Setelah menerima donor mata dari kakak nya, Kanaya terpaksa harus menikah dengan laki-laki yang seharusnya menjadi kakak ipar nya sendiri, karena sang kakak meningal akibat kecelakaan yang di sebabkan oleh nya.
Kanaya adalah seorang gadis buta yang berusia dua puluh dua tahun, sejak kecil dia hanya tinggal dengan ibu dan kakak nya, "Aurel" sementara ayah nya sudah meninggal sejak Kanaya masih kecil.
Aurel yang seminggu lagi hendak melangsungkan pernikahan malah meningal karena menyelamatkan Kanaya adik nya yang hampir tertabrak mobil saat hendak menyebrang jalan.
Samuel yang kecewa terpaksa menikahi Kanaya atas permintaan terakhir Aurel, meskipun dia cukup membenci Kanaya karena Kanaya adalah penyebab meningal nya Aurel.
Bagaimana kisah Kanaya dan Samuel yang menikah karena unsur keterpaksaan? Bagaimana perlakuan Samuel kepada Kanaya wanita yang sangat dia benci ini? Ayo baca kisah mereka di sini bersama author Nadia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
13
"Bersiaplah malam ini kau akan ikut aku ke rumah Morgan, untuk menghadiri upacara pemberian nama anak mereka," ucap Samuel yang kemudian berjalan meninggalkan Naya begitu saja.
Samuel menaiki satu persatu anak tangga menuju lantai atas, ia tentu juga akan bersiap-siap, namun tidak lagi memedulikan Naya yang masih dalam posisi terduduk dengan barang belanjaan di tangan nya.
_"Mengapa dia memelukku secara tiba-tiba? Dan mengapa dia pergi secara tiba-tiba juga? Apa dia manusia yang punya kepribadian ganda? Bisa berubah kapan pun dia mau?"_
Bukan nya bahagia, Naya malah memiliki banyak pertanyaan dalam benak nya. Namun dia segera menepis pikirkan tersebut karena mengingat hari yang sudah semakin sore, bersiap-siap mungkin akan memakan waktu sedikit lama, ia pun berdiri dari posisi sebelumnya, dan kemudian berjalan menuju kamar.
Beberapa jam kemudian.
Jam kini sudah menujukkan pukul 20.00
Tok ... Tok ... Tok ...
Suara ketukan terdengar jelas, di depan pintu kamar Naya.
"Iya sebentar,"
Naya berjalan tergesa-gesa, ia berhati-hati memegang gagang pintu dan kemudian membuka nya. Terlihat Samuel yang berdiri di depan pintu dengan pakaian rapih, dia terlihat jauh lebih tampan saat mengunakan kemeja hitam polos dengan lengan di gunung sesiku.
Naya terdiam menatap wajah tampan itu sejenak sebelum sadar kalau dirinya tidak pantas mengagumi seorang Samuel. Namun di sisi lain malah sebaliknya, Samuel kembali di buat terdiam akan kecantikan Naya, untuk yang kedua kalinya. Jika kemarin Naya mengunakan pakaian biasa terlihat sangat cantik, namun kali ini berbeda, Naya mengunakan gaun biru muda, satu set perhiasan biru muda, sepatu biru muda, lipstik merah cery dan rambut di gerai lurus, dia sangat cantik seperti sinderela yang telah di sihir oleh peri.
Kali ini penampilan Naya tampak memukau dan elegan, bentuk tubuh nya yang bagus sangat cocok dengan gaun indah itu.
_"Mengapa dia sangat cantik?" Batin Samuel._
"Aku sudah siap."ucap Naya sambil menyembunyikan rasa gugup nya.
"Ayo," tidak tau bagaimana harus menyembunyikan rasa gugupnya, Samuel juga hanya berkata satu patah kata dan kemudian berbalik lalu berjalan cepat turun dari tangga.
Sementara itu Naya kebingungan melihat tingkah suaminya barusan, tak di sangka suaminya itu juga bisa gugup di hadapan nya, sampai-sampai menghindar seperti ini.
Mereka pun masuk ke dalam mobil, dan akhirnya berangkat menuju rumah Morgan.
Di dalam mobil hanya ada keheningan, baik Naya atau Samuel tidak ada yang bicara sedikit pun, mereka malah sama-sama memalingkan wajah.
Sejujurnya Samuel sangat ingin menatap Naya lebih lama dan memeluk nya, entah kenapa Samuel merasakan bahwa memeluk Naya cukup lah membuat dirinya merasa nyaman.
"Baju mu bagus,"
Tak di sangka dan tak di duga-duga, Samuel baru saja mengatakan hal itu kepada Naya sambil melirik nya.
Naya yang mendengar nya sontak langsung memalingkan wajahnya dari kaca jendela mobil dan kemudian menatap Samuel, es kutub Utara seolah-olah mencair.
"Te-Terima kasih," jawab Naya singkat.
"Ya, baju pilihan mama ku, memang cantik, hanya saja kau terlihat tidak cocok, namanya juga orang miskin, tidak cocok menggunakan pakaian sebagus apapun itu, hanya Aurel yang berhak memakai pakaian istimewa," ucap Samuel dengan nada bicara pelan sambil kemudian tersenyum miring setelah menyelesaikan ucapannya.
Ternyata pujian yang dia lontarkan sebelumnya untuk Naya hanya lah sebuah cara untuk menghina wanita itu di ucapan selanjutnya.
Naya kembali terdiam, dia tidak menyangka kalau pujian yang dia dapatkan sebelumnya adalah awal dari penghinaan Samuel. Rasanya sungguh sakit dan juga malu, namun bagaimana lagi perkataan Samuel mungkin memang benar, biar bagaimanapun dirinya hanya lah seorang penganti kakak nya yang sudah meninggal.
Naya tidak menjawab lagi ucapan Samuel, dia memilih diam dengan menampilkan senyum tipis nya kepada Samuel.
Entah kenapa hati Samuel rasanya jadi tidak tega melihat Naya yang selalu pasrah dengan hinaan nya, dia juga merasa sedikit keterlaluan dengan ucapannya barusan, namun bagaimana mungkin seorang Samuel minta maaf, apalagi kepada wanita yang sangat di benci nya.
Ckiiit ...
Secara tiba-tiba, klakson mobil di tekan oleh sang sopir di sertai dengan rem yang mendadak, membuat Naya yang awalnya memang tidak mengunakan sabuk pengaman hendak terhuyung ke kaca mobil, namun dengan cepat Samuel menarik nya, sehingga Naya jatuh ke dalam pelukan nya.
"Apa yang terjadi!?" tanya Samuel terlihat sangat marah kepada sopir yang tiba-tiba mengerem mobil secara mendadak.
"Tuan muda maaf, ada kucing yang menyebrang jalan,jadi aku reflek menekan klakson dan mengerem mobil secara mendadak," jawab sopir pribadi Samuel menjelaskan apa yang terjadi.
"Astaga, lain kali lebih hati-hati, ayo cepat lanjut jalan, sudah terlambat," ucap Samuel masih belum sadar kalau saat ini dia memeluk erat Naya.
"Terima kasih, sudah membantu ku," ucap Naya yang hendak berpindah posisi namun tangan Samuel malah semakin erat menahan nya.
Samuel menatap Naya yang seperti nya terlihat sangat kaget atas kejadian barusan.
"Mengapa kau tidak mengunakan sabuk pengaman mu? Kau pikir ini bas? Bisa seenaknya saja?" ucap Samuel marah.
"Aku tidak tau bagaimana caranya memasang sabuk pengaman mobil," jawab Naya polos.
Samuel tercengang mendengar ucapan Naya barusan, tak di sangka sebegitu kampungan nya sang istri sampai-sampai tidak tau bagaimana caranya memasang sabuk pengaman.
"Mengapa kau begitu bodoh? Aku tidak pernah melihat orang sebodoh ini," Ketus Samuel yang kemudian mendorong Naya kembali ke kursi nya dengan baik dan kemudian membantu nya memasang sabuk pengaman untuk Naya.
Sementara Naya hanya pasrah dengan keadaan ini, jantung nya berdegup kencang saat Samuel lebih sangat dekat dengan dirinya, sampai-sampai aroma tubuh Samuel yang wangi menyelusup masuk ke dalam hidung nya.
"Begitu cara nya, apa kau memeprhatikan aku?" ucap Samuel kepada Naya yang sedang bengong.
"A-Anu, iya tuan muda aku paham," jawab Naya berusaha untuk menahan rasa cangung nya kembali.
Tidak lama kemudian mobil itu pun berhenti,
"Astaga, kenapa lagi?" tanya Samuel hendak memarahi sang sopir.
"Tuan, kita sudah sampai," ucap sopir tersebut.
Tak di sangka waktu begitu singkat, sehingga membuat mereka sampai dengan cepat di rumah Morgan yang sudah terlihat ramai akan tamu-tamu yang di undang.
"Turun,"
Samuel memerintahkan Naya untuk turun dari mobil tersebut. Namun di saat Naya hendak turun, Samuel malah menahan pergelangan tangan nya, dan kembali berkata ...
Bersambung ....
benci nya loe sama Bina ya ada lah kata kata bijak bisa buat panutan jangan sableng tiap kata mengandung racun dunia haduuuhhh jadi bini loe rugi bandar Coyyyu suweerrr,,,salam waras muel,,
💪💪✌️
ga sekalian peluk nay si Aska 🤭
lama lagi pasti bisikin Naya pokonya kepedean loe ,,muel
ingat muel untuk menggeser kedudukan molen loe harus punya Anak dari wanita itu loe tau Nayla itu gadis baik,,,cuma saja sejak kecil tidak di perlakukan baik oleh orang tua nya apa mungkin Naya Anak tertukar ketika melahirkan atau Anak Adopsi,,, kenapa perbedaan nya jauh banget,,,Anak pertama di Anak mas kan tetapi Allah lebih paham keliatan nya maka cepat di ambil. tinggal lah Anak yang selalu di sisihkan sekarang punya suami rada sableng semoga muel berubah jadi satria baja hitam 😂😂😄😄gemes abis,,