NovelToon NovelToon
Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah

Status: tamat
Genre:Single Mom / Hamil di luar nikah / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa / Tamat
Popularitas:568.3k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

🏆 JUARA FAVORIT PEMBACA LOMBA "PENGKHIANATAN" SEASON 2 🏆

Qiana dan Emir sudah menjalin hubungan selama 12 tahun dan rencana mereka akan menikah tahun depan. Namun, betapa terkejutnya dia saat mendatangi pernikahan Zeline, sahabat baiknya. Ternyata yang menjadi mempelai laki-laki adalah Emir.
Dunia Qiana terasa hancur saat tahu kalau dirinya sedang hamil anak Emir. Sementara laki-laki itu tidak mau mengakuinya. Akibat kejadian itu sang ibu meninggal karena gagal jantung.
Di tengah keterpurukan itu datang penolong yang selalu memberikan penyemangat, yaitu Keenan seorang office boy. Pemuda ini sering membantu Qinan secara diam-diam. Apalagi saat Emir ingin kembali merebut hati Qiana dan Zeline ingin selalu berusaha menghancurkan kehidupannya.
Siapakah Keenan itu?
Apakah Qiana akan mendapatkan kebahagiaan setelah datang banyak cobaan yang menderanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18. Ingin Diperhatikan

Bab 18

"Bayinya dalam keadaan sehat dan posisinya juga sudah benar pada tempatnya. Kondisi kesehatan ibu juga dalam keadaan bagus. Semoga sampai lahiran nanti semuanya dalam keadaan baik dan lancar," kata sang dokter yang melihat hasil pengecekan keadaan Qiana dan bayi di dalam rahimnya.

"Apa sebaiknya dia sudah mulai cuti kerja?" tanya Keenan dengan perasaan cemas.

"Asal jangan berat-berat dan kelelahan, Pak. Bayi Ibu Qiana ini termasuk bayi yang kuat. Jika melihat riwayat pernah mengalami kekerasan seperti dulu," jawab wanita paruh baya itu.

"Sebaiknya banyak beraktivitas tapi jangan mengerjakan yang berat-berat, ya, Bu." Dokter itu tersenyum lembut kepada Qiana. Sedikit banyak wanita itu tahu apa yang pernah menimpa pasiennya. Ada rasa kasihan dan iba kepadanya. Dirinya juga mengalami saat dicelakakan oleh istri mantan suaminya. Namun, bayi yang dia kandung tidak bisa diselamatkan. Makanya, sang dokter terus mengingatkan Keenan untuk menjaga Qiana baik-baik.

"Untuk Bapak, selalu siap sedia dalam mendampingi Bu Qiana. Ingat! Jaga perasaaan dan pikiran istrinya juga, Pak. Jangan sampai stress, apalagi mau menghadapi kelahiran," tambah sang dokter.

"Iya, Bu. Tenang saja, aku akan menjaganya dengan baik," ucap Keenan dengan penuh semangat.

***

Keenan makan malam di apartemen Qiana, mereka tadi pesan lewat online. Hari ini Bara sedang pergi ke luar kota karena ada acara study tour di sekolahnya.

"Makan yang banyak dan jangan lupa minum vitaminnya," kata Keenan saat melihat Qiana hanya mengambil nasi dan lauk pauknya sedikit.

"Iya, aku nanti tambah." Bibir Qiana mengerucut karena Keenan itu lebih cerewet di banding Bara. Bahkan pemuda ini selalu mengingatkan dirinya untuk minum susu ibu hamil jika sudah malam.

Keenan merasa gereget saat melihat Qiana makan dengan lambat dan malah mengaduk-aduk makanannya. Lalu, pemuda itu mengambil sendoknya dan menyuapi Qiana.

Hati Qiana bergetar karena perlakuan Keenan. Perasaannya langsung berubah merasa senang hanya karena disuapi oleh laki-laki muda itu.

'Ada apa dengan diriku ini? Kenapa aku selalu ingin mendapatkan perhatian lebih dari Keenan? Tidak, jangan sampai aku jatuh cinta kepada dia. Anggap saja perlakuan biasa dari seorang teman,' batin Qiana.

Kedua orang itu saling menatap dalam diam. Keenan menyuapi dengan telaten dan Qiana makan dengan lahap. Mungkin itu adalah bawaan bayi yang ingin mendapatkan perhatian dari seorang ayah.

"Sepertinya bayi ini suka kalau aku suapi ibunya," goda Keenan sambil memasukan sayur bayam ke mulut Qiana.

Qiana baru sadar kalau semua makanan yang tadi dibeli ternyata habis semua oleh dirinya. Pipi dia langsung merona karena malu. Tadi, dia makan dengan enggan karena berasa tidak enak dan rupa makanan itu terlihat tidak menarik. Namun, saat disuapi oleh Keenan semua makan yang masuk ke dalam mulutnya itu terasa enak.

'Aduh, malu-maluin kamu, Dek! Gimana jika Keenan berpikir yang enggak-enggak,' batin Qiana sambil mengelus perutnya yang sudah sangat besar.

"Kalau ada apa-apa kamu harus segera menghubungi aku," kata Keenan saat akan pulang.

Pemuda itu sebenarnya enggan untuk pergi meninggalkan Qiana. Namun, dia tahu kalau dirinya tidak boleh menginap di rumah seorang perempuan lajang. Apalagi di apartemen itu tidak ada siapa-siapa lagi.

"Iya, aku akan menghubungi kamu duluan," sahut Qiana dengan senyum lebar.

Keenan pun pergi dari sana, tetapi dia masih berada di bangunan itu. Apartemen dia berada di lantai 13, beberapa lantai di atas tempat Qiana tinggal sekarang. Namun, perempuan itu tidak mengetahuinya.

***

"Beb, hari ini aku lembur katanya mami akan menemani kamu, di sini nanti," kata Emir kepada Zeline setelah selesai sarapan.

"Tidak perlu, ada Mbok Asih sekarang yang menemani," sahut Zeline sambil membersihkan mulutnya.

"Mami sendiri yang meminta, aku tidak bisa menolaknya, jadi aku iyakan saja," ucap Emir sambil beranjak dari kursi.

"Aku juga akan ikut lembur bersama dengan kamu juga, ya, Sayang." Zeline mengecup pipi kanan Emir.

Mbok Asih memalingkan wajahnya karena merasa malu. Zeline sering melakukan hal-hal yang membuat wanita paruh baya itu merasa malu. Bahkan nyonya rumah itu tidak malu berciuman atau menggoda suaminya di depan asisten rumah tangga itu.

"Tidak boleh. Kamu tidak boleh kelelahan agar cepat hamil," tukas Emir.

"Aku ingin bersama dengan kamu," rengek Zeline sambil bergelayut manja di lengan Emir.

"Kamu istirahat di ruangan aku saja. Nanti aku hubungi kami dan bilang kalau kamu akan ikut aku," ujar Emir datar.

"Terima kasih, Sayang." Zeline mencium bibir Emir sebelum keduanya pergi ke kantor.

Emir kini mencoba menerima pernikahan dengan Zeline. Maminya memohon kepada dia dahulu untuk mengikhlaskan untuk melepas Qiana dan menerima Zeline, agar kehidupan keluarga mereka bahagia. Meski harus kembali merasakan sakit hati demi kedua orang tuanya, laki-laki itu rela melakukannya.

Langkah pertama yang dia lakukan adalah keluar dari perusahaan PT. SUKSES dan mengabdikan diri di perusahaan PT. MAKMUR milik Baron. Bahkan dia kini menjabat sebagai direktur utama. 

Meski rasa rindu terhadap Qiana kerap kali menguasai hatinya, dia hanya bisa melihat dari kejauhan dan diam-diam. Emir sadar kalau dia dan Qiana tidak bisa bersama selama ada Zeline. 

***

Jantung Emir berdebar saat tanpa sengaja bertemu dengan Qiana di lampu merah. Perempuan itu sedang berjalan menuju kantornya yang berjarak sekitar 1 km dari apartemen tempat tinggalnya sekarang. 

'Qiana, kamu semakin cantik,' batin Emir ketika melihat wanita itu tersenyum saat di sapa oleh orang yang berpapasan dengannya.

"Jaga mata!" Zeline kesal karena tahu Emir diam-diam memperhatikan Qiana lewat kaca spion. Emir pun kembali fokus pada kemudinya.

Setiap pagi Qiana sering berjalan kaki saat pergi kerja, hitung-hitung berolah raga. Jika pulang sore hari, Bara akan menjemputnya. 

***

Qiana merasakan perutnya sakit. Dia kembali mengingat-ingat apa ada makanan yang dimakan tadi menyebabkan hal ini. Tadi wanita itu sarapan roti dengan selai strawberry dan segelas susu saja, karena dia tidak membuat sarapan. Bara hari ini baru akan pulang setelah 3 hari pergi kemah bersama murid di sekolahnya dalam rangka acara Pramuka. Sementara Keenan sedang pergi ke luar kota sejak kemarin.

"Kenapa perut aku sakit sekali?" Qiana meringis sambil memegang perutnya menahan sakit.

Keringat kini sudah membasahi sekujur tubuhnya. Pandangan dia pun terasa kabur. Tangan Qiana mencoba berpegangan pada meja kerjanya, tetapi tenaganya terasa hilang dan semua pun menjadi gelap

***

Apa yang sedang terjadi kepada Qiana? Apakah dia akan melahirkan atau karena penyakit yang dia derita? Siapakah yang akan menolong Qiana? Ikuti terus kisah mereka, ya!

1
Asih S Yekti
ceritanya bagus tp cerita tokoh utamanya pas diakhir sedikit sekali banyak konflik ditengah
Evi Goenharto
tuh jan bener sprt dugaanku ..Keenan sang ahli waris
Evi Goenharto
jangan jangan Keenan yg pny perusahaan, tp nyamar 🤭
Siti Maulidah
ceritanya menarik
ayu cantik
bagus
Mama lilik Lilik
bagus ceritanya, terimakasih 🙏
selvysurya inten
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Ananda k Kesuma
gerem coo nenngok kisahnyaa ada ajaaa yg ganggu 🤣🤣🤣
kurnia rahayu
♥️♥️♥️👍👍👍💪💪💪🙏🙏🙏
Happy Kids
beda orang beda treatment kalii. apalagi caramu maksaa gt🤭 bukannya cinta yg ada malah benci dan ilfeel
Happy Kids
mana diporotin mokondo lagi 🤣🤣
Happy Kids
ko ak merasa zaline ini ga pinter yaa 😅 kenapa dia susah susah ngerebut emir kl ujungnya dia main sama raka 🤣 dari awal aja kali sama raka
Tira Aneri
suuukaaa
ika
yaAllah...
knapa yg musuhin Qiana jd 2 gini?
Qiana, kuat ya...
ika
karma berbalik ke zeline n Emir
tggu saja
Milah Milah
yaelaah, ngenes banget tuh nasib si Qiana
Patrick Khan
aku suka
Hariyanti
ceritanya bagus Thor 🥰 aku suka walaupun sebal dgn tokoh jahatnya 😩
🌸 Sunshine 🌸: terima kasih sudah baca karya aku
😁😁😁
total 1 replies
Hariyanti
tamat yaaaa 🤔
Hariyanti
paling si emir😤😤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!