NovelToon NovelToon
Gadis Kecil Milik Bos Mafia

Gadis Kecil Milik Bos Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / Persahabatan / Romansa / Persaingan Mafia / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Morata

Irene terhenyak melihat kenyataan pahit yang ada di dalam kamar kost kekasihnya sendiri. Padahal Irene ingin memberikan kejutan kepada sang kekasih di hari anniversary yang ke 3 tahun bersama Aris. Tetapi bukan Irene yang membuat kejutan kepada sang kekasih. Justru ia di kejutkan dengan apa yang di lakukan Aris di kamar kosnya sendiri. Bercumbu mesra dengan seorang wanita dilihat dengan mata kepalanya iren sendiri. langit terasa runtuh. Semua terasa gelap. Tubuh Irene Bergetar, hingga Irene tidak mampu berkata kata. Akhirnya ia memutuskan untuk meninggalkan sang kekasih Dan wanita yang bercumbu mesra di kamar kostnya. Hingga di tengah perjalanan, Irene bertemu dengan seorang pria. Pria asing yang sama sekali tidak ia kenal bernama Cornelius. Apakah Irene dapat move on dari pria yang menghianati dirinya?

yuk simak ceritanya di " Gadis kecil milik Bos mafia

original by Morata
Ig sihalohoherlita
Fb. nolan"s

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Morata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18. GIGITAN SEMUT _ GKMBM

Dokter Aliando merasa seperti menonton film romantis. Dimana seorang pria yang berjuang mendapatkan pujaan hatinya seperti film-film India. Yang memperjuangkan cinta pemeran utama lelaki dengan pemeran utama wanita.

"Aku sebaiknya pergi sekarang. Sebelum mereka semakin membuatku sakit mata." gumam dokter Aliando didalam hati. Dia berbalik pergi perlahan menutup pintu.

Dokter Aliando seorang dokter muda berusia 28 tahun yang sukses mendirikan beberapa rumah sakit di beberapa kota negaranya termasuk di Santa Monica, San Diego dan juga San Fransisco. Walaupun dia terbilang pria yang kaya raya, dan punya segudang prestasi yang ia raih sebagai seorang dokter muda dan bertalenta.

Ternyata dia masih menyandang status jomblo. Pria yang punya paras yang rupawan tubuh tinggi kulit putih, mata biru yang memukau rambut hitam,muda dan wajahnya terkesan tegas membuat pria tampan itu sulit mendapatkan seorang wanita.

Banyak wanita yang menyukai nya tapi tidak sedikit yang berani berbicara kepadanya karena wajahnya yang serius membuat para wanita itu tidak berani menyapanya. Tetapi dokter Aliando juga terkesan dingin kepada setiap wanita. Sama halnya seperti Cornelius yang susah sekali untuk jatuh cinta kepada wanita lain.

Dokter Aliando juga tidak kepikiran untuk memiliki wanita di usianya yang masih terbilang muda. Menurutnya dia masih ingin berkelana mencari apa yang dia inginkan dan ia ingin bebas tanpa kekangan dari sang kekasih

Dokter Aliando kembali ke ruang kerjanya. di tengah jalan di lorong Rumah Sakit seorang wanita berpenampilan acak acakan seperti preman pasar berlari terburu buru menabrak dokter Aliando

Brukk

"Maaf tuan!" ucapnya memalingkan wajah Aliando lalu kembali berlari.

wanita itu terlihat sangat buru-buru sampai tidak sadar menjatuhkan barang berharga miliknya.

Dokter Aliando membungkuk mengambil dompet kecil berwarna coklat."Nona sebentar! teriak dokter Aliando. Tetapi sayangnya Wanita itu sudah pergi menjauh, dia tidak mendengar Dokter Aliando memanggilnya.

"Ya ampun, wanita itu melupakan dompetnya." gumam dokter Aliando membolak-balik dompet itu melihatnya dengan teliti.

dokter Aliando mengejar wanita itu berniat mengembalikannya. Tapi dia tidak melihat bayangan wanita itu lagi ia kehilangan jejak.

Dokter Aliando memasukkan dompet itu ke jas dokternya, lalu kembali ke ruangnya karena ada harus yang dia kerjakan.

Irene menurunkan tangannya sadar kenapa dia memeluk Cornelius

Irene perlahan mendorong Cornelis menjauh darinya

"Kau akan menepati janjimu kan? ucapnya melangkah mundur satu langkah mempertanyakan kebenaran dari janji Cornelius

"Aku akan menurutimu

Irene tersenyum lebar berjalan ke branker duduk di ujungnya. Akhirnya dia bebas lepas dari genggaman Cornelius

"Tapi kok aneh ya, Kok bisa dia semudah itu?" batin Irene. seolah dirinya tidak percaya kalau Cornelius akan menuruti keinginannya.

"Tapi syukurlah Berarti dia tidak akan menggangguku."batin Irene sambil menatap Cornelius dengan tatapan penuh tanya

Cornelius pergi duduk di sofa. Tidak berselang lama, suster masuk membawakan obat dan perlengkapan untuk mengganti infus Irene.

"Selamat pagi Nona!" ucapnya berjalan masuk ke dalam

"Iya selamat pagi suster." sahut Irene sambil mengembangkan senyumnya senyum manis dari Irene yang mampu memporak-porandakan hati seorang Cornelius.

Suster itu pun meletakkan barang yang dia bawa di atas meja"Aku suster yang dikirimkan oleh dokter Aliando

"Nona baring dulu saya harus memasang infus Nona yang sudah terlepas.

Setelah dokter Aliando kembali ke ruangannya , Dia meminta salah satu suster untuk membawakan obat dan memasangkan infus baru untuk Irene.

Irene berbaring dan suster bersiap menempuhnya saat suster mau menyuntikkan tangan Irene. Cornelius tiba-tiba menarik tangan Suster itu.

"Ada apa Tuan? Suster itu tampak kebingungan

"Suntiknya pelan-pelan jangan sampai menyakitinya." ucapnya dingin dengan tatapan tajam

Suster itu keringat dingin melihat tatapan Cornelius yang seperti ingin memakannya hidup-hidup.

"Tuan jarum suntik tidak akan menyakitinya. mungkin Nona akan merasa sedikit rasa sakit seperti digigit semut saja.Itu adalah hal wajar tuan.

Cornelius menatap wanita itu dengan Tatapan yang masih sama. "Seekor semut pun tidak akan kubiarkan menyakitinya aku akan membunuhnya dengan tanganku sendiri.

"Pastikan jarum Mu tidak menyakitinya. Kalau tidak nasib Mu akan sama seperti semut itu." ucapnya datar dengan aura kekejamannya terpancar dari wajahnya dan sorot mata yang menakutkan.

Irene yang melihat wajah Suster itu ketakutan langsung berteriak sambil melemparkan bantal."Hei... sebaiknya kau diam,

Brukk

Cornelius menangkap bantal yang dilempar Irene ke Dadanya

"Sebaiknya tunggu di luar saja kalau kau masih mengancamnya." pekiknya karena merasa kesal, karena Cornelius mengancam suster yang akan memasang infus kepadanya.

Bersambung....

hai semuanya emak Morata datang lagi membawa karya baru. yuk terus ikuti ceritanya. Jangan lupa like, coment, vote, dan hadiahnya "Trimakasih 🙏🙏🙏🙏

1
Subaidah aisya ais
cari do
febby fadila
hmmm mantap cornelius... buat irene sadar
febby fadila
kamu nggak tau camelia klw yg menyelamatkan kamu adalah
musuh kakamu
febby fadila
aris nggak ada malux...iiihhhh menjijikan
febby fadila
dompet... ? mungkin sama dokter fairuz
febby fadila
astaga ngeri akau
febby fadila
syukurlah selamat
febby fadila
astaga keluar dari kandang singa masuk ke kandang buaya
febby fadila
yoooo namax laki2 klw sdah dapat yg gratis lupa sama yg secen 😂
Wani Ihwani
Biasa
Wani Ihwani
Kecewa
Wani Ihwani
iren ini tengok dulu apa yng di buat babang mafia baru berkomentar😆😆😆
Cutie Pie
Hai kakk, akuu kasihhh approve buatt kakak nyaa krna udh nulis novel sebagus inii, selama aku baca novel ini, aku tuhh di bawaa bnget sama suasana jalan ceritanya 😭😭😭. Ceritanya bagus bngett Dann mau di baca berulang-ulang kali. aku kasihh bintang yg banyakkk krnaa novelnya sebagus inii. Terimakasih , teruskan untuk menulis novel yg seru² lainnya yaa🤗🤗🤗
ayu setyaningsih
Luar biasa
Ayrieenn.
yang namanya aris sama aj
Ayrieenn.: ipar adalah maudd😱😱
total 1 replies
christina paya wan
soalan bodoh Irene,dah org tolong haruskah ditanya kan maksud dr prtolongan org tu.syukur je lah.
christina paya wan
irene terlalu berlebihan.tak tau berterima kasih
Febrianti Febri
malas q ngeliat kelakuan si cewek nya keras kepala ,,,nyebelin thor males baca jadi nya
Febrianti Febri
jangan di bikin kaya gitu karakter nya dong thor wanitanya kita kecewa nih
Febrianti Febri
dasar goblok cewek nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!