NovelToon NovelToon
Petaka Malam Reuni

Petaka Malam Reuni

Status: tamat
Genre:Duda / Trauma masa lalu / Cinta Terlarang / Balas Dendam / Konflik etika / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.7
Nama Author: Mhaya Yanti

Kinara tak menyangka jika kedatangannya di acara reuni akan membawa bencana bagi kehidupan selanjutnya. Bertemu dengan pria yang dulunya membuat hidupnya tertekan.

Hingga ia memutuskan untuk pergi dari kehidupan sang pria. Dan kali ini, pertemuan dirinya dan pria masa lalunya membawa duka lara untuk dirinya.

"Aku sudah lama menunggu kehadiranmu! Biarkan malam ini menjadi saksi rasa sakit hatiku padamu Kinara."~ Edgar Regantara

"Kau tak tau bagaimana rasanya jadi aku, Mungkin dengan cara kamu membalaskan dendam padaku! Rasa sakit hatimu lenyap bersamaan dengan luka yang akan aku bawa pergi" ~Kinara Saqeel Ardav

Sanggupkah Kinara melewati semua itu, melewati hal tak terduga dari masa lalunya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mhaya Yanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PMR 18

Sinar matahari mulai nampak dari cela gorden hingga menembus kedalam kamar bernuansa abu -abu. Hingga membuat seseorang yang sekilas terkena sapuan sinar matahari itu mengerjab kan matanya beberapa kali.

Mata lentik itu terbuka secara perlahan namun ia dikejutkan dengan sebuah telapak tangan yang tengah menghadang sinar matahari agar tak menerpa wajahnya.

Kinara terlonjak kaget, ia spontan terduduk kala ia mengingat malam tadi. Dirinya bersama Edgar dan tangan yang ada didepan wajahnya tadi adalah milik pria itu. Kinara menoleh secara reflek kearah sebelahnya dan benar saja jika disana masih ada Edgar yang tengah tersenyum menatapnya.

"Kamu!"

"Iya, ini aku. Kenapa hmm? Nyenyak banget ya tidurnya sampek gak mau lepas dari pelukanku," celetuk Edgar membuat Kinara memalingkan wajahnya, ia teringat kejadian semalam yang membuatnya tidur seranjang dengan Edgar.

 Kinara mengetuk pelan dahinya, bisa-bisanya ia terlelap dalam dekapan Edgar. Bahkan ia terkesan menikmatinya.

"Menjauh lah, Edgar," sentak Kinara ketika Edgar mendekat kearahnya dengan tangan mulai membelit perutnya.

''Tidak akan, Sayang."

Cupp...

 Seketika tubuh Kinara dibuat merinding kala mendapatkan perlakuan seperti itu dari Edgar. Sesuatu yang dulu membuat dirinya bahagia ,namun berbeda untuk saat ini.

"Ed, lep__"

"Aku bahagia semalaman bisa tidur memeluk istriku bahkan aku tidak bisa nyenyak tidur karena takut tak bisa seperti semalam lagi bersamamu," ungkap Edgar menaruh kepalanya di atas bahu Kinara.

  Kinara terdiam tak sekalipun menanggapi ucapan Edgar. Ia membiarkan pria itu berlaku semaunya padanya untuk saat ini, entah nanti.

"Sayang, Izinkan aku memilikimu, Izinkan aku menjagamu. Maaf, untuk kesalahanku dimasa lalu. Aku bodoh karena sudah percaya tanpa tau bukti yang nyata." papar Edgar semakin mengeratkan pelukannya. "Aku mencintaimu, Kinara." imbuhnya.

Degg..

Jantung Kinara memburuh mendengar pengakuan Edgar suaminya. Pria itu masih mencintainya dengan tenang, bahkan ia rela mengorbankan keluarganya hanya untuk dirinya.

Tapi, Sebenci apapun Kinara pada Edgar . Ia masih menyimpan rasa yang teramat untuk laki-laki itu, cintanya masih utuh bahkan sama dengan rasa cinta yang dimiliki Edgar padanya.

"Kamu kenapa hmm?" tanya Edgar ketika Kinara menempelkan punggung tangan di dahinya. Bahkan juga menempelkan di bagian lehernya.

"Aneh, tumben sekali tubuhku baik-baik saja." batin Kinara merasa aneh pada tubuhnya ketika ia tak sama seperti pagi sebelumnya. Biasanya ia mual bahkan terasa demam di pagi hari, namun saat ini ia tak merasakan apapun.

"Ra, kamu kenapa?" panggil Edgar lagi kala Kinara tak ada tanda-tanda menyahutnya.

"Tak apa." Kinara menjawab dengan padat dan jelas.

Tuut.... Tuttt...

Atensi keduanya mengarah pada gawai Kinara yang berada diatas nakas. Ponsel itu berdering dengan menampakkan nama abangnya disana.

 Edgar yang awalnya emosi melihat nama yang tertera disana seketika emosinya mereda. apalagi ketika Kinara mengangkat dan memanggil Abang pada penelpon itu.

Kinara : [ Iya ,Bang. Ada apa?]

Daffa: [ Papa ingin bertemu denganmu]

Kinara: [ Benarkah? Papa sudah bangun, Bang!]

Daffa: [ Iya, Papa menanyakan mu.]

Kinara :[ Alhamdulillah, Terimakasih, Bang. Nara akan segera kesana.]

Tutt... Tut...

 Bibir Kinara tersenyum lebar setelah menerima telepon dari Daffa kakaknya. Tanpa membuang waktu lagi, ia bergegas membersihkan diri bahkan ia melupakannya Edgar yang masih berada disana. Pria itu hanya melihat tanpa berucap sepatah katapun.

 Setelah beberapa menit lamanya, akhirnya Kinara sudah rapi dengan dress yang sudah tersedia di lemari. Siapa lagi yang menyiapkan kalau bukan Edgar tentunya, pria itu terus berusaha mendapatkan lagi hati Kinara dengan berbagai cara.

"Aku akan ikut bersamamu." ucap seseorang yang tiba-tiba mengagetkan Kinara . Gadis itu berhenti melangkah ketika ia hendak menuruni tangga, Ia menoleh hingga netranya melihat Edgar yang tengah bersedekap dada dengan pakaian santainya.

"Tidak perlu." jawab Kinara berjalan menuruni tangga.

 Edgar tak mendengarkan ucapan Kinara, pria itu trus saja membuntuti langkah kaki Kinara hingga membuat Kinara kesal dibuatnya.

"Berhenti, Ed. Aku mau menemui Papa bukan mau kabur," sentak Kinara ketika ia hendak membuka pintu apartemen.

"Aku juga ingin menemui ,Papa." Edgar menyahut dengan rasa tak bersalahnya.

"Dia Papaku ,Edgar. Bukan Papa mu." sengit Kinara bersedekap dada di depan Edgar, padahal ia ingin cepat- cepat kerumah sakit untuk menemui Papanya namun kelakuan Edgar sangatlah menyebalkan baginya.

"Iya, Aku tau. Dia mertuaku," jawab Edgar dengan santainya.

Mendengar jawaban Edgar yang membuatnya naik darah, alhasil ia pasrah dengan apa yang dilakukan pria itu.

Dengan keterpaksaan pula, dirinya sangat tak suka dengan apa yang dilakukan Edgar. Mengingat apa yang sudah di lakukan pria itu padanya bahkan keluarganya.

Bersambung...

1
Tamirah
Mama nya Edgar gak suka Kinara karena masa lalu orang tua Kinara.Mungkin Regina menjebak papanya Edgar hingga jadi istri yg tidak dicintai,dan cinta nya hanya pada mama nya Kirana.
Happy Kids
gara gara edgar inj cikal bakal serangan jantung ardav
Happy Kids
uda tau nara bukan anakny kenapa belaga jadi wali beuhh??? ga sah itu nikahnya
kagome
si uler regina bukan tu thor🤔
kagome
masalah nya ardav gk tau klo edgar bukan anak kandung regantara
sok tau aq thor🤣🤣🤣🤣
Devi Safitri
ni kog apartemen bisa dmasuki org senakny,emang pintunya g da pengaman khusus.?🫣
Gendis Larasati: jangan lupa itu org tuanya,dmn yg pasti punya akses
total 1 replies
Iryani levana khrisna Khrisna
terimakasih Thor tetap semangat dalam berkarya
Idah Jafar
Kirana goblok bgt mau bales dendam k Edo ga bisa nahan emosi.
itu bales dendam yg konyol
Ica Amalia
😍😍
Ani Kurniati
bagus cerita nya
Fatmawati Fhatza
Alhamdulillah sangat bagus
Suharti
trimakasih ceritanya bagus. 👍
Suharti
🙏
Suharti
bagus. tapi ngeri dg karakter edgar. berakhir dg bahagia. 👍
Suharti
cari pacar lagi aja kinara💪
74 Jameela
ntar ujung"e edgar ndlosor"..kena sindrom bucin yg menggelikn..skrg sllu bilg kinara jallang,,mulutmu itu yg jallang gar adgar😤
mamayot
salam dari PESONA LIAR SANG DUDA TAMPAN
Leni Martina
maaf Thor akhirnya aku ngk lanjut baca,novelmu ngk cocok buat aku yg strong women,yg ngk suka di injak2,.
Aisyah Aisyah
baru mulai ngeh, knp si Regina benci sekali sama Kirana.
Nii
ok
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!