NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Dokter Galak

Mengejar Cinta Dokter Galak

Status: tamat
Genre:Romantis / Chicklit / Dokter / Tamat
Popularitas:583.1k
Nilai: 5
Nama Author: Novi rahajeng

Kisah ini menceritakan dua pria tampan yang sedang mengejar cinta seorang dokter galak dan cantik.

Jingga Pramudita seorang dokter Obgyn (obstetrics and gynecology) berusia 29 tahun. Di usianya yang hampir menginjak kepala tiga, Jingga masih menyandang status single dan takut untuk menikah.

Di waktu yang sama, tiba-tiba ada dua pria tampan sedang mengejarnya. Namun, Jingga tak menghiraukannya karena dia masih belum percaya akan namanya cinta dan laki-laki.

Akankah ada dari salah satu mereka yang bisa menaklukkan hati seorang Jingga pramudita, atau justru ditolak semua?

Ikuti kisah mereka hanya di mengejar Cinta dokter galak.

Sebelum membaca novel ini, lebih baik baca dulu novel pendahulunya dengan judul berbagi cinta : aku tak mau dimadu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi rahajeng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Selesai menghabiskan makanannya, terdengar suara bel berbunyi dari luar. Angkasa segera berjalan keluar untuk membukakan pintu. Ternyata yang datang adalah Doni.

" Ternyata kamu, Don!" pungkas Angkasa seraya membukakan pintu.

" Kamu kira siapa?"

" Playboy cap tikus!" seloroh Angkasa yang seketika mendapat pukulan dari Doni. Angkasa ternganga ketika melihat Doni memukul dirinya, ketika ingin memukul kembali. Ada Jingga yang datang menghampiri kita.

Mata Doni tak berkedip sedikitpun ketika melihat sosok wanita cantik yang berdiri di depannya. Dia tak mengira bahwa Jingga bisa secantik dan perfek seperti ini. Pantas saja, Angkasa tergila-gila dan sangat posesif padanya.

Selama ini, Doni hanya melihat wajah pucat Jingga tanpa make up dengan tubuh yang tertutup selimut tebal, itupun hanya sekilas. Karena Angkasa melarang menatap wajah Jingga lama-lama. Ternyata setelah di perhatikan, dia memang benar-benar cantik.

" A, apakah dia model atau artis?" tanya Doni.

Angkasa segera menutup mata Doni yang sudah tak berkedip sedikitpun saat menatap Jingga.

" Bukankah sudah ku beri tahu kalau jangan menatapnya lama-lama?" ucap Angkasa dengan menggertakkan gerahamnya.

" Yaelah A, bagi-bagi dikit napa! "tukas Doni.

" Lo kira beng beng apa di bagi! " ketus Angkasa seraya mendorong tubuh Doni menjauh.

" Gitu aja pelit, " gerutu Doni dengan mencebikkan bibirnya.

" Dasar playboy cap tikus! Melihat wanita cantik sedikit saja, langsung ingin di embat! "gumam Angkasa dalam hati seraya berjalan menghampiri Jingga.

" Kamu kenapa keluar dari kamar? Kan tadi aku sudah bilang, tunggu di kamar saja. "

" Aku hanya ingin segera meminum vitaminnya dan pergi! " ketus Jingga.

Angkasa hanya bisa tersenyum, melihat Jingga sudah kembali galak seperti semula. Itu menandakan bahwa dia sudah sembuh dari racun mematikan itu. Ada rasa bersalah yang mendalam di hati Angkasa karena Jingga seperti itu akibat dirinya.

Ingin rasanya dia menyembunyikan Jingga ke tempat yang sangat jauh agar tak ada yang bisa menyakitinya. Namun, saat ini Angkasa bukanlah siapa-siapanya. Jadi, tak bisa bersikap semaunya sendiri.

" Apakah sebegitu inginnya kamu pergi dari sini?"

" Tentu saja! Aku sudah dua hari menghilang, pasti keluargaku akan cemas mencariku. Belum lagi, anakku___" tenggorokan Jingga tercekat jika mengingat dia mempunyai janji kepada Arsy untuk menjemputnya. Pasti putri kecilnya itu saat ini sedang marah karena Jingga sudah ingkar janji.

Elia dan Runi juga pasti sangat khawatir karena dia tak ada kabar sama sekali selama dua hari. Ponsel Jingga tiba-tiba mati dan tak bisa di gunakan, dia juga tidak mengingat betul nomor mereka berdua.

Angkasa menyentuh pipi Jingga, namun segera di tepis.

" Bukankah sudah ku bilang jangan pernah menyentuhku lagi? Kamu memang yang menyelamatkan hidupku, tapi kamu tidak berhak menyentuh tubuhku tanpa izin!" ucap Jingga dengan penuh ketegasan dan tatapan tajam.

Angkasa hanya tersenyum, lalu mengangguk mencoba mengerti peringatan yang di berikan Jingga.

" Oke, aku minta maaf. Soalnya tangan ini sulit di kendalikan jika berdekatan dengan kamu," goda Angkasa.

" Soal keluarga, kamu tenang saja karena aku sudah menghubungi mereka bahwa kamu aman di tanganku!" lanjutnya.

Kemarin, ketika melihat Jingga bingung ingin menghubungi keluarganya. Angkasa segera meretas jaringan guna mencari tahu nomor ponsel kedua sahabat Jingga. Dia juga ikut senang gara-gara mencari tahu soal Jingga, membuat Angkasa tahu bahwa dua pria yang dia temui sebelumnya, bukanlah siapa-siapa Jingga. Dia adalah wanita singel yang menganggap putri sahabatnya seperti putrinya sendiri.

" Kamu serius?" tanya Jingga mencoba memastikan kalau Angkasa tak bohong.

" Iyaa, apakah wajahku terlihat sedang berbohong?"

" Wajahmu____ terlihat seperti pria buaya darat!" ketus Jingga yang berlalu pergi meninggalkan Angkasa menuju sofa.

Angkasa hanya bisa tersenyum, melihat wajah Jingga yang sekarang penuh dengan ekspresi menggemaskan baginya. Sepertinya, bersama wanita ini akan membuat hidup Angkasa akan penuh warna.

Melihat sahabatnya yang terus tersenyum, membuat Doni bergidik ngeri.

"Virus cinta memang bisa membuat seseorang gila!" tandas Doni.

Selama ini, Doni memang sudah berpengalaman soal mendapatkan wanita. Tapi, itu semua hanya untuk bersenang-senang dan memenuhi hasratnya saja. Karena belum ada satu wanita yang benar-benar bisa membuat seorang Doni sang dokter casanova itu jatuh cinta sampai menjadi bucin.

Selesai menyuntikkan vitamin sekaligus obat kekebalan tubuh yang baru saja di ekstrak oleh Doni. Angkasa memenuhi janjinya untuk mengantarkan Jingga pulang. Doni sang playboy cap tikus, tiba-tiba juga ikut masuk ke dalam mobil Angkasa.

Mendengar bahwa Angkasa ingin mengantarkan Jingga pulang, dia juga ingin melihat seperti apa keluarga Jingga. Siapa tahu, ada saudara atau teman Jingga yang cantik seperti dirinya. Kan, lumayan bisa menambah koleksi wanitanya.

Jika orang lain suka mengoleksi barang-barang mewah, berbeda dengan Doni yang lebih suka mengoleksi wanita. (ah, dasar playboy tak bisa dengan satu wanita!😁)

Setelah menempuh perjalanan sekitar setengah jam, mereka sampai juga di halaman rumah Elia. Awalnya Jingga ingin turun di perempatan jalan agar Angkasa tak tahu tempat tinggalnya, tapi ternyata pria itu sudah tahu betul identitasnya. Bahkan dia bisa mengetahui rumah Elia secara detail.

Sejak pagi, semua sudah berkumpul di rumah Elia karena mendengar berita bahwa pria misterius yang menolong Jingga akan mengantarnya pulang hari ini. Awalnya, Elia mengatakan bahwa dia saja yang datang menjemput, tapi pria itu tak mau.

Sebenarnya bukan tak mau, Angkasa masih dalam mode berhati-hati. Dia tak ingin ada yang tahu alamat penthousenya itu. Karena tempat itu adalah, rumah persembunyiannya. Bahkan Papa dan saudaranya tak ada yang tahu. Karena penthouse itu, murni milik Angkasa sendiri.

Mendengar ada suara mobil datang, semua orang segera beranjak dadi tempat duduknya berjalan menuju pintu depan. Ketika pintu terbuka dan memperlihatkan Jingga yang baru saja turun dadi mobil, membuat Elia segera berlari menghampirinya. Runi yang sudah tak kuat berlari pun, hanya bisa berjalan perlahan.

Jingga menyambut pelukan hangat dari Elia, dia benar-benar merindukan pelukan hangat ini. Tidak terasa, air mata keduanya jatuh menetes. Kemudian, Runi dengan perutnya yang sudah sangat besar ikut nimbrung memeluk Jingga dan Elia.

" Kamu kemana saja, sih? Kenapa menghilang tiba-tiba? Kamu tahu nggak kalau kita itu khawatir dan sangat cemas tau!" gerutu Elia di sela isak tangisnya.

" Iya, sampai membaut aku dan baby B ikutan stres mikirin MaNgganya nggak ketemu-ketemu!" timpal Runi.

Jingga tersenyum, meskipun sudah tak memiliki keluarga. Setidaknya dia masih punya sahabat yang melebihi seorang keluarga.

" Maafin aku ya, udah buat kalian cemas dan khawatir," pungkas Jingga.

Runi dan Elia melepaskan pelukannya, lalu memeriksa tubuh Jingga apakah ada yang terluka atau tidak. Ternyata masih utuh seperti sebelumnya.

Simon, Reno, dan Haikal juga ikut senang melihat mereka sudah bisa kumpul bersama kembali. Melihat siapa pria yang datang bersama Jingga, membuat Haikal memicingkan mata dan mencoba mengingat-ingat kembali siapa pria itu.

" Pria aneh!" ucap Haikal setelah mengingat kembali siapa pria yang datang bersama Jingga.

" Kamu kenapa, Kal?" tanya Simon dan Reno bersamaan. Namun tak di jawab oleh Haikal, dia justru sudah mengepalkan genggamanya dan berlari menghampiri Angkasa.

Bug

Suara bogeman melayang ke wajah Angkasa.

...****************...

Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya ya...

1
Liliek Retno Yuwanti
alur ceritanya bagus tapi monoton
banyak contoh laki² yg baik meskipun dia banyak uang, sangat menghargai.wanita
peran wanitanya bisa memberikan contoh yg baik bagi pembaca dewasa, tidak gampang
kalau pembacanya punya sifat hampir spt peran wanitanya pasti senang
Lanjut dong Thor..nanggung amat siih/Angry//Drool/
suratmi sihab
lah tamat? ko ngantung sih
Yemima Yane
katanya tamat thor/Smile/
popy suprijati
bagus
Mie Mie
yuk ah kita bingung berjamaah.😁😁
di tunggu kelanjutan nya thor biar ga bingung kitaah.
Salma Suku
Woow...bibit kecebongnya Simon tokcer😀👍
Salma Suku
Semoga Mita dan Haikal berjodoh...
Salma Suku
mampir lagi thor
Salma Suku
Mampir lagi thor
Juhanna Wiyah
Alhamdulillah sudah baca semua kakak author cantik
Cia Michel
klu novel tamat, hrsx ada happy endingx thor, ini ceritax menggantung bkn penasaran.
anak magang
ok
Rahma
d tggu kelanjutannya, semangat berkarya Thor 💪💪
Tukanghalu(Ig:Novi_Rahajeng08): Ternyata masih ada yang baca, ya? 😁
total 1 replies
༄༅⃟𝐐QueenCy
baru mampir mak..🤭
mantap nih visualnya ...😍😍
Evi Andriani
lanjuttt Thor
Evi Andriani
bagus dan menarik.
Bunda ArSyi
sakit tp tak berdarah ya Rigel 😁
Like_Novel
lanjutttttt dong....jgn di gantung...😭😭😭😭
pena_knia04
ini serius tamat Thor?
Nita Nurhayati
lanjut setuju
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!