NovelToon NovelToon
Kepincut Janda Anak 2

Kepincut Janda Anak 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Dunia Masa Depan
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Adca_21

raina Larasati janda dengan 2 anak suaminya meninggal karna serangan jantung sekarang dia harus banting tulang untuk menghidupi anak anaknya, dari yang tidak biasa bekerja sekarang Raina harus mencari nafkah......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adca_21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 16

"Kalian akan langsung pulang?"

"tidak kita mau main dulu ke taman"

"apa aku boleh ikut?" Rania melihat ke arah anak anak nya.

"Boleh.. ayo om "

Rania yang memakai sepeda motor mereka kendaraan masing masing karna hari sudah sore taman cukup ramai oleh anak anak dan orang orang yang hanya sekedar menikmati sore nya.

Anak anak Rania langsung berlari ingin membeli balon sabun gelembung,Rania langsung membayar nya sementara anak anak nya sedang meniup balon sabun Rania dan Arsen duduk di bangku taman.

"Rania apa kamu tidak ada berkeinginan berumah tangga lagi?"

Rania menoleh sebentar dan menatap lurus kedepan

"entahlah pak takdir hidup saya akan seperti apa kedepannya cuma untuk saat ini saya tidak kepikiran untuk menikah lagi"

"Rania apakah boleh kalau kamu sudah beres dengan masa Iddah mu aku menjadi teman dekatmu"

Rania tertegun baru juga janda beberapa bulan masa dia harus dekat dengan laki laki lain.

"Bapak ada ada aja saya ini janda anak dua bapak masih bujang masih banyak gadis cantik yang setara dengan bapak, jangan sembarangan nanti saya baper untuk menghilangkan kecanggungan nya Rania sambil tertawa dan bercanda ada aja"

"Saya sungguh sungguh Rania saya tidak sedang bercanda kalau kamu mau aku juga bisa melamarmu!"

"Jangan tambah ngaco pak, aku ini janda tidak pantas bersanding denganmu"

"Pantas tidak nya tergantung saya Rania kalau saya nyaman denganmu saya tidak peduli dengan omongan orang lain"

Rania semakin gugup dilamar oleh atasan nya bagi Rania sungguh mustahil apalagi dia janda anak dua.

"Kamu tidak perlu buru-buru menjawab nya Rania jadi teman dekat dulu juga gapapa asal kamu tidak menghindari saya"

Rania terdiam cukup lama memikirkan bagaimana bisa atasan nya melamar nya, yasudah terserah bapak saja.

"Saya sudah bilang Rania kalau kita sedang berdua panggil saya jangan bapak"

"iya susah pak kan sudah terbiasa karna bapak atasan saya"

"Yasudah biasakan jangan panggil bapak lagi"

Hari mulai Maghrib Rania memanggil anak anaknya, sayang ayo kita pulang udah mau Maghrib anak anak Rania menghampiri rania.kita pulang ke rumah atau ke rumah nenek bunda?

"Kita kerumah nenek saja a karna besok bunda harus kerja lagi dan kalian harus sekolah"

"Baik mas aku dan anak anak pulang dulu ya pamit Rania"

"Iya hati hati Rania"

"besok saya jemput kamu berangkat kerja ya?"

"Tidak mas jangan aku berangkat sendiri saja ya aku tidak enak dengan tetangga kamu juga tau kan"

"Yasudah sampai bertemu nanti di kantor Rania hati hati dijalan nya" Arsen entah kenapa rasanya hatinya berbunga-bunga baru bisa menjadi teman dekat nya saja sudah bahagia apalagi jadi pendamping Rania.

Sesampainya di rumah ibu nya Rania langsung masuk ke rumah

"kalian udah dari mana?

"Kita baru main ketaman nek"

"Yasudah kalian mandi dulu nenek sudah menyiapkan makanan kesukaan kalian" Yee terimakasih nek

"Bu.. tadi ibu nya mas Arman kerumah, ibu menanyakan soal tabungan mas Arman kan uang nya sudah dilunasi untuk cicilan rumah,tapi ibunya mas Arman sepertinya tidak percaya kalau kita gak punya tabungan.

"Biarkan saja nak yang tau semuanya kan kamu dan suamimu jangan di ambil hati sekarang kamu mandi dulu kita makan malam katanya kakakmu juga akan makan malam disini"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!