NovelToon NovelToon
It'S Positive!

It'S Positive!

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:38.1k
Nilai: 5
Nama Author: GEMINIE

"Ayo kita menikah."Ucap seorang pria bertubuh tegap dan tampan. Dia adalah seseorang yang tidak sengaja telah tidur bersamaku di malam itu.

Aku hanyalah seorang pelayan yang bekerja dengannya. Aku mana mungkin bisa menikahinya!

Tapi bagaimana dengan nasib anak yang ada di dalam kandunganku?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GEMINIE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dendam Amber

"Daisy! Hu...hu..."Teriak Lily saat Daisy dan Nathan sampai di depan rumah. Lily mengejar Daisy dan memeluknya dengan erat sambil menangis.

"Sudahlah Lily, aku sudah kembali...maaf telah membuatmu khawatir."Ucap Daisy sambil menepuk-nepuk punggung Lily.

"Maafkan aku...ini semua salahku...kalau saja aku tidak ceroboh melepaskan tanganmu, kamu mungkin tidak bakal diculik..."Ucap Lily merasa bersalah.

"Kamu ngomong apa sih Lily? Ini bukan salahmu! Berhenti menyalahkan dirimu sendiri..."Ucap Daisy.

"Dari awal seharusnya kau memang tidak perlu kuajak ke pasar bersamaku...kau benar. Kau lebih aman berada di rumah."Ucap Lily lagi.

"Lily! Sudah kubilang ini bukan salahmu oke? Sekarang aku baik-baik saja...aku juga tidak bakalan di culik atau disakiti lagi..."

Lily hanya diam dan tetap memeluk Daisy. Daisy jadi bingung karena sepertinya Lily benar-benar trauma akan kehilangan dirinya.

"Hei, mau sampai kapan kau memeluk Daisy seperti itu? Daisy itu butuh istirahat!"Ucap Nathan protes.

Lily sempat mendengus kesal kearah Nathan tapi dia kemudian melepaskan pelukannya.

"Hei Tuan, jangan lupa ini juga salah anda. Daisy diculik kan gara-gara Tuan."Ucap Lily menyindir.

"Iya, aku tahu kok!"Jawab Nathan sedikit kesal.

Daisy hanya tersenyum canggung melihat tingkah dua orang di depannya.

Keesokan harinya, sesuai apa yang dikatakan Nathan, berita terkuaknya sifat sebenarnya dari Amber, putri dari Jones Group telah muncul. Tentunya semua orang dan penggemar Amber merasa terkejut dan hampir tidak percaya dengan sifat Amber yang sangat bertolak belakang dari yang mereka tahu.

Amber yang kini sedang mengistirahatkan dirinya di tempat rahasia, meremas jarinya merasa penuh dendam. Dia ikut memeriksa berita tentang dirinya yang sudah keluar di sosial media dan TV. Semalam dia habis-habisan dihajar oleh para anak buah Nathan hingga wajah serta tubuhnya babak belur.

Daisy.... lihat saja kau sampai mana kau bisa bahagia...kau kira aku akan membiarkanmu begitu saja setelah apa yang kau lakukan kepadaku? Hmph, aku masih ada cara untuk membuatmu menderita...

Drrt...drrt...suara telepon milik Amber tiba-tiba berbunyi. Amber memeriksa nama pangggilan di layar ponselnya yang bertuliskan Penelope.

Cih!

"Halo."Sapa Amber terdengar dingin.

"Hei, kau! Sekarang kau puas dengan apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak melakukan sesuai apa yang kusuruh?!"Ucap Penelope penuh emosi.

"Memang apa lagi yang harus kulakukan? Apapun yang kita rencanakan tetap akan ketahuan oleh Nathan!"Balas Amber.

"Ya kau benar karena kau tidak pernah tahu kan kalau selama ini Nathan memata-mataimu?"

"Apa?"Amber seketika mematung dengan perkataan Penelope.

Dia tidak pernah tahu jika selama ini Nathan sudah memata-matainya tanpa sepengetahuannya. Dia juga tidak pernah merasakan kejanggalan jika ada seseorang yang memata-matainya.

"Kau memang bodoh Amber! Gara-gara kau aku juga kena imbasnya! Aku lagi-lagi harus menjatuhkan harga diriku ditampar oleh Nathan!"Ucap Penelope tidak terima.

"Sudahlah Penelope, bukan kau saja yang ditampar kok. Aku juga ditampar olehnya. Anggap saja kita berdua impas ya."

"Kau bilang apa?!"

"Begini, aku masih ada satu rencana lagi. Kau juga tidak terima kan jika wanita berstatus pelayan itu terus hidup bahagia diatas penderitaan kita? Aku masih punya pendukung yaitu Nyonya besar Rodriguez. Dia juga tidak setuju dengan keberadaan wanita itu."Ucap Amber.

"Huh, aku tidak percaya kata-katamu lagi Amber. Kau sudah membuatku jadi seperti ini, jika kau membuat ulah lagi, maka aku pasti akan kena imbasnya!"

"Kali ini kujamin kau beruntung. Aku tidak meminta kesepakatan apapun lagi kepadamu. Yang kumau sekarang adalah membuat Daisy menderita."

"Oke, terserah kau saja. Lakukan apapun yang kau suka, asalkan tidak melibatkan aku lagi. Bye!"Ucap Penelope.

Penelope segera memutuskan teleponnya. Dia tetap akan takut jika dia berakhir seperti Amber. Dia sendiri sepertinya sudah menyerah akan Daisy dan bahkan sudah melihat berita tentang Amber di sosial media.

Ck, dasar Penelope!

Ding-dong! Suara bel pintu berbunyi. Amber sedikit mengintip ke lubang pintu dan melihat Anton yang datang mengunjunginya. Tentu saja itu membuat Amber terkejut karena Anton tidak mendengarkan ucapannya. Cklek, Amber segera membuka pintu.

"Anton, sedang apa kau disini?!"Tanya Amber kaget. Dia sempat melihat ke kanan dan ke kiri jika ada seseorang yang memata-matainya.

"Kenapa kau bertanya? Tentu saja aku kemari untuk menjengukmu. Lihat, wajahmu yang cantik jadi babak belur begitu."Ucap Anton terdengar mengejek.

"Diamlah! Kau kesini mau menghinaku atau mengasihaniku?"Ucap Amber kesal,

"Hm, bisa dibilang dua-duanya?"

"Apa kau bilang?!"

"Pertama-tama biarkan aku masuk dulu. Aku juga sudah bawa makanan kesukaanmu nih."Ucap Anton seraya menyodorkan kantung plastik yang dibawanya.

Amber dengan mendengus sebal mempersilahkan Anton masuk ke dalam apartemennya. Mereka berdua kemudian duduk di sofa.

"Jadi sekarang apa yang akan kau lakukan?"Tanya Anton. Dia tentu saja juga sudah melihat beritanya.

"Tentu saja membalas wanita pelayan itu."Ucap Amber dengan wajah datarnya.

"Apa? Kau masih belum menyerah juga soal dia? Apa kau belum puas dengan bengkak yang ada di wajahmu itu? Belum lagi berita buruk tentangmu sudah menyebar dimana-mana."Tanya Anton tidak habis pikir dengan apa yang dipikirkan pacarnya itu.

"Ini masih belum seberapa dengan apa yang wanita itu lakukan kepadaku. Kau kan yang paling mengenalku jika sejak kecil aku sudah sering dipukuli, jadi kalau cuma ini sih bukan apa-apa."Ucap Amber.

Anton seketika sedikit sedih mendengarnya. Apa yang dikatakan Amber benar soal dirinya yang sering dipukuli ayahnya karena harus melakukan sesuai perintah ayahnya. Dia sudah mengenal Amber selama hampir 6 tahun.

"Lalu bagaimana reaksi ayahmu ketika melihat berita tentangmu yang keluar itu? Dia pasti marah besar. Membayangkannya saja sudah membuatku takut..."Ucap Anton jadi merinding.

"Aku tidak peduli soal dia. Terserah dia marah atau tidaknya kepadaku. Dia juga pasti kecewa denganku yang lagi-lagi tidak melakukan sesuai perintahnya. Paling juga nanti aku dibunuh olehnya."Jawab Amber.

"Hush! Apa dia minta kau untuk menikah dengan Nathan?"Tanya Anton.

Amber mengangguk. "Maaf selama ini aku merahasiakannya. Ini juga demi kebaikanmu. Ayahku tentu tidak setuju aku bersamamu. Selama ini kau pasti kesulitan kan berpacaran denganku diam-diam?"Ucap Amber dengan tatapan sendu.

"Yah, ini karena aku pria yang tidak sebanding dengan Nathan. Nathan adalah pria terkaya. Sementara aku hanya pria biasa. Aku bahkan tidak sekaya dirimu."Ucap Anton merendah diri.

"Aku tidak mempermasalahkan statusmu Anton. Yang kubutuhkan hanyalah sifatmu. Aku juga tidak suka dengan Nathan karena dia pria arogan. Aku terpaksa harus menikah dengannya hanya untuk keuntungan dan permintaan ayah. Sekarang masalahku bertambah karena wanita pelayan itu. Aku tidak bisa merelakan wanita itu begitu saja."Ucap Amber.

"Jadi apa rencana selanjutnya yang akan kau lakukan?"

Amber tersenyum. "Tentu saja meminta rujukan dari calon ibu mertua. Aku yakin sekali ibu Nathan akan membelaku. Nathan tidak mungkin menikahi wanita pelayan itu begitu saja tanpa restu dari ibunya."Ucap Amber.

"Yah, aku hanya bisa mendoakanmu yang terbaik Amber. Kuharap kau baik-baik saja dan tidak terluka lagi."Ucap Anton.

Next....

1
aw
halo kak penulis, Semangat ya menulis cerita ya..cerita bagus, patut ditunggu kelanjutannya
Mohd Naqi Naqi
lanjut Thor gue udah tunggu lama ni
Novact
aku nungguin lanjutan ceritanya loh thor.makasih udah Up lagi.semangat otor.
Mohd Naqi Naqi
lanjut Thor semangat 💪
Moly
Lanjut
pyaoliang
nnti Aiden sama lily ya tor?
Moly
Lanjut thorr
Moly
Lanjut
Moly
Lanjut thorr
Moly
Lanjut
Kar Genjreng
Thor tak tunggu up nya sehat sehat ya Thor biar selalu aktif... ha😂😂😂😂😂
Kar Genjreng
visual ga ada ya Thor kasih dong...
Kar Genjreng
author bisa saja bikin jantung Daisy mau copot he he🤣 he🤣 he🤣 he🤣 he🤣
Kar Genjreng
author baik baik kan sepeti Daisy dan Nathan biar lancar menulis ceritanya
.. 👍👍👍👍👍👍👍👍🤣🤣🤣🤣🤣
Kar Genjreng
amber Erosi ya Thor tidak apa 2 yang Nathaniel dan Daisy bahagia... kan biar merajut kasih dengan baik👌👌👍👍👍👌
Kar Genjreng
Thor Saya ingin nyonya besar di kasih kejutan.. biar sadar .. jadi tidak mengina Daisy
Kar Genjreng
kena apa nyonya besar tidak percaya sama anaknya sendiri... ya Thor karena belum nyadar atau bingung😕❓ Ok semoga Berlian seperti Daesy..
Kar Genjreng
Rio jadi nyamuk yang baik ya demi Tuan nya dan calon Nyonyanya... Author tu yang cerita... ha😂😂😂😂😂
Kar Genjreng
lanjut Thor he he he he 🤣🤣🤣🤣
Kar Genjreng
lumayan seru Thor ceritanya juga bagus👍👍👍 lanjut Thor semangat...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!