NovelToon NovelToon
ALEENA(Noda Dibalik Niqab)

ALEENA(Noda Dibalik Niqab)

Status: tamat
Genre:Patahhati / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa / Tamat
Popularitas:406k
Nilai: 4.9
Nama Author: bundew

>Ini novel pertama autor yang bertema religi maaf kalau masih banyak kekurangannya.

Aleena Humairoh seorang guru sekolah dasar disebuah sekolah swasta dikota A memutuskan menutup auratnya dan bangkit dari traumanya setelah mengalami sebuah peristiwa pahit dimasalalu yang membuatnya harus kehilangan mahkota berharganya sebagai seorang perempuan.

Bertemu dengan seorang Abimanyu duda muda ayah dari murid Aleena yang juga pernah mengalami hal menyakitkan dengan perempuan dimasalalu.

Dua orang yang sama sama punya masalalu pahit akankah mereka bisa berjodoh dengan putri kecil Abimanyu sebagai perantara.

Ataukah malah saling membenci karena sebuah hubungan luka dimasalalu mereka yang diakibatkan oleh orang yang sama.

Penasaran silahkan baca kelanjutannya 😊😊.
Budayakan meninggalkan like dan komen sebagai dukungannya reader.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bundew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19. Mulai Memperhatikan.

Sejak kejadian hari itu Abimanyu sekarang mencoba lebih banyak memberikan perhatian pada Aliyah,seperti hari ini dia sengaja membatalkan pertemuannya untuk mengajak Aliyah pergi ketaman hiburan untuk merayakan ulang tahunnya yang ketujuh.

"Bu Ena hari ini Aliyah mau pergi berdua dengan Ayah ketaman hiburan setelah pulang sekolah, bu Ena ikut ya? ",pinta Aliyah dengan ekspresi memohon pada Aleena saat jam istirahat.

"Maaf Aliyah sepertinya ibu nggak bisa ikut, Aliyah saja yang pergi dengan ayah Abi ya",jawab Aleena pada gadis kecil itu yang langsung menunjukan wajah cemberutnya dihadapan Aleena.

"Kenapa bu Ena nggak bisa ikut padahal Ayah sudah mengijinkan Aliyah untuk mengajak bu Ena hari ini".

Aleena langsung menatap kearah Aliyah,"Memangnya ada acara apa hari ini?",tanya Aleena penasaran.

"Hari ini hari ulang tahun Aliyah yang ketujuh dan ini ulang tahun pertama Aliyah yang akan dirayakan Ayah",jawabnya dengan tertunduk.

"Bukannya Aliyah setiap tahun berulangtahun lalu kenapa baru tahun ini kamu dan Ayahmu merayakannya".

Aliyah menunduk ",Ayah selalu sibuk biasanya dia cuma menyuruh om Bobi sama tante Tina untuk mengajakku jalan jalan kalau Aliyah berulang tahun".

Tanpa sadar Aleena mengangkat tangannya dan membelai wajah cubi Aliyah dengan sayang.

"Selamat ulang tahun ya sayang",ucap Aleena reflek karena sejak pertama kali bertemu Aliyah dan setelah kejadian malam itu dirumah Aliyah,Aleena merasa semakin menyayangi gadis kecil itu dia semakin sering membayangkan tentang anaknya yang tidak sempat dilahirkannya saat itu,andai dia sempat lahir apakah juga akan seperti Aliyah sekarang mengemis perhatian dari seseorang yang bukan siapa siapanya karena punya orang tua yang tidak lengkap.

"Jadi bisa nggak bu Ena ikut Aliyah ketaman hiburan untuk merayakan ulang tahun Aliyah?",pinta Aliyah dengan ekspresi memohon.

"Emmm... itu... Aliyah... ibu merasa tidak seharusnya ikut Aliyah",jawab Aleena karena jujur saja dia ingin menuruti keinginan Aliyah tapi bagaimana dengan ayah Aliyah dan pandangan orang tentang mereka nanti.

Batin Aleena benar benar bingung saat ini,Dia terlalu takut untuk mengiyakan sesuatu yang sebenarnya sangat di inginkanya itu.

"Aliyah akan menyuruh Ayah untuk bilang langsung pada ibu nanti saat pulang sekolah",ucap Aliyah dengan kembali ketempat duduknya karena bel tanda masuk sudah berbunyi.

Sampai bel pulang sekolah berbunyi Aleena merasa sulit untuk mengatakan tidak atau iya pada Aliyah yang selama sisa pelajaran hari ini selalu menatapnya dengan ekspresi penuh harap padanya.

"Bu Ena ayo kita ketemu Ayah biar Ayah yang bicara langsung pada ibu",ucap Aliyah dengan menarik tangan Aleena keluar dari kelas menuju gerbang sekolah tempat para orangtua menjemput anak anak mereka.

Dengan terpaksa Aleena mengikuti langkah Aliyah kesana.

Saat sampai disana Aliyah segera menarik tangan Aleena menuju mobil sang Ayah yang sudah terparkir disana.

"Ayah! ",panggil Aliyah yang saat itu sedang berdiri disamping mobil menunggu putri kecilnya itu datang menghampirinya.

"Sudah selesai",sapa Abimanyu dengan tersenyum lembut pada Aliyah yang membuat Aleena merasa lega karena ternyata sikap Abimanyu mulai berubah pada Aliyah setelah kejadian itu.

Aliyah langsung mengangguk,"Aliyah sudah bilang pada bu Ena bahwa Ayah mengundang bu Ena untuk ikut kita pergi ketaman hiburan hari ini tapi..... bu Ena menolak",ucap Aliyah dengan tertunduk dan terlihat sedih membuat Aleena semakin tidak tega melihatnya.

"Bu... bukan begitu sayang hanya saja bu Ena belum meminta ijin pada kepala yayasan bahwa hari ini Aliyah mengajak ibu keluar untuk merayakan ulang tahun Aliyah".

"Saya akan memintakan ijin untuk ibu kalau bu Ena mau pergi bersama kami merayakan ulang tahun Aliyah hari ini".

Mendengar hal itu Aleena semakin bingung ingin menolak tapi tidak tega.

"Bu Ena ikut ya... ",rengek Aliyah dengan menarik ujung Gamis yang dipakai oleh Aleena.

"I.. iya baiklah tapi ibu harus kembali kekelas dulu untuk mengambil tas ibu".

Mendengar itu Aliyah langsung tersenyum senang dan mengangguk.

"Saya akan memintakan ijin untuk ibu kepada penanggung jawab yayasan jadi ibu tidak perlu pergi meminta ijin lagi".

Aleena mengangguk mendengar apa yang dikatakan Abimanyu itu.

Aleena kembali lagi kedepan setelah membereskan buku buku diatas meja kerjanya.

"Bu Ena mau pergi? ",tanya bu Rahma saat mereka berpapasan dilorong sekolah.

"Iya saya diundang keulangtahun Aliyah hari ini".

"Aliyah anak pak Abimanyu yang sangat gagah itu",ucap buRahma penasaran.

"Iya",jawab Aleena dan bermaksud segera pergi dari hadapan bu Rahma tapi bu Rahma malah kembali mengajaknya bicara.

"Saya dengar Ayah Aliyah itu duda lo bu,apa dia sedang pedekate dengan ibu? ",tanyanya lagi.

"Saya hanya pergi untuk menghadiri undangan Aliyah bu Rahma untuk soal status ataupun yang lainnya saya tidak tau",ucap Aleena merasa tidak suka dengan apa yang dikatakan bu Rahma barusan.

"Kalau memang iya juga nggak papa bu, duda atau perjaka itu bukan masalah yang penting dia ganteng tajir dan saya rasa pak Abimanyu itu adalah paket komplit suami idaman sekali selain itu ibu dengan Aliyah anaknya juga sangat akrab".

"Maaf bu Rahma saya permisi karena Aliyah sudah menunggu saya",ucap Aleena dengan berjalan cepat meninggalkan bu Rahma yang menatap Aleena dengan perasaan sedikit iri.

"Coba aku secantik bu Aleena pasti sudah kugaet pak Abimanyu itu,tapi apalah daya aku dan bu Aleena bagai pinang dibelah sepuluh dan aku cuma bagian sisa belahannya aja",gumamnya sebelum berjalan meninggalkan tempat itu.

Semantara itu Aleena segera berjalan menuju pintu gerbang dimana mobil Abimanyu sudah menunggunya disana.

"Bu Ena! ",panggil Aliyah melambai dari dalam mobil.

Aleena membalas lambaian Aliyah sebelum masuk kedalam mobil dan duduk disamping Aliyah dikursi belakang.

"Maaf ibu sedikit lama",ucap Aleena dengan membelai sayang pada Aliyah.

Aliyah menggeleng,"nggak papa kok".

"Kita berangkat sekarang? ",tanya Abimanyu dengan melihat kursi belakang dari spion depan mobil dimana Aliyah dan Aleena duduk berdampingan saat itu.

"Iya! ",jawab Aliyah bersemangat.

Sepanjang jalan menuju taman hiburan Aliyah terus berceloteh membuat suasana perjalanan menuju taman hiburan saat itu menjadi tidak terasa melelahkan meski jaraknya dari sekolah tadi cukup jauh.

"Ayah Aliyah nanti mau naik kincir angin sama rollercoaster yang tinggi itu boleh? ".

"Kita lihat saja apa tinggi badan Aliyah sudah boleh naik itu nanti",jawab Abimanyu dengan melirik kursi belakang dan tatapannya tanpa sengaja bertemu dengan tatapan Aleena yang sepertinya juga tidak sengaja menatap kearahnya membuat perasaan Abimanyu menjadi berdebar debar saat mata tajamnya bertemu dengan netra indah Aleena yang langsung tertunduk lalu mengalihkan tatapannya ketempat lain.

1
pena_sf:)
bodoh
pena_sf:)
alvian setaaaaaannnn
pena_sf:)
ibu gila
Marthina
jgn donk Liyah...kalau om Vianmu suka sama bunda papa Abimanyu Ntar tambah marah loh
Yuni Ngsih
Authooooor kapan Allena yg punya ceritra bahagia ku ngenes Thor ko ujiannya terus" san sebenarnya ceritramu bgs bangeeet jd bacanya seperti fakta bahkan buat Ibunya sm Adiknya si Alvian satu kata buat ku biadab ....😠😠😠👍👍👍🙏🙏🙏
Marthina
kalau menyesal dan merasa bersalah...gak usah buat ulah..& merepotkan saudara ...
Marthina
dirumah aja sama Aliyah...ntar dikantor dicuekin lagi
Marthina
jujur aja ...kenapa sih...dari pada Aleena menduga duga
Marthina
yakin de kalau kamu terus menerus seperti itu ...jangan nyesal kalau ditinggal istri ...karena merasa di nomor duakan😡
Marthina
drama aja tu Alfian sama mamanya
Marthina
koq gitu sih... ya SDH pergi aja sana
Marthina
apa gak takut dekat2 org mabuk...ntar kenapa2 Lo Aleena
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya.🙏

Hai Kak, Baca juga di novel ku yang berjudul "TABIR SEORANG ISTRI"_on going, atau "PARTING SMILE"_The End, Biar lebih mudah boleh langsung klik profil ku ya, Terimakasih 🙏
total 1 replies
Marthina
eeh Bu Rahma di tinggal🤭
Marthina
ternyata semua sifat tercela ada pada Alvian...
Marthina
maaf ya Thor 3,THN SDH berlalu aku baru Nemu novel ini...bagus koq
Marthina
jabang bayinya sedih karena kehadirannya akan membuat masalah dan kesedihan bagi calon ibu nenek & kakeknya ..makanya dia memilih gugur sebelum lahir...
Marthina
makanya dlm Islam dilarang pacaran...ini yg dikuatirkan...terutama buat anak gadis ...
Retti Raflin
gercep nian abi
Sri Susilowati
alhamdulillah happy ending. thank author cerita ttp menarik walau tanpa memgumbar kegiatan hot. sy sangat suka dg ceritanya 😍
Wahyu Kasep: biasa aja cerita nya


kurang ber bobot
total 1 replies
Titee Hidayah
semangat berkarya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!