NovelToon NovelToon
Transmigrasi Bianca Dealova Christabel

Transmigrasi Bianca Dealova Christabel

Status: tamat
Genre:Ketos / Mengubah Takdir / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Identitas Tersembunyi / Romansa / Tamat
Popularitas:86k
Nilai: 4.5
Nama Author: Na-he

bagaimana jika pembunuh bayaran tingkat S harus mengalami kehidupan kembali, itulah yang di rasakan oleh Bianca Dealova Christabel. seorang pembunuh bayaran tingkat S saat sedang menjalankan misi dirinya tidak sengaja tertembak oleh sahabatnya sendiri. bukannya pergi ke alam baka Bianca malah masuk ke dalam tubuh seorang gadis lemah yang punya penyakit jantung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na-he, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 19

keesokan harinya,Gebi terbangun ia segera beranjak dari kasur dan menuju kamar mandi, beberapa menit kemudian Gebi telah menyelesaikan ritual mandinya ia segera berganti pakaian, setalah itu ia pergi menuju dapur ia akan memasak makanan.

beberapa jam kemudian kini masakan Gebi telah selesai ia makan dengan nikmat, setelah menghabiskan makanannya Gebi duduk di depan sofa ia juga membawa cemilan di tangannya.

abraham company

    " maksud mu kamu akan tinggal bersama gadis itu? Ibu tidak akan mengizinkan mu Edward kamu itu seorang CEO terkenal bagaimana bisa tinggal dengan gadis gelandangan sepertinya " ucap Elisa

" ibu gadis itu adalah penawarku ia juga terkena racun seperti ku, aku tidak bisa memaksanya untuk tinggal bersamaku " jawab Edward

nyonya Elisa langsung mendengkus kesal, ia sama sekali tidak setuju dengan tindakan Edward padahal dia bisa mencari gadis lain yang lebih pantas dengan Edward tidak harus wanita miskin yang tak jelas asal usulnya meski Elisa tau bahwa wanita itu bisa membantu menghilangkan racun milik Edward.

  " ibu akan membiarkan kalian bersama tapi hanya satu Minggu saja " ucap Elisa beranjak pergi

" Al selama satu Minggu kamu yang harus menghandle perusahaan " ucap Edward

Setelah itu ia pergi meninggalkan perusahaan, Elisa saat ini sedang berada di sebuah Cafe yang tidak jauh dari perusahaan, ia sedang menunggu kedatangan seseorang.

tap tap tap

  " momy, kenapa momy mengajak bertemu tiba tiba begini " tanya wanita itu

" Catherine, momy perlu bantuan mu Edward telah menemukan penawar untuk racunnya "

  " bagaimana bisa Edward menemukan penawarnya tidak bisa aku tidak boleh membiarkannya " batin Catherine

Melihat Catherine yang nampak sedang berpikir Elisa langsung mengeluarkan sejumlah uang, ia yakin bahwa dengan uang ini Catherine mampu membuat Edward sembuh dari racun di tubuhnya.

   " untuk apa uang ini Tante " tanya Catherine, ia nampak kebingungan

" Tante ingin kamu mencari penawar untuk Edward bukannya kamu waktu dulu seorang ilmuwan " ucap Elisa

Bagaimana bisa wanita ini menyuruhnya mencari penawarnya sedang dia saja sudah tidak bekerja lagi di laboratorium, sekarang Catherine menjadi seorang model akibat bantuan seseorang ia bisa hidup dengan layak sekarang.

  " tidak Tante, aku tidak bisa membantu mu" ucap Catherine mendorong uang itu kembali

" Catherine!! Bagaimana bisa kamu tega melakukan itu.. padahal Tante juga banyak membantu mu dan kamu seperti ini!! " ucap Elisa

Catherine tidak mendengarkan ucapan Elisa ia segera beranjak pergi, ia tak mau berhubungan lagi dengan racun ataupun penelitian lainnya karena sejak kejadian di masa lalu, ia sudah keluar dari dunia itu dan tidak ingin kembali seperti dulu, Dirinya ingin melepaskan masa lalu dan hidup damai seperti sekarang.

 " Grtt.. Awas saja kau Catherine, jadi begini balasan mu...AKU AKAN MEMBUAT MU MENDERITA!"

Tok

tok

  " sebentar " ucap Gebi ia ia segera berlari menuju pada pintu

cekelek

   " wah wah lihat ini, siapa yang datang apa tuan Edward benar benar melepas kehidupan nya " ucap Gebi dengan suara mengejek

Edward hanya bisa menatap jengah, ia hanya ingin racunnya sembuh bukan untuk ingin hidup bersama gadis ini, meski dia benar benar menyukainya namun demi ibunya dia tidak akan terlalu dekat dengannya.

" jadi hari ini kau ingin tidur denganku hhhhh...lucu sekali kita berdua bukan sepasang kekasih itu tidak baik jika di lihat oleh tetangga " ucap Gebi

" ckck...racun itu tidak akan lama untuk menghilang kita berdua cukup untuk tidur bersama agar racun keduanya bisa hilang " timpal Edward

Ruangan itu seketika hening, Gebi tidak ingin terlalu dekat namun karena dia adalah Bianca mencari keuntungan dari pria kaya seperti Edward dapat membuat hidupnya akan lebih menyenangkan bukan begitu fufu~

" baiklah, aku akan menyetujuinya " ucapnya santai

Racun itu akan mulai muncul jika pada malam hari, seperti dunia dongeng saja bukan? sebuah racun hanya akan memunculkan efek pada malam hari, awalnya Gebi tidak percaya namun rasa dingin yang ia rasakan membuatnya sedikit percaya.

Gebi langsung menunjukkan kamar tamu kepada Edward, ia akan pergi keluar sebentar untuk membeli beberapa hal, Ia juga harus membeli makanan tambahan untuk mereka berdua.

" apa dia tidak takut meninggalkan pria asing di rumahnya? aku benar benar tidak mengerti wanita" ucap Edward

sedangkan seorang pria masih tertidur pulas di kasurnya, ia Wiliam seorang pria lajang yang tinggal di rumah orang seperti parasit saja, mendengar langkah kaki seseorang Wiliam langsung terbangun dari tidur nya, ia langsung pergi ke arah layar monitor yang menampakkan seisi rumah kecuali kamar Gebi karena dia sudah melepasnya.

" apa itu seorang laki laki? Yang benar saja apa dia membawa laki laki ke dalam rumahnya apa itu pacarnya" batin Wiliam

Edward berkeliling rumah itu, ia berhenti di sebuah patung ia merasa janggangal terhadap patung di depannya, Melihat itu Wiliam sedikit panik dan was was karena patung itu mengarahkan seseorang ke ruang bawah tana tempatnya sekarang.

" hm, sepertinya patung ini sedikit aneh.kenaoa dia membeli sebuah patung dan tampaknya sedikit menyeramkan " batin Edward

Tap tap tap

Ceklek

" sedang apa kamu di sana?" tanya Gebi yang baru saja masuk ia membawa belanjaan di tangannya

" apa patung ini kamu yang membelinya?" tanya Edward

Gebi menggeleng, sejak dia pindah ke rumah ini patung itu sudah ada di sana lagian tidak ada salahnya hanya sebuah patung pikirnya, Edward segera menghampiri Gebi dan melihat apa yang sedang gadis itu lakukan, Gebi nampak mengeluarkan beberapa bahan bahan makanan apa dia akan memasak untuk Edward?

" apa yang sedang kamu lakukan? Apa kamu akan memasak?.. Aku sedang tidak lapar " ucap Edward

tentu saja Gebi langsung memandang sinis, sudah baik ia akan memasak sebuah makanan tetapi Edward malah berkata seperti itu lebih baik ia pergi dan bersenang senang.

" terserah kau saja jika lapar makanan ada di lemari pendingin aku akan keluar sebentar " ucap Gebi berlalu pergi

Edward hanya mendengus kesal gadis itu malah seenaknya saja pada dirinya, ia segera pergi dari rumah itu ia akan mengikuti Gebi diam diam karena dia belum tau siapa sebenarnya gadis itu karena Gebi mengatakan dia hanya lah gadis luar kota yang sedang pergi berlibur

" apa mereka sudah pergi? " William segera mengedarkan Pandangannya, melihat tidak ada seorang pun ia segera pergi ke arah dapur

Karena lapar ia harus memakan makanan,meski harus menjadi parasit di hidup orang lain untuk mencari makan di luar terlalu beresiko untuknya, dia akan memasak dengan bahan makanan yang telah Gebi beli secara diam diam, setelah beberapa menit masakan itu telah jadi Wiliam segera menyantap makanan itu dengan nikmat.

" aku akan menggantinya nanti sekarang mari kita nikmati makanan ini " ucap Edward

gambar hanya sebuah ilustrasi

1
aura putria
berendam air panas y melepuh thor mgkin maksudnya berendam air hangat x
Fitrian
eeh caludia atau Claudia 🤔
Fitrian
hahh menemukan sedih🙄
Nia Risma
banyak banget ini teka teki nya thor
Nia Risma
Luar biasa
Nia Risma
rada bingung ngimbangi alur ceritanya,,,tapi tetep lanjut
Nia Risma
umur nya 15 tahun udah mahasiswa?
genius dong ini
Nia Risma
anak" nya cakep" gimana wujud emak bapaknya,,,
Mochika mochika
Luar biasa
Mochika mochika
Lumayan
🥰PencintaDuniaHalu🤪
Luar biasa
Binti
bryn ,Claudia ,laura mereka kemana.
Binti
bingung thor
Solekah
bukanya elisa dibawa gavin kemarkas ya.makin kesini ceritanya makin blibet sering salah sebut nama pula
Solekah
Luar biasa
Solekah
masih abu2.tuan brian kenapa jadi danu.katanya mension nya lebih bagus dari milknya berati kan kaya juga tp kok dibilang jiwa miskinnya meronta
A&R
bagus
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
agak bingungggggggggg... .tapi udah sejauh ini saya baca ... gak di lnjut sayang mau di pnjylt saya bingung dengan tokoh² nya....
Aisyah Suyuti
seru
nahe-do
baca cerita ku ya yang baru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!