NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:282k
Nilai: 5
Nama Author: Fatra

Mohon dukungannya🙏

Klarybel terlahir dari keluarga yang terpandang. Apa pun yang dia inginkan pasti akan di kabulkan oleh kedua orang tuanya. Hidup Klarybel sudah terbilang sempurna. Dari paras yang cantik, Dan juga semua serba bisa.

Namun satu hal, yang tak dapat di kabulkan oleh orang tuanya. Yaitu Cinta, mommy dan daddy Klarybel, tak merestui hubungannya dengan pria yang dia cintai. Karena pria itu adalah uncle Klarybel.

Hingga suatu hari, Klarybel harus berpisah dengan orang yang di cintainya. Klarybel pergi jauh hanya untuk menempuh pendidikan, dan masih tetap mencintai orang yang sama. Yaitu uncle-nya.

Sedangkan mommy Klarybel tak merestui hubungan mereka karena mempunyai alasan tersendiri. Yang di sembunyikan dari Lerry.

Apakah setelah mendapat restu mereka akan kembali berpisah jika mengetahui yang sebenarnya?


Ayo simak ceritanya!


Dukung author ya🤗 dengan vote sebayak banyaknya, like dan juga komen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fatra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 18

Lerry meringgis kesakitan, tubuhnya yang sakit bertambah sakit. Karena ulah Klarybel yang memukul-mukul tubuhnya.

Sebenarnya Lerry hanya berpura-pura saja, dia ingin melihat bagaimana reaksi Klarybel. Ternyata berhasil, selain menangisinya Klarybel juga mengakui bahwa dia masih mencintai Lerry.

"Apa kau mau membunuh uncle?" tanya Lerry, seraya membuka mata.

Huaaaa.....

"Uncle!!" Klarybel memeluk tubuh Lerry erat.

"Ybel, tolong di lepas dulu pelukannya." Lerry memejamkan mata, menahan rasa sakit. Karena Klarybel memeluk tubuhnya begitu erat.

"Maaf," Klarybel menghapus air matanya.

"Kamu mencintai uncle?" tanya Lerry, seraya menyentuh pipi Klarybel.

Klarybel mengangguk, wajahnya bersemu merah. "Tapi jangan sampai mommy mengetahui hal ini, Ybel gak mau, uncle terluka lagi."

"Kemarilah," Lerry merentangkan kedua tangannya.

Klarybel mendekat, dan langsung memeluk tubuh Lerry. Dia kembali terisak dalam dekapan Lerry.

"Hey, kok jadi kamu yang nangis? Seharusnya uncle yang nangis." Lerry membelai mesra rambut keponakannya, yang beberapa menit lalu sudah resmi menjadi pacar.

Cup...

Satu kecupan lembut mendarat di bibir Lerry, entah keberanian dari mana Klarybel mencium Lerry.

"Sekarang udah nakal ya! Siapa yang mengajarimu hm?" Lerry mencubit pipi Klarybel gemas.

"Bukankah uncle yang mengajari Ybel waktu masih SMA?"

Lerry tersenyum, dia mendekatkan wajahnya ke wajah Klarybel. "Mau lagi dong, tapi agak lama, kan sudah lama kita tidak berciuman!!"

Klarybel langsung menarik tengkuk Lerry, dia mencium dan ******* bibir Lerry.

Lerry terkejut dengan tindakan Klarybel. Sejak kapan Klarybel menjadi agresif seperti ini? Bukankah mereka baru saja resmi menjadi sepasang kekasih?

"Mmm ...sayang," Lerry melepaskan tautan bibir mereka.

"Kenapa?" Klarybel mengusap sudut bibir Lerry.

"Gak apa-apa, uncle suka kau begitu agresif." Lerry menarik tengkuk Klarybel, dan menciumnya.

Mereka berciuman begitu dalam, Lerry hanya diam dan membalas ciuman Klarybel. Sedangka Klarybel menggantikan peran Lerry, dia menjelajahi rongga mulut Lerry.

Selepas berciuman, mereka makan bersama. Kebetulan Klarybel juga sudah sangat lapar.

"Minum dulu obatnya, Ybel pingin melihat keadaan mommy." Klarybel menyodorkan obat.

Lerry meraih obat itu, "Pergilah."

Klarybel mengangguk, dia melangkah keluar kamar. Dan berjalan menuju kamar mommy nya.

Tiba di depan pintu kamar Klarybel melihat mommy sudah duduk. "Mommy sudah sadar?" tanya Klarybel, berjalan menghampiri mommynya.

"Iya sayang, kemarilah." Ella menepuk kasur di dekatnya.

"Ada apa mommy? Apa mommy baik-baik saja?" Klarybel mendudukan tubuhnya.

"Mommy gak apa-apa, kamu tenang saja!" Daddy Klarybel berjalan menghampiri mereka.

"Ybel," panggil Ella lembut.

"Ya mommy?"

"Besok kau harus balik ke London, daddy sudah menyiapkan tiket. Untuk keberangkatanmu besok." Ujar Ella.

Klarybel terdiam, baru saja dia menerima cinta Lerry kembali. Tapi mommy nya malah menyuruh balik London. Ini memang sangat sulit bagi Klarybel, empat tahun yang dia meninggalkan Lerry. Sepeninggal nya Lerry malah mencari wanita lain. Jadi saat ini Klarybel takut semua akan terulang kembali.

"Mommy, Tapi waktu libur masih ada seminggu. Ybel masih pinggin di sini," tolak Klarybel.

"Ybel, enam bulan lagi kau akan wisuda s2 kan. Jadi mommy dan daddy pingin Ybel pokus dulu ya," Ujar daddy Klarybel.

Klarybel membuang napas kasar, kemudian dia mengangguk. "Iya, mommy istrahat saja. Ybel ke kamar dulu." Klarybel melangkah keluar kamar.

☆☆☆

Malam hari, Klarybel duduk di tepi ranjang. Dia mengambil ponsel, kemudia membuka grup WhatsApp yang terdiri dari Klarybel, Grisa, Keyla.

Klarybel

Gays aku mau balik besok ke London nih!!

Grisa

Apaan sih, baru aja seharian jalan udah mau balik aja.

Keyla

Tau nih sih Ybel, aku pangen jalan bareng lagi.

Klarybel

Sory, nanti kalau udah wisuda aku bakal balik ke indonesia lagi.

Klarybel sengaja tidak memberitahu alasan yang sebenarnya. Karena jika meraka akan mengetahui Klarybel balikan sama Lerry bisa-bisa kedua sahabat nya akan marah besar.

Klarybel belum siap untuk menceritakan semua kejadian tadi. Dia juga sangat pusing kenapa Lerry harus menjadi unclenya? Kalau saja Lerry bukan unclenya, tidak mungkin dia menjalin cinta terlarang seperti ini.

Klarybel larut dalam lamunannya, tiba-tiba di kagetkan dengan suara ponsel berdering.

Sayang, uncle tunggu di kamar ya. Jangan lupa kunci kamarmu sebelum ke kamar uncle. Dan bawah kuncinya kesini.

Ingat jangan sampai ada pelayan yang melihatmu masuk ok? -Lerry

Setelah membaca pesan dari Lerry. Klarybel mengambil kunci pintu di dalam nakas, lalu berjalan ke arah pintu.

Klarybel melirik sekitar ruangan, dengan cepat dia mengunci pintu kamar.

"Untung gak ada pelayan." guman Klarybel, sambil mempercepat langkah kakinya menuju kamar Lerry. Karena kalau ada pelayan yang melihatnya masuk ke dalam kamar Lerry, sudah pasti akan mereka adukan pada mommy dan daddy.

"Hufff...Akhirnya" Klarybel membuang napas lega.

"Sayang, apa tidak ada orang yang melihatmu?" tanya Lerry menghampiri Klarybel.

Klarybel hanya menggeleng, lalu dia mengunci pintu kamar. Takutnya ketahuan jika pintu tidak di kunci.

"Kau sudah makan malam sayang?" Lerry menggendong tubuh Klarybel menuju ranjang.

"Iya. Uncle bukannya lukamu masih sakit?"

"Sudah mendingan, tadi daddymu mengobatinya." Jawab Lerry, seraya menurunkan tubuh Klarybel di atas ranjang.

"Besok kau akan balik ke London, jangan nakal di sana. Ingat jangan pakai baju yang kurang bahan lagi."

"Uncle hiks...hiks" Tangisan Klarybel pecah, menggema di dalam kamar.

Lerry menarik napas dan membuangnya perlahan, sikap manja Klarybel membuatnya bosan jika di samping Klarybel. Tapi jika jauh dia selalu merindukan sikap manja itu.

"Jangan menangis Ybel, nanti kalau ada yang dengar bisa bahaya." Tegur Lerry, sambil menarik Klarybel ke dalam pelukannya.

"Daddy yang memberitahui uncle?" tanya Klarybel.

Tangisan Klarybel sudah tidak terdengar lagi. Tapi air mata semakin deras membasahi pipinya.

"Iya daddymu yang memberitahu uncle, sudah jangan nangis lagi dong. Bagaimana beri uncle hadiah perpisahan sementara waktu."

Klarybel mengangkat wajahnya menatap Lerry. "Maksudnya?"

"Besok kan kamu mau balik ke London nih, jadi boleh dong uncle menciummu sampai puas." Goda Lerry.

"Nggak mau, minta aja sama Fita." Klarybel memalingkan pandangannya.

"Sayang kamu kan sudah tau jika Fita hanya pelarian, jadi uncle sudah memutuskan hubungan uncle dengan dia."

"Serius?" tanya Klarybel bersemangat.

"Iya serius, sekarang hanya kamu pacar uncle." Jawab Lerry.

Klarybel kembali memeluk tubuh Lerry erat, rasanya dia tak ingin berpisah.

"Uncle hanya ciuman tidak lebih." Klarybel mengingatkan Lerry, setelah melepaskan pelukannya.

Lerry mengangguk, kemudia dia naik ke atas ranjang lalu duduk bersilang. "Sini duduk di pangguan uncle."

Klarybel menghampiri Lerry, dia duduk berhadapan dengan Lerry. Dan kedua kakinya melingkar di pinggal Lerry.

Lerry menarik tengguk Klarybel, dia mencium, *******, dan menghisap bibir Klarybel dengan begitu lembut. Klarybel mengalungkan tangannya di leher Lerry. Rasanya sudah lama mereka tak melakukan hal ini.

.........

Ikutin terus alur ceritanya!

1
Junjen Vira
innalilahi wainnailaihi rojiun,smg husnul khotimah
Junjen Vira
lanjut
Junjen Vira
benci sm fita
Junjen Vira
laanjut
Junjen Vira
lanjut kan
Junjen Vira
😃😄😄
Junjen Vira
lanjut...
Junjen Vira
waw suka bgt,crt ny bgs.
Junjen Vira
tolong jng pisah kan mrk thor,mrk kan tdk sedarah..lnjt kan
Junjen Vira
semangat trs thorr...
Junjen Vira
aduuh...romantis bgt,krj az d temenin,jd penasaran nich
Junjen Vira
sy jg suka lg cina,smgt trs y,krn mkn seru nich.
Junjen Vira
aduuuh...mkn penasaran nich
Junjen Vira
lanjut thor semangat trs
Junjen Vira
makin seru,.
Junjen Vira
lanjut
Junjen Vira
tambah seru crt ny👍🏻👍🏻
Junjen Vira
semangat thor
Junjen Vira
wow tambah seru
Junjen Vira
wah seru bgt nich
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!