NovelToon NovelToon
Bukan Pengganti

Bukan Pengganti

Status: tamat
Genre:Teen Angst / Tamat
Popularitas:692.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: aulina alfiana

"Perjodohan?? Ini bukan jaman Siti Nurbaya, Pah..."


Naomi menolak keras perjodohan yang dilakukan oleh kedua orang tuanya.


"Tidak bisa menolak, ini wajib hukum nya Nao...."


Bagaimana mungkin dia akan menikah dengan adik dari sang mantan pacar yang sampai saat ini masih di cintai nya...


Apakah nanti rumah tangga nya akan semulus jalan tol? atau seperti jalan jalan yang penuh dengan lubang dan juga kerikil tajam?


Simak kisah selanjutnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aulina alfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Meminta Penjelasan

"Rupanya kamu masih mencintai perempuan itu awas saja,.jika sampai kamu meninggalkan aku dan menikahi perempuan itu , Aku akan hancurkan perusahaan kamu."

Marisa yang tiba-tiba terbangun dan mencari Vino yang tidak ada di sampingnya langsung saja turun bawah. Ia sebenarnya ingin mengambil minuman tetapi suasana malam yang sepi seketika Marisa mendengar suara-suara dari orang yang mengobrol dan tentu saja Marissa yang memang kepo langsung saja beranjak ke samping dan ia dapat melihat di sana ada suaminya dan juga ibu mertuanya sedang ngobrol.

Tentu saja Marisa yang penasaran dengan apa yang diucapkan oleh Vino dengan Mama Reni, melangkahkan kakinya pelan untuk dapat mendengar dengan jelas.

Hingga akhirnya Marisa dapat mendengar pertanyaan dari Vino dan juga pernyataan dari suaminya itu jika Vino masih mencintai Naomi dan ingin membatalkan perjodohan yang dilakukan oleh kedua orang tuanya antara Nicholas dengan Naomi.

Dan pastinya perempuan itu tidak akan tinggal diam, ia sudah berusaha mati matian untuk menjerat Vino dan tidak akan pernah melepaskannya terlebih lagi ada beberapa saham penting yang ada di perusahaan tentu saja itu akan menjadi senjata untuk Marissa supaya ia bisa menjerat Vino dan tidak akan diceraikan oleh Vino.

Memang otak Marisa itu licik, tetapi ia lakukan itu karena Marissa sangat mencintai Vino bukan hanya mencari hartanya tetapi dari awal pertemuan, Marissa sudah tertarik dengan Vino dan melakukan segala cara untuk mendapatkan Vino hingga akhirnya Marisa bisa menjerat Vino untuk tidur bersama dengan nya dan juga meminta Papanya untuk memberikan bantuan penanam modal di perusahaan Vino.

Awalnya ketika Marisa mendengar kalau Naomi akan menikah dengan Nicholas,.Marissa tersenyum. Ia senang dan itu artinya Vino sudah tidak bisa mengharapkan Naomi lagi tetapi setelah Marissa berada di sana lebih dari 5 menit dan mendengar ungkapan cinta dari Vino lagi lagi ia mengepalkan tangannya,.rasanya ingin sekali ikut berada di tengah-tengah antara Mama Reni dan juga Vino tetapi Marisa urungkan niatnya dan lebih memilih untuk mendengarkan lagi secara detail apa yang dibicarakan oleh Vino.

Hingga akhirnya Marisa yang sudah mendengarkan semuanya langsung saja pergi dari tempat itu dan kemudian menuju ke atas, ia tidak mau jika kemunculannya ini dilihat oleh Vino dan Marisa akan merencanakan sesuatu supaya perjodohan itu tidak batal sehingga suaminya tidak akan menceraikan dirinya.

"Aku harus melakukan segala cara supaya Vino tidak meninggalkan aku."

Vino masih berada di samping rumah, ia tidak bisa berbuat apa-apa ketika Mama Reni sudah menjelaskan apa yang terjadi dan pastinya perbedaan antara ikhlas dengan Naomi itu tidak bisa dibatalkan tetapi ada satu hal yang membuat Vino tidak terima yaitu tentang perjodohan yang awalnya memang direncanakan untuk dirinya dan juga Naomi.

"Kenapa Mama tidak bilang kalau aku dan Naomi sebenarnya sudah dijodohkan dari dulu?"

Sepertinya Vino belum puas mendengar apa yang diucapkan oleh Mama Reni hingga ia kembali melayangkan pertanyaan untuk Mamahnya.

"Kenapa Mama dan Papa tidak mengatakan itu mama dan papa pikir kalau kalian sama-sama saling mencintai berarti perjodohan itu tidak ada dan pastinya kalian sudah sepakat untuk menikah makanya Mama dan Papah juga harus sepakat untuk tidak membahas tentang perjodohan, terus juga kalian nanti akan bersatu, tetapi kamu sendiri yang berulah dengan kamu yang meninggalkan Naomi berarti perjodohan itu tetap dilaksanakan karena papa kamu dan Om harus sudah berjanji untuk menjodohkan salah satu diantara kalian dengan Naomi dan pastinya jika kamu sudah menikah dengan Marissa, yang tertinggal hanyalah Nicholas."

Vino menyesal kenapa ia baru mengetahui kebenaran ini sekarang setelah ia menghianati Naomi dan menikahi Marissa, andai saja dulu ia mengetahuinya itu pasti ia tidak akan berbuat seperti ini.

Memang benar penyesalan itu datangnya terlambat dan mungkin bagi Vino tidak bisa lagi mendapatkan Naomi setelah apa yang dilakukan oleh laki-laki itu dan juga Naomi akan menikah dengan adik kandungnya sendiri.

"Berarti Nicholas adalah pengganti aku? dia berperan sebagai pengganti pengantin untuk Naomi?"

Vino tersenyum kecut rupanya ada sebuah kemenangan di dalam hatinya karena Nicholas adalah laki-laki pengganti untuk Naomi karena sebenarnya dijodohkan oleh Naomi itu adalah dirinya namun sayang sekali semuanya itu dibantah oleh Mama Reni karena tidak ada yang namanya pengantin pengganti atau apalah yang seperti dikatakan oleh Vino tadi.

"Tidak ada seperti itu, Nicholas adalah calon semua untuk Naomi dan tidak ada pengantin pengganti. Dan sebaiknya kamu masuk kamar sana cuci otakmu hingga bersih supaya bisa berfungsi dengan benar Mama tahu kamu saat ini sedang kecewa tetapi inilah takdir kamu sendiri yang membuatnya dan kamu sendiri ada yang sudah dipermainkan."

Setelah mengatakan itu Mama Reni langsung saja meninggalkan Vino ia tahu kalau putranya itu pasti kecewa dengan keputusan yang sudah disepakati bersama tetapi ini mungkin demi kebaikan semuanya dan tidak mau harus menerima takdir yang sudah dipilihkan olehnya meskipun itu berat tetapi kenyataannya perjodohan dan pernikahan yang akan dilakukan lusa itu tidak bisa dibatalkan.

"Arghhh....."

Vino berteriak ia juga mengacak rambutnya asal. Entahlah pikirannya semrawut saat ini antaranya menerima takdir yang sudah dipilihkan olehnya atau keluar dari jalur yang sudah disepakati bersama.

Hingga akhirnya Vino yang lelah merenungi nasib langsung saja meninggalkan ruangan itu dan menuju ke atas.

Vino membuka pintu kamarnya, ia melihat kalau istrinya masih membuka mata dan duduk di atas ranjang tentu saja Vino kaget karena setelah pulang dari kantor Vino melihat Marissa yang sudah tidur terlelap tetapi mengapa jam segini perempuan itu sudah terbangun.

Terlebih lagi tatapan mata aneh dari wajah Marissa membuat Vino tahu sepertinya ada sesuatu yang membuat Marissa emosi saat ini.

Apakah dia mendengar apa yang aku bicarakan dengan Mama?

Tentu saja dengan ekspresi Marisa yang seperti itu membuat Vino bertanya-tanya apakah mungkin tadi istrinya ke bawah dan juga mendengarkan semua yang dibicarakan dengan mama.

"Kamu belum tidur?"

Tanya Vino kepada Marissa dengan baik-baik meskipun sebenarnya ia tidak mencintai Marissa tetapi sebagai seorang laki-laki ia harus menghargai perempuan terlebih lagi perempuan itu sekarang sudah mengandung anaknya.

"Bagaimana aku bisa tidur lagi jika suamiku memikirkan perempuan lain?"

"Jangan membuat masalah Sa, Aku capek tidak ingin berdebat sama kamu dan ini istirahat."

Sepertinya Vino menolak untuk diintograsi dan ia sudah menarik kesimpulan jika memang benar Marisa mendengarkan apa yang diucapkan dengan Mama nya tadi dan pastinya ia paham betul bagaimana sifat Marissa yang tidak mau mengalah sama sekali.

"Oh ya kenapa aku tanya seperti itu dan minta penjelasan kepada kamu, kamu bilangnya capek tetapi untuk memikirkan perempuan lain saja tidak capek apa kamu lupa kalau kamu sudah mempunyai istri dan apa kamu juga ingin perusahaan kamu menjadi tidak berdaya lagi atau kamu memang ingin aku meminta apa-apa untuk menarik jalan-jalan dan bantuan untuk perusahaan kamu?"

Ya seperti itulah Marisa ia selalu mengancam Vino dan melakukan segala caranya. Tentu saja Vino hanya diam dan merebahkan tubuhnya di kasur, ia idak akan mengatakan apapun juga dengan Marissa selain percuma berdebat dengan perempuan yang saat ini sedang emosi lebih baik dirinya tidur saja terus juga menghadapi Marissa saat ini itu bukan pilihan yang baik pasti iya akan kalah.

1
falea sezi
kebanyakan novel woy mana lanjutnya Naomi. serakah amat lu Thor bkin satu. satu. napa
falea sezi
novel apaan peran cwek. nya goblok🤣
Qaisaa Nazarudin
Lelaki yg PLIN PLAN..
Qaisaa Nazarudin
Nich dan Nao memang COCOK sama2 BODOH,Nao yg dulu terlalu BODOH mengejar2 Vino,Untung aja sekarang dia udah bisa bersikap WARAS setelah ditinggal NIKAH sama Vino,,Dan NIch yg BODOH udah ditinggal tanpa kabar masih aja mau menerima,Apapun alasan Nadira kabur, Harusnya kalo emang Cinta tidak ada Rahasia antaranya dengan Nich..
Qaisaa Nazarudin
Dan sekarang jalanin hidup mu dengan CINTA MU,Jangan pernah mempermainkan perasaan dan hati wanita lagi...
Qaisaa Nazarudin
Gimana dengan para ORANG TUA,MEREKA SUKA GAK ANAK2 PERJODOHAN MEREKA AKHIRNYA BERCERAI..ORTU YG EGOIS..INGAT!!! GAK SEMUA HASIL PERJODOHAN ITU BISA BAHAGIA,APALAGI DIHATI MASING2 ANAK KALIAN MASIH MENYIMPAN MASA LALU..GAK BISA MOVE ON DAN GAK BISA MENERIMA QADA' DAN QADAR..
Qaisaa Nazarudin
Naomi sendiri yg bikin hidupnya Ribet..
Qaisaa Nazarudin
LELAKI yg EGOIS..makanya jangan suka main wanita.. TERJEBAK dengan permainan kamu sendiri kan hujung2 nya..
Qaisaa Nazarudin
Rumit banget Alur novel mu thor..
Qaisaa Nazarudin
MASALAH itu diselesaikan kan dengan baik2,Bukannya lari dari masalah..
Qaisaa Nazarudin
VINO dan NICOLAS SUDAH JADI SUAMI ISTERI??? yang benar aja terong sama terong jadi PASUTRI...
Qaisaa Nazarudin
Apapun alasan kamu,Kamu tetap SALAH..
Qaisaa Nazarudin
Air mata buaya..Aku malah lebih seneng dan SETUJU kalo Nao gak jadi Nikah sama Vino..
Qaisaa Nazarudin
Tuh kekepin SUAMI kamu,jangan lagi menganggu Nao..
Qaisaa Nazarudin
Sampai kapan kalian akan MENUTUPI?? BANGKAI yg disembunyikan, lama' akan kecium juga,Udah tau gitu kenapa nekad menjodohkan mereka??
Qaisaa Nazarudin
SALAHMU KARENA KAMU ITU CEWEK BODOH BIN BEGO..
Qaisaa Nazarudin
Walau sakit..Tapi aku lebih suka kenyataan ini,Biar Naomi buka MATAnya lebar2..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkw Ternyata Marisa mengandung, KARMA akibat suka CELAP CELUP..
Qaisaa Nazarudin
Baguslah biar Naomi sadar diri..kalo masih mau juga nerima Vino,Aku tenggelamin Nao kedasar Jurang..
Qaisaa Nazarudin
Saat Vino pergi kuliah umur Nao 16 tahun, Vino katanya kuliah cuman 3 tahun doang,Sekarang udah kuliah,berarti Vino udah habis dong kuliahnya..🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!