NovelToon NovelToon
Menjadi Ibu Tirimu Adalah Balas Dendamku

Menjadi Ibu Tirimu Adalah Balas Dendamku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / CEO
Popularitas:17.1k
Nilai: 5
Nama Author: mejiku

Valencia Adelia atau Cia selalu menjadi korban perundungan Amora Luca Alessandro, ratu sekolah sekaligus putri keluarga terkaya di kota. Bertahun-tahun dihina dan disakiti membuat Cia menyimpan dendam yang mendalam.
Sadar tak akan pernah bisa mengalahkan Amora secara langsung, Cia memilih cara yang tak terduga. Ia mendekati Dixon Luca Alessandro, ayah Amora yang kaya dan berkuasa, hingga berhasil menjadi istrinya.
Kini, Cia bukan lagi gadis lemah yang bisa diinjak sesuka hati. Ia telah menjadi ibu tiri Amora. Dari dalam rumah yang sama, Cia mulai menjalankan balas dendamnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17

​"Gila..." cicit Cia dalam hati, matanya membelalak tak percaya menatap sosok yang berdiri angkuh di depannya.

​Jantung Cia berdegup kencang, separuh karena adrenalin aktingnya dan separuh lagi karena syok yang nyata. Bagaimana bisa dari ratusan toko kue di kota ini, Dixon Luca Alessandro justru menginjakkan kakinya di sini? Pertemuan ini sama sekali tidak ada dalam skenario yang ia susun di kepalanya.

​Pria pengganggu yang tadinya berlagak sombong itu kini menelan ludah dengan susah payah. Tubuhnya menciut di bawah bayang-bayang tubuh besar Dixon yang tegap. Sambil mencoba mengumpulkan sisa-sisa keberaniannya, pria itu menoleh ke arah Dixon dengan senyum kaku. "M-Maaf, Tuan... saya tidak bermaksud mengganggu. Saya cuma... cuma ingin berkenalan dengan Kakak cantik ini kok. Nggak ada niat lain," dalihnya dengan suara yang mendadak cempreng karena ketakutan.

​Melihat situasi yang semakin tegang, otak Cia langsung berputar cepat memanfaatkan keadaan. Ini adalah panggung terbaik untuk menguji sejauh mana kepedulian Dixon padanya setelah malam di rumah sakit itu.

​Cia langsung memasang raut wajah yang sangat panik, ketakutan, dan tertekan. Tubuhnya dibuat bergetar halus di balik meja konter, seolah ia sangat terdesak dan ingin segera menyudahi keributan ini agar tidak kehilangan pekerjaannya yang baru.

​"S-Sudah, Tuan... tidak apa-apa," potong Cia dengan suara yang bergetar pasrah, menatap pria pengganggu itu dengan pandangan memohon. "K-Kalau Tuan memang butuh nomor saya agar masalah ini selesai... n-nomor saya 0812—"

​"Tutup mulutmu, Valencia."

​Kata-kata Cia seketika terputus di udara. Suara bariton Dixon yang teramat rendah, dingin, dan sarat akan perintah mutlak menggema kuat, langsung membungkam bibir ranum gadis itu.

​Dixon mengalihkan pandangan elangnya dari Cia, lalu menunduk menatap pria pengganggu di depannya dengan tatapan membunuh yang begitu pekat. Pria berusia 39 tahun itu memajukan tubuhnya satu langkah, mengikis jarak hingga aura intimidasi yang ia pancarkan membuat pasokan oksigen di sekitar mereka terasa menipis.

​"Kau pikir kau sedang bicara dengan siapa, bajingan?" desis Dixon dengan nada suara yang sangat tenang namun terdengar begitu mematikan di telinga pria itu. "Sekali lagi kau berani mengeluarkan suara untuk meminta nomornya, atau jika kaki kotormu menginjakkan kaki di toko ini lagi... saya pastikan tangan yang kau gunakan untuk menggoda wanita ini akan patah sebelum malam tiba. Pergi dari hadapan saya sekarang sebelum saya kehilangan kesabaran."

​Ancaman yang keluar dari mulut penguasa Luca Group itu bukan sekadar gertakan sambal. Kilat kegelapan di mata Dixon menunjukkan bahwa ia benar-benar bisa menghancurkan hidup pria itu dalam sekejap mata.

​Wajah pria pengganggu itu seketika berubah pucat pasi, sekuning kain kafan. Tanpa berani menjawab satu patah kata pun atau menoleh ke belakang, pria itu langsung berbalik arah dan berlari tunggang-langgang keluar dari toko kue, mendorong pintu kaca hingga loncengnya berdenting nyaring berulang kali.

​Suasana di area depan toko kue mewah itu mendadak hening total setelah kepergian sang pengganggu. Di balik meja konter, Cia menundukkan kepalanya dalam-dalam, meremas ujung celemek cokelat mudanya dengan tangan yang sengaja dibuat gemetar hebat. Namun di balik tundukan kepalanya, sebuah seringai kemenangan yang sangat tipis terukir di sudut bibirnya.

​“Tutup mulutmu, katanya?” batin Cia bersorak puas. “Lo cemburu dan posesif, Tuan Dixon? Bahkan setelah lo mendepak gue dari perusahaan, lo nggak tahan melihat pria lain menyentuh atau memiliki nomor milik barang yang sudah lo tandai. Rencana gue... benar-benar berjalan di jalur yang tepat.”

​Dixon memutar tubuhnya, sepenuhnya menghadap ke arah Cia. Kedua tangan pria itu bertumpu di atas permukaan meja etalase kaca, mencondongkan tubuh tegapnya ke depan hingga Cia bisa mencium kembali aroma maskulin mahal bercampur kayu cendana yang begitu pekat. Sepasang mata elang Dixon menyipit, menatap Cia dengan pandangan mengintimidasi yang sangat menusuk.

​"Kau..." desis Dixon, suaranya terdengar sangat rendah dan berbahaya. "Apakah kau benar-benar berniat memberikan nomor ponselmu pada pria bajingan tadi? Setelah apa yang terjadi semalam, kau masih berniat membiarkan pria asing mendekatimu semudah itu, Valencia?"

​Pertanyaan itu terdengar seperti interogasi yang sarat akan rasa posesif yang tertahan. Cia mendongak, matanya yang dilapisi akting ketakutan bergetar menatap Dixon. Bibirnya sedikit terbuka, bersiap merangkai untaian kalimat pembelaan diri yang menyedihkan untuk memancing simpati Dixon lebih dalam.

​Namun, sebelum satu kata pun sempat lolos dari tenggorokan Cia, sebuah suara berwibawa memecah ketegangan di antara mereka.

​"Dixon."

​Suara bariton Dixon seketika tertahan. Pria berusia 39 tahun itu langsung menegakkan kembali punggungnya, menoleh ke arah sumber suara dengan rahang yang mengeras.

​Di sudut ruangan, Nyonya Elena Alessandro berdiri dari kursi beludrunya. Wanita paruh baya yang tampil anggun dengan blazer sutra berwarna emerald itu melangkah mendekat dengan ritme yang tenang namun tegas. Sepasang matanya menatap tajam ke arah putra tunggalnya, dipenuhi rasa penasaran yang teramat besar atas sikap protektif Dixon yang sangat tidak biasa.

​Cia beralih menatap wanita paruh baya itu dengan pandangan yang mendadak linglung. “Tunggu... dia kenal dengan Dixon?” batin Cia, otaknya yang cerdas seketika menangkap kejanggalan situasi ini.

​"Mama? Apa yang Mama lakukan di tempat seperti ini?" tanya Dixon dengan nada suara yang terdengar datar, namun ada sejumput keterkejutan yang disembunyikan di balik wajah esnya.

​Deg.

​Kata 'Mama' yang keluar dari bibir Dixon seketika menghantam kesadaran Cia bagai petir di siang bolong. Sepasang mata cantiknya membelalak sempurna, dan untuk pertama kalinya dalam permainan ini, wajah melongo Cia bukanlah sebuah akting. Ia benar-benar syok hingga kehilangan kata-kata.

​“M-Mama?” jerit Cia histeris di dalam hatinya, meremas ujung celemek linen cokelat mudanya hingga jemarinya memutih. “Nyonya elegan yang tadi gue layani dengan ramah ini... ternyata ibu kandung Dixon? Nenek kandung dari Amora—gadis sialan yang sudah menghancurkan hidup gue di SMA?!”

​Dunia seolah berputar lebih cepat di kepala Cia. Takdir sialan apa yang sedang mempermainkannya saat ini? Ia sengaja keluar dari Luca Group untuk menyusun rencana baru menghancurkan keluarga Alessandro, namun di hari pertama ia bekerja di toko kue ini, sang matriark tertinggi keluarga itu justru datang dan duduk tepat di depannya.

​Elena menghentikan langkahnya tepat di samping Dixon, lalu beralih menatap Cia dengan pandangan yang sulit diartikan, sebelum akhirnya kembali menatap putranya.

​"Mama yang seharusnya bertanya padamu, Dixon. Apa yang sedang kamu lakukan di depan meja kasir ini sampai mengancam pelanggan lain?" ucap Elena, melipat kedua tangannya di dada dengan elegan. "Mama melihat semuanya, Dixon. Sejak Mama duduk di sana, Mama memperhatikan bagaimana kamu masuk, mengabaikan asistenmu, dan langsung bertindak konfrontatif hanya karena ada pria yang mencoba berkenalan dengan pelayan toko ini."

​Elena jeda sejenak, matanya menyipit penuh selidik saat menyadari betapa kaku dan tegangnya bahasa tubuh Dixon saat ini.

​"Dixon Luca Alessandro yang Mama kenal tidak pernah sudi menyentuh atau memedulikan urusan wanita asing, apalagi sampai membentak orang di tempat umum seperti ini," lanjut Elena dengan nada bicara yang penuh penekanan, membuat atmosfer di sekitar mereka semakin mencekam. "Katakan pada Mama... siapa gadis ini sebenarnya? Dan kenapa kamu bersikap seposesif ini padanya?"

1
Syafiq
kok AQ seng Wedi,atek JK suwe update 😍
merry
aduhh gmnn nyelamatin dri kmu cia,, blm apa ap kmu dh di tmpar di tonjok jugaa,, pyn trik licik gk cia klo ada kluar kn buat ngibulin para penjhtt ituuu
Erna Wati
smga cia bisa slmat . dn Dixon mnyadari ksalahan nya mngejar maaf cia sampe dpt
sunaryati jarum
Dengan diculiknya Amara oleh Serena dan Amora malah semakin cepat terbongkarnya kebusukan dan keburukan kalian, bahkan skandal mengobral tubuh demi kontrak Serena dan aborsi Amora segera terbongkar
merry
di culik tu kmu cia,, bgs sii klo pyn pemikiran bgtu bongkar kebusukan Amora dan mma nya dan mntn Dixon bisa jdi arts krn y bgtu lhh liat gmn Dixon liat sinyal besar didlm keluarga ya🤔🤔🤔tp skrg cia selmt gk ya sm para penculikan itu
merry
ngatain cia jalang pdhl cia gk jual diri atau pergaulan bebas dan hamil smpai abrosi semuanya itu ada di diri kmu amora
Anita Rahayu
Buat 2 medusa kejebak rencananya sendiri sampai hk dapat harta gono gini😤😤😤😤😤😤😤😤🙏🙏🙏🙏🙏✊✊✊✊✊✊✊✊✊✊✊✊✊✊✊
sunaryati jarum
CIA tidak bodoh lho dan penakut seperti dulu, apapun yang kalian rencanakan dan ucapkan diketahui olenya,kau tidak tahu Amora di kamarmu telah di pasang perekaman tersembunyi.🤣🤣🤣
sunaryati jarum
Mantaaap
merry
bnr lg kt cia klo emng sibuk berati salh sndri lepas in lki sekaya sempurna kyk Dixon org mah di jaga in malah di lepas🤭🤭🤭ternyata ank dan emk sm ya gk sabar kpn cia bongkar kelakuan mrk tuu
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ: Serena emang bodoh sih harusnya sebagai istri pengusaha kaya raya tinggal menikmati hidup bukannya ngangkang demi popularitas yang sifatnya semu senjata makan tuan tuhh tiap kata-kata nya kembali padanya dikira Cia cwek yg gampang direndahkan justru dia sendiri yg ketakutan rahasianya bakal terbongkar🤣🤣
total 1 replies
merry
gk mau pergi juga kmu cia tp gpp juga sii msk hrs kalah sm mntn ya🤭🤭🤭cm klo kmu pyn niat kbur pas Dixon dgn cinta gmn ya reaksi y Dixon 🤔🤔🤔🤔 lbh frustasi ap ngamuk ubek ubek dunia buat cariin kmu 🤔🤔🤔
Sapna Anah
untungnya ada cctv
Erna Wati
pergi yg jauh aja. dulu smga kmu hamil pas pergi smpe Dixon mnyadari kslahan nya dn minta maaf 🙏
chiara azmi fauziah
wkwkwk🤣🤣🤣🤣
merry
pergi cia jgn dstu lkimu gk menghargai kmu sbgai istri ya,, pdhl bisa mntn tdr dihotel kn pagi dtg gk hrs inap drmh klian,, tp viral kn tu kelakuannya Amora nnti viral pasti khdpt Dixon dan mntn pasti di korek sm netizen😆😆😆😆tar kebongkar dech kebusukannya ap ajj
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
kesempatan Cia adu domba mereka kalo perlu keluarin kartu As Amora juga skandal Ibunya itu gak mungkin dia murni sebagai model pasti ada embel-embel nya kelakuan Amora menurun dari Ibunya hemm jadi ragu jangan2 dia bukan anak kandung Dixon🤣🤣
merry
pergi cia,, bls Dendam gk harus kmu yg trun tangan x,, lkimu mata y msh buta gmpng di tipu sm ank dan mntn istri ya,,, klo gk pergi yg ada kmu jdi korban kejhtnn mrk cia bukti y Amora brni telan racun trs lkimu maafkan,, bsk bsk kmu ditabrak atau di dorong dr tangga nnti blg gk sngja trs lkimu maafin trs ajj bgtuu lm lm kmu yg ke alam baka cia,,, bgs pergi seblm pergi bngkr Amora pnh aborsi lwt media bngkr ya jgn ddpn lkimu gk bkln percaya 🙏🙏🙏🙏🙏
merry
kudu kbur cia,, percm kyk y ush mu gk berhasil
sryharty
cia wanita bodoh kata saya,,ngapain bertahan di situ
toh Dixon ga menghargai kamu
mending kamu pergi
balas dendam bisa lewat apa aja
jarak jauh pun bisa
kamu punya bukti2 aborsi Amora
kamu bisa kirim bukti itu ke Dixon,
ngapain harus merendahkan diri sendiri
kalo Dixon cinta sama kamu pasti akan cari kamu
merry
di luar dugaan ternyt Amora selain jht ternyta pergaulan y bebas menfaatkn ksh syg daddy ya,, gmn Dixon tau kbnrann y trs cia pergi dr hdp ya,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!