NovelToon NovelToon
Dilema Selingkuhan

Dilema Selingkuhan

Status: tamat
Genre:Model / Selingkuh / Cinta pada Pandangan Pertama / Pelakor / Dijodohkan Orang Tua / CEO / Tamat
Popularitas:127.8k
Nilai: 5
Nama Author: viaviana97

Pandangan pertama seorang Aditya Pratama dengan model cantik bernama Kimberly Edelina Agatha membawa Aditya ke dalam perasaan yang tak dapat dijelaskan. Ketertarikan, obsesi ingin memiliki, atau mungkin jatuh cinta yang sesungguhnya. Pesona Kimberly membuat Aditya tak mampu melepaskan pandangan darinya. Hingga akhirnya, Kimberly luluh oleh karisma, segala perhatian, dan sikap manis Aditya padanya.

Kimberly harus menerima kenyataan getir setelah hatinya telanjur terpaut. Mengetahui Aditya ternyata pria beristri dan beranak satu, Kimberly mulai dilema.

Akankah Kimberly memilih bertahan dengan statusnya sebagai selingkuhan alias orang ketiga? Siapa yang jadi prioritas Aditya dalam hidupnya? Bisakah Aditya menolak pesona sang selingkuhan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon viaviana97, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kau Membuatku Malas Pergi

Sedari tadi, Aditya tak benar-benar pergi ke toilet. Ia bersembunyi di antara etalase baju di sisi lain sembari mengawasi pergerakan Sasa dan Naya. Setelah melihat istri dan anaknya pergi ke arah keluar mall, Aditya kembali menemui Kimy yang telah menantinya sejak tadi. Pria itu merasa beruntung hari ini tak jadi sampai kepergok alias ketahuan dan menghancurkan segalanya hanya dalam hitungan detik saja.

“Kim, maaf kalo nunggu lama, ya.”

“Eh, Mas. Hm, gapapa, kok. Udah ke toiletnya?”

“Udah.”

“Eh, iya, Mas. Tadi, waktu Mas ke toilet, aku sempet lihat putri kliennya Mas yang Mas bilang udah kenal cukup deket itu, yang ada di foto itu, dia ada di mall ini juga.”

“Ah, i-iya, kah?”

“Iya. Tadi aku beneran lihat. Kayaknya dia lagi belanja sama mamanya. Mamanya cantik.”

“Pasti tetep cantikan kamu lah, Sayang.”

“Mas udah kenal sama mamanya juga?”

“Em, udah. Pernah ketemu juga waktu itu. Tapi, gak sesering ketemu sama putrinya.”

“O gitu. Tadi tuh aku mau coba sapa mereka, eh merekanya udah keburu pergi.”

“Syukurlah,” batin Aditya.

Aditya bahkan tak ingin jika mereka bertiga bisa saling kenal. Untung saja Kimy tak berhasil menemui mereka.

“Ya udah lah, Kim. Mungkin mereka buru-buru juga.”

“Hm, iya kali, ya. Ya udah, deh.”

“Oke, sekarang apa? Masih mau belanja yang lain?”

“No. Aku udah selesai belanja, Mas.”

“Ya udah, mas anter pulang sekarang?”

“Iya, yuk!”

Aditya merangkul pinggang Kimy dari samping, seraya mereka berjalan beriringan keluar mall.

Mobil Aditya pun tiba di tempat parkir apartemen.

“Makasih, Mas.”

“Sama-sama, Cantik. Biar mas bantu bawain belanjaan kamu sampe ke dalem apartemen, ya.”

“Eh, gak usah, Mas. Aku bisa sendiri. Mas langsung balik ke kantor aja.”

“Gapapa, Kim. Itu berat, loh. Biar mas aja yang bawain, ya.”

Seperti biasa, sulit bagi Kimy untuk menolak tawaran sang CEO yang walaupun dengan nada halus, tetapi terkesan memaksa.

Mereka sampai di dalam apartemen Kimy. Aditya meletakkan seluruh belanjaan Kimy di atas meja dekat sofa.

“Mas, thank you so much. Udah nemenin aku, dibelanjain, bahkan sampe dibawain belanjaannya ke sini. Makasih banyak Mas Ditya.”

“Iya, Sayang. Mas juga seneng, kok, hari ini bisa nemenin kamu belanja,” sahut Aditya sambil mengelus pipi Kimy dengan jemarinya.

“Oke, sekarang Mas bisa balik ke kantor. Udah hampir sore, loh, Mas.”

“Hmm. Sebenernya mas masih pengin nemenin kamu.” Kedua tangan Aditya meraih kedua tangan Kimy lantas digenggamnya erat.

“Mas... udah sana, ke kantor. Kerjaan Mas nungguin tuh.”

Perlahan, Aditya memiringkan kepalanya. Bibirnya lantas berusaha meraih bibir Kimy. Mulailah ia mengecup bibir Kimy dengan berhasrat. Kimy yang berusaha menghentikan ciuman Aditya tak bisa mengimbangi kekuatan sang CEO. Akhirnya, sesekali gadis itu ikut membalas pagutan bibir Aditya.

Aditya menyandarkan tubuh Kimy tepat di dinding apartemen, menahannya di sana, sembari melanjutkan ciuman panasnya.

“Kim, sssttt! Sebentar, Sayang,” ucap Aditya di sela ciumannya.

Aditya tak menghentikannya sampai di sana. Ia terus saja asyik mencumbu gadisnya. Begitu keduanya hampir kehabisan napas, pria itu baru melepaskan pagutan bibirnya. Namun, ia masih setia menempelkan wajahnya dengan wajah Kimy.

“Aahh, Mas. Ke kantor, gih.”

“Emmhh, hahh, Sayang. Ke kamar sebentar, yuk. Bentar aja sebelum mas pergi. Ayo, Sayang.” Sepertinya Aditya masih saja bernafsu ingin menikmati yang lebih dari Kimy.

“Em, gak, Mas. Mas ke kantor aja. Nanti kan bisa.”

Kimy lantas agak mendorong dada Aditya agar pria itu lebih berjarak darinya. Sang CEO pasrah karena Kimy tak mau ia meninggalkan pekerjaannya. Gadis itu tetap menyuruhnya kembali ke kantor. Namun, hal itu tak menyurutkan niat Aditya untuk bercinta. Ia akan menagih jatahnya malam nanti.

“Ah, baiklah. Nanti malem, ya. Mas tunggu.”

“Astaga, Mas. Udah, gih, sana pergi!”

Setelah melayangkan kecupan di pipi kanan dan kiri Kimy secara bergantian, Aditya meninggalkan apartemen kekasihnya.

***

Sangat larut, di luar dari ekspektasinya, Aditya baru bisa kembali menemui Kimy hampir tengah malam. Setelah menyelesaikan pekerjaannya di kantor, pria itu ingin pulang sebentar ke rumahnya dengan niatan hanya mandi dan berganti pakaian. Namun, ia justru harus bertahan lebih lama di sana sebab putri kecilnya—Naya menginginkan papanya tetap menemaninya. Baik untuk makan malam, maupun untuk membuat projek tugas sekolahnya malam itu. Aditya jadi harus menahan kegelisahannya ingin segera berjumpa Kimy dan menagih utang tadi siang.

Hampir pukul setengah satu dini hari, Aditya baru sampai di apartemen Kimy. Sudah pasti gadisnya sekarang sedang terlelap. Untungnya, ia tak perlu menunggu sampai Kimy membukakan pintu untuknya. Aditya bisa langsung masuk sebab beberapa hari lalu Kimy sudah memberitahu password pintu apartemennya pada Aditya. Pikirnya karena Aditya sering ke sana, Kimy tak mau Aditya menunggu lama di luar seandainya ia sedang tak ada di dalam apartemen atau justru tengah sibuk dengan hal lain di belakang, entah di kamar, di dapur, atau di toilet, hingga tak sempat membukakan pintu.

Sang CEO langsung menuju kamar kekasihnya tanpa pikir lagi. Di sana, ia melihat Kimy sudah terlelap di atas ranjangnya. Namun, posisi Kimy sekarang justru makin menggoda Aditya. Pasalnya, Kimy berbaring menyamping dengan kaki jenjang dan paha mulus yang terekspos. Ia mengenakan lingerie tipis berwarna merah yang masih bisa memperlihatkan seksinya setiap lekuk tubuhnya.

Aditya melepaskan jas dan sepatunya. Ia lantas ikut naik ke ranjang. Diraihnya tubuh Kimy dan dirangkulnya dari belakang. Setelah ia bisa mendekap erat tubuh seksi itu, bibirnya mulai menelusuri leher mulus Kimy. Diciuminya sampai tidur Kimy pun akhirnya terusik.

“Aahhh,” desah Kimy.

“Emmmhh, Sayang. Mas lagi pengin. Ayo kita bercinta sebentar, ya.”

Kimy masih setengah mengantuk. Ia akhirnya menyadari kedatangan Aditya.

“Em, Mas Ditya. Ini jam berapa? Kenapa Mas ke sini di jam segini?”

“Mas gak bisa nunggu lebih lama lagi, Sayang. Mas gak akan bisa tidur sebelum hasrat mas sama kamu terpenuhi. Ayo, Kim.” Aditya kembali melayangkan ciuman bertubi-tubi.

“Aku ngantuk, Mas. Kupikir tadi Mas Ditya gak jadi ke sini.”

“Mas tau ini terlalu malem. Tadi mas ada urusan lain dulu. Sekarang, biarin mas lanjutin sesuai janji kita tadi siang, ya.”

Aditya terus mengelus sekujur tubuh Kimy, berusaha memancing hasrat Kimy juga agar menginginkan bercinta dengannya juga. Kini Kimy berbaring telentang. Sepertinya ia tak tega menolak keinginan Aditya malam ini. Merasa dapat persetujuan dari sang model, Aditya mulai melucuti kemeja dan celananya. Setelah tubuhnya terpampang polos, tanpa basa-basi ia langsung menindih tubuh Kimy di bawahnya sembari memagutkan bibir mereka berdua. Nafsu yang begitu membara. Gairah yang tak tertahankan.

“Ssshh, Sayang.”

“Aaahhh, emmhh Mas...”

“Temenin mas sampe mas puas malem ini, Sayang. I miss you, Sexy.”

1
Yuliana 123
semngt thor ceritanya bgus bnget
G Use
Ngapain anda tanya happy ending...anda goblok....anda yang nulis anda tanya...
Aina love: buset dah...
kasar amat
gak pernah sekolah kali yak
cuma ampe paud
total 1 replies
Noerlina
Lumayan
Noerlina
Kecewa
Nova Susanti
ya ampun Kim,mimpinya panjang bnget,smpai bikin spot jantung😀
Devi Aviana Putri: Hahaha 😄
Iya, Kakk. Makaasihh udah baca sampe akhir, Kakak. 💜
total 1 replies
Nova Susanti
benar benar kaget sekrang pas tau Adit seorang psikopat 😱
November
lanjut
amaze min1
bisa2 nanti naya ikutan dibuang jg karna masih nggak mau terima kimmy
Devi Aviana Putri: Waduhh. Kita lihat nanti ya, Kak. Btw, rencananya sekitar dua bab lagi tamat. Hehe. 😁
total 1 replies
amaze min1
jahat banget aditya kalau sampe bunuh sasa cuma gara2 mau nikahin kimmy😠 semoga adit dan kimmy kena karma berlipat ganda dahh 😠😠
Devi Aviana Putri: Wkwkwk. Sabar ya, Kakakk. 😇
total 1 replies
Yunita
up nya kok lama sih thor
Devi Aviana Putri: Hehe, iya, Kak. Besok-besok diusahain up tiap hari deh. Sebenernya ini juga tinggal beberapa bab aja, kok. Bentar lagi mau author tamatin, ehehe. Makasih udah mampir dan selalu nunggu kelanjutan cerita author ini, Kakk. 🙏💜
total 1 replies
amaze min1
kimmy dan adit keterlaluan mentang2 nggak ada penghalang lg main seenak nya aja, nggak mikirin perasaan ortu sasa sedikit aja
amaze min1
Hadeh.. kapan dah karma nya ni dua orang nggak punya hati
November
lanjut
Endah Nigel Moms Nigel
author ini gmn eaa pelakor di belain
amaze min1
adit benar2 nggak punya perasaan untuk sasa. dia ngak sedih sasa meninggal, sedih nya karna bingung gimana jelasin ke anak nya kalau maam nya udh nggak ada
Devi Aviana Putri: Ehehe sabar ya, Kakk. 🤗
total 1 replies
amaze min1
senang kan lu dit nggak ada penghalang buat bersatu sama kimmy, semoga aja anak nya nggak mau sama kimmy biar tau rasa
amaze min1
kimmy nggak punya hati ya bisa2 nya senang di saat seorang anak kehilangan ibu nya 😠
amaze min1
yahh sasa nya meninggal 😥 makin senang lah adit sama kimmy 😑
November
lanjut
amaze min1
lepasin aja sa walaupun sakit, tp nunggu kimmy sama adita kena karma dulu baru tinggalin si adit biar nyaho
Devi Aviana Putri: Wkwkwk yg sabar ya, Kakk.
Kita lihat aja nanti mereka maunya gimana.
Makasih udah mampir komen, Kakak. 😇💜
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!