NovelToon NovelToon
KEHORMATAN YANG TERJUAL

KEHORMATAN YANG TERJUAL

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Percintaan Konglomerat / Konflik etika / One Night Stand
Popularitas:55.8k
Nilai: 5
Nama Author: senja_90

MOHON UNTUK TIDAK LONCAT-LONCAT KETIKA MEMBACA KARENA BERPENGARUH TERHADAP RETENSI!

Demi membiayai pengobatan sang mama, Eleanor (23 tahun) rela menjual keperawanannya pada seorang pria kaya raya bernama Andrew Kingston (30 tahun). Akan tetapi, pengorbanannya sia-sia, mama tercinta meninggal usai menjalani operasi transplantasi jantung.

Hidup sebatang kara membuat Eleanor pergi meninggalkan tanah kelahirannya dengan harapan dapat membuka lembaran hidup baru. Namun, siapa sangka dia dipertemukan kembali dengan Andrew yang tak lain adalah CEO di perusahaan tempatnya bekerja.

Akibat sering bertemu, tumbuh benih cinta di antara keduanya. Namun, akankah cinta itu berlanjut ke pelaminan sedangkan status sosial antara mereka terbentang luas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon senja_90, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apartemen Baru untuk Sang Mommy

Sepuluh hari telah berlalu, hari ini Nyonya Florance kembali diperiksa untuk memastikan keadaannya. Dokter Raiden tersenyum setelah memeriksa kondisi Nyonya Florance dan memperbolehkan Eleanor masuk ke kamar rawat inap.

“Bagaimana keadaan Mommy, Dok? Kondisinya sudah lebih baik bukan?” tanya Eleanor begitu khawatir.

“Syukurlah, kondisi Nyonya Florance sudah berangsur membaik,” jawab Dokter Raiden. “Setelah infusnya habis, Nyonya Florance diperbolehkan pulang ke rumah dengan beberapa catatan yang harus diperhatikan,” sambung pria tersebut.

Ada kelegaan terlihat dari air muka Eleanor. “Syukurlah kalau begitu. Terima kasih banyak karena sudah melakukan yang terbaik untuk Mommy,” sambung Eleanor.

“Betul, saya sangat berterima kasih atas semua yang telah dokter lakukan,” tambah Nyonya Florance.

“Itu sudah menjadi kewajiban saya sebagai seorang dokter, kalian tidak perlu mengatakan hal demikian. Lagi pula semua ini karena kalian sendiri,” jawab Dokter Raiden. “Eleanor sudah bekerja keras untuk biaya operasi dan Nyonya Florance sudah berjuang menghadapi maut, saya dan tim medis hanya bisa membantu sedikit."

“Tidak Dok, semua ini berkat Anda dan juga para tim medis,” kilah Eleanor.

“Semua atas kehendak Tuhan,” tandas Dokter Raiden. “Kalau begitu saya pamit undur diri dulu, Nona Eleanor boleh mengurus beberapa hal untuk kepulangan Nyonya Florance. Saya juga akan menulis resep obat untuk ditebus."

Eleanor pun pergi bersama Dokter Raiden untuk mengurus surat kepulangan Nyonya Florance, menebus obat, juga beberapa hal yang harus diperhatikan tentang sang mommy. Dokter Raiden memberikan catatan pada Eleanor untuk membawa Nyonya Florance check up secara berkala guna memastikan kesehatannya sebelum operasi dilakukan.

Setelahnya, Eleanor kembali ke ruang inap Nyonya Florance, wanita paruh baya itu sudah berganti pakaian dan infusannya pun sudah dilepaskan dengan bantuan suster.

"Apa Mommy senang sudah diperbolehkan Dokter?" tanya Eleanor sambil memasukkan pakaian serta kebutuhan sehari-hari milik mommy-nya ke dalam tas.

"Tentu saja senang, Mommy benar-benar merasa bosan berada di rumah sakit. Bau karbol dan makanan hambar membuat Mommy tak nyaman terlalu lama di sini."

Eleanor mendekati pembaringan usai semua pakaian serta kebutuhan sehari-hari Nyonya Florance tersimpan dari di tas. "Tapi semua itu demi kebaikan Mommy juga."

"Memang benar. Sudahlah, Mommy sedang tidak ingin berdebat denganmu. Mommy ingin lekas kembali ke apartemen. Bisa kita pulang sekarang?"

"Sure," sahut Eleanor singkat. Lantas perawat mendorong kursi roda Nyonya Florance keluar ruang perawatan, sementara Eleanor berjalan di sebelahnya.

Keluar dari rumah sakit, Eleanor membawa Nyonya Florance menuju apartemen mereka, bukan lagi apartemen kecil yang mereka sewa dulu, kini mereka akan tinggal di sebuah apartemen yang cukup besar.

Nyonya Florance melirik ke arah putrinya ketika taxi yang ditumpangi berlawanan arah dengan tempat tinggal mereka. "Sweetheart, kamu mau membawa Mommy ke mana? Ini bukan jalan menuju kediaman kita." Wanita itu terlihat kebingungan saat ini. Ia pikir sopir taxi salah memutar arah.

"Ke tempat kita yang baru. Aku menyewa apartemen untuk kita berdua."

Mulut Nyonya Florance terbuka, siap mengajukan pertanyaan. Namun, segera disergah Eleanor.

"Mommy bisa ajukan pertanyaan saat kita sudah sampai, sekarang sebaiknya Mommy tidur karena perjalanan kita masih sekitar tiga puluh menit lagi."

Mau tak mau Nyonya Florance menuruti apa kata putri kesayangannya.

Tiga puluh menit berlalu, taxi yang ditumpangi Eleanor telah memasuki pekarangan gedung apartemen. Dibantu sopir taxi, Eleanor membawa sang bunda masuk ke gedung bertingkat di depan sana.

“Apa ini apartemen kita yang baru?” Nyonya Florance menatap sekeliling apartemen baru mereka. “Kenapa tidak pulang ke apartemen yang dulu saja?"

“Apartemen itu sudah terlalu kecil Mom, jadi aku memutuskan untuk sewa apartemen ini,” jawab Eleanor. “Ada dua kamar tidur di sini. Aku putuskan buat pindah supaya Mommy juga bisa leluasa beristirahat,” imbuh Eleanor.

“Kamu dapat uang dari mana untuk sewa apartemen seluas ini." Mata Nyonya Florance menyipit penuh pertanyaan.

“Aku punya penghasilan tambahan Mom, dari kerja sampingan aku,” jawab Eleanor lagi dan lagi berbohong. Entah sampai kapan terus menyembunyikan kebenaran yang ada dari ibunda tercinta.

“Memangnya kerja sampingan apa?” tanya Nyonya Florance sukses membuat Eleanor terdiam.

Cukup lama terdiam, tapi Eleanor segera menjawab pertanyaan Nyonya Florance, sebelum wanita itu curiga. “Rahasia. Oh iya Mom, nanti aku belikan Mommy ponsel baru, yang dulu sudah ketinggalan zaman," ujar Eleanor mengalihkan pembicaraan.

“Apa ini tidak terlalu berlebihan? Kamu baru saja menyewa apartemen baru dan mau membelikan Mommy ponsel baru," kata Nyonya Florance tak enak hati. Ia sudah membuat anaknya bekerja begitu keras, hanya demi dirinya. Rasanya ia tidak berguna di sini, hanya menjadi beban untuk putrinya.

“Maaf ya Mommy cuma jadi beban kamu saja,” imbuhnya lirih.

“Apa sih, Mom? Ini semua kewajiban aku sebagai seorang anak. Mommya tidak usah bilang begitu. Dulu aku malah yang menyusahkan Mommy, sekarang giliranku membalas semua pengorbananmu."

“Terima kasih, Sweetheart. Daddy-mu di surga sana pasti bangga mempunyai anak sepertimu." Nyonya Florance merangkul Eleanor yang berdiri di sebelah kursi rodanya.

Eleanor tersenyum getir, mengingat uang yang dikeluarkan bukanlah dari pekerjaan bersih. 'Maafkan aku, Mom. Aku tak punya pilihan lain selain melakukan pekerjaan hina ini.'

...***...

1
Sekar Anggraini Indrawati
tp sayang x cerita ini tidak ada kelanjutannya 🤤😇😅😂
Sekar Anggraini Indrawati
thors, ini cerita sdh habis /the end ya ?
Sekar Anggraini Indrawati
author kapan up cerita x, kok. lama sekali ya digantung
Yuyun Arianti
yg bc psti THN nafas hahaha
Hanisah Nisa
lanjut
Sugiharti Rusli
kira" si El nanti kerjanya di mana yah, kek nya di tempat yang berhubungan sama perusahaan keluarga Kingston nih🤔
Sugiharti Rusli
sebetulnya mau kabur ke manapun kalo suatu saat takdirnya harus ketemu yah bisa di mana aja sih,,,
Sugiharti Rusli
untung juga si Andrew sementara percaya kalo mereka ga tahu tentang keberadaan si Eleanor
Hanisah Nisa
lanjut upnya
Hanisah Nisa
lanjut
Sugiharti Rusli
waduh jangan sampai ketahuan nih mereka b-2 uda bantu si El,,,
Sugiharti Rusli
waduh jangan sampai si Yamaguchi jadi korban nih, semoga dia punya kekuatan yang besar tuk menghalau si Andrew dan anak buahnya,,,
Hanisah Nisa
lanjut
Sugiharti Rusli
waduh petualangan baru si El akan segera dimulai nih, sepertinya di negara asal si Andrew kan,,,
Sugiharti Rusli
aduh nanti ketahuan ga nih si Eleanor kabur ke mananya, si Andrew kan punya sumber daya yang besar dan kuasa,,,
Sugiharti Rusli
waduh jangan sampai teman Eleanir dan pacarnya malah nanti jadi korban si Andrew gegara nolong nih,,,
Hanisah Nisa
lanjut
Achie Yasmin
ya ampun miris banget nasib el, andrew emang nga ada hati tega nya mencekik wanita dasar laki2 kejam
Hanisah Nisa
ikut saja...sampai kontraknya...habis.....lepastu....baru Kamu bebas.....Kali....
Sugiharti Rusli
kan kamu uda tahu konsekwensi nya dari awal El, kalo kamu menyalahi kontrak yah pasti si Andrew makin menghina kamu,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!