(Novel kisah tentang perselingkuhan dan pelakor)
Eva gadis manja dan keras kepala dia sangat dicintai Orang Tuanya, tapi kenyataan pahit harus diterima Eva disaat Orang Tuanya akan bercerai karena Papahnya mencintai Wanita lain.
Untuk membalas rasa sakit hatinya Eva akan menghancurkan kebahagian Papahnya dan Wanita itu. Dengan membuat Rafto menjadi Budak cintanya dia akan melakukan segala cara hanya untuk Eva
Akan kah misi Eva berhasil atau malah terjebak akan permainannya sendiri...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanazel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pengakuan
Eva mengikuti arah tangan Rina dan Eva melihat Rafto yang sedang melihat sekeliling cafe yang pasti untuk mencari dirinya. Eva melambaikan tangannya dan sedikit berteriak, memanggil Rafto yang sedang bingung mencarinya. Rafto yang mendengar namanya dipanggil mengikuti suara itu berasal dan Rafto menemukan keberadaan Eva beserta teman-temannya duduk di pojok ruangan cafe, Rafto melangkah mendekat ke tempat Eva berada.
"Kemarilah, duduk disampingku," ucap Eva dengan tangan memukul kursi disebelahnya.
Rina merasa bingung kenapa Eva mengenal pria hot itu, dan memanggilnya lalu menyuruhnya duduk disebelah Eva.
"kamu pacarnya Eva?" tanya Rina yang sudah tak tahan akan rasa penasaran dihatinya.
Rafto yang bingung akan pertanyaan tiba-tiba dari teman Eva, hanya bisa menatap Eva meminta untuk menjawabnya. Eva yang mengerti akan tatapan Rafto kepadanya menganggukan kepalanya saja, sebagai jawaban dari pertanyaan Rina.
"Wow, gue kira elu halu punya pacar Va" teriak Rina excited.
Willy hanya menatap bosan akan Eva. Ia mengetahui betul Eva melakukan seperti itu karena pria didepannya punya kekuasaan yang bisa membantu Eva menghadapi Papahnya, dan wanita yang selalu Eva sebut pelakor atau wanita ga tau diri itu.
Eva melingkarkan tangannya ke Rafto lalu menyandarkan kepalanya kebahu kekar Rafto. Tingkah dan sikap Eva kepada Rafto membuat Rafto mengerutkan keningnya bingung, tapi Rafto juga tak menampik ia merasa bahagia atas tindakan Eva kepadanya.
"Bukannya cowo yang didepan aku itu pacar kamu, seperti yang kamu katakan waktu direstaurant," kata Rafto menatap Eva inteins.
"Bohong itu ga benar, Eva saking jonesnya sering ngaku-ngaku gue pacarnya. Biar ga dikira jomblo ngenes." ujar Willy.
Eva hanya cengegesan ga jelas kepada Rafto dengan tangannya yang masih melingkar di tangan Rafto dengan erat.
Rina hanya diam mendengar percakapan mereka dengan mulut yang terus mengunyah kue tartnya. Ia merasa iri akan Eva yang mendapatkan pria hot itu, padahal niatnya ia ingin mendekati pria yang bernama Rafto, tapi sayang seribu sayang sudah ada yang punya.
"kamu ingin pesan sesuatu?" tanya Eva yang dijawab gelengan kepala tanda menolak dari Rafto.
"Aunty Martha kemana Va?" tanya Rina yang menghentikan percakapan mereka berdua
"Gue tuh kesel banget sama yokap gue, udah tau rumah tangga nya lagi ada masalah, bukannya memperbaiki hubungan mereka malah kerja terus non stop." sahut Eva dengan suara yang sedikit meninggi.
"Gue yakin Va, Aunty Martha mampu melawan pelakor yang cuma pemilik cafe kecil." ucap Rina penuh yakin.
"That's Right Babe, tapi masih ga ngerti jalan pikir yokap gue itu," kata Eva dengan tangan yang masih bergelayut manja di lengan Rafto.
"Padahalkan Aunty Martha punya uang banyak, pasti Aunty mampu menghancurkan pelakor itu hingga hancur berkeping-keping." ucap Rina semangat.
"Tenang aja Mamah gue emang ga bertindak, tapi anaknya Eva Amelia yang akan menghancurkan kebahagian mereka," timpal Eva penuh semangat.
Dua laki-laki yang disamping Eva dan Rina hanya asik dengan gadget mereka, yang satu belum selesai gamenya, dan satu ngurusin Email masuk. Eva yang merasa jengah memukul perut kotak-kotak Rafto dengan pelan. Rafto mengerutkan keningnya bingung ia menatap Eva meminta penjelasannya.
"kamu mendukung aku buat mereka ga jadi berceraikan." ucap Eva.
"Tentu saja, aku akan mendukung mu," balas Rafto dengan senyum yang menawan.
Rina yang melihat senyum Rafto hatinya meleleh dibuatnya, betapa tampannya Rafto saat tersenyum. Tapi sayang sudah hak patent sahabatnya sendiri.
"Sepertinya Eva sudah mulai berhasil membuat Rafto mendukungny.a" ucap Willy dalam hati.
"Eva, ayo kita pergi," kata Rafto yang sudah menggenggam telapak tangan Eva.
"kemana?" tanya Eva yang bingung akan ajakan tiba-tiba Rafto.
Rafto hanya tersenyum saat Eva bertanya. Ia menarik keluar Eva dari cafe dengan tangan yang masih saling berpegangan. Eva yang ditarik hanya bisa diam mengikuti kemana Rafto akan membawanya. Eva hanya tersenyum untuk berpamitan sebelum pergi kepada kedua sahabatnya.
"Sepertinya gue pernah liat tuh cowo," kata Rina dengan mata yang tak lepas dari sepasang kekasih itu.
"Kita pernah ketemu direstaurant, sama tuh cowo," timpal Willy yang kesal akan sikap loading Rina.
"Kapan?" tanya Rina menarik tangan Willy yang sedang asik bergame ria.
"Inget-Inget lagi coba." ucap Willy penuh kesabaran.
Rina terdiam ditempat seperti orang bertapa, ia merasa penasaran akan pria hot yang katanya pacarnya Eva. Rina memikirkannya...Ting.
"Iya gue ingat sekarang." sorak Rina.
"Tapi kata Eva hanya sebatas kolega Papahnya, jadi mereka ga terlalu akrab. kok tiba-tiba mereka sangat akrab hingga pacaran." curhat Rina.
"Ga tau itu urusan mereka, kita sebagai sahabat hanya bisa mendukung Eva. Semoga pria itu yang terbaik untuk Eva." ujar Willy.
"Ayo pulang," ajak Willy yang hanya melihat Rina melamun.
"Emang gue pergi terlalu lama ya, sampai Eva cepat amat jadian sama tuh cowo," ucap Rina yang hanya mengikuti Willy keluar menuju mobilnya.
Willy hanya diam tanpa niat menjawab ucapan Rina. Ia memang belum menceritakan seluruhnya kepada Rina, hanya sebagian saja yang diceritakan Willy kepada Rina. Yang berhak menceritakan semuanya hanya Eva dan ia merasa jika Rina tau Eva berpura-pura, pasti Rina akan mendekati Rafto karena dari sorot matanya ada bara api untuk menaklukkan Rafto. Jika itu terjadi rencana Eva bakal gagal.
"Yuk jangan lupa vote dan komen"
sampai jumpa para pencinta Novel My dream
maaf baru hadir
semangat 😁👍
salam dari :
- menikah karena skandal
- balas dendam cowok kampungan
🥀ceosomplak & MDD
Semangat ngetiknya 💪💪
Salam dari "Awal Tanpa Cinta" dan "Aku yang dijual" 😍