NovelToon NovelToon
Godaan Sang Kakak Ipar

Godaan Sang Kakak Ipar

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Mertua Kejam / Anak Yatim Piatu / POV Pelakor / CEO / Chicklit
Popularitas:30.1k
Nilai: 5
Nama Author: Kitty demplon

Cerita mengandung ***** ******, kisah diambil dari kisah nyata, hanya unsur peran yang sedikit diubah, bukan plagiat ya kakak 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kitty demplon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bantuan dewi dan suaminya

Pikiran arini terus tertuju kepada alex dan kakak ipar nya. sebisa mungkin ingin menghilangkan, tetapi wajah dua orang itu selalu menari di kelopak mata nya.

Kedatangan arini di sambut hangat oleh dewi beserta suami nya.

"apa? jadi benar kalau suami mu itu selingkuh rin? apa lo tau siapa pelakor nya itu?"

"heem, bahkan bukan orang lain wi, melainkan kakak ipar ku sendiri" jawab arini dengan mata mengembun.

"apa! yang bener rin, benar benar keterlaluan si alex."

arini hanya tersenyum kecut "ya begitulah beb, mau gimana lagi? mungkin ini sudah menjadi nasib ku."

"tapi ini sudah sangat kelewatan rin, kenapa lo gak langsung labrak, bila perlu cakar cakar aja itu wajah kakak ipar lo, biar ancur sekalian" dewi terus menggerutu, tidak terima jika sahabat nya di perlakukan seperti itu.

arini pun menjawab dengan menggelengkan kepala "tidak wi, kalau aku harus membalas nya dengan cara seperti itu. apa bedanya diri ku dengan mereka."

Dewi tak habis pikir dengan wanita di depan nya ini.dia benar benar wanita yang sangat sabar. andai wanita lain yang ada di posisi nya, mungkin sudah mengamuk dan meminta cerai.

"rin,kalau kamu sudah tau tentang perselingkuhan suami mu itu, kenapa kamu tidak meminta cerai? atau melabrak kakak ipar mu, atau malah menjebak mereka untuk memergoki nya gitu?" apa hati mu tidak sakit melihat suami mu bermesraan dengan wanita lain?" suaminya dewi yang sejak tadi hanya diam, akhir nya berbicara karena keingintahuan nya.

"tentu aku marah, bang. aku sakit hati. jika aku langsung melabrak nya apa yang aku dapatkan setelah itu?, yang ada mereka akan lebih leluasa dan blak blakan mengumbar kemesraan di depan ku. apalagi posisi sekarang kami tinggal satu rumah. tidak ada yang membela ku di rumah ku sendiri. yang ada aku yang akan di habiskan oleh mereka dan terusir dari sana."

"aku tidak mau jika semua harta dan aset ku jatuh ke tangan alex. apalagi sampai di nikmati oleh pelakor itu.

sudah mengambil suami orang, mau menguasai harta orang juga, itu tidak akan aku biarkan."

Doni, suami dari dewi itu mengangguk singkat. kini dia paham akan tujuan arini sebenar nya.

"oke, aku paham rin, kamu yang sabar ya, aku yakin semua permasalahan pasti ada jalan keluarnya" ucap doni tulus, disertai anggukan dewi.

"pasti. terimakasih ya atas support kalian. oh ya tujuan ku kesini, aku ingin menitipkan semua surat surat beserta barang penting lain nya ini kepada kalian, bisa kan?

" dengan senang hati bestie, apapun itu. bahkan jika lo butuh bantuan pun, kita akan maju paling depan, benarkan ded?

doni pun menangguk mantap.

"beberapa bagian surat penting itu atas nama alex. bagaimana cara nya ya agar aku bisa membalik nama nya atas nama ku?"

"semua itu mudah, rin. aku bisa membantu mu. tapi yang perlu kamu ketahui, untuk membalik kan mama itu, kamu perlu tanda tangan alex" ucap doni.

arini tengah berpikir bagaimana caranya mendapat kan tanda tangan itu agar tidak di ketahui alex, seperti nya itu tidak mudah. tetapi arini tetap yakin bagaimana pun caranya dia harus mendapatkan nya.

"akan aku coba bang."

"apa kamu yakin bisa mendapatkan nya? ingat jangan gegabah, pikirkan keselamatan kamu juga."

arini mengangguk mantap dengan sangat yakin.

"baik lah, lebih cepat akan lebih bagus. setelah kamu mendapatkan kamu serahkan ke aku ya."

"mam bikinin arini minum, dari tadi sudah disini masak tidak disuguhin apa apa. rin, aku tinggal dulu ya, untuk menyimpan berkas mu" doni beranjak dari sofa itu.

"eh iya, gue udah terlalu kepo sama masalah lo beb. jadi sampe lupa, gua bikinin minum dulu ya" ucap dewi cengengesan sambil berlalu.

karena jenuh, arini pun memainkan ponsel nya. dia membuka aplikasi hijau itu. tanpa sengaja saat membuka beranda status, tumpang tindih dia melihat status mertua dan kakak ipar nya.

"wanita gak berguna, cuma nyusahin, mandul lagi." itu lah status ibu mertua.

arini paham, jika status itu di tujukan untuk diri nya. karena hanya kepada arini lah sang mertua selalu mengucapkan kata itu.

beralih membuka status milik sang kakak ipar yang sedang di sebuah restoran. terimakaih untuk hari ini, sering sering ya. Sebuah caption di butuhkan dalam unggahan foto itu.

hmmmm ini pasti kamu sedang bersama suami ku, nikmati saja dulu. sampai dimana sandiwara kalian, mungkin sekarang aku akan diam, tapi tidak selama nya. jangan kalian pikir aku adalah wanita bodoh. arini bermonolog.

"rin nih di minum. ada puding nih, sengaja gue bikin semalem karena lo ngabarin mau kesini" di letak kan nampan berisi tiga gelas es sirup merah beserta puding diatas meja.

"uhh makasih bestie, repot repot sekali lo. kalau bisa setiap hari bikin, biar gue setiap hari juga kesini" kelakar arini.

"sial lo, bangkrut gue yang ada" jawab dewi sambil tertawa.

"rin, gue kok gak habis pikir ya sama suami lo. bisa bisa nya gitu selingkuh sama kakak ipar sendiri. kayak gak ada perempuan lain aja, memang cantik sih tuh perempuan, tapi kok murahan"

"biarin aja lah, wi. nanti juga mereka berdua juga pasti dapat karma nya. gue percaya kok jika karma itu ada. kita tinggal jadi penonton jika saat itu tiba" jawab arini sambil menyeruput es sirup nya.

"bener sih. untung saja laki gue gak kayak gitu. kalau sampai itu terjadi udah gue cincang itu punya nya."

arini tergelak dengan ucapan sahabat nya "sadis amat lo, nanti dia gak bisa enak enak lagi dong."

"bagus dong malahan, siapa suruh punya burung di umbar."

"gimana sih rin cerita nya, kok malah kakak ipar lo yang tinggal disana. suami nya kemana?" ucap nya lagi.

"dia itu cerai mati, wi. dalil karena selalu anak nya yang dijadikan alasan, makanya bisa tinggal di sana."

"gak punya hati banget ya, almarhum suami nya pasti menangis di alam kubur sana."

Pertemuan mereka sore ini berlangsung cukup lama hingga matahari mulai menyembunyikan diri nya.

senja yang sangat indah menerobos dari celah balik jendela sangat indah nan terang.

Setelah berbicara ringan beberapa saat, arini pun berpamitan untuk pulang.

dia sangat bersyukur dengan kehadiran dua orang di hadapan nya ini, dewi dan suami nya. diamana dia sedang terpuruk, disitu lah ada tangan yang telulur siap membantu nya.

dengan perut kenyang dan hati sedikit tenang, arini pulang kerumah. tidak peduli lagi jika sampai dirumah dengan ocehan mertua yang ribut jika dia keluyuran dan tidak mengurus rumah lagi.

arini sungguh sudah berpikir sangat bulat, jika mulai detik ini tidak ada salahnya jika dia sedikit membantah perintah mertua nya.

1
Ulufi Dewi
JANGAN DIGANTUNGIN............. 😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡
Ulufi Dewi
AYO SMANGAT THOR
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Diana Sari
greget bacanya, aku kalau punya mertua gitu udah ku cabein mulutnya
Hendrik Hendrik
jangan sampai pelakor merdeka nanti endingnya
ALin Aries
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!