Tak pernah ku sangka kisah cintaku akan serumit ini. Impianku menikah dengan pria mapan serta pria yang sudah dewasa pupus seketika. Andaikan malam itu aku tidak berteduh di sebuah rumah kosong bersama murid ku, mungkin pernikahan konyol ini tidak akan pernah terjadi.
Kezra seorang guru di salah satu SMA favorit terpaksa harus menikah dengan muridnya hanya karena kesalahpahaman yang terjadi. Ia harus menjalani pernikahan yang tak pernah di harapkan sepanjang hidupnya. Hidup bersama murid super menyebalkan yang selalu membuatnya kesal dan segala sifat jahil yang di tunjukkan.
Akankah cinta hadir di antara guru dan murid yang di satukan tanpa sengaja dalam sebuah ikatan pernikahan?
Bagaimana Kezra menjalani hari-harinya bersama suami berondong yang menikahinya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Republik Septy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mood pagi yang rusak
Seorang wanita yang telah berpenampilan rapi sedang berada di dapur, duduk di meja makan sendirian. Menuangkan air panas ke sebuah cangkir keramik berwarna putih yang telah di isi oleh bubuk kopi dan gula pasir. Asap mengepul dari cangkir itu, menyebarkan aroma kopi yang sangat khas. Wanita itu adalah Kezra, ia terbiasa meminum kopi di pagi hari. Ia meraih sendok yang ada di samping gelas, mengaduk kopinya dengan gerakan memutar dan pelan. Setelah selesai ia mencium aroma kopi yang masih mengepulkan uap panas, seketika aroma khas kopi menyeruak masuk ke indera penciumannya.
Wanita muda itu tersenyum seraya memejamkan matanya.
"Ah, aromanya akan tetap sama. Menenangkan dan membahagiakan." gumamnya. Kezra menyeruput kopi hitam miliknya, merasakan cairan hangat itu menyerbu lidahnya. Rasa pahit serta manis menguasai indera pengecapnya. Kezra sangat menyukai kopi, entah sejak kapan ia pun tidak tahu mengapa sangat menyukai minuman bewarna hitam yang cenderung pahit itu. Ketika ia sedang menikmati kopi miliknya, Keanu datang dengan terburu-buru dengan penampilan acak-acakan khas bangun tidur.
"Ibu kenapa nggak bangunin saya?" protesnya tiba-tiba sehingga membuat Kezra hampir tersedak. Wanita itu meletakkan cangkir kopi itu ke atas piring kecil bewarna senada dengan cangkir yang ia pegang.
"Memangnya saya siapa kamu? Bangun ya tinggal bangun sendiri. Udah gede kan?" Kezra melirik Keanu dengan sengit.
"Ibu lupa siapa saya?"
"Ya, saya lupa. Lebih tepatnya pura-pura lupa." sahutnya kesal. Kedatangan Keanu merusak acara minum kopinya, sehingga membuat moodnya rusak di pagi hari yang harusnya cerah.
"Astaga. Jangan gitu, Bu. Gini-gini saya tetap suami Ibu. Apa Ibu tega lihat suaminya telat ke sekolah? Sementara hari ini adalah hari Senin. Dimana hari ini ada upacara. Ah Ibu ini!"
"Saya geli tau nggak. Dimana-mana suami itu takut telat ke kantor! Bukan telat ke sekolah. Urusan telah itu ya urusan kamu. Mau di hukum atau nggak ya urusan kamu. Siapa suruh main game sampe lewat tengah malam? Salah saya? Salah emak bapak saya?"
"Itu tetap salah Ibu karena nggak bangunin saya!"
"Terserah!" Kezra lebih mengabaikan pria yang berdiri di sampingnya. Ia kembali meraih secangkir kopi miliknya, tapi belum sampai jemarinya menyentuh cangkir kopi itu, Keanu sudah merebutnya terlebih dulu. Pria itu tak segan meneguk cairan hitam yang mulai dingin itu. Kezra mendelik tak terima.
"Keanu! Apa yang kamu lakukan? Itu kopi saya. Kembalikan!"
"Ini! Salah sendiri minum kopi sendirian. Harusnya Ibu itu bikinin kopi juga buat saya karena saya suami Ibu. Istri yang baik itu harusnya begitu. Ini nggak! Suaminya nggak di bangunin, nggak di bikinin kopi. Ckckckck ...."
Kezra semakin melebarkan matanya ketika kopi miliknya tandas tinggal ampas. Wanita itu menggertakkan giginya dengan geram, mengepalkan kedua tangannya dan menoleh pada pria yang hanya terkekeh tanpa dosa di sampingnya. Baru saja ia akan menyemburkan kata-kata mutiara, Keanu sudah berlari keluar dapur.
"KEANU! KENAPA KAMU HABISKAN KOPI SAYA?!" teriak Kezra dengan marah. Bocah tengil yang sialnya menjadi suaminya itu benar-benar merusak moodnya pagi ini. Tidak ada lagi pagi yang indah, semuanya di mulai hari ini. Sejak tinggal bersama dengan muridnya yang menyebalkan dan selalu membuatnya kesal. Wanita itu memejamkan matanya seraya mengatur napas. Dadanya naik turun menahan emosi.
"Sabar ... Sabar Kezra. Jangan sampai wajahmu keriput, kamu masih muda dan belum menikah." ia mencoba menenangkan diri sendiri dari gejolak amarah yang menggulungnya pagi ini. Tapi seketika otaknya merespon ucapannya dan mengoreksinya sendiri.
"Belum nikah apanya? Kan kamu udah nikah?!"
"Aahhh ... Kenapa hidupku sekacau ini? Ini ujian apa azab sih? Ya Tuhan ... Dosa apa yang aku lakukan di masa lalu sehingga aku harus menerima takdir pernikahan dengan si bocil? Kenapa Engkau memberikan suami yang jauh dari kriteria ku ya Tuhan? Andai aku bisa memilih, aku akan lebih memilih tidak menikah saja dari pada harus menikahi bocah tengil itu. Baru beberapa hari menikah dengannya membuat darahku naik dan pagiku hancur." keluhnya seraya menyandarkan tubuhnya pada kursi yang ia duduki.
"Mood pagiku rusak gegara Keanu! Awas aja nanti di sekolah. Akan ku balas biar tahu rasa dia!" ucap Kezra seraya mengepalkan tangannya karena geram.
ending nya terlalu buru buru... Mungkin 1 sampai 3 episode lagi baru d bilang the end...
maaf Thor ini cuman masukan dri aku loh.. Tapi jujur Cerita nya Menarik banget . maksh y Thor
Kezra ini seorang guru. digambarkan pribadinya baik. wanita baik2.
seharusnya dia bs bersikap seperti seusianya. apalagi dia guru
walaupun dia dinikahkan terpaksa, ttp aja dia udh bersuami. pergi maen pergi aja sampe dicariin suami ampe segitunya.
ini karakternya guru dewasa apaa abage labil ga jelas?
malam pertama pun ada kalee nanya ke anak umur 18th .. sakit ga? 😂😂
srius
dia dewasa. Keanu 18th.
tapi malah dibuat kek sebaya bahkan yg 18th lbh masuk karakternya dibanding seorang guru ini *tepukjidat