itu ngasih bukti bukan gombalan." Nasehat orang disebrang telepon yang mengaku sebagai Rudi.

"Siap komandan saran diterima hahaha." Ucap Shena dan diiringi dengan tawa.

"Yodah abang ada tugas lagi nih tar kalo ada waktu abang telpon lagi, kalo jalan pulang hati-hati. Assalamu'alaikum." Ucap Juan meminta izin kepada Shena untuk menyudahi telponannya.

"Waalaikumsalam" Ucap Shena dan teman-temannya kompak.

Tut!

Setelah sambungan telponnya mati, semua mata tertuju pada Shena yang sedang Senyum-senyum kegirangan itu. Tapi yang dipandang malah hanya tertawa tanpa beban hidup dan rasa dosa sedikitpun.

"Tadi aja disuruh angkat gak mau. Sekarang Senyum-senyum kesenengan." Gerutu Nisa yang sebal dengan Shena.

"Coba cek WA ama DM lu, gue yakin bang Juan juga yang spam elu." Perintah Aldo kepada Shena agar mengecel notif spam diponselnya.

"Ahhh iya Mas pol ganteng yang spam chat." Ucap Shena sambil nyengir setelah melihat pesan masuk diponselnya.

"Untung diangkat yang ini tadi, kalo kagak nyesel lo pasti." Ketus Nisa sambil naik kejok motor milik Arjun. Dan ucapan Nisa itu mendapat anggukan dari semuanya memberi tanggapan.

"Kuy bengkel" Teriak Arka sambil mengegas motor nya.

Dengan masih Senyum-senyum salah tingkah, Shena naik kejok motor Sultan dan meninggalkan parkiran STM. Sesampainya dibengkel Shena masih saja tersenyum aneh yang membuat teman-temannya menggeleng kepala. Jarang terjadi hal seperti pada Shena, dan ini langka sehingga membuat teman-temannya merasa aneh sekaligus senang.

1
Erneztya Ayoda
👍👍👍👍
Ganti Akun ke efnastr
Hallo kakak, salam dari aku author somplak. Yuk dukung aku lagi di karya baru, judulnya ASK SAKASI di dunia oranye (WP) dengan nama pena efnastr. Mohon dukungannya kakak, aku tunggu :)
Ganti Akun ke efnastr
Hallo kakak, salam dari aku author somplak. Sebelumnya, aku berterimakasih karena kakak semuanya sudah memberi dukungan di 3 karya aku. Aku juga masih berharap kakak semua mau memberi dukungan di karya aku yang baru, judulnya ASK SAKASI di dunia oranye (WP). Aku tunggu kehadiran kakak di karya baru aku. Nama pena aku efnastr ya :)
Sanjaria Abubakar
Luar biasa
Queen Tdewa
gak di coba dlu tuh baju ny
Ganti Akun ke efnastr: udah pas mbak yakin dah😄😄😄
total 1 replies
Queen Tdewa
malu ya jdi berkaca2 mata ny
Ganti Akun ke efnastr: itu sedih mbak
total 1 replies
Queen Tdewa
udh tau gtu kok masih jelous aj ... aneh bin ajaib
Ganti Akun ke efnastr: Ya gimana dong mbak😄😄
total 1 replies
Queen Tdewa
kejadian apa sih ...smpi skrg aku penasaran
Ganti Akun ke efnastr: hoho😁😄 penasaran ni yee
total 1 replies
Queen Tdewa
sdh gak kuat akoh menahan ketawa dri bab pertama
Queen Tdewa: banget kaka
total 2 replies
💫Sun love 💫
ekspresi keduanya sama....
sama sama kaget....🤭
Ganti Akun ke efnastr: kaget yang bahagia
total 1 replies
💫Sun love 💫
🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺
Ganti Akun ke efnastr: loh kenapa terharu sih hehe
total 3 replies
💫Sun love 💫
bau baunya ada perjodohan ni....
💫Sun love 💫
dibungkus bawa pulang buat teman bobo ya wan...... 😂😂😂😂
Ganti Akun ke efnastr: auto bungkus dikaretin😀
total 1 replies
💫Sun love 💫
untung gak keselek biji kedondong... 😂😂😂😂😂
Ganti Akun ke efnastr: bahaya mpok bahaya itu😅
total 1 replies
Samudra Rohul
sakit kepala q Hlng habis baca novel ini, ngakak terus ..... baru Nemu novel kek gini
Ganti Akun ke efnastr: hahah alhamdulillah kalo terhibur😁😁
total 1 replies
💫Sun love 💫
pak pol nya lagi terlove love tuh....
Ganti Akun ke efnastr: biasalah jatuh cinta hihi
total 1 replies
💫Sun love 💫
ampuun dah somplak semua
Ganti Akun ke efnastr: Alhamdulillah author nya juga somplak kakak😁
total 1 replies
💫Sun love 💫
stand up komedi dadakan ya Shena...
Ganti Akun ke efnastr: hehehe😁
total 1 replies
💫Sun love 💫
ribut terus si om Ama keponakan...
tapi seru....
Ganti Akun ke efnastr: semoga terhibur kakak🥰
total 1 replies
💫Sun love 💫
ngakak abis ... kocak bener kelakuan Shena the geng ..
Ganti Akun ke efnastr: semoga terhibur kakak🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!