Flow harus rela kehilangan masa mudanya karena Telah mengandung Anak dari Paman Angkatnya.
Dan bagaimana Tanggapan Keren yang telah mengetahui Jika Ponakan angkat yang selama ini dia sayang dan di besarkan seperti anak sendiri Telah hamil Anak dirinya?
Bagaimana kisah cinta keren Dan flow selanjutnya, Dan Bagaimana tanggapan Monik kepada keren yang Telah mencintai Flower.?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cumi kecil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 18
Dimeja makan Monik dan Ibunya merasa heran yang tidak melihat Flow turun dari kamarnya " Kemana anak itu " tanya Ibu Monik
" Entahlah " jawab Monik santai namun penasaran
" Dan kemana suamimu.?"
" Dia sedang pergi ke negara tetangga untuk melakukan bisnis " Jawab Monik, tadi Monik sempat menelpon Max menanyakan kabar Suaminya
" Mom, malam ini aku akan pergi ke Klub " Ucap Monik
" Kau, ini kebiasaan jika Tidak ada suamimu pasti akan pergi ke klub " Keluh Ibu nya " Bagaimana dengan Karirmu saat ini, apa masih berkembang.?" Tanya nya
" tenang saja Mom, karirku masih berkembang pesat, apa lagi di belakangku ada Keren, Minggu depan aku harus ke Negara luar, jadi momi jangan pulang dulu dan jagain rumah ini Sampai aku dan Keren Pulang " Lanjut Monik yang langsung meninggalkan meja makan
" Is is is.. anak siapa dia sebenarnya, Bisa-bisanya hanya memerintah " kesal Momi Monik
Sedangkan di kamar, Flow sedang menikmati Makan malam dengan damai dengan di temani Pemandangan Malam yang cukup cantik di untuk lihat " Lihatlah Nak, Langit sangat indah malam ini " Ucap Flow mengelus perutnya " Apa kau bisa melihatnya.?" Flow tersenyum dan memasukan buah-buahan kedalam mulut nya.
Setelah usai makan buah-buahan Flow membaringkan Tubuhnya di sofa panjang Ia masih Memandang langit yang cukup indah, Namun entah kenapa Perasaannya merasa tidak karuan, bahkan Flow merasa sedih " Ada apa dengan diriku, Kenapa aku harus sedih ketika Tidak bertemu dengan Uncle " Gumam Flow. Entah kenapa Hati flow tiba-tiba sedih ketika tidak melihat Keren " Uncle, kemana, kenapa Uncle tidak mencariku, Biasa Uncle akan mencariku jika aku tidak turun ke bawah untuk makan malam " Karena lelah berfikir akhirnya Flow pun menutup mata nya.
~ Di kantor
Keren yang sedang menikmati makan malam, Tiba-tiba teringat kepada Flow " Apa wanita itu Memakan makan malamnya dengan benar ?"
" Nona Flow makan dengan benar Tuan, Dan Nona Flow malam Ini tidak makan di meja makan, Nona Flow malah membuat Balkon sendiri di kamarnya untuk Di jadikan tempat makan dan juga bersantai " Lapor Max yang mendapatkan info dari kepala pelayan
Keren mengunyah makanannya " Biarkan dia melakukan apapun yang dia inginkan, selama dia tidak membuat keributan " jawab Keren " Lalu bagaimana dengan ular berbisa itu.? " Tanya Keren
" Seperti biasa Tuan, Nyonya Monik sedang pergi ke sebuah Klub malam bersama kekasihnya "
Keren Meremas sendok yang ia pegang " Awasi dia terus, sampai kita mendapatkan bukti tentang kecelakaan Kakakku " ucap Keren
Ini lah salah satu alasan Keren yang masih mempertahankan Monik, karena keren Dan Max curiga kalo kecelakaan kakaknya adalah bukan suatu kebetulan dan Keren curiga jika semua itu ada sangkut pautnya dengan Monik, Namun sampai saat ini keren belum mendapatkan bukti apa-apa.
" Baik Tuan "
Keren melanjutkan makan malamnya seorang diri, karena Max langsung keluar dari ruangan kerja Keren " Sabar lah Sampai semuanya terbukti dan akan aku musnahkan dia jika dia terlibat dalam hal ini " geram Keren
Kasus kecelakaan kakak Keren Sudah di hentikan oleh Pihak ke polisian dengan tanpa alasan yang jelas,dan waktu itu Keren melihat Monik yang keluar dari kantor polisi di hari penutupan kasus, Keren semakin curiga kepada Monik
~ Besok pagi
Pagi ini Flow tidak perlu terburu-buru Untuk ikut sarapan karena Akan ada Pelayan yang mengantarkannya ke kamar
Flow sudah menggunakan pakaian seragam dengan rapih, namun sekarang Flow tidak bisa menggunakan Seragam yang pas Body karena flow takut Anaknya sesak " Terimakasih Mbak " ucap Flow kepada pelayan yang baru saja mengantarkan sarapan untuk dirinya
" Sama-sama Non " balas Pelayan itu yang langsung keluar
Flow duduk di balkon sambil menikmati Sarapan pagi Tidak lupa Flow juga meminum susu Ibu hamil untuk kesehatan sang anak di dalam perut sana " Ayo baby, kita Mulai aktivitas hari ini " Ucap Flow tersenyum sambil mengelus perutnya.
Flow turun dari tangga dengan hati-hati, mata Flow membulat ketika Flow melihat seorang laki-laki asing yang sedang duduk di meja makan, Namun karena hari sudah agak siang, Flow tidak sempat untuk bertanya dan langsung pergi ke sekolah dengan menggunakan Mobil miliknya
Di meja makan, Monik, Ibunya dan juga kekasih Monik masih menikmati sarapan mereka " Bagaimana jika dia ngadu.?" Tanya Luis kekasih Monik
" Tenang saja sayang, Tidak mungkin bocah itu laporan kepada Keren, kalo sampai itu semua terjadi maka dia harus aku singkirkan " ucap Monik memegang tangan Luis.
Ibu Monik menatap Luis dengan tatapan yang tidak bisa di artika, Bibirnya melengkung ketika tatapannya di balas oleh Luis " Oh iya mom, hari ini aku mau ada pemotretan Jadi mom di temani dengan Luis kekasih ku " Ucap Monik " Sayang tidak apa-apa kan jika kamu sama mom dulu di sini "
" Tapi, bagaimana jika suamimu pulang.?" tanya Luis
" Tidak akan, aku kemarin sudah di beritahu oleh asistennya kalo Keren akan lama perginya " jawab Monik " Kalo begitu aku pergi dulu ya " Pamit Monik yang menc_m bi_r Luis lalu pergi Meninggalkan ibunya dan juga Luis berdua di meja makan
Mom Monik menatap Luis lalu tersenyum " Hai sayang, lama tidak bertemu " Ucap Luis yang berjalan kearah Mom Monik dan mel_t bi_r nya
Mom Monik membalas Lum_tan Luis, Mom Monik Memegang Pisang milik Luis yang sudah tegang " Ayo kita pindah ke kamarku " ajak Mom Kepada Luis
Mereka pun melanjutkan aktivitas panasnya di dalam kamar mom, Mom sangat puas dengan pelayan Luis.
Sebenarnya Luis adalah kekasih mom, Mereka sudah menjalin kasih selama tiga tahun, Namun Karena Monik melarang mom untuk menikah lagi akhirnya Mom menyuruh Luis untuk menjalin hubungan dengan Putrinya agar Mom bisa dengan mudah ketemu Luis, karena Mom sangat tau bagaimana putrinya jika sudah sibuk dengan pemotretan akan membutuhkan waktu yang cukup lama dan di saat itulah Mom dan Luis bisa melakukan Aksi panasnya tanpa di curigai Monik.
Di kantor Keren mendengar Laporan dari Max soal Mom dan juga Luis " Mereka memang sudah gila, aku pikir anaknya saja yang menjijikkan ternyata ibunya juga " Keren merasa jijik
" Iyah, Tuan bahkan mereka telah melakukannya di kamar Mertua anda "
Keren menatap kearah luar jendela " Cih.. Ternyata rumahku sudah di kotori oleh siluman itu, mereka benar-benar harus di basmi bahkan aku merasa kasian kepada wanitaku karena harus satu rumah dengan manusia-manusia yang menjijikan" Hardik keren
mampir juga ya.../Coffee//Coffee//Coffee/
Jangan pernah merasa bahwa apa yang kita tuangkan tidak sempurna, karena sejatinya tidak ada manusia yang sempurna. Kesempurnaan itu hanya milik Allah semata ☺️💙❤️❤️❤️❤️