NovelToon NovelToon
Luka Hatiku, Aku Kembalikan Padamu

Luka Hatiku, Aku Kembalikan Padamu

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Romansa pedesaan / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:295.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Erchapram

"Mumpung si tuli itu tidur, kamu harus mengambil barang berharganya." Ucap seorang wanita tua dengan dandanan menor yang sedikit menggelikan.

"Benar itu Mas, sebelum kamu beraksi pastikan alat pendengarnya sudah kamu buang." Ucap seorang gadis muda yang tidak kalah menor dari wanita yang ternyata Ibunya.

"Baiklah, kalian jaga pintu depan."

Suara dari dua wanita dan satu pria terdengar lantang untuk ukuran orang yang sedang merencanakan rencana jahat di rumah targetnya. Tapi siapa yang peduli, pikir mereka karena pemilik rumah adalah seorang wanita bodoh yang cacat.

Jika bukan karena harta kekayaannya, tidak mungkin mereka mau merendah menerima wanita tuli sebagai keluarganya.

Candira Anandini nama wanita yang sedang dibicarakan berdiri dengan tubuh bergemetar di balik tembok dapur.

Tidak menyangka jika suami dan keluarganya hanya menginginkan harta kekayaannya.

"Baiklah jika itu mau kalian, aku ikuti alur yang kalian mainkan. Kita lihat siapa pemenangnya."

UPDATE SETIAP HARI!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erchapram, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kata Yang Ditunggu

"Aku tidak mandul, aku subur. Jangan karena selama 2 tahun aku belum memberikan kalian keturunan. Kalian membenarkan perselingkuhan itu terjadi. Aku sudah sering memeriksakan diri ke Dokter, tapi Agung tidak pernah mau ikut periksa juga. Apalagi semua Dokter dari banyak Rumah Sakit sudah mengeluarkan surat keterangan rahimku sehat." Ucap Dira.

"Jangan katakan jika sekarang kamu ingin memfitnah Agung yang mandul. Sedangkan bukti jika Dara hamil sudah kamu lihat selama ini. Jadi... jangan coba-coba memutar balik fakta." Ucap Ibu Arumi.

"Bukan memutar balik fakta, Bu. Tapi memberikan fakta yang sebenarnya. Aku sarankan Agung tes DNA terhadap bayi yang dikandung Dara."

"Logikanya saja, aku sudah dua tahun tapi tidak kunjung hamil. Masak iya baru bertemu tiga bulan sudah hamil besar begitu. Tanya Dara, berapa bulan sebenarnya usia kandungannya itu." Ucap Dira.

Mendengar semua omongan menantunya, Ibu Arumi sedikit berfikir tentang kebenaran kehamilan Dara yang memang tidak seperti kandungan berusia 3 bulan.

Perut Dara sudah membulat sempurna, dan selama ini Ibu Arumi berfikir mungkin karena bayinya sehat. Jadi ukurannya jauh lebih besar. Jika benar kecurigaan Dira, lantas anak siapa yang Dara kandung. Ibu Arumi membiarkan Dira pergi, justru wanita tua itu berlari masuk ke Kantor Polisi untuk bicara dengan Agung dan selingkuhannya.

"Mas Agung, bagaimana ini?" Tanya Dara dengan wajah penuh air mata, ketakutan akan hidup sengsara.

"Aku juga tidak tahu, bagaimana bisa Dira mengetahui perselingkuhan kita. Ini juga karena kamu yang tidak sabaran, memaksaku membawamu pulang. Aku yakin, semua yang terjadi sudah direncanakan oleh Dira untuk membalaskan sakit hatinya." Ucap Agung.

Di saat yang sama, Ibu Arumi mohon ijin untuk berbicara. Beruntung Polisinya masih memberi waktu.

"Dara... Katakan anak siapa yang sedang kamu kandung? Benarkah itu anak Agung?" Tanya Ibu Arumi.

"Ibu ini bicara apa sih? Jelas-jelas ini anak kandungku. Apa yang tadi dibicarakan Dira? Apa dia mencoba memfitnah Dara?"

"Dara, berapa bulan usia kandunganmu? Jangan bilang jika kamu baru hamil 3 bulan, karena perutmu menunjukkan kebenaran yang tidak bisa kamu tutupi lagi. Jika kehamilanmu sudah hampir 5 bulan usianya. Sedangkan Agung bilang kalian baru bertemu 3 bulan yang lalu. Agung... Apa kamu tidak menyadari, jika Dara telah menipu kita."

Dara pucat pasi, keringat dingin mengucur deras dari atas kepalanya. Dia meremas telapak tangan Agung, menyalurkan ketakutan yang tak bisa disembunyikan lagi dari Ibu Arumi.

Tapi...

Agung bagaikan Pahlawan Kesiangan yang selalu berada di garda terdepan sebagai perisai untuk Dara.

"CUKUP BU! Ibu jangan terprovokasi ucapan busuk Dira." Marah Agung.

Senyum miring tersungging dari bibir Dara tanpa semua orang sadari. Inilah kelebihan Dara, yaitu membuat Agung hanya terus membela dirinya. Tidak peduli dia benar atau salah, karena Agung sudah tergila-gila dengan goyangan maut Dara.

"Kamu membentak Ibu, Agung? Kamu tahu, Dira sudah mengajukan gugatan cerai karena kasus hari ini."

"Dan aku tidak akan menceraikannya, aku tidak peduli dengan kemarahannya. Karena aku yakin, Dira hanya marah sesaat karena rasa cemburunya. Aku jelas tahu seberapa besar rasa cinta Dira padaku, Bu. Dia tidak akan bisa hidup tanpa aku. Ibu jangan khawatir, Ibu tinggal saja dengan tenang di rumah." Ucap sombong Agung.

"Baguslah kalau begitu, Ibu sedikit tenang pikirannya. Ya sudah kalian sabar dulu untuk beberapa waktu. Ibu akan terus membujuk Dira untuk mencabut tuntutannya terhadap kalian. Dia juga harus menerima Dara, hidup rukun bertiga tidak masalah. Karena sampai kapan pun Dira tidak akan bisa memberikan anak, biar itu menjadi tugas Dara. Nantinya dia juga menjadi wanita tidak berguna setelah Agung mengambil alih perusahaan." Ucap Ibu Arumi.

"Benar, tapi aku tidak akan menyingkirkan Dira sebelum semua aset beralih nama menjadi anak kami. Dan setelah itu terjadi, hanya Dara yang akan menjadi Ratu. Dira telah salah memilih lawan, dia tidak akan menang melawanku."

Waktu terus berputar tanpa sedetik pun berhenti sekedar untuk beristirahat. Tiga hari sudah Agung dan Dara tidur di lantai dingin sel penjara tanpa bisa menolaknya. Jangan tanya bagaimana usaha Ibu Arumi merayu Dira untuk membebaskan Agung dan Dara demi pernikahan tetap utuh dan mereka masih bisa menumpang hidup tanpa perhitungan.

Tapi, jawaban Dira tetap sama. Pengkhianatan tidak pernah ada obatnya. Dan tidak ada alasan apa pun yang cukup kuat untuk memberi kesempatan kedua sebuah pengkhianatan.

Tentu saja Ibu Arumi murka, bahkan dia mengumpat sumpah serapah. Mengolok-olok Dira dengan sebutan Perempuan Mandul yang tidak mungkin bahagia jika berpisah dengan Agung.

"Bagaimana Bu, kenapa Dira masih belum membebaskan aku serta Dara. Kasihan dia harus tidur kedinginan dalam keadaan perut yang besar. Pasti tidak nyaman." Ucap Agung.

"Dira tidak mau mengabulkan permintaanmu, dia memegang teguh perjanjian yang pernah kamu ucapkan tentang kesetiaan. Ibu saja tidak diberi uang untuk makan." Adu Ibu Arumi.

"Ambar mana? Kenapa dia tidak datang menjenguk aku?" Tanya Agung.

"Ambar... dia juga sudah tiga hari tidak pulang ke rumah. Ponselnya tidak aktif, tidak pamit juga misalkan mau ke mana."

"Bu... perhiasan punya Dara sudah dijual? Laku berapa?" Tanya Agung.

"Sudah, Ibu simpan untuk makan dan ongkos jika datang mengunjungimu."

"Aku gak terima." Bentak Dara.

Sifat lemah lembut bagaikan lelembut yang biasa dia tampilkan seketika lenyap berganti wajah super judes.

"Kembalikan semua perhiasan dan uangku, jika akhirnya aku harus dipenjara. Lebih baik dulu aku tidak mau kamu jadikan selingkuhan." Ucapnya.

"Tapi kamu sudah terlanjur hamil, sabar dulu ya." Ucap Agung.

Di saat itu Dira datang. Dengan wajah datar tanpa senyuman, Dira menemui Agung dan Dara.

"Bagaimana tidur di sel penjara? Enak kan bisa tidur berdua berpelukan tanpa sembunyi-sembunyi lagi. Kalian ini para manusia terkutuk, bisa-bisanya membohongi dan mengelabuiku. Kalian pikir aku perempuan bodoh." Ucap Dira dengan suara rendah.

"Brengsek! Jadi semua ini benar ulahmu? Perempuan munafik." Marah Agung.

"Lantas kamu pikir ulah siapa? Kamu lupa siapa aku Agung? Sebelum aku menjadi Istrimu, bukankah kamu sudah tahu bagaimana sifatku? Bagaimana sepak terjangku jika dikhianati. Dan kamu beraninya bermain denganku. Sekeluarga makan tidur gratis masih bertingkah, dasar BENALU." Sarkas Dira.

Braakkk...

"Kurang ajar! Omonganmu sudah keterlaluan Dira, kamu sudah merendahkanku. Cabut kata-katamu atau aku TALAK sekarang juga." Ucap Agung.

"Alhamdulillah..." Senyum Dira langsung terbit.

"Sudah aku rekam, kata talakmu. Terima kasih, kamu sudah mempermudah Hakim ketok palu di Pengadilan. Kita bertemu satu minggu lagi, CALON MANTAN SUAMIKU." Ejek Dira.

1
Mu Shofihin
👍👍👍
Desi Belitong
semangat diri buang trio racun ketempat sampah
Sayekti 0519
bagus Arimbi,mulai dengan niat baik.
Yati Syahira
semsngat dini ambilnsemua hartamu
Yati Syahira
dzolim arogan srakah dininbangkit lawan buang para benalu itu
Sayekti 0519
jangan lupa jual jg rumahmu, udah kotor untuk zina lg
Jetva
Thor, TANGGUH n TANGGUNG beda artinya.........Dira perempuan TANGGUH💪💪 jika Dira perempuan TANGGUNG berarti usia Dira masih remaja..15 - 18 thn....
Erchapram: maaf typo
total 1 replies
Jetva
Good Arimbi.....pergi jauh dr keluargamu...hiduplah dgn benar...
Violet
Cerita dlm hidup mau dibw kemana tergantung dgn pilihan diri sndiri! Memilih selesai bkn brarti kalah tp menyelamatkan diri utk ttp waras & bahagia kita sndiri yg menciptakannya.
Baca ini serasa bljar lg pelajaran Bahasa Indonesia karna kalimat2nya tertata apik bgt & Gong-nya adl mencerna kalimatnya butuh pemahaman di level yg berbeda.
Terima kasih utk karyanya kak Author 🙏🏻💐
Sehat2 slalu & semangat utk karya terbarunya💪 🥰
Han Han
elang jenis lelaki yg tidak bersyukur sudah diangkat malah 😂😂😂
Dede Bleher
Happy Ending
Erchapram: Terima kasih
total 1 replies
evellyn rengil
Akhir cerita yang indah setelah melewati begitu banyak proses tentang arti perjuangan dan pengorbanan hati serta kejujuran
Erchapram: Terima kasih
total 1 replies
Isabela Devi
buang mereka ke tempat asalnya aja
Mamah Dini11
gak bertele sat sit set bagus keren ceritanya 👍👍 semangat authot 💪💪💪💪💪
Mamah Dini11
authot nya bener2 👍👍💪💪💪
Mamah Dini11
kocak juga si dira 👍👍mantaplah ,lanjut misimu dir
Mamah Dini11
suka karkter dira gk lemah , malah pintar cerdas gk mudah tertindas
Mamah Dini11
prrmisi ku mampir thor
WHATEA SALA
Klu Dira membantu erlangga berharap banget bantuannya sebagai sahabat bukan yang
lainnya
WHATEA SALA
Dira berpengalaman berharap banget tidak terlibat dengan Erlangga dan erlangga sendiri tidak bisa berbuat untuk dirinya sendiri jadi jangan s.ampai ada hubungan apapun,klu bisa Dira bertemu laki2 di atas Dira,itu sama aja dengan agung
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!