NovelToon NovelToon
The Poor Girl

The Poor Girl

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Tamat
Popularitas:105.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Marta Linda

Bermodalkan ijazah SMA Elin mengadu nasib ke ibu kota berharap jalan itu dapat mengubah kehidupan orangtuanya yang hidup serba kekurangan. Namun harapan hanya tinggal harapan, baru tiga bulan bekerja Elin harus berhenti karena mengalami insiden di malam itu.

Elin Si gadis malang mengalami nasib buruk yang tidak pernah terbayang di benaknya, insiden malam itu menambah kepedihan di hatinya. Malam yang mengingatkan Elin akan hidupnya yang penuh luka dan kesedihan.

Adakah seseorang yang akan mengubah hidupnya keluar dari belenggu kesakitan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marta Linda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kau Jatuh Cinta?

Elin tidak menanggapi pertanyaan Nina, dia mengeluarkan buku untuk menulis tugas yang tertulis di papan tulis.

Nina masih terdiam dengan segala pemikirannya, dia terus menatap Elin. Tak berapa lama dia menyusul duduk di sebelah Elin.

"Apa sebelum ini kau mengenal Rico?" tanya Nina serius, rasa penasaran Nina tak terbendung

Elin menoleh beralih menatap Nina, "bukankah pertanyaan itu pernah ku tanyakan padamu?" jeda sesaat, "aku rasa kau tahu artinya," jawab Elin menatap Nina

"Aku tidak yakin," kata Nina,

"Kau bukan tipe orang yang mudah akrab dengan orang yang belum kau kenal," Nin mengerutkan dahi menelisik wajah Elin.

"Jika kau tidak mengenalnya sebelum ini, kenapa bisa kau pergi ke kantin bersama dia. Itu menunjukkan bahwa kau dekat dengan dia atau mungkin kalian sudah akrab." Nina tidak puas, jawaban Elin terdengar ambigu.

"Terserah kau saja, kau mau percaya atau tidak itu terserah padamu." Elin malas membahas hal ini yang dia rasa tidak penting.

Bibir Nina mengerucut mendapati tanggapan Elin.

Sejak itu diam-diam Elin memperhatikan Rico, Elin merasa Rico selalu menarik perhatiannya.

Saat melewati kelas Rico, Elin merasa seseorang sedang memperhatikannya. Entah itu hanya perasaannya saja atau itu benar adanya. Dia tidak tau, yang dia tau dia selalu merasa di perhatikan dari kejauhan.

Beberapa kali Elin berpapasan dengan Rico mereka saling melempar senyum, hanya itu. Tidak ada percakapan atau perlakuan manis lagi dari Rico.

Hari-hari Elin terasa lebih indah sejak dia mengenal Rico, dia merasa bahagia. Dia bisa merasakan ada rasa suka dalam hatinya untuk Rico. Namun dia

menyimpan rasa itu sendiri, lagi-lagi rasa suka dalam hatinya dia pendam.

Sungguh pun dia menyimpan rasa suka untuk Rico, rasa suka itu tidak sebanding dengan perasaan suka Elin untuk Reyhan.

Reyhan tetap menjadi pertama di hatinya. Dia tak kan tergantikan, namun karena cinta itu tak bersambut dia menyimpannya di tempat terdalam.

Hatinya mudah goyah karena tidak adanya penguat untuk hatinya bersandar. Hati itu butuh sandaran cinta, cinta dari Si pemilik hati yang dia sendiri tidak tau siapakah pemilik hati ini nantinya?

Hari ini Elin tampak bersemangat memulai hari, terlihat jelas wajah bahagia Elin. Elin tiba di sekolah tepat waktu bel berbunyi, segera dia menuju kelas tidak ingin terlambat.

Dari kejauhan dia bisa melihat Nina tengah berdiri di depan pintu tengah menunggu dirinya. Nina melambaikan tangan, menyapa Elin dari kejauhan.

"Tumben terlambat," tutur Nina setelah Elin mendekat, Elin melewati Nina berlalu begitu saja.

"Hei, aku bertanya!" Nina kesal menepuk pelan lengan Elin

"Kau tau kenapa aku bisa terlambat, aku rasa kau tau sebabnya?" jawab Elin ketus

"Kau ini kenapa, pagi-pagi sudah sensi begini? lagi dapet?" Nina belum menyadari penyebab sikap Elin seperti itu

"Aku terlambat karena menunggumu! kau tidak memberi tau aku jika kau akan berangkat sendiri tanpa aku.

Jika aku tau kau sudah berangkat, tidak akan aku menunggumu. Untung saja aku datang tepat saat bel berbunyi.

Kalau aku tadi menunggumu lebih lama bisa saja aku benar-benar terlambat." Jelas Elin

Nina baru menyadari kesalahannya, dia benar-benar lupa akan hal ini.

"Astaga, aku lupa. Aku benar-benar lupa Elin. Aku terburu-buru tadi. Maafkan aku Elin, aku minta maaf yah," pinta Nina sedikit memohon.

" Bagaimana kau bisa lupa? kita sudah 2 tahun ini pulang pergi bersama. Ini sudah jadi kebiasaan buat kita, aku rasa kau tidak mungkin lupa." Elin mengerutkan dahi menatap Nina

"Aku minta maaf. Aku juga manusia yang tidak luput dari kesalahan," Nina memelas dengan wajah memohon

Elin tidak memaksa Nina untuk berkata jujur dengan menambah pertanyaan lain. Meski dia tau ada kebohongan yang di ucapkan Nina, dia yakin ada alasan di balik itu semua. Akhirnya Elin mengangguk.

"Lain kali jika kau berangkat lebih dulu tolong kabari aku, agar aku tidak menunggumu," tegas Elin

"Tidak ada lain kali, aku akan selalu pulang dan pergi bersamamu," jawab Nina

"Mana tau kau akan lupa lagi," sambung Elin

"Aku usahakan tidak lagi," jawab Nina

"Baiklah aku pegang kata-katamu," kata Elin

Nina menatap Elin, Nina bisa merasakan perubahan Elin akhir ini, dia tampak bahagia dengan wajah sumringah selalu terlihat senang.

"Kau tampak senang akhir-akhir ini?" Nina tidak bisa menahan diri untuk tidak bertanya.

Elin mengernyit mendapat pertanyaan aneh dari Nina.

"Kau tidak senang jika aku terlihat senang?" tanya Elin menilisik wajah Nina.

"Bukan begitu, kau tidak seperti biasa. Kau terlihat bahagia akhir-akhir ini, apa kau mendapat jackpot?" tanya Nina.

"Tidak ada, aku hanya ingin terlihat senang," jawab Elin acuh

"Hanya ingin terlihat senang?" Nina mengerutkan dahi menatap Elin, " Kau ingin terlihat senang untuk siapa?"

"Berhenti bertanya, kita sedang di kelas," Elin mengalihkan topik pembicaraan.

Nina menelisik raut wajah Elin, dia sudah menemukan jawaban dari pertanyaannya.

"Kau sedang jatuh cinta?" Selidik Nina

Elin gelagapan, bingung akan menanggapi seperti apa, "Sok tau!" ketus Elin

Nina tertawa melihat ekspresi wajah Elin, terlihat jelas kebohongan di mata itu. Elin tidak bisa menutupi kekesalannya saat di tertawakan seperti ini.

"Berhenti menggodaku," geram Elin

Elin menatap tajam Nina namun Nina tidak menghiraukannya, dia masih terus tertawa tidak bisa untuk menahan tawanya.

"Kau seperti anak baru gede yang baru merasakan jatuh cinta, lihatlah wajahmu lucu," kata Nina di sela tawanya.

"Berhenti meledekku," Elin berdiri tegak hendak pergi pindah ke bangku lain

Nina menghentikan tawanya lalu menarik tangan Elin, "jangan marah, aku benar-benar tidak bisa menahan untuk tidak tertawa," kata Nina

"Ekspresimu memancing diriku untuk tertawa," sambungnya

"Duduklah lagi," lanjut Nina

"Aku mengerti apa yang kau rasakan. Jika kau suka dekati dia," sambungnya

"Sudah saatnya kau punya kekasih. Kau akan tau indahnya hari yang kau lalui saat di mana kekasihmu memberi perhatian padamu. Hidupmu akan lebih berwarna." Jelas Nina

Elin mencibir, "aku hanya kagum, dia laki-laki baik yang pernah aku temui. Aku yakin dia memang memiliki sifat baik pada semua orang, aku tidak ingin salah menanggapi kebaikan dia." Jawab Elin

"Aku tidak ingin berharap," sambungnya

Nina mengulum senyum, "jadi kau benar suka padanya?" tanya Nina

"Padahal aku hanya menebak, tidak ku sangka tebakan ku benar adanya," Nina tersenyum meledek

"Kapan kau akan mulai pacaran? sudah saatnya kau menjalin kasih dengan seseorang. Jangan menahan diri, lakukan jika kau ingin. Nikmati masa-masa sekolah saat ini, karna waktu ini tidak akan pernah kembali." Kata Nina panjang lebar

1
cat miauu🐈
season 2 udh ada kah
Kanjeng Netizzen
Masih senasib dgku dlu aq makan dg nasi anget dan sambal kdg jd hanya makan nasi dicampur garam terkdgpun dg ikan asih dan sayur bening itupun sudah merasa bersyukur masih bisa mengisi perut ,aqpun merasa bersyukur walau sederhana masih mendapatkan kasih sayang org tua bpk yg seorg buruh tukang ditetangga dan ibu seorg buruh tani
Indah050
yah sayang sekali...imam sama aku aja lah... huhuhu
Indah050
miss u imam
Indah050
aku kok jatuh cinta pada imam ya kak...
Indah050
hai kak aku mampir ya
Ety Purn@w@ty
Di Tunggu Season 2 Nya...😍😘😘😘
Mharta Lin: woke, baca juga kak novelku yg lain
total 1 replies
Ety Purn@w@ty
😥😥😥😥😥😥
Ety Purn@w@ty
Syukaaaaa 😘😘😘😘😘😘😘
Ety Purn@w@ty
Menyimak
ayyona
boom like yg tertinggal 😍😘
ayyona
yeayyy ditunggu season 2 😍😍😍😘😘
Ai
next up! semangat nulisnya thorr🤗
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
Ismi Kawai
25 like menyusul smp akhir
Mharta Lin: makasih say, nti aku feedback
total 1 replies
Ismi Kawai
lanjut setoran
Felicia
Sudah ku Boom Like ceritamu Thor mohon balasannya yah thor singgah ke Ceritaku yang judulnya

🥰🥰🥰 Sad Marriage

🌺🌺🌺 My Poor Mama
Dessy Mariasari
dtunngu season 2 nya thor,,,, pnasaran sma imam heheheeh
Dessy Mariasari: siap sambil nunggu season ke 2 hehehe
total 5 replies
Khaira Della
cepet bgt endingny
Khaira Della
Reyhan aku pilih
Khaira Della
Sabar abah,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!