NovelToon NovelToon
SATU MALAM DENGAN BERONDONG

SATU MALAM DENGAN BERONDONG

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / One Night Stand / Identitas Tersembunyi
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Lisa

Terbangun di kamar hotel, Fela syok setengah mati saat membaca KTP yang terjatuh dari dompet pria di sampingnya. Dia masih anak SMA!

Fela langsung kabur ketakutan demi menyelamatkan reputasinya.

Namun dunia Fela berantakan saat Kenzo, si anak SMA itu tiba-tiba masuk ke kantor periklanannya sebagai anak magang baru.

Di depan rekan kerja, Kenzo adalah asisten yang sopan. Tapi di balik pintu ruang rapat, dia adalah berondong posesif yang siap menjerat Fela kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 4 Divisi tim kreatif

"Kamu ... Dengan siapa?" tanya Mirin heran ada anak cowok pakai seragam abu-abu di koridor kantor.

"Halo, aku Kenzo," sapa Kenzo lebih dulu. Yang langsung bisa tahu kemungkinan wanita yang baru datang ini dekat dengan Fela.

"Y-ya ..." Mirin heran.

"Dia anak magang," jawab Fela.

"Anak magang yang itu?" Mirin kasih kode.

"Benar." Fela mengangguk.

Mirin menatap Kenzo. "Hai, kamu anak magang? Aku Mirin."

"Salam kenal, Kak Mirin. Mohon bimbingannya," jawab Kenzo manis.

Senyum ramah khas anak sekolahan kembali terpasang di wajahnya, membuat Fela diam-diam mencibir dalam hati.

Dasar bermuka dua. Tadi saja bicaranya seperti predator, sekarang mendadak jadi anak manis.

"Yuk, langsung ke ruangan tim saja. Kebetulan yang lain sudah di sana," ajak Mirin sambil berbalik memimpin jalan.

Fela melangkah mengekor di samping Mirin, sengaja mempercepat ritme jalannya agar Kenzo tertinggal satu-dua langkah di belakang.

Sepanjang koridor menuju kubikel tim mereka. Fela bisa merasakan tatapan mata Kenzo yang tajam terus menusuk punggungnya. Cowok delapan belas tahun itu berjalan dengan santai, menggendong tas ranselnya dengan satu bahu, sama sekali tidak terlihat gugup layaknya anak magang di hari pertama.

Begitu mereka berbelok masuk ke dalam area kerja tim kreatif yang dibatasi oleh sekat-sekat partisi tinggi, suasana privat langsung terasa. Ruangan bersekat ini sengaja dibuat agar tim mereka bisa bertukar ide dengan leluasa tanpa terganggu divisi lain.

Di dalam sana, ada Bimo sedang asyik menggoyangkan kepala mengikuti irama musik di headphone-nya sambil menatap layar monitor desain.

Sementara Siska, si ratu gosip sedang bertopang dagu sambil mengunyah keripik kentang.

Begitu mendengar suara langkah kaki mendekat, Siska langsung menegakkan punggungnya. Matanya seketika berbinar cerah, mengunci sosok tegap berwajah tampan berseragam sekolah yang berjalan di belakang Fela.

Siska berkedip tidak percaya. Sementara si Bimo langsung melepas sebelah headphone-nya dan melongo. Hampir menjatuhkan pulpen yang dipegangnya.

"Wah, wah, wah! Siapa ini?" celetuk Siska heboh, langsung meletakkan bungkus keripiknya.

Fela berdiri di tengah ruangan bersekat itu, berdeham pelan untuk menguasai ruangan. "Teman-teman, perhatian sebentar. Ini Kenzo, anak magang baru yang akan membantu tim kita untuk beberapa bulan ke depan. "Kenzo, silakan perkenalkan dirimu secara resmi." Fela mempersilakan bocah ini.

Kenzo maju satu langkah, berdiri tepat di samping kubikel Fela. Sebelum membuka suara, ia sengaja melirik Fela yang sedang berpura-pura menata berkas di atas mejanya, lalu tersenyum miring.

"Selamat pagi, Kakak-kakak sekalian. Nama saya Kenzo," ucapnya dengan suara bariton yang terdengar sangat tenang. "Saya baru menyelesaikan ujian nasional minggu lalu. Mohon bimbingannya selama saya magang di sini. Terutama dari Senior Fela, yang sepertinya... sudah sangat paham bagaimana memperlakukan saya."

Tak!

Fela tidak sengaja menjatuhkan pulpennya ke atas meja. Telinganya mendadak terasa membakar. Dia tahu persis kalimat terakhir Kenzo itu murni sebuah provokasi khusus untuknya.

Buru-buru Fela memungut pulpennya dengan jari yang sedikit gemetar, sementara Siska dan Bimo mulai menunjukkan ketertarikan penuh pada anak magang baru mereka.

Siska langsung menegakkan punggung, matanya berkedip tidak percaya melihat seragam yang dikenakan Kenzo.

Fela berdeham keras, mencoba mengumpulkan sisa-sisa wibawa manajernya yang sudah tercecer.

"Seriusan, Fel? Kita dapat anak magang cowok? Masih pakai seragam sekolah lagi?" Bimo takjub. Meski masih SMA Kenzo punya tubuh tegap dan tinggi. Bimo kalah.

"Wah... seriusan masih anak SMA?" celetuk Siska heboh, matanya berbinar menatap wajah tampan Kenzo. "Pantasan bening banget! Salam kenal ya, Kenzo. Aku Siska."

"Salam kenal, Kak Siska," jawab Kenzo manis.

Bimo langsung berdiri dan mengulurkan tangan dengan antusias. "Aku Bimo, desainer grafis di sini. Akhirnya ada cowok juga di tim ini selain Aku! Jangan sungkan-sungkan ya, Bro."

"Siap, Bang Bimo," balas Kenzo sambil menyambut jabatan tangan Bimo dengan sopan.

Mirin hanya tersenyum hangat dan melambaikan tangan. "Aku Mirin. Selamat bergabung, Kenzo."

Fela yang berdiri di dekat layar proyektor merasa atmosfer ruangan menjadi semakin tidak sehat untuk jantungnya. Ia mengetukkan jemarinya di atas meja oval.

"Sudah perkenalannya. Kita tidak punya banyak waktu. Hari ini langsung kerja. Bimo dia bareng kamu," kata Fela menunjuk Bimo.

"Aku enggak bareng Senior Fela?" tanya Kenzo mengejutkan.

Fela terkejut. Yang lain melirik.

"Sepertinya dia lebih senang sama kamu, Fela," ujar Bimo meledek. Siska mencebik.

"Pak Gunawan tadi bilang mentorku Senior Fela, Bang Bimo." Kenzo tahu dia jadi pusat perhatian.

Fela diam menatap lurus bocah ini.

"Sama dia, Kenzo." perintah Fela tegas.

"Sama aku dulu, Bro. Biar Fela siap-siap untuk kasih kamu materi pembelajaran besok," ujar Bimo langsung kasih ide.

"Oke. Untuk hari ini aku sama Bang Bimo." Kenzo setuju akhirnya. Dia tersenyum setuju.

...----------------...

Lampu-lampu jalanan kota mulai menyala satu per satu saat Fela dan Mirin duduk di sudut kafe yang cukup sepi tidak jauh dari area kantor.

Di depan Fela, segelas es americano miliknya sudah mengembun parah. Sama sekali belum disentuh sejak mereka datang sepuluh menit lalu.

Fela bertumpu pada kedua tangannya, menyembunyikan wajahnya yang mendadak terasa luar biasa lelah. "Aku bisa gila, Rin. Aku benar-benar bisa gila kalau begini terus setiap hari."

Mirin menyesap teh hangatnya pelan, lalu meletakkan cangkirnya dengan tenang. Sepasang matanya menatap Fela dengan jeli, membaca setiap gurat kecemasan di wajah sahabatnya itu.

"Ini baru hari pertama, Fel. Dan reaksi kamu waktu melihat Kenzo tadi pagi... jujur, itu berlebihan untuk ukuran seorang manajer yang kedatangan anak magang," pancing Mirin lembut. Dia mencoba memetakan situasi. Sengaja untuk memancing Fela.

"Kamu seperti melihat hantu. Atau... sesuatu yang lebih menakutkan dari itu?" selidik Mirin.

Fela menegakkan punggung. "Dia bocah titipan. Ordal."

Mirin menopang dagunya, menyipitkan mata sedikit. "Kenzo memang kelihatan terlalu berani untuk ukuran anak delapan belas tahun. Kalau kamu bilang dia ordal ya pantaslah. Tapi, kenapa dia bisa bicara begitu kalau kalian baru pertama kali bertemu hari ini?" Mirin memberi jeda sengaja. "Kecuali... kalian sebenarnya sudah saling kenal sebelum ini?"

Lidah Fela mendadak kelu mendengar kalimat Mirin. Ia teringat kembali pada KTP biru, dompet pria, dan kepanikannya saat kabur dari kamar hotel dua hari lalu.

"Dia bocah di hotel itu."

"Bocah?" Mirin tidak paham awalnya, tapi beberapa detik kemudian bola matanya melebar. "Bocah itu?" tegasnya ingin kepastian.

"Ya, bocah yang semalam denganku." Fela mengatakannya dengan berat.

"Astaga. Benarkah?"

"Benar sekali."

"Dia masih SMA? Dia bocah?" ulang Mirin sungguh tidak percaya.

"Sudah aku katakan iya," ujar Fela geregetan juga.

"Jadi kamu tidur dengan bocah SMA?" tegas Mirin masih enggan percaya.

1
Rahma Inayah
ya iya lh kenzo ank pemilik perusahaan mkn sebagai mulai kerja dr bawah
Grareta
lanjutttt
Bu Dewi
lanjut kak😍😍😍
Rahma Inayah
Mash teka teki dgn Kenzo siapa sebrnya dia apakah ank pemilik perusahaan kah
Rahma Inayah
lnjut Thor
Rahma Inayah
lanjut Thor mkn seru
Rahma Inayah
mkn kah Kenzo ank pemilik perusahaan dimn Dela bernaung sekrg ini
Rahma Inayah
😅bocil jatuh cinta SM wanita dewasa ..lnjut Kenzo
🌸 Maya Debar 🌸
Tak tunggu selalu upnya Thor ❤️🤩❤️🤩🤩🤩🤩🤩💋
LisA: Terima kasih sudah baca😊
total 1 replies
Rahma Inayah
lnjut thor
Rahma Inayah
tp bocah bukan sembarang bocah tp bocah sultan
Rahma Inayah
🤭mmpir Thor moga bgus ceritanya
LisA: Terima kasih sudah singgah untuk membaca. Semoga berkenan.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!