Berawal dari sebuah insiden yang mengharuskan Nana menikah dengan seorang pria dingin dan arogant , yang sudah memiliki seorang anak bernama Nathan.
"Menikah ....??? Menjadi ibu tiri ....??? apa yang harus aku lakukan , ku harap ini semua hanya mimpi " ucap Nana sambil membenturkan kepalanya kedinding.
" Menikahlah denganku , maka hidupmu akan terjamin " ucap Nathan dengan sikap angkuhnya.
Bisakah Nana yang periang menghadapi sikap Nathan yang terkenal arogant dan dingin ?
Bagaimana kekocakan Nana dalam menghadapi Nino sang anak tiri yang terkenal arogant juga....
Ikuti terus jalan ceritanya hanya di noveltoon
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon INNA PUTU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
persahabatan
Sambil merebahkan tubuhnya di rumput yang hijau , Leo menatap ke arah langit biru dan mulai memejamkan matanya...seutas senyuman keluar dari bibirnya , di pikirannya saat ini hanya terbayang wajah seorang gadis yang mampu membuat hatinya bergetar.
" Sssttt.....apa dia sudah kehilangan kewarasan sekarang ? dengan setengah berbisik erik menyikut lengan Andre , dan menatap heran ke arah leo berada.
" Dasar bodoh , dia itu sedang terkena virus " andre tersenyum
" virus ??? apa dia sudah dibawa ke dokter ? "erik menatap cemas ke arah andre
" Kau itu benar benar bodoh atau pura pura bodoh hah " andre memukul kepala erik dengan buku yang sedang di pegangnya
"shitt... kenapa kau memukul kepalaku brengs*k." erik mengusap kepalanya yang sakit.
"Kau memang pantas di pukul " nathan duduk di dekat andre
" Dasar kalian teman teman lakn*t " erik berlalu pergi entah kemana
"Siapa wanita itu ? " nathan berkata tanpa memandang ke arah andre berada
" Sebentar lagi kau akan tahu " ucap andre yang masih setia membaca buku yang dibawanya.
Di kantin sekolah terlihat erik sedang membeli beberapa minuman dan cemilan. ketika hendak membalikkan badan tanpa sengaja dia menabrak seseorang didekatnya.
" Sory , aku tak sengaja " ucap erik sambil membantu mengambilkan barang barang yang terjatuh milik orang tersebut.
" tidak apa apa , aku juga yang salah tak memperhatikan jalan " jawab orang itu
Mata erik seketika membelalak ketika ia menatap wajah orang yang dia tabrak.
" Clara...." erik berucap spontan , yang ditanggapi sebuah senyuman oleh clara.
" Busyet dah , ternyata lebih cantik jika dilihat dari dekat " erik membatin dengan mulut sedikit menganga.
" Maaf , apakah kau adalah temannya nathan ? " tanya clara sehingga memecahkan lamunan erik.
" eh...i..iya...aku teman baiknya.. kau tahu nathan ? " ucap erik grogi
" Siapa dikampus ini yang tidak kenal dengannya " jawab clara sambil tersenyum manis.
" iya juga sih..hehehe " ucap erik sambil tertawa cengengesan.
Nathan merupakan salah satu pria yang sangat populer di kampusnya.
Selain karena ia adalah anak dari pemilik kampus , nathan juga merupakan anak berprestasi di sana. Banyak wanita maupun pria mengagumi dirinya , tapi karena sikap dingin dan acuhnya ia sangat sulit untuk didekati.ketika dia berada didalam maupun diluar kampus , dia hanya akan berkumpul bersama ketiga teman masa kecilnya yang tak lain adalah leo , andre , dan erik.
"Apa aku boleh menitipkan ini pada nathan? " clara mengeluarkan sepucuk surat dari dalam tas kecilnya.
" tentu saja , dengan senang hati aku akan menyampaikannya " erik sambil nyengir bagai kuda.
" terima kasih , kalo begitu aku tinggal dulu ya " clara berlalu pergi meninggalkan erik yang masih senyum senyum sendiri bagai orang yang tak waras.
" Jantungku rasanya mau berhenti berada di dekatnya...apakah dia seorang malaikat ? " erik sambil memegang dadanya.
" cihhh....si dingin itu beruntung sekali mendapat surat dari clara..." Erik mengumpat sambil menatap surat yang dipegangnya dan berlalu pergi menuju ke tempat teman temannya berada.
Sesampainya ditaman , erik mengumpat kesal sendiri . karena disana tak terlihat satupun teman temannya berada.
" Shittt.....!!! dasar teman lakn*t " umpat erik dan berlalu pergi mencari ketiga temannya berada
"Hatchuuuuiiihhh...." terdengar suara bersin dari Leo yang terlihat sedang berada di cafe dekat kampus.
" kau sakit ??? tanya andre.
" tidak....hidungku hanya terasa gatal...sepertinya ada orang yang sedang mengumpatku " ucap leo sambil mengusap hidungnya.
"Sepertinya aku tahu siapa yang sedang mengumpat kita " nathan menimpali sambil tersenyum miring.
" Erik " satu nama yang muncul di kepala mereka secara bersamaan.
Mereka bertiga pun saling pandang dan langsung tertawa secara bersamaan .
BERSAMBUNG
Maaf teman teman karena kesibukan , author baru bisa up lagi🙏....semoga kalian selalu terhibur dengan karya author ya....😚😚😚😍