Ashalina putri memutuskan merantau ke Batam , karna orang tuanya tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan ke bangku perkuliahan .Dengan mengandalkan Ijazah SMAnya , Ashalina melamar menjadi buruh PT yang memproduksi barang barang Elektronik di kota yang disebut dengan kota teh obeng tersebut , kota kecil yang padat penduduknya .
Lima Tahun Ashalina bekerja sebagai buruh di pulau kecil yang berbatasan langsung dengan lautan singapur dan malaysia itu . Ashalina memutuskan untuk mencari pekerjaan ke Negara tetangga sebagai Art . karna ia harus melunasi hutang biaya pengobatan Ayahnya , kepada rentenir yang memberikannya pinjaman .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Icha cute, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 18
" Mr Ze......!!! kenapa kau begitu menyebalkan !!! " teriak Ashalina .
Bangun pagi ia sudah berada di atas tempat tidur Mr Ze , padahal tadi malam ia tidur di kamarnya , dan mengunci pintu rapat rapat , entah kenapa ia bisa pindah ke kamar Mr Ze .
" kamu kenapa Baby ? , pagi pagi sudah teriak " tanya Mr ze , terbangun karna mendengar teriakan Ashalina .
" Kenapa kamu menculikku saat tidur ? "
" Aku tidak menculikmu Baby ! , aku hanya memindahkanmu " jawab Mr Ze dengan mata yang merem melek karna masih ngantuk .
" Sama saja ! , aku gak mau tidur dikamarmu ! " pungkas Ashalina . kemudian mengambil bantal di belakangnya dan memukulkannya ke wajah Mr Ze dan langsung turun dari atas tempat tidur berlari untuk keluar kamar .
" bukk !! "
Tiba tiba bantal melayang ke punggung Ashalina sebelum sempat ia membuka pintu . Langsung Ashalina membalik badannya , Tidak mau kalah , Ashalina pun mengambil bantal itu dari lantai lalu melempar balik ke arah Mr Ze .
" Majikan setan ! " geram Ashalina , dan langsung membuka pintu keluar kamar Mr Ze dan langsung masuk ke dalam kamarnya .
Mr Ze hanya tertawa tawa kecil saja , melihat Ashalina kesal kepadanya .
Tadi malam , Mr ze pulang larut malam karna di perusahaan ada masalah , malam itu juga ia harus membereskannya . Saat ia pulang , Ashalina sudah tidur di dalam kamarnya dan mengunci pintunya . Karna Mr Ze ingin tidur bersama Ashalina , ia pun mengambil kunci cadangan kamar Ashalina dan membuka pintunya . Dengan mengembangkan senyumnya , Mr Ze masuk ke dalam kamar Ashalina .Melihat Ashalina sudah tertidur pulas , Perlahan Mr Ze pun mengangkat tubuh yang terlihat sedikit berotot itu , dan membawanya masuk kedalam kamarnya membaringkannya di atas tempat tidur barunya tanpa disadari Ashalina.
***
" Ze ! Ze ! "
Mr Ze dan Ashalina sama sama mengalihkan pandangan mereka ke arah pintu masuk . Mereka sama sama duduk di sofa panjang sambil menonton tv / lebih tepatnya tv lah yang menonton mereka . karna mereka hanya sibuk dengan kegiatan masing masing .
Ashalina yang sibuk dengan HP barunya dengan posisi setengah duduk setengah terlentang di antara dua kaki Mr Ze , menyenderkan tubuhnya ke dada bidang Mr Ze . Sedangkan Mr Ze sibuk membelai belai rambut Ashalina sesekali menyibaknya seperti mencari kutu .
" Daddy ! , Momy ! " ucap Mr Ze setelah melihat siapa yang datang . Ashalina langsung ingin pergi tapi Mr Ze menahan tangannya .
kedua orang tua Mr Ze memang mengetahui kode pintu apartemen Mr Ze , sehingga jika saat mereka datang , mereka bisa langsung masuk tanpa harus menekan bel menunggu orang membukanya dari dalam .
" Oh ! kedatangan tamu kau rupanya budak ! " ucap Mr Along , setelah mendudukkan tubuhnya di sofa yang berseberangan dengan Mr Ze dan Ashalina , matanya sedikit melirik ke arah Ashalina .
"Iya ! , dia kekasihku ! " jawab Mr Ze .
Mr Ze berdiri dan langsung memeluk Momy kesayangannya , lalu mencium kedua pipi ibunya itu .
" Momy ! dia namanya Ashalina , orang indo , dia kekasihku Momy ! " jelas Mr Ze kepada momy nya . " Baby ! , perkenalkan ini Momy saya ! " ujar Mr Ze lagi kepada Ashalina .
Ashalina pun tersenyum hambar , ia merasa canggung bercampur takut .
" Selamat malam mak cik ! " sapa Ashalina berdiri dari tempat duduknya dengan sedikit membungkukkan tubuhnya , kemudian mengulurkan tangannya untuk menyalam Ibu dari Mr Ze .
" Selamat malam juga , semoga kau berhasil menjinakkan anakku yang kelewat nakal ini " balas Momy Mr Ze , menerima uluran tangan Ashalina .
" Baby ! ini daddy saya " ucap Mr Ze lagi , memperkenalkan Ayah tirinya .
" Selamat malam Mr ! " sapa Ashalina menangkupkan kedua tangannya di depan dada , segan mengulurkan tangannya untuk menyalam Mr Along .
" Mr Ze ! , aku ke dapur dulu membuat minuman " pamit Ashalina , dan langsung berjalan ke dapur .
" Apa Kau serius dengan wanita itu ? " tanya Momy Ze .
" Iya Momy ! "
" Terserah kau saja , Momy harap kau berhentilah main perempuan , berapa pun perempuan yang kau cicipi , itu rasanya pasti sama . " ujar Momy Ze lagi .
" Apa yang terjadi dengan perusahaan , kenapa bisa mengalami kerugian ? " tanya Mr Along kepada Mr Ze .
" Di galangan kapal terjadi ledakan , beberapa karyawan terluka parah , kerusakan kapal yang sudah selesai hampir sembilan puluh persen lumayan parah . pengiriman kapal tinggal dua minggu lagi , sedangkan untuk memperbaiki kerusakan memakan waktu sekitar satu bulan , itu sudah menambah jumlah karyawan beserta jam lembur kerja untuk memperbaikinya . Klien juga meminta ganti rugi karna sudah pasti kapal akan terlambat sampai ke tangan mereka "
" Kenapa bisa terjadi ledakan ? , " tanya Mr Along lagi .
" Bukankah itu sudah biasa terjadi digalangan kapal Dad ? " tanya balik Mr Ze .
" Ya , tetap saja itu namanya rugi ! " ujar Mr Along .
" Mr ! Mak cik ! silahkan di minum..! " ucap Ashalina meletakkan tiga gelas minuman di atas meja .
" Baby ! " paggil Mr Ze , menepuk sofa disampingnya agar Ashalina kembali duduk disampingnya .
" Aku masuk ke kamarku aja Mr ! " balas Ashalina , ia merasa tidak nyaman ikut bergabung di sofa bersama kedua orang tua Mr Ze .
" Tak apa , Duduklah ! disamping Ze " ujar Momy Mr Ze .
" Trimakasih Mak Cik ! " balas Ashalina tersenyum hambar , kemudian berjalan ke arah Mr Ze dan langsung mendudukkan tubuhnya di samping Mr Ze . Mr Ze pun langsung menarik tubuh Ashalina merapat ke tubuhnya , melingkarkan lengannya ke leher Ashalina dari belakang , membuat Ashalina menjadi malu .
" Malu Mr ! " ucap Ashalina pelan , karna menurut Ashalina tidak sopan bermesraan di depan orang tua .
" Diamlah ! "
Obrolan Mr Ze dengan kedua orang tuanya pun berlanjut , sedangkan Ashalina hanya diam saja mendengar obrolan yang menggunakan sekaligus tiga bahasa itu . Mr Ze dengan kedua orang tuanya berbicara dengan menggunakan bahasa melayu campur cina dan inggris .
" Baby ! , kamu sudah ngantuk ? " tanya Mr Ze , melihat mata Ashalina sudah hampir merem bersandar di dadanya . Ashalina pun Hanya mengangguk lalu memejamkan matanya karna sudah tidak sanggup lagi menahan kantuk .
"Kalau begitu kami pulang dulu , momy tidak akan ikut campur urusan pribadimu , kau sudah dewasa , tapi kalau bisa Momy minta ! berhentilah bermain wanita . " ucap Momy Mr Ze kepada anak semata wayangnya . " Dad ! ayo kita pulang " ajaknya kepada suaminya sambil berdiri .
" Momy sama Daddy pulang kemana ? " tanya Mr Ze .
Seminggu ini kami di Singapur , di apartemen milik Daddymu " jawab Momy Mr Ze . Mr Ze hanya menganggukkan kepalanya .
Sepeninggal kedua orang tuanya , Mr Ze langsung mengangkat Ashalina masuk kedalam kamarnya , membaringkannya di atas tempat tidur miliknya . Dan langsung ikut menyusul berbaring disamping Ashalina , memeluk Ashalina dengan posesif sambil mengecup pipinya , Mr Ze pun memejamkan matanya .
Pagi harinya .
" Mr Ze .......!!! "
Teriakan yang memekakkan telinga itu langsung membangunkan Mr Ze . Ashalina geram karna mendapatinya tidur seranjang dengan majikannya itu lagi .
mana lanjutan nya ya