Rian adalah seorang CEO muda tampan yang mencoba membuka hatinya untuk Lia istri yg di jodohkan oleh ibunya namun Lia tak dapat membuat Rian jatuh cinta
di sisi lain ada wanita bernama Bella yang selalu tegar meski rumahtangganya penuh dengan kekerasan yg sering di lakukan suaminya Tomi kepada Bella.
Rian yang sudah menutup hati buat Lia tiba-tiba berubah ketika melihat Bella yang begitu riang dan polos.
apakah yang akan terjadi dengan rumah tangga rian?setelah bertemu Bella dan bagaimana sikap Bella?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nur laili, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
18. hukuman
sejak kejadian itu Bella dilarang oleh Ryan untuk meninggalkan rumah , bahkan Rian juga melarang Bella untuk pergi ke cafe nya, untuk beberapa minggu, karena Rian tidak ingin istri mudanya itu mengalami hal buruk lagi, sehingga membuat Bella menjadi sedih dan tertekan.
Rian juga memantau semua sosial media milik Bella.
Ryan benar-benar tidak ingin Bella merasa sedih.
***
"cup" suara kecupan mendarat di pipi Bella pagi itu .
"morning kiss "ucap Ryan.
Bella hanya tersenyum melihat tingkah suaminya itu.
seperti biasa Bella selalu menyiapkan pakaian kantor milik Rian,
"sayang kau tak perlu menyiapkan baju kantor untuk ku hari ini ,karena hari ini aku akan libur bekerja " ucap Rian
"kenapa kau tidak pergi ke kantor mas, apa kau sakit "ucap Bella sedikit khawatir dengan keadaan Rian.
"tidak sayang aku hanya ingin menghabiskan waktuku denganmu hari." sahut Rian
hari itu Rian berniat akan membuat Bella melupakan semua kejadian buruk yang telah menimpa Bella belakang ini.
"mas gimana kalau hari ini kita liburan" ucap Bella karena Bella sudah merasa jenuh.
"mumpung mas lagi libur." ucapnya lagi
"kau mau liburan ke mana ?"tanya Rian
"ke mana saja mas ,"ucap Bella
"mas kita ajak Mbak Lia juga ya ?" ucap Bella tiba-tiba
seketika Ryan mendekatkan tubuhnya ke arah Bella
"sayang kali ini kita berdua saja ya "ucap Rian
"tapi mas, kasihan Mbak Lia kalau tidak diajak." rengek bela lagi
"Lia tadi malam sudah pergi ke Paris sayang." jawab Ryan berbohong .
"apa perlu kita menyusul Lia ke Paris?"ucpa Rian lagi
"hmmmmm"terlihat Bella sedang berfikir
"tidak ah mas, kalau ke Paris saya rasa terlalu jauh kita ke puncak saja ya mas "ucap Bella
Rian pun tersenyum melihat kepolosan Bella istri ke duanya itu
setelah tidak begitu lama berbincang Ryan menarik lengan Bella untuk keluar dari kamarnya, dan mereka menuju pintu utama rumah mereka .
sesampainya disana Rian menyuruh pak Yanto untuk menyiapkan mobil untuk Rian.
" kita mau ke mana mas?" tanya Bella
"katanya mau ke puncak " sahut Rian
"tapi aku belum menyiapkan pakaian atau beberapa makanan untuk kita bawa " balas Bella
"kau tidak perlu semua itu".sahut Rian dengan membuka pintu mobil untuk Bella
akhirnya mereka berdua pun pergi meninggalkan mansion dan menuju villa milik Rian yang berada di puncak.
***
pagi itu Lia mendapatkan hukuman dari Rian. liat disuruh menggantikan Bella di cafe milik Bella.
di sana Ryan sudah menyuruh Bu Ijah untuk memperhatikan pekerjaan Lia .
Bu Ijah dilarang membantu pekerjaan Lia sedikit pun.
baru sekitar 10 menit Lia mengerjakan tugas cafe, Lia mulai menggerutu dengan semua pekerjaannya.
" hei kau wanita tua tidakkah kau bisa membantu pekerjaanku sedikit saja" ucap Lia terhadap buk Ijah
namun Bu ijah tidak menggubris ucapan Lia.
saat jam makan siang pengunjung mulai ramai .
Lia mulai kewalahan mengurusi semua pengunjung .
Lia mulai menyumpahi Bella karena dia berfikir ini semua gara-gara Bella
saat keadaan cafe mulai sepi, Lia terlihat merebahkan tubuhnya di atas sofa yang berada di ujung cafe milik Bella .
sesekali ia mengusap peluhnya yang mulai jatuh
dia merasa tubuhnya sangat panas
"cafe apaan sih kenapa tidak ada AC di sini.?"gerutu Lia .
memang cafe Bella tidak memiliki AC .
di sana hanya ada beberapa kipas angin
tiba-tiba perut Lia berbunyi ,tanda lapar karena memang sejak pagi Lia tidak mengisi perutnya,
Lia pergi ke dapur cafe untuk mencari beberapa makanan yang bisa dia makan. namun betapa sialnya Lia saat itu, makanan di sana sudah habis dihabiskan oleh para pelanggan yang datang.
akhirnya Lia hanya meminum 1 gelas air putih untuk mengganjal laparnya
***
sebelum jam makan siang Bella dan Ryan sudah sampai di villa milik Ryan.
Bella dan Rian mulai memasuki area villa. ketika sampai di sana ada seorang lelaki paruh baya menyapa kedatangan Rian.
lelaki itu seolah sudah mengenal sosok Rian.
"selamat datang tuan "sapa lelaki paruh baya itu .
Rian hanya memandang dan berlalu
Rian menggandeng tangan bela memasuki villa
sesampainya di dalam kamar yang berada di dalam villa tersebut ia merebahkan tubuhnya. Ryan terlihat terlihat sedikit capek karena dia habis mengemudikan mobil sendiri dari kota menuju puncak.
berbeda dengan Bella,
Bella tidak merasa capek sedikitpun
" mas aku boleh enggak keliling villa" ucap Bella kepada Rian
" nanti saja jangan sekarang"sahut Rian
"sekarang kau temani aku tidur siang dulu" ucap Rian lagi.
Bella hanya mengambil nafas panjang mengiyakan ucapan suaminya itu.
tak lama kemudian pintu kamar diketuk oleh seseorang.
Bella membukakan pintu kamar tersebut
dan melihat lelaki paruh baya yang dia temui tadi di pintu gerbang villa dengan membawa beberapa makanan
Bella mengambil beberapa makanan dari lelaki paruh baya itu dan membawanya masuk
"mas ini makan siangnya bapak yang tadi itu yang membawakan" ucap Bella
" itu namanya pak Muslim sayang," sahut Rian
"dia adalah orang yang menjaga villa ini" lanjut Rian
Bella menganggukkan kepalanya seperti mengerti ucapan Rian
Rian bangkit dari tidurnya dan mulai mengambil makanan yang sudah diantar oleh pak Muslim
Ryan menyuapi Bella seperti biasa
Ryan senang sekali jika harus menyuapi Bella dan makan makanan sisa gigitan Bella
Rian merasa makanan akan jauh lebih manis dan nikmat jika habis digigit oleh Bella
sedangkan Bella mulai terbiasa dengan tingkah laku suaminya itu
setelah selesai makan siang Ryan pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya yang sudah mulai lengket.
saat sedang berada di kamar mandi Rian berteriak memanggil nama Bella
Bella pun mendekat kearah kamar mandi
"ada apa mas "ucap Bella dari luar pintu
"masuk lah cepat "sahut Rian
Bella pun masuk ke dalam kamar mandi, betapa terkejutnya Bella ketika melihat Ryan telanjang bulat tanpa sehelai benang pun menutupi tubuhnya
Bella merasa malu dan membalikkan tubuhnya membelakangi tubuh Ryan
melihat tingkah lucu istrinya Rian tertawa terbahak-bahak
"kenapa kau harus malu ,bukankah kau sudah sering melihatnya " ucap Rian menggoda Bella
semakin malu Bella ketika mendengar ucapan Ryan
Bella tetap tidak membalikan badannya
Bella masih membelakangi tubuh Ryan akhirnya Ryan mengguyur tubuh Bella dengan dengan shower
saat ini badan Lia pun sudah basah kuyup akhirnya Ryan menggendong tubuh Bella dan memasukkan ke dalam bathtub
saat ini Bella dan Rian sudah berada di dalam satu bathub
"tolong kau gosok punggung ku "perintah Rian
dengan sedikit ragu Bella menggosok punggung suaminya itu
"kau tidak perlu malu ,semua yang ada pada diriku ini adalah milikmu kau harus terbiasa mandi bersama dengan diriku mulai saat ini" ucap Rian
.dan akhirnya mereka berdua mandi bersama. mereka berdua mandi dengan waktu yang cukup lama
mereka tidak hanya mandi tapi mereka pun kadang saling bercanda di dalam kamar mandi.
****
kini waktu sudah menunjukkan jam 3 sore Ryan mengajak Bella untuk keluar dari villa
" kita mau ke mana mas?" tanya Bella
" bukannya tadi kau ingin berkeliling villa"sahut Rian
mendengar ucapan Ryan.
betapa girangnya Bella saat itu.
kini Bella dan Ryan berkeliling area villa karena memang villa milik Ryan berada di ketinggian yang cukup tinggi sehingga Bella dan Rian, dapat melihat pemandangan kota dari atas sana .
saat itu senja mulai menyapa,
betapa senangnya hati Bella bisa melihat keindahan senja dari atas gunung , apa lagi ditemani oleh suami yang sangat sayang kepadanya.
"apa kau bahagia sayang?" tanya Ryan
Bella hanya menganggukkan kepalanya nya
"berjanjilah padaku kau tidak akan menangis lagi ,"ucap Rian memandangi Bella
"teruslah tersenyum maka aku juga akan merasa bahagia,aku berjanji aku kan selalu menjaga mu" ucap Ryan lagi kepada Bella.
ucapan Ryan benar-benar membuat Bella terharu
setelah mengucapkan kalimat tersebut
Ryan mulai mencium bibir Bella dengan lembut penuh kasih sayang.
ciuman mesra itu terjadi di bawah senja yang mulai menghilang.
pr kl d tinggal suami nya sdh 100 pun ttp dia msh istri sah sang suami...kl mau nikah lg urus dl surat percersian nya dgn 3 x sidang dlm 3x pihat lk2 tdk datang mk danggap gaib saat sidang k 3 itulh pihak hakim memutuskn bhwa mrk sdh sah bercerai...stlh itu br menunggu ms idah slm 3 bln 10 hr u lbh meyakin kn lbh bagus nya 4 bln br bs menikah dgn lk2 lain....jk blm bercerai n blm ada kt talak dr suami atau dlm ms idaj ada yg meminang n menikah mk jatuh nya haram jk mereka melakukn hubungan suami istri mk jinah...sampai brp lm pernihan mrk...itu akn terjadi sampai 7 turunan dosa jinah nya n anak2 tdk blh d nasabkn / d walikn ats nm ayah nya hrs nm ibu nya....yg kt tau crt novel iti spt crt nyata yg mencetitakn kehidupan sebuah klg / lmsyarakat lingkungan shri....jk si pembaca tak bs menyaring crt spt ini mrk mengngangap ini sah2 sj kl itu terjdi athor yg iut menanggung dosa mrk krn ator memberiln pandann yg slh dlm crt bela n rian
si Bella udah tau sering dijahati amazing Lia masih aja mau dibaik2i.
mana Ada manusia kyak gitu Thor.. 🤦♀
aneh....
kacau ini novel....
coba di cek LG pengetikan nya.. Mira buka. nya SDH meninggal..
yg teliti Thor..
pabaliut ini mah..