NovelToon NovelToon
ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO

Status: tamat
Genre:Pernikahan Kilat / Percintaan Konglomerat / Beda Usia / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:287.3k
Nilai: 5
Nama Author: 01Khaira Lubna

Raisa, gadis cantik berusia dua puluh tahun terpaksa harus kehilangan kesuciannya demi menyelamatkan nyawa sang adik. Sang adik yang sedari kecil mengidap kanker butuh biaya banyak untuk menjalani kemoterapi dan pengobatan lainnya.

Waktu itu Raisa tidak punya pilihan lain lagi, ia terpaksa mengadaikan dirinya kepada seorang CEO tampan untuk mendapatkan uang yang banyak. Uang itu akan ia pergunakan untuk mengobati sang adik. Orang tua mereka sudah meninggal, kerasnya hidup sudah Raisa jalani sedari belia, hingga sekarang saat dirinya sudah benar-benar lelah dan tak punya pilihan lain lagi ia lebih memilih menjadi simpanan CEO dengan jaminan hidup yang terjamin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 01Khaira Lubna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 18

Sayup-sayup aku mendengar suara seseorang sedang memanggil diriku dengan di sertai guncangan demi guncangan yang aku rasakan di tubuh ku. Aku merasa kesal dengan apa yang orang itu lakukan kepada ku. Lancang sekali dia membangun aku dari tidur ku yang begitu indah. Indah, karena saat di alam bawah sadar ku, aku bermimpi bertemu dengan Ayah, Ibu dan juga Yumna. Kami sekeluarga berkumpul di tengah padang yang hijau lagi luas. Kami saling berpelukan dengan perasaan yang teramat bahagia, tawa kami pecah di sertai candaan-candaan yang terlontar dari bibir kami. Mimpi ku seakan nyata, dan aku tidak ingin segera berakhir. Aku ingin bersama dan memeluk Ibu, Ayah dan Yumna untuk waktu yang lebih lama lagi. Tapi di saat-saat seseorang memanggil diriku, bersamaan dengan itu juga, Yumna, Ayah, dan Ibu melambaikan tangan kepadaku dengan sorot mata mereka yang tersenyum bahagia melihat ku, lalu Ibu berkata, ''Kamu anak hebat, sabar dan kuat. Tetap lah kuat meski kami tidak bersama kamu di dunia, tapi percayalah kami akan selalu ada di hati kamu.'' Itulah kata-kata yang terlontar dari mulut Ibu, setelah itu, Ibu, Ayah dan Yumna menghilang bersamaan kepulan asap-asap tebal, dan bertepatan dengan itu juga akan terbangun dari tidurku. Aku langsung duduk di atas tempat tidur dengan tarikan nafas tak beraturan, aku merasa kening ku berkeringat.

''Non Raisa kenapa, Non?'' tanya Jasmine, aku melihat ke arah nya sekilas, ternyata orang yang telah mengganggu tidur ku tadi adalah Jasmine.

''Tidak, aku tidak apa-apa Jasmine. Kamu ngapain di sini Jasmine?''

''Maaf karena aku telah lancang membangun Non Raisa dan maaf juga karena aku telah lancang masuk ke kamar ini tanpa izin Non Raisa. Tapi ini atas perintah Tuan Hendrick, Tuan Hendrick meminta aku agar aku membangunkan Non Raisa dengan segera, karena katanya ia akan menjemput Non, lalu ia akan menemani Non ke rumah sakit.'' Jasmine menjelaskan kepada ku dengan hati-hati dan pelan. Aku pun mengerti dengan apa yang ia katakan. Setelah itu aku meminta agar Jasmine segera keluar dari kamar. Aku harus ke kamar mandi untuk membasuh wajah ku agar kesadaran ku terkumpul secara sempurna. Aku merasa masih sedikit oleng. Mungkin karena terlalu lelah hingga membuat aku mengigau memimpikan Ayah, Ibu dan Yumna. Tapi karena mimpi ku tadi, membuat rasa rinduku terhadap orang-orang yang aku cintai dan kasihi sedikit terobati.

Aku menatap pantulan wajahku yang nampak lebih segar dari sebelumnya di cermin di dalam kamar mandi.

''Kok Mas Hendrick tumben-tumbenan ya mau menemani aku ke rumah sakit? Bukankah ia begitu sibuk dengan pekerjaan nya di perusahaan.'' Aku bergumam lirih. Setelah itu aku keluar dari kamar mandi, aku mengganti pakaian aku dengan dress yang Mas Hendrick belikan untuk ku kemarin. Dress yang begitu bagus. Setelah selesai memakai pakaian dan menata penampilan aku apa adanya, aku mengambil ponselku yang tergeletak di atas nakas, ponsel yang Mas Hendrick belikan untuk ku. Aku menyalakan nya, dan begitu ponsel sudah menyala sempurna, aku melihat begitu banyak notifikasi panggilan tak terjawab di layar ponsel. Ada panggilan dari suster yang menjaga Yumna dan juga panggilan dari Mas Hendrick. Setelah itu aku memutuskan untuk menghubungi sang suster yang menjaga Yumna, aku ingin menanyakan kenapa ia menghubungi aku berulang-ulang, mungkin ada hal serius yang ingin ia sampaikan kepada ku terkait kondisi Yumna. Aku harap sang suster akan memberi kan kabar baik kepadaku.

Bersambung.

1
Rahelyas Rahel
knpa s raisy g nunggu d tlp aja sih kan jd ktauan deh
Rahelyas Rahel
hadeeh ngapain juga d omongin klw aku sih mndingn diam aja yg penting kbutuhn d penuhi dan sikapnya lembut terserah s hendrik mau ngapa2in d blakangku...hehe
Boonen Colektion
masih bersambung itu
Farida Deka
Luar biasa
eenmangung
ceritax udah tamat tp endingx kurang bagus
Enung Samsiah
jadi Surserrrrrr,,,,,
Anisa
katakan sesuatu bosan
Anisa
lanjut Thor lagi seru serunya ni
Anisa
lanjut Thor
Kris Biantoro
nanggung
jy
next
Sumi Narita
cari dimana lanjutqnnya thor
Yethi Hirnawati
wah nanggung cerita nya thor di lanjut thor
Hosniyah Niyah
sangat bagus ceritax🥰🥰🥰
Partini Maesa
kok udah ada tulisan karya udah tamat gmn ini
Partini Maesa
kok raisa gx blng tadi tlpn
Partini Maesa
gawat.geger gedhen iki
Partini Maesa
feeling aku yg dijodohkan dgn hendrik mungkin raiso bkn anggia
Partini Maesa
aku setuju klo raiso pindah rmh.ayo dong hendrik raiso dibeliin rmh yg kecil ato apartemen yg sederhana aja.klo dilnjutin raiso makin trtekan kasian kan
Yuli Anti
lanjut,nanggung ni😀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!