NovelToon NovelToon
DENDAM Cinta Dua Dunia

DENDAM Cinta Dua Dunia

Status: tamat
Genre:Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Horor / Tamat
Popularitas:41.8k
Nilai: 5
Nama Author: Dayang Rindu

Setelah kekalahan Tujuh tahun yang lalu, dia kembali ke kampung halamannya bersama seorang wanita yang merupakan istrinya.

Walaupun demikian, dia masih saja memikirkan mantan kekasihnya. Menikah tak membuatnya puas, tak membuatnya melupakan masa lalu, masih saja memikirkan gadis yang dulu dicintainya.

Bunga desa yang kini sudah menjadi istri orang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dayang Rindu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Janda

Malam.

Entahlah, setelah pertemuan kembali dengan Raka malah membuat hati Bunga gelisah. Dadanya berdebar gugup, takut dan indah bersamaan teringat dengan senyuman Raka.

"Ada apa dengan diriku?" gumamnya sendiri, sholatnya menjadi tak khusyuk karena dadanya terus saja berdebar dan berdenyut-denyut.

Niat sholat isya itu sudah berulang ia ucapkan, bahkan hingga surah Al-fatihah terbaca, dia masih merasa salah dan kembali mengulanginya.

"Astaghfirullah, Astaghfirullah, Astaghfirullah."

Bunga kembali mengulang, salah benar ia tak hiraukan lagi.

Lelah dan mengantuk, Bunga langsung menuju ranjang empuk tersebut. Memandangi bantal guling yang kini tergeletak menggantikan Gibran, dia tersenyum sedikit.

"Aku selalu merindukanmu Mas." ucapnya mengusap-usap bantal tempat tidur Gibran.

"17 hari sudah kamu pergi meninggalkan aku, sungguh tak pernah aku membayangkan, sendirian kau tinggalkan lebih dulu."

Bunga mengusap air matanya, sungguh kepergian Gibran menorehkan luka di hati Bunga. Sakit dan rindu sering melanda, bahkan tak pernah pergi jika di malam hari.

Puas menangis, ia tertidur dengan memeluk bantal yang sering di pakai Gibran. Aroma khas laki-laki itu menelusup hangat ke dalam hati, berharap bertemu di dalam mimpi, melepas rindu yang tak bertepi.

Tak...tak...tak.

Terdengar suara langkah kaki, seseorang datang dengan senyum mengembang, memecah kesunyian di kamar yang gelap tak ada cahaya, hanya sinar bulan yang menerangi menelusup melewati celah jendela.

Bunga beranjak dari duduknya, menyaksikan seseorang yang datang, sepertinya ia kenal, tapi kemudian dia tidak mengenalnya. Dahi Bunga berkerut bingung mencoba mengingat siapa laki-laki itu.

"Kau sedang apa Bunga?"

Suaranya seperti ia kenal.

Dalam kebingungan ia membiarkan sosok itu semakin mendekat dan menyentuh wajahnya.

"Lihatlah aku." ucapnya lagi, seolah sedang berkata bahwa dia sangat tampan sekali.

Ya, dia sangat tampan dengan wajah bercahaya, senyumnya menggoda dan manis luar biasa.

"Mas Raka." panggilnya menyadari jika yang datang itu adalah Raka.

"Ya, ini aku." Raka membelai wajah Bunga lagi, tangannya hangat dan halus, membelai penuh kasih sayang yang menyentuh jiwa. Melayang dan terbuai dengan perlakuannya.

Raka mengecup keningnya, lama hingga terasa halus dan nikmat bibir tebalnya menyentuh Bunga.

"Jadilah kekasihku, kita akan bahagia, aku akan membuatmu bahagia." ucapnya menyentuh dada Bunga seperti meraih sesuatu yang tak terlihat. Seolah sedang menggenggam hatinya, Bunga merasa jatuh lemas begitu mencintai Raka.

"Aku mencintaimu Mas." jawabnya tak berpikir lagi, dunia sangat indah di kala itu, cahaya bulan semakin membuat wajah Raka terlihat mempesona.

Mimpi yang singkat namun memikat, Bunga terbangun dengan bingung.

"Mengapa aku jadi bermimpi tentang Mas Raka, padahal aku sangat merindukan Mas Gibran." ucapnya mengusap wajah.

Rasa lapar membuatnya enggan tertidur lagi, dia ingat tadi sore hanya menemani Tiara menghabiskan makanannya.

Sementara Raka, ia baru saja bangun dan kembali tidur dengan senyum terukir di wajahnya. Senang sekali bisa bertemu Bunga melewati alam mimpi.

Teringat saat dulu ilmunya masih sedikit, dia selalu mengajak gurunya untuk melakukan semedi, agar bisa bertemu Bunga di alam mimpi. Tapi kini dia sudah menguasai semuanya, hanya memejamkan mata dan memusatkan pikiran dia bisa melakukannya.

Tak perlu dukun untuk melakukan hal seperti itu, Raka sendiri sudah menguasai ilmu perdukunan hitam.

"Mari kita lanjutkan."

Suara Nyi Roro Ayu terdengar halus di telinganya, sudah pasti keinginan untuk menyentuh Bunga akan tercapai hingga pagi bersama iblis yang cantik sekali.

*

*

*

"Halo Ibu."

Pagi-pagi sekali ibu dari Dewi sudah menghubunginya.

"Wi, kemarin Ibu pergi ke rumah dukun langganan Ibu."

"Terus Bu?" Dewi menjawab cepat, dia sungguh penasaran.

"Kamu harus hati-hati Wi. Ada kemungkinan Raka dan wanita bernama Melati binti Gutama itu akan kembali bersama jika tidak ada yang menghalangi."

"Yang benar Bu?" tanya Dewi sangat terkejut.

"Iya, tapi kamu jangan bilang-bilang ke suamimu, kamu harus hati-hati dengan suamimu. Kata si Mbah, suamimu itu bukan orang sembarangan." Ibunya menjelaskan.

"Memang Iya Bu, tapi tetap saja aku harus punya cara untuk mempertahankan suamiku. Aku tidak rela Mas Raka di rebut olehnya." Dewi memijat kepalanya, bingung sendiri atas pembicaraannya kepada ibu.

"Tenang, Ibu sudah mendapatkan air sakti dari si Embah untuk di berikan kepada suamimu, agar dia selalu menurut kepadamu. Dengan begitu dia tidak akan berani membantah apa yang kamu ucapkan." ibunya terdengar sangat yakin.

"Tapi bukannya tadi Ibu bilang jika Mas Raka bukan orang sembarangan. Bagaimana jika dia tahu?" Dewi merasa ragu.

"Hanya air putih, Ibu jamin dia tidak akan tahu." ucap Ibunya kembali meyakinkan Dewi.

"Baiklah Bu. Kirimkan segera air tersebut. Aku tidak mau kehilangan Mas Raka."

"Nanti Ibu cari orang yang bisa dipercaya, kamu sabar ya."

"Injeh Bu." jawabnya menarik nafas lega.

Paling tidak masih ada cara untuk mempertahankan Raka tak hanya pasrah atas kecemburuannya terhadap Bunga.

Sementara itu, pagi-pagi sekali Raka sudah tiba duluan di toko barunya. Membuka Toko alat-alat pertanian, pupuk dan segalanya macam bibit tanaman, tentu di pagi buta pun dia sudah dapat pembeli.

"Sambil menyelam minum air, tak hanya untuk menangkap ikan." Raka tersenyum lebar.

Puas hatinya dengan posisi dekat sekali dengan Bunga sekalian mencari uang ia juga mencari kesempatan untuk mendekati Bunga, ingin memiliki Bunga.

Tak lama kemudian Bunga datang bersama Rozak. Pemuda miskin dan sederhana, tak mungkin berani mendekati Bunga yang sudah dianggap seperti keluarga, lebih tepatnya majikan yang sangat di hormati.

Namun berbeda dari sisi Raka dia tak suka siapapun mendekatinya Bunga. Matanya terlihat seram dengan wajah merah, menatap tajam Rozak.

"Astaghfirullah." ucap pemuda itu terkejut melihat Raka yang menatapnya seperti ingin membunuh.

"Ada apa Zak?" tanya Bunga menoleh pegawainya itu.

"Tidak Mbak, cuma kaget." ucapnya segera masuk menyusul Bunga. Pemuda itu bergidik ngeri.

Status janda yang dimilikinya mulai mengusik warga.

Laki-laki yang yang masih lajang, duda, juga yang sudah beristri, salah satunya seperti Raka. Mulai gelisah jika sedang berhadapan dengan Bunga yang terlalu cantik. Wajahnya yang teduh, suaranya lembut dan tubuhnya yang aduhai membuat laki-laki sulit berkedip, bahkan menahan nafas jika kebetulan berhadapan dengan Bunga.

Seperti siang itu, seorang duda pendatang baru di kampung tersebut berbelanja di toko Bunga. Dengan penampilan yang fresh dan pakaian bagus ala-ala anak kota, dia datang dengan mobil dan menebar senyum manis, pas sekali ketika Melati ada di luar baru saja selesai menghantarkan barang milik pelanggan yang tertinggal di mejanya.

"Selamat siang Dek Bunga." ucapnya menyapa dengan sopan.

"Oh, selamat siang." jawab Bunga tersenyum sedikit, tak mengurangi kesopanannya, lebih banyak menunduk.

"Cuma mau beli lem buat talang air, kebetulan lewat di toko Dek Bunga, pingin mampir." ucapnya tersenyum lagi.

1
Cella
menarik
Cella
berarti joko udah ng ada lagi ya thor?
Dayang Rindu: Iyah kak, musnah dari pandangan mata manusia, tapi Tidak mati dalam dunianya.
total 1 replies
Hana Nisa Nisa
🤣🤣🤣🤣🤣
estycatwoman
nice
estycatwoman
alhamdulillah happy ending wlau masi digantung 😊

Tapi ada bbrp koreksi yg bkin kurang nyaman , typo namanya bkin bingung thor cerita 👉Iyan -Melati kan dh end ,ni kan 👉Bunga-Gibran .
Aq kira ni lanjutan crta anak iyan melati tpi kok bukan 🤣

Smga next tme bisa lbih teliti lagi . 🙏

Ditggu crta horor laenya 😊
Semngt makasih 👍💯❤
estycatwoman: oh gtu tho malah baru tau soalnya jrang bca komenan gk smpet karna kdang bca nvel smbl krja jaga tko biar gk ngantuk klo rda sepi 😅
total 2 replies
Ika Riana
ceritanya bagus banget kak author suka banget sama Alur ceritannya
Biah Kartika
pernah merasakan seperti mba Dewi, sabar ya mba Dewi tapi jangan main dukun juga untuk mendapatkan cinta suaminya 😊
Biah Kartika: Hai juga, alhamdulillah baik
total 2 replies
MasWan
sangat bagus, bnyak pelajaran dan hikmah
Dayang Rindu: terimakasih @ MasWan sudah baca Karya receh ini sampai akhir
total 1 replies
MasWan
kok aku yg nyesek,, saat akhir cerita
Dayang Rindu: Perpisahan memang selalu sedih MasWan. 😁😁😁
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ
berarti Arya ganteng maksimal ya kak thor.. 😚
Ai Emy Ningrum: sy ( pura pura ) paham 😂😂😂😂😂
total 13 replies
Ai Emy Ningrum
QS Ar - Rum ayat 21
Ai Emy Ningrum: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 6 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ
iissshh.. Adit, daripada minta sama jin mending minta sama doraemon aja, minta kipas otomatis dari kantong ajaibnya, kl jin nanti minta macem2 looh, doraemon paling cuma minta dorayaki doang.. 😁😁😁
Ai Emy Ningrum: waw 😍😍
total 7 replies
Indriyani Pkl
kenapa otak tiara joko melulu dia kan jin, malah g' mikirin angga, adit g' suka dg sifatnya ini beda dg angga dan adit
Ai Emy Ningrum
haduuhh si Tiara ini,mas Joko mlulu yg dipikirin 🙈 ..buruan bantu tuh Kyai,Adit sama bapak nya Angga..😫😩😫😩
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ: siap2 di sentil mas Joko, mental bisa sampe sungai amazon looh 😂😂
total 12 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ
yg super super itu cuma ada di film, Adit.. kalau dlm dunia nyata ada nya suparman doang 😸😸😹😹😹
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ: 😙😙😚😚😚
total 27 replies
Ai Emy Ningrum
Adit laper ...meriyang....merindukan makan siang ayah 😙😚😗
Ai Emy Ningrum: 🏇🏻🏇🏻🏇🏻🚵🏻‍♀️🚵🏻‍♀️🚴🏻‍♀️🚴🏻‍♀️🚴🏻‍♀️🚴🏻‍♀️🚴🏻‍♀️🏄🏻‍♀️🚣🏻‍♀️🏊🏻‍♀️🏄🏻‍♀️
total 17 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ
aaaaa... Joko benar2 berkorban demi Tiara, rela hancur jadi debu 😐😑
Ai Emy Ningrum: sampe segitu nya yah.. 😐 jgn jd debu knp ga jd kupu2 ajah 🥴🥴
total 1 replies
Ai Emy Ningrum
Tenang Dit walo dr segi pengalaman, pngetahuan km hnya seujung kuku nya mas Joko...tp soal kegantengan ,Adit lebih tamvan 😍😍 mas Joko mah kliyatan ganteng pas udh tuwir..Adit dr kecil bhkan dr orok udh ganteng maksimal 🤪
Ai Emy Ningrum: udah kodrat nya terlahir ganteng Adit mah 😁
total 2 replies
Ai Emy Ningrum
yah bgitulah ...kalok ada mau dgn kakak nya..kudu baik2 dgn adik nya..seperti hal nya mas Joko yg memuji muji Adit 😗😙😚
Ai Emy Ningrum: mantaap 😍😍...cewek2 jaman now kan udh bedain mana Supra mana Ninja 🏍️😎😎
total 6 replies
Meci
suka tor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!