NovelToon NovelToon
Luka Seorang Perempuan

Luka Seorang Perempuan

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:504k
Nilai: 4.9
Nama Author: Gulla

Tak ada orang baik
Yang tak punya masa lalu
Dan tiada orang jahat
Yang tak punya masa depan
Lihatlah yang kelam dari sudut pandang benderang
Niscaya pelita hatimu tak akan temaram..
Seperti itu lah aku memandang Ariana...
Tidak peduli ia seorang simpanan sekalipun
-Krisna-

****
Aku tidak berharap dia mencintaiku, aku hanyalah seorang wanita simpanan. aku tidak suci dan tidak pantas untuk aktivis sepertinya. Aku tidak ingin ia berada di dalam hidupku yang rumit, tapi sebaliknya pria itu semakin mendekatiku. Bahkan disaat dia tahu aku adalah seorang pelacur, dia tetap mendekatiku.

"Aku mencintaimu, tapi aku tidak pantas untukmu." Ariana Putri

Created: 2 October 2017
Finished: 7 Februari 2019

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gulla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Rakan mengantar Ariana masuk ke dalam rumah Krisna. Rumah itu nampak sepi. Ia menyuruh Ariana untuk membersihkan diri. Lalu Rakan ke dapur untuk membuatkan minuman hangat dan makanan untuk gadis itu. Ia jadi teringat Savira yang berada di rumah, semoga gadis itu baik-baik saja.

"Nanti setelah mandi kamu ke ruang makan. Saya akan menyiapkan makanan untuk kamu." Pinta Rakan, tapi gadis yang bernama Ariana itu hanya diam. Rakan merasa aneh karena sejak tadi gadis itu tidak mengatakan hal apapun selain diam memandang dengan tatapan kosong. Ia sempat khawatir namun ia mencoba menghapus rasa itu. Mungkin gadis itu lagi menenangkan diri.

Rakan baru saja menuangkan teh hangatnya ke cangkir. Krisna datang menghampirinya dan mengangetkannya dengan suara teriakannya itu memenuhi ruangan.

"Dimana Ariana?" Tanya Krisna.

"Dia ada di kamar sejak tadi, aku menyuruhnya untuk membersihkan diri."

"Sudah berapa lama?"

"1 jam yang lalu." Krisna mengeram, ia takut jika Ariana melakukan hal yang tidak seharusnya. Karena gadis sendu seperti Ariana bisa nekat melakukan hal apapun ketika jiwanya terguncang.

"Sial!"

"Hey kau mengapa mengumpat emang kenapa kalau satu jam. Para wanitakan kalau berdandan memang lama." Ucap Rakan melihat Krisna seperti orang kesetanan meninggalkannya. Rakan hanya menggelengkan kepalanya.

****

Krisna membuka pintu kamar Ariana. Untung saja tidak di kunci, tapi anehnya tidak ada tanda kehidupan disana. Krisna menyipitkan matanya melihat ponsel Ariana yang tergeletak di lantai.

Mata Krisna membulat membaca sebuah pesan dari rumah sakit yang mengatakan bahwa ibu Ariana meninggal. Sontak Krisna langsung membuang ponsel itu dan mencari keberadaan Ariana. Ariana pasti terpuruk setelah membaca ini. Sialnya itu Ariana tidak ada di kamar. Krisna membuka pintu kamar mandi tepat dugaannya pasti Ariana akan melakukan hal yang aneh.

Gadis itu lengkap dengan kimono  terbaring di bath up dengan darah yang mengalir dari pergelangan tangannya. Ia mengikat tangan kanan  Ariana dengan handuk untuk  menghentikan pendarahan. Tidak mempedulikan darah yang mengotori kemejanya. Krisna mengangkat gadis itu dan membawanya keluar.

"Rakan! Rakan tolong aku Ariana bunuh diri." Teriak Krisna hal itu membuat Rakan panik. Rakan langsung menyiapkan mobil untuk ke rumah sakit.

Krisna terus memeluk tubuh Ariana mengecup keningnya dan menghentikan darah yang mengalir disana.

"Bodoh! Apa yang kau lakukan sayang? Kenapa kamu melukai diri kamu sendiri? Tak tahukah kamu betapa aku tidak ingin kehilangan kamu."

"Bertahanlah Ariana." Ucap Krisna.

"Aku mencintaimu,"

Rakan terdiam, ia jadi teringat peristiwa dimana ia hampir kehilangan Savira. Dan sahabatnya juga harus merasakan hal yang sama dengannya.

"Semoga Allah memberikan yang terbaik untukmu sahabatku." Ujar Rakan dalam hati.

*****

"Bagaimana dokter keadaan Ariana?" Krisna benar-benar kacau ia belum membersihkan diri. Kemejanya kotor dengan darah dan telur. Bau amis darah, keringat dan telur menjadi satu. Dokter yang di ajaknya bicara merasa khawatir dengan Krisna yang terlihat kacau itu.

"Dia baik-baik saja. Malah sepertinya anda yang kurang baik. Lebih baik sebelum menemuinya anda membersihkan diri terlebih dahulu." Dokter itu mencoba menenangkan Krisna ia prihatin melihat kondisi Krisna yang sangat mengenaskan. Krisna meringis mendengar itu. Ia tidak sempat membersihkan diri, yang ada di pikirannya hanya Ariana. Ia tidak mempedulikan dirinya yang terpenting Ariananya tidak terluka lagi.

1
Asmaili Meli
ccccccccccy ff gccy ccccgc cccccccccc ff ccc
Efi Maifida Salim
lanjut....
Maria Magdalena Indarti
congrats Krisna n ariana
Maria Magdalena Indarti
semoga ariana cepat sadar
Maria Magdalena Indarti
puji syukur ariana selamat
Maria Magdalena Indarti
cinta tulus Krisna ama ariana. terharu
Maria Magdalena Indarti
jujur donk ariana
Maria Magdalena Indarti
terus terang aja ariana. kejujuran penting dalam sebuah hubungan
Maria Magdalena Indarti
Krisna jodoh sm Ariana???
Maria Magdalena Indarti
lanjutkan thor
Maria Magdalena Indarti
lanjut
Andriana
trkdng wanita itu berada di posisi srba salah. benar Skali cantik itu luka😥
widya
🥺🥺🥺 ..
terbawa suasana.. memang benar, menikah karena surga Allah.. itu rasa nya beda, walau pahit di jlni, tp kita bisa pasrah..
terserah bagaimana Allah menjadikan kita seperti apa..
widya
hanya 1001.. bahkan mungkin ga ad pria kaya Krisna..
widya
tersentuh banget sih.. sama cowok itu
ayuidayu
walau penulisan cerita pendek, ringkas tp ada satu yg buat saya kagum iaitu pengajaran walau sekecilmana ilmu itu akan berjalan pahalanya.. tetap menerapkan islami.. semoga anak muda akan ikut... jangan ikut nafsu, jauji maksiat, suka pada ayat petikan dari rakan, bukan mahram, xboleh peluk..
Hera sasuwe
bagusss ceritanya
Nurhayati Yatik
suka
lanjut dong tor
Titik Sadja
next
Titik Sadja
yuhui
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!