Menceritakan Kisah anak SMA yang masih labil dalam pemikiran dan juga mengambil keputusan.
Aprillia Putri Agustina, Gadis cantik yang memiliki pacar sejak SMP yang bernama Aditya Pamungkas.
Perjalanan cinta disaat pandemi kali ini yang membuat kedua orang tuanya bersepakat menikahkan muda mereka agar tak terjadi zina dimasa sekarang yang semakin meraja lela.
......... Happy Reading........
Follow ig ku yuk : @_sebatas.halu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti_Muntya27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pedagang Kaki Lima
"Aku mau....." ucapannya menggantung
"Mau apa? jangan yang aneh aneh ya beb" ucap putri
"Gak aneh kok by" ucapnya.
"Yaudah apa?" tanya putri
"Minggu depan itu kita ada pemilihan ketos baru kan, aku mau kamu jadi wakil aku" ucapnya santai.
"Emm gimana ya beb, bukannya gak mau entar dikira gimana gitu sama anak anak, apalagi kayaknya kak lisa suka sama kamu" jelasnya
"gak ada penolakan baby!!, emang kamu mau kalau aku deket deket sama cewe lain hm?, kalau masalah lisa aku gak pernah deket tuh sama dia, ketemu pun kalau ada rapat atau acara gitu" jelas adit pada putri dengan menyenderkan kepalanya pada pundak putri.
"Enak aja deket deket sama cewe lain, eh tapi kalau kamu setia kamu gak mungkin deket sama cewe lain" tanya putri
"Makanya mau ya jadi wakil aku" ujarnya memohon pada putri
"Hmm boleh lah, aku udah janji juga tadi. gak baik kalau dilanggar" ucapnya santai mengambil minum yang ada dimeja itu
"Bener?, serius? kamu gak bohongkan?" tanya adit
"Ngapain harus bohong" ujarnya santai.
"Oke, besok senin kita berangkat bareng dan nyalonin diri jadi wakil aku" ujarnya
"Iya iya, eh pake motor ya besok senin. please" ucapnya memohon
"Ok, aku bawa motor" ujarnya. putri hanya mengangguk.
___________
"Beb masih siang nih jajan yuk deket deket sini aja" ajaknya
"Kemana?, mau beli apa?" tanyanya
"Ya pokoknya jalan aja dulu, ntar kalau ada yang enak kita beli" ujarnya dan dianggukin oleh adit dan memakai jaket serta mengambil kunci motornya.
"Ngapain pake jaket segala gerah tau,, kita jalan kaki aja deket kok" ucapnya
"Jalan kaki? gak salah!! naik motor aja lah biar cepet" tawar adit. putri menggelengkan kepalanya.
"Gak ada jalan kaki aja beb, itung itung olah raga" ujarnya
"Huftt.... oke, yuk" ajaknya menyetujui putri untuk jalan kaki.
Putri mengambil tas dikamarnya dan mulai menelusuri jalan. mencari berbagai macam makanan. (Jangan lupa pakai masker😁)
Mereka Berjalan dengan bergandengan tangan (Aelah thor kaya mau nyebrang aja pake gandengan) Hingga mata putri menangkap sebuah warung dengan banyak orang yang mengantri disana.
"Beb kesana yuk, kayanya rame pasti jajanan nya enak deh" ucapnya menarik tangan adit. adit yang melihat pacarnya menarik tangannya itu hanya pasrah.
Putri melihat berbagai jajan yang ada disana, sedangkan adit hanya diam melihat putri yang sedang memilih beragam jajanan itu.
"Buk bungkus masing masing 5 ya" pesannya menunjuk berbagai kue tradisional itu
Ibu penjual kue itu langsung mengambilkan pesanan putri.
"Ini neng, semuanya jadi 70 ribu" ucap ibu itu menyerahkan sekresek aneka kue yang di bungkusnya.
"Beb bayar ya... Makasih ya buk" ucapnya senyum meninggalkan adit.
"Punya pacar gitu banget ya" gumannya yang masih didengar oleh ibuk penjual kue itu.
"Sabar ya mas, tapi mbaknya sopan dan gak neko neko loh, kalau anak jaman sekarang senengnya pergi ke mall, restoran. mbaknya tadi langka loh mas gak gengsi gitu beli jajan dijalan gini. pesan saya jangan pernah lepas perempuan yang spesiesnya hampir langka kayak mbaknya" ucap ibuk itu panjang lebar.
"Gak akan saya lepas kok buk, Nembaknya aja dulu hampir 5 kali, saya juga gak tau kenapa saya bisa suka sama dia." ujar adit mengambil uang dari dompetnya
"Ini buk uangnya makasih nasehatnya tadi" adit menyerahkan uang seratus ribu dan diterima oleh ibuk penjual itu.
"Ini kembaliannya" ibuk memberika 30 ribu kepada adit
"Buat ibuk aja, makasih ya buk... saya mau nyusul pacar saya dulu takut nyasar" ucapnya lalu menyusul putri.
"Iya , Makasih ya mas, moga langgeng sama mbaknya" ucap sang ibuk.
____________
"By emang mampu habisin semua makanan itu?" tanya adit
"Insyaallah, kalau enggak pun kan ada kamu" ujarnya sambil tersenyum.
"Beb itu kaya ada martabak mini deh! Beli yuk" ajaknya yang sudah menghampiri penjual martabak itu.
"Bang martabaknya ini berapaan?" tanya putri.
"1 nya 3000 mbak, mau beli?" tanya penjual itu
"emm boleh bang 3 ya" ucapnya dan dianggukan oleh bang martabak itu.
Adit yang melihat wajah bahagia putri tak tega jika harus mencegahnya.
"Susunya jangan banyak ya bang" pinta adit pada penjual itu
"Iya mas" ujarnya.
Tak lama martabak itu jadi. bang martabak itu memberikan martabak yang sudah diletakkan dalam kerdus itu.
Adit memberikan uang sepuluh ribu pada bang martabak.
"Makasih ya bang" ucap adit meninggalkan tempat itu.
_____________
"Masih mau jajan lagi atau pulang?" tanya adit pada putri
"Mau lagi, mumpung ada pacar jadi aku gak keluar uang" ucapnya cengengesan
"Aku sih gak masalah sama uang by, tapi apa kamu habis dengan semua makanan itu?" tanya adit
"Emm gak tau juga sih, udah kalau gak habis kan bisa disimpen beb" ujar putri menatap pacarnya itu
"Kaamu juga kenapa gak beli kue ditoko atau dimall aja sih?" tanyanya pada putri.
"Gini nih otaknya orang kaya!! coba kamu bayangin toko udah rame gitu pasti penghasilannya juga gede, apalagi mall, tapi kalau tukang kaki lima itu kita bisa berbaur sama masyarakat beb, sekalian berbagi untuk mereka yang membutuhkan. apalagi masa pandemi kaya gini, Kita gak tau kehidupan mereka gimana kalau dagangannya gak laku? kan kasihan.... kita itu harus membiasakan hidup sederhana gak perlu mentingin gengsi, Uwong mentingne gengsi ra mangan!!!!!" ujarnya panjang menjawab pertanyaan adit.
"Gila..... ini pacar gw kan, gak ngangka pemikiran kamu sampe kesana by" batinnya kagum dengan jalan pikir putri.
"Pemikiran yang dewasa" ujarnya mengacak acak rambut putri.
"Beb beli itu yuk!" menunjuk seorang tukang jajan yang ada dipinggir jalan.
"Baiklah, apa pun untukmu by" ujarnya. mereka bergandengan kearah tukang itu.
"Pak ini apa namanya?" tanya putri menunjuk jajanan yang berwarna ping itu
"Oh itu namanya cenil mbak" jawabnya
"la kalo yang bulet bulet ini apa pak? kok baru lihat saya" Tanya putri menunjuk jajan itu.
"On ini namanya onde onde mbak" Ucap pak penjual itu
"Yaudah pak beli cenilnya 2 aja, sama onde ondenya 5 " pesannya menunjuk jajan itu.
"Iya neng tunggu ya" langsung saja pak tukang itu menyajikan cenil kedalam mika. Tak lama menunggu akhirnya pesanan putri jadi.
" Ini mbak semuanya jadi 16 ribu aja" bapak itu memberikan kresek pesanan putri.
"Makasih pak" ucapnya mengambil kresek tersebut.
"Beb bayarin ya" ucap putri menatap adit. dan dijawab anggukkan seraya senyum oleh adit.
"Ini pak kembaliannya ambil aja, iting itung rezeki" adit memberikan uang duapuluh ribu kepada si bapak
"Makasih ya mas" ucap bapak itu menerima uang dari adit
"Sama sama pak" ucapnya berlalu meninggalkan tempat tersebut.
____________
Putri berjalan ditrotoar dengan menenteng jajanan yang ia beli tadi dengan senyumnya.
"Mau dibantuin bawa gak?" tanya adit melihat putri sedikit kesusahan membawa berbagai macam kue yang dibeli putri tadi.
"Boleh" putri menyerahkan 2 kresek yang berisi martabak dan cenil tadi. sedangkan putri membawa 1 kresek.
Ditengah perjalanan menuju rumah mereka melihat anak yang sedang memulung dengan pakaian lusuhnya.
"beb kasihan banget itu anak, Masih kecil udah mulung" ucap putri melihat anak itu
"Iya by, kita samperin yuk" ajaknya pada putri
Mereka berjalan menghampiri anak itu.
"Permisi dek" ucap Adit
"Ya kak ada apa ya?" tanya anak itu yang sedikit ketakutan
"Adek kok mulung, orang tuanya kemana?" tanya putri
"mamak lagi sakit kak jadi aku yang gantiin mamak mulung, bapak udaah gak ada waktu aku masih kecil" jawabya menatap putri dengan sendu
"Aduh maaf ya dek, kakak gak tau, emm kamu laper gak?" tanya putri dan dianggukkan oleh anak itu
"Ini kakak ada bawa kue buat adik ya" ucapnya menyerahkan kresek yang dibawa tadi.
"Ini bener kak?" tanyanya dijawab anggukkan oleh putri.
Putri dan adit memutuskan untuk duduk dulu ditrotoar itu bersama anak yang sedang makan kue pemberian putri tadi.
Bersambung.....
Thank yang udah mau baca! !!
Jangan lupa tinggalkan jejak ya♡
Salam Hangat dari Author...