NovelToon NovelToon
STELLA (Bukan Wanita Simpanan)

STELLA (Bukan Wanita Simpanan)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:446k
Nilai: 4.9
Nama Author: Apri Ana

Diceraikan suaminya hingga menjadi simpanan sang ceo menjadikan luka tersendiri untuk stellla...


Hingga ia bertemu dengan pria ... pria yang mencintainya dengan tulus...


Bisakah stella mencintai pria itu ????

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Apri Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SEBUAH PENJELASAN

"Kamu habis nangis ya?? mata kamu sembab" tanya andi yang sedari tadi memperhatikan stellla.

"Engg...enggak kok kak" ucap stella gugup kemudian mengambil kaca mini di tas nya.

Gila kok keliatan banget ya.. padahal cuma nangis bentaran doang batin stella kesal sendiri.

"Kamu lagi ada masalah??" tanya andi pada stella yang masih sibuk melihat wajahnya dikaca mini.

"Enggak kok kak, tadi kelilipan pas keluar dari mobil" ucap stella mencari alasan.

"Emm gitu... kalau ada masalah cerita aja sama aku , aku pasti bakal jadi pendengar yang baik buat kamu" ucap andi sambil terus melajukan mobil stella.

"Iya kak, makasih" ucap stella memasukan kembali kaca mini nya kedalam tas.

"Ohh ya, kamu udah sarapan??" tanya andi.

"Udah kok kak" jawab stella.

"Emm yasudah, kita langsung kekantor kan ni nggak mampir mampir dulu??" tanya andi.

"Iya kak langsung aja, nanti telat lagi kalau mampir dulu" ucap stella dan andi hanya mengangguk .

Stella dan andi telah sampai dikantor, keduanya tampak keluar dari mobil bersamaan. siapa sangka mobil stella parkir disamping mobil raga dan sialnya ternyata raga masih didalam mobil itu memperhatikan kedua orang yang baru saja keluar mobil.

Stella sedikit terkejut kala raga juga keluar dari mobil bersamaan denganya dan andi.

"Pagii pak raga "sapa andi ramah pada atasanya itu.

"Pagi pak" stella juga ikut menyapa walaupun jantungnya berdegup kencang melihat pandangan tak suka dari raga, menginggatkan pada pertengkaran tadi pagi sebelum ia berangkat.

"Pagi kalian... wah kalian tampak akrab sekali ya bahkan berangkat kerja bisa barengan gini" ucap raga sambil sesekali melirik pada stella yang masih menunduk.

"Iya pak, stella yang menjemput saya" ucap andi tanpa menjelaskan alasanya membuat stella melotot pada andi.

"Wahh seperti itu, jadi semacam hubungan khusus ya ??" ucap raga dengan nada menyindir membuat stella semakin takut padahal raga hanya salah paham.

"Bapak bisa aja" ucap andi sambil tersenyum sedangkan stella sedari tadi membisu.

"Ohh ya kamu anak baru, sudah selesai kan berkas yang kemarin saya kasih??" ucap raga sedikit galak.

"Su..sudah pak.." ucap stella sedikit tersentak karena raga menyebutnya anak baru dan juga sebenarnya ia juga binggung, berkas yang mana ?? seingatnya semua berkas yang diberikan pada nya sudah ia selesaikan kemarin.

"Nanti langsung bawa keruangan saya!!" ucap raga kemudian meninggalkan keduanya.

"Baik pak" jawab stella tanpa didengar oleh raga yang telah meninggalkanya.

"Kamu sering ya dimarahin sama pak raga??" tanya andi pada stella yang terlihat sedikit pucat.

"Eehh gimana kak??" ucap stella tak terlalu mendengarkan pertanyaan andi.

"Kamu sering dimarahin sama pakn raga??" tanya andi lagi.

"Emm enggak kok kak, kadang aja sih kalo berkas nya engga sesuai sama keinginan pak raga" ucap stella.

"Gitu, ya udah kalau besok kamu kesulitan sesuatu kamu bisa tanya sama aku , oke" ucap andi.

"Iya kak " jawab stella.

"Ya udah aku masuk duluan ya, noh sobat karib kamu udah lari kesini" ucap andi sambil menunjuk ke arah tasya yang nampak berlari kearahnya dan andi.

Stella hanya terkekeh saja melihat tasya yang berlari kearahnya.

"Gilaa gue pikir udah telat !!" ucap tasya dengan wajahnya bantalnya tanpa make up.

"Pucet amat sih enggak dandan" tanya stella.

"Gue kesiangan brayy... btw elo barengan sama kak andi??" tanya tasya.

"Emm iya" ucap stella merasa tak enak.

"Ciee.. jujur gue patah hati secara gebetan gue elo embat... tapi kalau buat sahabat gue ikhlasin deh, pokoknya elo harus bahagia" ucap tasya membuat stella memutar bola matanya malas.

"Appaan sih lo ... gue cuma temenan nggak lebih!! nggak usah mikir aneh aneh deh" ucap stella tampak berjalan meninggalkan tasya.

"Tungguin kamprett...!! gue seriusan nggak apa apa kalau elo mau sama kak andi" ucap tasya mengejar stella.

"Serah lo deh " ucap stella malas.

Diruangan nya stella tampak memikirkan ucapan tasya yang mengatakan bahwa ia harus bahagia.

Dan memikirkan tentang sikap andi yang akhir akhir ini nampak baik padanya.

Mungkinkah andi menyukainya???

Tidak mungkin, stella mencoba mengeyahkan pemikiranya itu, mana mungkin kak andi pria baik baik mau menerima statusnya sebagai janda .. ya janda yang diceraikan suaminya tanpa sebab.

Ya mungkin kak andi bersikap baik padanya karena kasihan padanya bukan karna menyukainya.

Itulah yang harus stella yakini tidak lebih.

"Stell ,.. elo dipanggil keruangan pak raga" ucap salah satu rekannya dan membuyarkan lamunan nya.

"Oohh oke" ucap stella yang langsung ingat jika ia seharusnya keruangan pak raga sedari tadi.

Ya sedari tadi saat kejadian sewaktu diparkiran mobil.

Siall... mengapa stella bisa melupakan itu.

"Huft...." stella tampak menghembuskan nafasnya lelah membayangkan apa yang akan terjadi denganya kali ini.

Dengan langkah malas, stella berjalan menuju ruangan pak raga.

Tok ... tokk...

"Masuk!!!!!" suara bariton raga tampak mengema .

Stella nampak memasuki ruangan raga sedikit menunduk karena melihat raga berdiri disamping meja sambil menelungkupkan kedua tanganya dan matanya menatap kearahnya tajam membuat stella sedikit takut.

Raga tampak berjalan untuk mengunci pintu ruanganya.

"Asik sekali ya mengobrol sampai lupa dengan pekerjaanya" sindir raga yang kini berada dibelakang stella membuat stella bergindik.

"Kamu salah paham" jelas stella.

"Salah paham kamu bilang !!! kamu nggak mau bareng sama aku malah asik asikan jemput dia dan sekarang kamu bilang ini hanya salah paham!!, woohh" ucap raga kesal dan nampak memojokan stella disudut ruangan membuat stella tersentak dan terkejut.

"Kenapa nggak mau ngeliat aku, udah bosen?? udah muak?? karena sekarang udah dapet yang lebih tampan iyaa haa" teriak raga membuat stella ketakutan.

"Kamu itu milik aku, cuma milik aku... engga ada yang boleh milikin kamu selain aku!! paham??" ucap raga lagi.

"Kamu egois " ucap stella nampak sudah menangis.

"Egois kamu bilang??" ucap raga nampak kesal dengan ucapan stella.

"Kamu egois... kamu udah punya istri bahkan kamu cuma nyari aku sewaktu kamu butuh tapi saat aku butuh ??? kamu sama sekali nggak pernah ada dan sekarang kamu ngeklaim aku milik kamu??" ucap stella sambil sesenggukan menangis.

"Aku juga butuh bahagia... aku juga butuh perhatian dan aku juga butuh seseorang yang selalu ada saat aku butuh" ucap stella melanjutkan ucapanya dan masih menangis.

"Bukankah itu sudah konsekuensinya menjadi wanita kedua??" jawab raga membuat stella terkejut setengah mati dengan ucapan raga.

"Jadi ??? ya aku sekarang paham, selama ini kamu cuma nganggep aku itu ya .. aku udah salah nilai kamu.. aku pikir .. " ucap stella tak melanjutkan ucapanya dan semakin menangis.

"Aku sayang sama kamu stella... aku cinta sama kamu... tapi kamu tau posisi aku engga bisa selalu memprioritaskan kamu" jelas raga membuat stella semakin sesak.

"Aku mohon stella jangan seperti ini hmm.. aku sayang sama kamu" ucap raga memeluk stella.

"Sekarang aku paham dan aku bisa ngertiin semuanya, aku harap kamu juga bisa ngertiin aku" ucap stella melepaskan pelukan raga.

"Apa maksud kamu??"tanya raga.

"Lebih baik kita akhiri sekarang sebelum semuanya terlambat" ucap stella membuat rahang raga mengeras marah.

BERSAMBUNG....

1
DPuspita
Ceritanya cukup menarik dan gak terlalu panjang chapternya. Jadi gak ngebosenin. Kl dari aq yg perlu diperhatikan lagi adalah cara penempatan huruf besar, koma dan konsistensi dlm penulisan panggilan mama, bunda, kakak or mas. Jadi reader gak bingung.
DPuspita
Kenapa jadi sebut bunda ya? Bukannya dr td bacanya sebut mama 🤔
DPuspita
Usul aja nich thor... Kalo tulis nama tokohnya, walan namanya pakai huruf besar donk... Biar gak rancu antara Raga (nama orang) dengan raga (nama lain dr tubuh)
Olla Tulandi Jom
kalau memang othor jodohkan raga sama stella yaa andi jangan sampai dipapakan raga ya othor kasihan mama Retno punya anak satu-satunya
biar andi othor jodohkan dengan gadis perawan baik hati heheheee
Olla Tulandi Jom
othor buatlah si tia bangka yirta mendapat karmanya yang suka gonta ganti perempuan pembantu saja diembat
Olla Tulandi Jom
kenapa juga andi tidak bilang ke Stella jsypaya jangan keluar rumah dulu karena lagi di cari raga, hadew kurang komunikasi jadi salah paham
Olla Tulandi Jom
semoga raga bisa menjelaskan kehidupan yang dijalani dalam rumah tangga dan keluarga Keyla istrinya yang bejat semua
Olla Tulandi Jom
ceraikan saja Keyla,,, raga bisa bangun perusahaan baru bersama Stella
secara raga sudah ada pengalaman banyak juga yang mengelola perusahaan mertua,,biar keluarga Keyla tau rasa sudah meremehkan raga
Olla Tulandi Jom
stella pindah kerja saha tempat lain
Olla Tulandi Jom
diganti saja pasword apartemennya
biar raga tidak seenak jidat datang pergi
Olla Tulandi Jom
semoga karma terjadi sama raga
mungkin raga ada kelainan sex
Olla Tulandi Jom
taah susahlah stella cari kerjaan diperusahaan lain saja
biar raga tamvah bersalah
❄️ sin rui ❄️
di eweuin😳😳😳 gilaaa bahasa nya kasarrr sekali, gak ada yg lebih halus apah
Indah Kurniati Widjaja
lagian si stella kok nggak mengganti password apartemen x sih thor??
Indah Kurniati Widjaja
lagian si stella kok nggak mengganti password apartemenx sih thor
Novianti Ratnasari
akhir nya Stela bahgia
Novianti Ratnasari
pasti Raga
Novianti Ratnasari
si Keyla mah haya korban dari pph nya aj.
Novianti Ratnasari
Andi mah pengkhianat.
Novianti Ratnasari
gila ya papah nya keyla.masa keyla mau di kasih kan ke orang buat jadi nafsu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!