NovelToon NovelToon
Black Pearl

Black Pearl

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Duda / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mayu Assanna

Masih tahap revisi PUEBI 🙏

Andy Frederica, seorang mahasiswi magang di sebuah perusahaan multinasional. Suatu hari, ia harus berurusan dengan seorang presdir dingin yang sudah memiliki seorang istri.

Takdir mempertemukan mereka terus-menerus dan membuat Andy masuk lebih jauh ke kehidupan pribadi sang presdir. Mampukah ia bertahan dari jeratan cinta yang kapan saja bisa mengambil alih pikiran logisnya? Lantas, bagaimana dengan istri sang presdir?

"Ini bukan sembarang cincin. Bukan cincin pertunangan ataupun pernikahan. Cincin ini adalah simbol kalau aku adalah pembantunya. Dia adalah majikanku. Jangan pernah jatuh cinta pada majikanmu!"

"Apa!"

"Narsis sekali dia bicara begitu. Memang ini bukan cincin pertunangan. Apalagi cincin pernikahan. Ikatan cincin ini lebih sakral karena ini adalah cincin perbudakan!"

[ Andy Frederica ]

Genre : Adult Romance, friendship, family
Setting : Jakarta, Indonesia
Alur : Maju
Status. : Tamat 124 Episode
Cover : Pinterest

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mayu Assanna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18 : Karet Pengaman

Kukemasi pakaianku ke dalam koper berukuran sedang. Hanya kubawa sebagian saja dari jumlah yang ada di lemari pakaianku. Serta beberapa buku pelajaran kuliah. Mungkin aku bisa belajar kalau sedang tidak sibuk di apartemen Tuan Asland.

Yolanda datang menghampiriku yang sedang berkemas di dalam kamar sambil membawa sekantong plastik berwarna hitam. Ia meletakan kantong plastik tadi di lantai dekat kakiku. Setelannya, mata Yolanda yang jeli segera menemukan benda bersinar di jari manis tangan kiriku.

"Oh my gosh!" serunya membelalak sampai hampir copot. Ia menarik tanganku dengan paksa lalu mendekatkan wajahnya dengan maksud ingin melihat dari dekat. "Kamu dilamar, Ndy?" tanyanya antusias.

"Dilamar apanya? Ngarang saja!" ketusku kemudian mencebik.

"Terus ini cincin apa?" Ia mengangkat tanganku dan di arahkannya tepat di depan mataku. "Cincin tunangan atau pernikahan?"

Senyumku langsung mengembang mendengar ucapan Yolanda yang berapi-api. Ia pun berkali-kali mengelus cincinku.

"Cih! Ini cincin ajaib. Awas! Nanti keluar jinnya loh kalau kamu elus terus," ledekku cengengesan.

"Issh! Nyebeln deh! Sumpah aku mau tanya, ini cincin apa? Bagus sekali. Seumur-umur sudah bolak-balik ganti pacar. Tapi belum ada yang kasih aku cincin."

Kutarik tanganku dari pegangan Yolanda. Lantas sedikit berlagak menyombongkan diri saat kujelaskan perihal cincin itu pada Yolanda.

"Ini bukan sembarang cincin. Bukan cincin pertunangan ataupun pernikahan. Ikatan cincin ini lebih sakral karena ini cincin perbudakan!" Ucapanku memelas pada akhirnya.

"Apa! Cincin perbudakan?"

"Benar ini cincin perbudakan, Yol. Tuan Asland bilang kalau dia kasih aku cincin ini karena aku pembantunya."

"Hah? Gila tuh orang! Jadi pembantu saja dikasih cincin. Mana mahal lagi. Tapi hahaha!"

Tawa lepas Yolanda menggelegak kencang.

"Kenapa ketawa?" Kutatap dia dengan sorot keheranan.

Yolanda mengerem laju tawanya. "Mungkin aku tahu kenapa Tuan Asland kasih kamu cincin ini, Ndy?"

"Kenapa memangnya?"

"Kalau doggy dipelihara Tuannya, biasanya dikasih kalung di lehernya. Nah, karena kamu manusia jadi kamu dikasih cincin."

"Kejamnya! Jadi kamu samakan aku sama doggy?"

"Hahaha! Bukan aku, tapi Tuan Asland." Yolanda kembali terbahak.

Aku mencebik, menunjukan raut pura-pura kesal.

"Jangan marah dong, Sayang!" bujuknya.

"Tuan Asland bilang cincin ini untuk mengingatkan aku kalau aku pembantunya dan Tuan Asland itu majikanku. Jadi dilarang jatuh cinta sama majikan!"

"Sebegitu narsisnya dia?"

"Memang narsis parah, Yol! Tidak mungkinlah aku suka sama suami orang. Yang lajang masih banyak," ucapku super percaya diri.

"Terus kenapa tidak kamu lempar saja cincin itu ke mukanya dia. Biar dia tau rasa!"

"Sudah mau aku lepas, Yol. Mau aku kembalikan. Tapi Tuan Asland selalu saja punya cara untuk menahanku. Dia selalu ungkit-ungkit perjanjian kami."

"Perjanjian apa?"

"Ceritanya begini, waktu aku pinjam uang sama Tuan Asland, aku janji akan melakukan apa saja yang Tuan Asland bilang."

"Lah, kamu sih! Bunuh diri namanya."

"Kemarin aku kepepet sekali, Yol. Makanya tidak pikir panjang bilang seperti itu sama dia."

"Tapi itukan cuma omongan doang. Kamu bisa saja pura-pura lupa. Toh Mamamu juga sudah dioperasi. Tidak perlu ngemis-ngemis lagi. Tinggal bayar utang saja, kan."

"Nah, itu pikiran kita yang sempit ini. Tuan Asland itu pengusaha, Yolanda Sayang. Dia itu lebih cerdas dari Si Kancil pada zaman dahulu kala. Pastinya dia tidak mau rugi. Jadi ceritanya pas aku pinjam uang, disuruh tanda tangani surat perjanjian pakai materai dulu. Kalau omonganku itu benar. Bakal bayar utang dan menurut sama kata-kata dia."

Yolanda menepuk bahuku.

"Aku sebagai sahabatmu cuma bisa bilang, sudah nasib. Sabar ya, Sayang."

Aku mencebik lagi. Lantas kualihkan pandanganku ke bawah. Tak sengaja mataku mendapati sebuah kantong plastik warna hitam tergeletak di lantai. Kuperhatikan kantong itu dengan seksama.

"Plastik apa itu, Yol?"

"Oh ini...."

Yolanda mengambil plastik hitam itu kemudian meletakannya di atas pangkuanku.

"Ini jimat untuk menjaga kamu selama tinggal di apartemen Tuan Asland."

Kuraih kantong itu dan segera membukanya.

"Oh my gosh! Apa-apaan ini!" Mataku langsung terbelalak. Kumenjerit setelah mengetahui isinya.

"Kan aku sudah bilang, Andy Sayang. Ini jimat untuk menjaga kamu selama tinggal sama Tuan narsis itu," sahut Yolanda santai.

"Tapi tidak sebegitunya juga kali, Yol! Apa ini? Rasa pisang, stroberi, coklat, jeruk. Hah, kamu gila apa suruh aku bawa ini?"

Sorot mataku menatapnya tak percaya. Segera kubuang beberapa bungkus alat pengaman yang tadi kuambil dari dalam plastik hitam tadi. Yolanda pun melihatnya. Ia mengubah arah duduknya kemudian jadi menghadapku sekarang.

"Andy, kamu itu bakal tinggal berdua sama Tuan Asland di apartemennya. Ingat ya, BER-DU-A. Jadi kamu perlu jimat ini buat jaga-jaga."

Suara gadis berambut pendek sebahu itu cukup keras. Mimiknya pun berusaha meyakinkanku.

"Tuan Asland tidak tinggal di apartemen itu, Mak Lampir. Dia cuma sekali-sekali saja datang ke sana. Itu pun karena mau bekerja."

"Jadi dia tinggal di mana?" Dahi yolanda mengernyit bingung.

"Ya sama istrinya, dong!" Kujawab tegas.

"Kalau tinggal sama istrinya. Kenapa dia menyuruh kamu tinggal di situ? Pasti dia mau jadiin kamu pelakor, ya?"

Aku langsung menoleh Yolanda, mencubit lengan kirinya cukup keras.

"Aduh! Aduh! Sakit, Ndy!" erang Yolanda sembari memegang lengannya yang bekas kucubit.

"Aku itu Upik Abu-nya, bukan Cinderella-nya. Tuan Asland sendiri yang bilang begitu. Pas ngomong tampangnya jutek lagi."

Kuingat kembali wajah Tuan Asland. Spontan membuat suasana hatiku berubah buruk. Yolanda beranjak merapati tubuhku. Berbicara pelan bahkan hampir seperti berbisik.

"Ndy, kamu sudah pernah lihat istrinya, belum?"

Aku menoleh padanya. "Belum, dengar-dengar karyawan lain cerita, istrinya itu jarang sekali datang ke kantor suaminya."

"Kamu tahu namanya siapa?" Mata coklat Yolanda menatapku antusias.

"Tidak, kenapa kamu penasaran sekali?"

"Kamu tidak penasaran, Ndy? Tidak mau lihat muka istrinya?"

'Hehehe, jujur sebenarnya aku juga penasaran.'

"Hhmm ... Penasaran juga, sih," jawabku polos.

"Yuk, kita cari tahu informasi tentang istri Tuan Asland!"

Yolanda dengan sigap mengambil ponsel dari kantong celana katunnya. Langsung menjalankan misi. Aku pun yang juga penasaran ikut merapat ke layar ponsel Yolanda.

"Coba kita ketik kata kunci Tuan Asland, ya. Nama lengkapnya apa, Ndy?"

"Asland Garland."

Yolanda mengetik nama Tuan Asland di kolom pencarian. Dan hasilnya,

"Lihat ini, Ndy! Banyak juga artikel tentang dia." Yolanda menunjukan ponselnya padaku.

"Coba klik yang itu, Yol. Mr. Asland Garland and his wife," kataku sambil menunjuk salah satu judul artikel yang ditampilkan mesin pencarian ponsel Yolanda.

Yolanda yang juga penasaran segera melaksanakan perintahku. Dan wow, kami mendapati foto istri Tuan Asland terpajang di dalam artikel tersebut.

"Whoaaaa!"

Yolanda dan aku yang penasaran akhirnya dibuat termangap-mangap.

"Luar biasa cantik!" ungkap Yolanda setelah melihat fotonya. Matanya terbelalak. Mulutnya ikut menganga.

Aku pun berekspresi serupa dengan gadis itu. Tak dapat kupungkiri wanita yang berstatus sebagai istri Tuan Asland memanglah sangat cantik.

***

BERSAMBUNG...

1
Kiki Nurjanah
Luar biasa
shandy
thor aku kasih masukan dikit ya thor
andykqn udh di katai prlacur di maluin pas tmt orang ramai di katai pembantu
coba andynya tegas sedikit thor punya harga diri gitu
jangan mudah luluh lg dengan aslannya
Nunung Suwandari
ini novel thn 2022 dan aku baru baca sekarang 😊
Apa novel nya sudah direvisi yak ?
coz aku caba dikolom komentar banyak yg bingung sama alurnya 😅
Vivry Latif
Alur ceritanya Keren,Susah,senang,suka&duka semua campur aduk..moga ke depan semakin sukses dengan Karya2 lanjutannya Thor👏👍Semangat Sllu🙏🙏Slam dari NTT
Vivry Latif
Keren Ceritanya Thor👏💪💪Semangat Sllu buat Karya2 ke DepanNya.Slam kenal dari NTT🙏
Reni Ajja Dech
😂😂😂😂😂🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
neur
keren 😎😎
aisyahara_ㅏㅣ샤 하라
adegan ++ nya gak di tayangin..😂😂😂
IG : @mayu_assanna: susah di sini kk. kalo mau yg jelas di F-I-Z-Z-O. Nama pena mayu assanna judul novel play date. di situ author nulis pake mode kebablasan 🤭🤭
total 1 replies
aisyahara_ㅏㅣ샤 하라
mode malaikat nya keluar si alshad,,
aisyahara_ㅏㅣ샤 하라
alshad gak ada manis² nya..😅
serem² nagih yg modelan begini
Ning Eni
sangat bagus menurut saya krn wawasan luas dan ringan cerita ulasanya sederhana tapi tepat dan sangat receh komikasinya
bisa untuk d rekom pada teman untuk d bacz
kavena ayunda
karma tukang selingkuh untung kagak mampusss mampuss lebih baik sih menjijikan
Bhre Sandra
romantis...melted
🇮🇩⭕Nony kinoy❃hiat🇵🇸
Kwkwkw.. Mkn tuh sate jengkol, bole CEO mkn sate jengkol kwkwkw 🤣🤣🤣
Lucas
baguuuuusssss bnget cerita ini.....bener2 proses untuk mencintai seseorang....dan bener2 perjuangan untuk bisa bersatu....alurny seperti kehidupan sehari2.....😁😁😁
❄️ sin rui ❄️
ini kok dari bab sebelum2 nya banyak yg komen mamah andy2 mulu, tapi aku baca di beberapa bab sebelum nya gak ada pembahasan soal mama nya andy, apakah sudah di revisi atau giamna? udah gtu alur nya kok muter2 mulu sih thor
IG : @mayu_assanna: Iya Mbak sudah direvisi karena sebelumnya 1 Bab mencapai 3000 kata. Peraturan platform menyarankan 1 Bab 1000-2000 kata aja. Makanya direvisi. Tapi tetap gak mengurangi ataupun menghilangkan bagian-bagian cerita. Cerita ini masih lengkap seperti semula, cuma babnya aja yg nambah 🙏😊
total 1 replies
Bunda Azzahra
mampir thor😊😊😊
Lusiana Novitasari
penuh bawang🤭😢
Lusiana Novitasari
baca untuk yg kedua x nya🤭
Lusiana Novitasari
wkkk bangun datar🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!