NovelToon NovelToon
Ternyata Suamiku Miliader

Ternyata Suamiku Miliader

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Poligami / CEO / Pengantin Pengganti Konglomerat
Popularitas:17.7k
Nilai: 5
Nama Author: Eka Murniasih

Orang tua ku bercerai karena papa selingkuh, mama di rawat dan aku harus membayar biaya rumah sakit yang banyak. Papa akan membantu dengan syarat aku mau menggantikan kakak tiriku menikah dengan lelaki keluarga Dumai, yaitu Rian Dumai.

Lelaki yang disebut sebagai anak haram di keluarganya, anak yang di usir dan di buang keluarga besarnya bahkan kini sedang mendekam di penjara. Tapi demi mama aku bersedia.

Seperti apa tampang lelaki itu?
apakah dia lelaki baik atau ternyata memang lelaki dengan pribadi buruk. Akan kah suatu saat tumbuh cinta di pernikahan kami?

****

Setelah sekian purnama vakum cleaner, aku mencoba nulis lagi guysss. Yah semoga aja ada yang baca. terimakasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka Murniasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19 - Apa Maksudnya Mereka?

Maaf ya kemaren gak update, di dobel jadi hari ini ya macan 😘

Happy Reading

****____****

Rian memanggil Andre yang di lantai dua rumah itu. Lantai dua hanya ada dua buah kamar yang kalau dibuka akan membuat mata orang awam tercengang, satu kamar terdiri dari aneka senjata perang mulai dari aneka jenis pistol kecil hingga laras panjang lengkap dengan peluru dan cadangan peluru juga ada granat, tnt, ranjau buatan, panah, beberapa jenis pisau, juga ada rompi anti peluru.

Sementara di kamar kedua disana hanya ada aneka alat gym serta sebuah pintu rahasia yang dikamuflase dengan dinding berwalpaper pemandangan.

ceklek,,,

"Bos, anda sudah datang." terlihat Andre sedang menggunakan barbel.

"Kamu sudah makan?"

"Belum bos, ini saya mau keluar cari makan."

"Gak usah dibawah Maudy sudah masak, aku disuruh memanggil mu untuk makan. Cepat turun."

"Baik bos, terimakasih." lalu Rian pun keluar.

Semua sudah berkumpul mengambil makanan seadanya, "maaf karena sudah malam jadi aku hanya memasak ini saja,"

"Gak pa pa nyonya ini juga sudah lebih dari cukup terimakasih." ucap Andre.

"Iya nak, udah gak pa pa dari pada gak makan malam." timpal mama.

Mereka pun makan malam yang kemalaman sambil diselingi obrolan ringan. Lalu tak lama kemudian mereka pun beranjak untuk istirahat.

Didalam kamar diatas ranjang yang kini di tempati oleh Rian dan istrinya yang sama-sama belum tidur.

"Sayang, kamu belum tidur?"

"Belum kenapa?"

"Maaf ya aku sampai harus membawamu kedalam situasi tidak enak seperti ini, aku pikir setelah aku keluar dari dunia itu hidupku akan tenang dengan bisnis yang ku jalani. Tapi ternyata mereka yang pernah berseteru dengan ku sebelumnya mungkin ingin sesuatu dariku entah balas dendam atau meminta untuk bergabung."

"Jika keadaan tidak memungkinkan apakah mama harus kita pindahkan lagi? Apakah disini pasti aman?"

"Kita lihat nanti sayang, tapi aku minta apakah kamu keberatan jika kamu pun harus bisa menggunakan senjata minimal pistol, untuk menjaga dirimu sendiri, nanti mbak Uli juga akan diajari."

"Oke, gak pa pa."

"Aku harap setelah kamu tau semua kamu ga pergi ninggalin aku," ada nada sedih dari ucapan Rian, karena mungkin Rian sudah merasakan cinta pada istrinya hal itu membuat Maudy menoleh.

"Iya, aku akan tetap bersamamu dalam keadaan apapun," Rian mengecup kening Maudy lama.

"Apa aku boleh minta itu,?"

Maudy mengangguk malu, dan terjadilah pergulatan panas mereka malam itu suara desahan pun keluar dari masing-masing tapi tak perlu khawatir karena kamar Rian kedap suara.

Cumbuan panas terus menerus dibeberapa area sensitif Maudy dilakukan, hingga Maudy pun mengerang untuk pelepasan pertamanya. Dengan senyum mengembang bahagia Maudy gegas berganti posisi dengan diatas Rian meski hal seperti masih terbilang baru untuknya tapi dia sempat mempelajari dari video dewasa yang pernah ia lihat sesudah melakukan hubungan dengan Rian pertama kali. Maudy sengaja menonton sebagai referensi agar dia bisa membuat Rian bahagia karena entah kenapa Maudy pun tak ingin Rian pergi dari nya meski diawal semua hanya kesepakatan.

Rian yang tak bisa menahan gairah dan gejolak segera merebahkan Maudy dengan lembut lalu Rian melakukan penyatuannya hingga ia sampai pelepasan pertama juga. Lelah setelah hampir tiga puluh menit mereka bergumul akhirnya keduanya pun terlelap dengan berpelukan.

****

Keesokan harinya jam enam pagi di rumah Rian yang saat ini di tempati oleh Wildan terdengar suara ketukan pintu dari luar, beberapa anak buah Wildan yang berjaga membuka.

"Mana Rian?"

"Tuan siapa dan ada perlu apa kesini?"

"Saya hanya ingin bertemu dengan orang yang bernama Rian, cepat panggil dia."

"Ada apa Ton, pagi-pagi sudah ribut?" Wildan yang baru bangun mengucek matanya sambil jalan ke depan pintu.

"Kamu yang namanya Rian?!"

"Bukan pak, saya tukang kebun disini. Bapak nyari majikan saya? Dia lagi honeymoon sama istrinya,"

"Jangan bohong kamu!!"

"Kalau gak percaya cari aja sendiri," Wildan sengaja membuka pintu lebar agar mereka percaya.

"Oke, kapan majikan mu pulang?"

"Bapak ini siapa dan dari mana? Nanti kalau pas majikan saya telpon saya bisa kasih tau."

"Bilang saja saya asisten bos Samuel, Rian pasti tahu."

"Sebentar pak saya orangnya suka lupa saya ambil kertas dulu ya," Wildan beranjak ke ruang tamu mengambil kertas dan pulpen.

"Coba pak ulangi pesannya, biar saya catat supaya gak salah sebut nanti," Wildan siap dengan kertasnya sambil memberikan kode mata kepada anak buahnya tanpa ketara. Anak buah Wildan pun menatap detail wajah tiga orang yang datang ke rumah.

"Saya asisten bos Samuel datang mencari majikan mu karena bos Samuel ingin menawarkan kerjasama."

"Kerja sama apa ya pak klo belah tau, terus kemana kalau bos Rian ingin menghubungi bapak?" tanya Wildan dengan pulpennya.

"Catat nomor saya, kosong delapan satu tiga bla bla bla,,, segera hubungi saya secepatnya karena saya tidak akan lama di Indonesia."

"Misalkan majikan saya tidak mau kerjasama dengan bos bapak, gak pa pa kan?"

"Harus mau tidak boleh ada kata tidak!"

"Lah ko maksa sih pak, gak baik pak maksa-maksa orang gitu."

"Saya yakin majikan mu pasti mau karena bayaran nya sangat besar."

"Oh gitu ya, oke nanti kalau majikan saya telpon saya langsung bilangin deh."

"Baik, kalau gitu saya permisi, segera saya tunggu kabarnya." Tiga orang itu pun pergi dengan menaiki mobil.

Wildan pun segera menghubungi Rian dan menyampaikan apa yang tadi di pesankan.

"Oke baik aku tunggu kedatangan mu," jawab Wildan sebelum memutus telepon.

****

Rian yang sudah mendengar apa mau mereka dari Wildan pun segera berpamitan.

"Sayang aku pergi ya ada urusan, kamu bisa latihan sama Andre dulu ya."

"Iya, hati-hati kalau sudah selesai segera pulang."

"Oke sayang," Rian masuk kedalam mobilnya di supiri oleh salah satu anak buahnya.

Mereka tiba di sebuah rumah makan, disana sudah ada Wildan menunggu. Rian pun segera masuk dan menemui Wildan yang sibuk dengan hp nya.

"Serius amat," Rian menarik kursi dan duduk.

"Iya bos Marco nge wa gua, dia bilang lu jangan mau terima kerjasama dengan Samuel."

"Kayanya kita perlu temui mereka deh, undang aja mereka kesini sekarang gua free pengen tau apa sih yang mereka mau? Mereka kan tau gua udah berhenti."

"Oke," Wildan mengetik pesan ke nomor yang tadi pagi diberikan bahwa mereka menunggu di rumah makan bersama Rian. Tak menunggu lama balasan pun diterima yang mengatakan bahwa mereka bersedia datang.

"Mereka akan kesini,"

Rian mengangguk, lalu memanggil pelayan untuk memesan makanan.

"Kalau ngerasa gak aman bos nyuruh kita kesana,"

"Nanti dulu, kita lihat apa mau mereka."

****____****

1
Ira Sulastri
Cuman kedar saran saja Rian, semua aset/ harta di atas namakan kamu dulu. Di saat Alex datang bilang dg cara baik2 kasih sedikit sekedar sedekah tp kl ngelunjak secara tak benar itu hak kamu untuk menolak memberikan nya Rian
Ira Sulastri
Hadeeeeeeehhh kl kelompok ular berbisa sdh berkumpul jadi 1 ya begitu yg ada nanti saling semburkan bisa nya, semoga Rian dan Istri bisa mengbalau semuanya
Ira Sulastri
Rudi dan Yuni siap di lempar ke ujung kulon 🤭
F 888 EKA💞
bagus,,, lanjutkan thor
Ira Sulastri
Cakep Rian dan kakek gercep👍👍
Ira Sulastri
Semoga RS yg di tuju di kakek dan Rian ga bs di sogok, kl pun mau bantu malah jujur ke kakek dan Rian. Andre semoga dapat membawa berita bagus untuk Rian akan keberadaan papa nya
Ira Sulastri
Semoga hasilnya positif mmg keturunan nya ya Rian, dan siap2 hempaskan benalu serakah ke dasar laut
𝐙⃝🦜ᵇᵃˢᵉ
bener nih rian
𝐙⃝🦜ᵇᵃˢᵉ
bener tuh alasan saja
Ira Sulastri
Semoga saja senjata makan tuan, biar malu sendiri merasakan sakit perut
𝐙⃝🦜ᵇᵃˢᵉ
alhamdulillah masih ada orang baik yg akan menggagalkan rencananya
𝐙⃝🦜ᵇᵃˢᵉ
mohon maaf lahir dan batin juga buat semuanya
Ira Sulastri
Waspada selalu Maudy......


Makin seruuuuu, di lanjut kak author 😍
Ira Sulastri
Yaelah Alex mah mmg mau ngali lobang kuburan sendiri, bukannya sadar malah mengancam
FILDZA CAHYA
Bagus dan sangat menarik ceritanya dan yg paling saya suka ceritanya tidak berbelit2
𝓔𝓴𝓪𝓛𝓾𝓷𝓪♀🍆𝕸y💞👏: terimakasih kakak sudah mampir
total 1 replies
nuryyantimanullang 212
bgus
𝓔𝓴𝓪𝓛𝓾𝓷𝓪♀🍆𝕸y💞👏: makasih kaka sudah mampir
total 1 replies
Ira Sulastri
Alhamdulillah 😍🤲🏻
Ira Sulastri
Maudy semoga bisa terselamatkan oleh suami mu tercinta, lagian Maudy kenapa sok polos sih🤦 harusnya jawab ga tau biar ga ribet. Hadeeeeeeehhh kl sdh begini kan bikin liyer 🤔
Ira Sulastri: Betul sekali 😍
total 2 replies
Ira Sulastri
Rian harusnya Maura di ajari ilmu beladiri jg biar lebih mantab dalam menjaga diri dan mamanya disaat kamu ga ada di sisinya
💞 NYAK ZEE 💞
apa yg mau diungkit orang itu tanggung jawabnya, kewajibannya .
kalau ada suami yg seperti itu suruh banyak2 ikut kajian agama banyak2 dengerin tausiyah....
kalau masih ngak sadar juga undang ustadz buat merukiyah itu suami modelan yg seperti itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!