Proses Revisi
Agent dengan kode Night meninggal saat menjalankan misi , Dan di di lahirkan kembali ke tubuh gadis yang meninggal setelah operasi bernama Cynthia.
Jika Night ingin betul betul menempati tubuh Cynthia , dia harus memenuhi obsesi pemilik tubuh asli yaitu membuat kakak kembar pemilik asli hidup bahagia.
Bagaimana Night menghukum kakak tiri munafik dan Tunangan egois Kakak nya , Mari kita nantikan....
" Hidup seperti sandiwara di atas panggung, Bagaimana jika aku membuat panggung sandiwara ku sendiri "
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BLACK FANTER, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 15 Meramu Pil
Chapter 15 Meramu Pil
Heaven Space
Yan Laxia dengan fokus dan juga berkonsentrasi dalam meramu Pil , Pil yang diramu nya adalah Pil Pengumpul Spiritual . Pil yang dapat membantu seseorang mengumpulkan esensi Spritual lebih cepat dari biasa nya . Yan Laxia memulai nya dengan tungku kualitas rendah , karena hal ini adalah percobaan pertama nya . Dalam 2 batang dupa , Yan Laxia akhir nya berhasil meramu Pil pertama nya tanpa ada kegagalan sekali pun .Yan Laxia membuka penutup tungku dan menaruh pil yang ia buat di botol porselen . Yan Laxia Remi menjadi seorang Alchemist Tingkat 1 , ternyata Pil yang di ramu Yan Laxia memiliki kemurnian 80 % . Walau hanya pil tingkat satu saja , Yan Laxia masih tetap tanpa ekspresi . Ia tidak senang ataupun bahagia karena berhasil meramu Pil pertama nya , ia hanya diam dan menaruh pil tersebut ke dalam Cincin Spasial nya .
" Meramu Pil telah usai , Mari pergi makan ! "
Yan Laxia keluar dari Heaven Space dan menuju Bibi Yao yang sedang memasak untuk nya . Yan Laxia memanggil Bibi Yao .
" Bibi Yao , Apa yang anda masak ? "
Bibi Yao masih berkutat dengan peralatan masak nya , dan menjawab Yan Laxia sebentar .
"Makanan favorit Yang Mulia tentu nya"
Yan Laxia cukup mual mendengar ucapan Bibi Yao yang memanggil nya Yang Mulia , Yan Laxia agak jengkel sekaligus jijik .Ia lebih memilih menjadi rakyat biasa dari pada harus menjadi Putri Ayah Bajingan itu . Tentu nya Yan Laxia sama sekali tidak peduli dengan Ayah Bajingan nya , ia tidak memiliki perasaan apa-apa sebagai anak kandung dari Pria murahan itu .
"Bibi Yao berhenti memanggil ku dengan panggilan menjijikkan itu , cukup Nona saja atau langsung panggil nama ku juga tidak apa-apa "
Bibi Yao hanya mengangguk pasrah , ia mengerti betapa benci nya Yan Laxia pada panggilan itu . Ia hanya seorang Putri yang terbuang , dan tidak masalah kalau dia membenci Pria yanhg dianggap sebagai ayah nya itu .
" Bibi hanya mematuhi perkataan Rindu Muda "
Yan Laxia akhir nya mengangguk puas dengan ucapan Bibi Yao yang tidak membantah nya , Yan Laxia menganggap Bibi Yao seperti ibu nya sendiri , walau perlakuan nya dingin dan tidak pernah berperilaku kasar ,tetapi dalam hati Yan Laxia tertanam rasa terima kasih dan juga ingin membalas budi pada Bibi Yao .
" Rindu Mari Bibi Yao suapi ! "
Yan Laxia hanya mengangguk dan membuka mulut kecil nya , ia hanya bisa mengunyah pelan . Karena tubuh nya yang mungil membuat nya harus bersikap lembut pada diri nya sendiri . Karena tubuh ini sangat rapuh menurut nya .
" Sekarang giliran Bibi ! "
Nada Yan Laxia seperti memerintah tetapi perintah yang sangat mudah dilakukan , yaitu duduk untuk makan .Yan Laxia tidak tahu bagaimana bersikap halus , jadi nada bicara terkesan memerintah. Dengan tangan mungil nya ia menyuapi Bibi Yao , Bibi Yao hanya tersenyum cerah sebagai balasan nya . Setelah selesai makan Yan Laxia minta izin pamit pada Bibi Yao , Yan Laxia akan memulai pelatihan nya di dekat air terjun .
'' Kekuatan tempur ku harus diasah kembali ! ''
Karena Yan Laxia masih memiliki Tubuh yang relatif mungil , Yan Laxia belum bisa menahan guyuran air terjun . Jadi Yan Laxia hanya bisa mencoba mendaki tebing yang tajam tanpa menggunakan Kekuatan Spritual nya . Yan Laxia terus berlatih , Yan Laxia juga berkultivasi di atas air . Yan Laxia memusatkan kekuatan spiritual nya pada tempat nya ber-tapak , Yan Laxia menutup mata nya dan mulai memasuki Kultivasi .
Riak-riak air mulai berputar mengelilingi Yan Laxia , Dan sebuah tanda sudahi nya muncul dan memancar kan cahaya samar .Yan Laxia yang merasakan kekuatan Spiritual yang terus mengisi Dantian nya , Yan Laxia mengalir kan sepenuh nya ke Meridian nya . Dan dalam sekejap Yan Laxia naik pangkat dari Pengumpul Spritual tingkat 4 menjadi Pengumpul Spritual tingkat 5 dan berhenti di tingkat 6 .
Semakin Yan Laxia naik pangkat semakin lama juga kenaikan nya , Yan Laxia membuka mata nya dan manik biru terpancar samar , cahaya biru yang mengkilap di bawah sinar matahari . Setiap Yan Laxia akan naik pangkat mabuk mata nya kembali seperti semula .
" Aku harus berhati-hati dimasa depan ! ''
Yan Laxia takut ada seseorang yang mengetahui tentang manik biru yang dimiliki nya , Yan Laxia juga merasakan perasaan berbeda saat Manik biru itu muncul . Yan Laxia dapat menerawang jauh dari lokasi nya , Yan Laxia terkejut menemukan fakta tersebut . Tapi apapun itu ia harus menyembunyikan nya , karena Pohon Tinggi menarik angin .
Yan Laxia akhir nya mengambil Cincin Spasial yang ia pakai , Yan Laxia memasukkan Kekuatan Spritual nya . Dan mencoba melihat apa saja isi cincin spasial itu . Terdapat banyak koin emas dan juga gulungan-gulangan aneh , beserta berbagai macam baju yang cantik .Tetapi warna-warna gaun itu tidak disukai oleh Yan Laxia , Yan Laxia lebih suka menggunakan Gaun putih atau hitam , dengan warna-warna cerah itu membuat nya agak mual .
Yan Laxia memperhatikan sesuatu yang samar-samar seberkas cahaya biru , dan saat Yan Laxia mengeluarkan nya . Si tangan nya terdapat sebuah seruling giok berwarna biru , dengan pola-pola rumit yang membentuk setiap sudut Seruling itu . Tetapi tatapan Yan Laxia terpaku pada satu tempat , seruling giok itu tertera Kata '' Yan '' .
'' HM ..... HM... 'Yan ' ...Yan Laxia itu lah nama ku , dan seharusnya nama keluarga ku Zhao bukan Yan . Ada yang aneh ''
Yan Laxia mulai berpikir sesuatu yang tidak mungkin , apakah ia bukan anak kandung Kaisar bajingan itu . Tetapi semoga ia , ia tidak Sudi berbagi darah dengan orang bajingan itu .
'' Xiao Lu ''
Ucap Yan Laxia rendah , dan sosok Xiao Lu muncul di hadapan Yan Laxia .
'' Xia kecil mengapa memanggil ku ? ''
Senyuman manis Xiao Lu sama seperti Biasa nya , Yan Laxia menatap nya sebentar dan lalu berkata hak yang diinginkan kan nya .
'' Aku ingin berjalan-jalan ''
Xiao Lu hanya menatap Yan Laxia sebentar , dan bertanya lagi .
'' Baik lah . Bagaimana jika ke pusat Kerajaan Petir , Di dan terdapat banyak hal yang pasti Xia kecil suka ''
Yan Laxia memikirkan nya sebentar , Yan Laxia memegang dagu nya dan nampak sedang berpikir. Xiao Lu menatap gemas ke arah Yan Laxia yang nampak sangt imut .
''Jelas kan seperti apa Kerajaan Petir itu!''
Xiao Lu mengangguk dan mulai menjelaskan nya secara rinci .
'' Kerajaan Petir adalah kerajaan terbesar didaratkan , sekaligus kerajaan yang terkuat . Hutan tempat Xiao Xia berada adalah perbatasan antara Kerajaan Petir dan juga Kerajaan Bulan Ungu ''
Yan Laxia masih nampak diam dan mendengar kan ucapan Xiao Lu dengan serius .
'' Kerajaan Petir memiliki seorang Putra Mahkota yang kini berumur 8 tahun ,dan seorang Putri yang beda satu tahun dengan Sang Putra Mahkota . Kerajaan Petir didominasi oleh Pembudidaya Atribut Petir , Atribut Petir juga salah satu Atribut yang langka dan juga kuat ''
Yan Laxia hanya menjawab datar Xiao Lu .
'' Aku juga memiliki nya , bahkan semua Atribut pun ada ''
Xiao Lu hanya nyengir seperti Kuda , Xiao Lu menahan tawa nya karena melihat wajah imut-imuy Yan Laxia .
''Sebelum Xiao Xia pergi akan ada baik nya berubah pakaian Laki-laki , Xiao Xia terkadang menjadi cantik di usia muda itu tidak terlalu bagus ''
Yan Laxia mendengus dan mengambil salah satu pakaian laki-laki di Cincin Spasial , Saudara nya tanpa sadar telah memasukkan pakaian laki-laki ke cincin spasial itu .
'' Xiao Lu apakah kamu akan melihat ku berganti pakaian di depan mu ''
Yan Laxia menatap dingin Xiao Lu , dan Xiao Lu akhir nya dilempar Yan Laxia ke dalam Heaven Space dan menutup kontak mereka .
dari cerita Cyntia ke yan Luxia
baca dari depan tau2