NovelToon NovelToon
Santet Kemaluan

Santet Kemaluan

Status: tamat
Genre:Horor / Iblis / Misteri / Tamat
Popularitas:415.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: novita jungkook

Aina memutuskan untuk meminta cerai dari sang suami karena tidak sanggup untuk hidup berumah tangga dengan Darno lagi, Darno memang tidak berselingkuh namun segala sikap yang dia miliki begitu buruk serta sangat kasar sekali.

ekonomi mereka juga sangat turun sehingga membuat Aina begitu bingung untuk menghadapi ini semua, belum lagi mertua yang selalu ikut campur dalam urusan rumah tangga mereka, membuat Aina gelap mata dan memutuskan untuk bercerai.

namun belum sempat itu terjadi malah kejadian mengerikan terjadi pada wanita cantik itu, Aina mendadak saja sakit pada kemaluan dan mengeluarkan ulat berwarna putih yang berjumlah begitu banyak.

Apa terjadi pada Aina?
mengapa mendadak saja Aina menderita penyakit seperti itu?

ikuti terus kisah mereka di cerita Novita Jungkook.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17. Hilang terkena air

Sedikit berlari dengan perasaan yang tidak karuan maka mereka segera mencapai rumah Pak Seno untuk melihat keadaan Aina, ustaz Toni juga begitu kaget ketika sudah melihat Aina yang terbujur dengan kaki terbuka lebar, tapi meski begitu dia tetap saja masuk karena harus menolong wanita ini yang sedang kesakitan akibat penderitaan dia tersebut.

Sementara Bu putri dan juga Wiwin masih ada di sana juga sambil menangis karena mereka tidak tega melihat Aina yang kesakitan seperti itu, seluruh tubuh Aina tegang karena menahan rasa sakit yang tidak terhingga pada bagian tersebut, Wiwin yang memegang tangan Aina saja sampai meringis karena terkena kuku Aina yang cukup panjang.

Isak tangis sudah memenuhi kamar ini karena mereka begitu nelangsa atas penderitaan yang sedang Aina alami, sudah berusaha untuk membuat diri ini tegar namun tetap saja ketika melihat saudara sakit seperti itu maka pasti ada rasa pilu juga di dalam hati Wiwin, sejak tadi dia tidak bisa diam dan terus menangis.

Bu Putri sendiri juga ingin pingsan karena saking tidak kuat melihat penderitaan sang anak, belum lagi ulat berwarna putih itu tidak mau berhenti dari sana sehingga tangan Aina bergerak liar untuk menggaruk benda tersebut, ketika sudah tergaruk maka rombongan segumpal akan keluar dari kemaluan milik Aina itu sendiri.

Aina sudah tidak karuan Dan Dia menendang apa saja yang ada di dekat untuk membuang rasa sakit pada tubuh dia sendiri, andai saja bisa maka dia akan mengeluarkan seluruh ulat itu dari sana agar rasa sakit yang hadir cepat hilang dan tidak timbul lagi untuk menyiksa dirinya hari ini.

"Sakiiiit, aaaaaghhh sakit sekali." pekik Aina semakin menggila.

"Tenang dulu ya, Nak." Bu Putri memegang erat tangan Aina.

"Tolong ambilkan saya air putih mentah." Ustad Toni menatap Pak Seno yang masih ada di luar kamar.

"Baik." Pak Seno segera berlari untuk mengambil air yang di minta oleh ustad ini.

"Tolong bantu Aina agar dia tidak kesakitan seperti ini lagi, pak ustad!" Bu Putri memohon dengan bersungguh-sungguh.

"Insya Allah saya pasti akan membantu sebisa mungkin." Ustad Toni membaca doa untuk membantu Aina yang sedang kesakitan.

"Sakiiiit, Buuuu! Aku tidak kuat menahan rasa sakit ini, aku tidak ingin melanjutkan hidup bila terus seperti ini." Aina mulai histeris dan berbicara melantur.

"Jangan berbicara seperti itu karena kita akan menghadapi bersama ya, tolong jangan putus asa dulu." Bu Putri meminta dengan air mata berderai.

"Kau harus kuat dan mari kita lewati bersama ya, Aina!" Wiwin juga memberikan semangat agar Aina tidak putus asa.

Sebab dia mulai merasa lelah dan tidak sanggup untuk menahan rasa sakit pada tubuh ini, tidak pernah dia merasakan sakit seperti ini sebelumnya walau selama ini hidup sengsara dan baru sekarang Dia merasakan sakit yang tidak terhingga sehingga membuat seluruh tubuh bergetar hebat akibat penderitaan yang tidak biasa itu.

"Ini air nya, Pak." Pak Seno segera memberikan segelas air mentah kepada Ustad Toni.

"Terima kasih." ustadz Toni mengambil gelas tersebut dan dia mulai membaca doa untuk Aina.

"Tolong lah anak ku, Ya Allah." Bu Putri juga berdoa sebisa mungkin agar Aina segera sembuh.

"Saakiiiiittt, aaaaagkkkk sakit sekali." Aina masih terus aja histeris Karena rasa sakit itu belum hilang dari tubuh dia.

Air yang ada di dalam gelas itu bergetar keras seorang ada sesuatu yang mengguncangnya, Bu Putri yang menatap itu menjadi heran karena Ustad Toni juga tampak seperti sedang menahan sesuatu agar gelas tersebut jangan sampai jatuh, mereka tidak tahu apa yang sudah terjadi namun sepertinya memang sesuatu telah menyerang dalam keluarga ini.

Pak Seno juga sudah semakin yakin bahwa Darno memang terlibat dalam sakit Aina kali ini, tidak bisa bila dia terus diam saja seperti ini tanpa memberi peringatan kepada Darno, sebab Dia merasa sangat yakin bahwa Darno tidak terima perceraian yang telah dilakukan oleh Aina. mungkin saja dia ingin membalas rasa sakit hati itu lewat sesuatu yang tak kasat mata, jadi Pak Seno memang sudah mengatur rencana untuk membalas perbuatan menantu dia.

"Aku tidak akan diam saja menerima ini semua, Darno!" geram Pak Seno penuh amarah.

Sakit hati dan juga amarah yang timbul itu bisa menjadi sangat besar bila tidak segera di atasi dengan baik, mereka harus bisa mengendalikan diri agar tidak terjadi yang lebih parah lagi, namun Pak Seno juga tidak mau diam saja bila terus di perlakukan seperti ini oleh Darno karena ini adalah keselamatan anak dia sendiri.

"Tolong basuhkan dengan air ini." Ustad Toni memberikan pada Bu Putri.

"Iya, Iya." Bu Putri gugup dan menerima air dari gelas milik ustadz Toni.

"Saya akan keluar terlebih dahulu dan nanti bila sudah selesai maka saya akan kembali lagi." Ustad Toni segera keluar dari dalam kamar.

Bu Putri dan Wiwin segera bekerja untuk membersihkan area sensitif milik Aina yang penuh dengan ulat berwarna putih itu, begitu prihatin Ibu Putri karena dia sama sekali tidak menyangka bahwa Aina akan mengalami nasib buruk seperti ini, pikiran wanita ini juga sudah kemana-mana karena dia pun kebingungan atas apa yang sudah terjadi.

"Alhamdulilah." Bu Putri terlihat begitu lega ketika air yang ada di tangan dia sudah menyentuh kemaluan milik Aina.

"Apa ulat itu bisa hilang, Bi?!" Wiwin juga penasaran dan segera melihat.

"Ulat itu langsung menghilang ketika Air ini menyiram tadi, Win." Bu Putri antara senang dan juga kaget melihat keajaiban tersebut.

"Bibi, ini sudah bukan penyakit biasa lagi dan kita harus mencari orang yang lebih kuat untuk membuang santet yang ada di tubuh Aina." Wiwin sudah sangat yakin dengan hal itu.

"Eeeeghhhkk!" Aina mengerang dengan mata terpejam karena tubuh dia terasa begitu lemah sekali.

"Sudah hilang semua ulat ini jadi mari Ayo kita pindah dia naik kembali ke atas kasur." Bu Putri mengajak Wiwin untuk menggendong Aina.

"Tunggu, kasur dia tadi juga penuh dengan ulat jadi harus dibersihkan terlebih dahulu lah." Wiwin segera mengambil sapu dan mengebas seluruh kasur milik Aina itu.

"Ulat yang ada di atas kasur ini masih hidup, Win!" Bu Putri menjerit kaget karena dia terkenal ulat itu juga.

Tampak ulat putih bertubuh gemuk itu menggeliat kesana kemari sehingga membuat mereka sangat geli bukan main, tidak tahu apa yang sudah terjadi sebenarnya namun ulat itu memang begitu nyata dan mereka keluar dari dalam kemaluan milik Aina.

Selamat pagi besti, jangan lupa like dan komen kalian semua ya.

1
Mamax Naura
KO aq merasa puas Gini ya...saat marni Di bantai Aina DG Cara begitu🙄🙄
Mamax Naura
si nolan🤭🤭🤭
safira
aq melaluinya wlu gk d santet..bekas suami sikapnya begitu..cemburu xda tempat..yg d cemburu gk ada nyata..kadang hairan cerita yg keluar dari mulutnya semua gk nyata..gk pernah d bwt..sampai da jd mantan pun masih juga nuduh..🤭
Mamax Naura
Ada Aja y mmng Ratu Ular ini🤭🤭
Mamax Naura
naaahh....aseeekkk Purnama sdh DTNG Di desa ITU,,ya walaupun DG Cara Tek sengaja nabrak orng bergosip🤣🤣🤣
Srikandi Dewi Larasati
darno tuh lakik gak tau diri.. lakik yg cuma modal terong doang.. 😁
Ririn
semangat kak
ani Cempreng
bagus ini baru kematian yang setimpal buat orang macam si Marni itu👍👍👍👍👍👍👍
ani Cempreng
cepat sx lah Aina membunuh si Nene lampir tak tahu di untung itu,,bukan kau siksa dulu tuh si Nene gila
ani Cempreng
sungguh keluarga yang Soleh,,taat aka larangan tuhan nya,,dan sangat yakin akan balasan dari tuhan untuk orang jahat😭terharu sekali
ani Cempreng
tidak apalah Aina meninggal,tapi. eri kesempatan untuk sang arwah berbalas dendam 💪
ani Cempreng
coba langsung ke rumah mbak.pur,,lain lagi ceritanya,,gak mungkin meninggal lah si Aina itu,,ini kejauhan sih😭😭
ani Cempreng
betul meski langsung ke mba pur pun gak mungkin Langs sembuh juga ,,pasti ada proses nya,,kalau kejauhan malahan ksihan sama Aina harus tersiksa sakit,,menggelinding ,,,dll,,
ani Cempreng
emak tua vs anak muda🤣
ani Cempreng
iya usulan tersebut sangat bagus ,, langsung saja ke rumah mbak Pur,, sebelum perjalanan jauh kau lakukan takutnya terjadi kecelakaan maut atau apalah yang menghalangi,,kan kalau ke rumah mbak Pur mah gak usah bawa aina
ani Cempreng
apa aku ketinggalan salah satu kisah purnama ,,siapa nolan
ani Cempreng
mamapus kan loe,,makan nya jngan sok loe kalau depan mbak pur😄
ani Cempreng
hahahay yang di tunggu tunggu akhir nya nongol juga mbak Pur,,sikat tuh si para mulut julid🤣
ani Cempreng
apa mbak Pur akan ikut andil dalam kisah ini,,aku menunggu sampai akhir 👍
Rhena Nouvhi
kyaknya nilam jrang kluar akhir2 ini..lama gk bikin ulah sma rani jg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!