📌 update setiap Senin sampai dengan Sabtu pukul 23.00 WIB
Apa jadinya ketika seorang sahabat baik tidak sengaja melakukan hubungan cinta satu malam?
Caca dan Marshel saling berteman baik,dari bangku sekolah dasar hingga perguruan tinggi.Mereka tidak sendiri, pertemanan mereka terdiri dari Caca,Marshel,jovan Andrew dan Mila . Sekelompok persahabatan yang harmonis suka dan Duka.
di suatu saat Caca terlibat one night stand dengan Marshel yang notabenenya adalah berteman, mereka tidak punya pilihan lain untuk menyembunyikan rahasia ini dari teman-teman mereka.Saat dimana mereka dihadapkan dengan permasalahan pelik tentang kehamilan Caca yang membuat kerenggangan dalam persahabatan mereka .Mampukah Caca dan Marshel menyelesaikan dengan baik dengan segala rintangan yang menghadang?
CEKIDOT--->
stay tune dan selalu berpikir positif gengs...✋
Instagram eunhyeayu90
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eunhyeayu90, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 17
"bisakah kau berpindah keyakinan dan menikah saja dengan Marshel??" tanya Bu Lydia
Caca terlihat tegang mendengar pertanyaan Bu Lydia.selama yang ia kenal,bu Lydia sangat welcome dan juga menjadi sosok ibu ke dua baginya.Hatinya begitu tulus dan selalu mengutamakan dirinya seperti anaknya sendiri.Tapi hari ini,ia melihat bu Lydia seperti orang lain.Ia bahkan tidak mengenal sosok seorang ibu kedua baginya ini.
"Tante...aku,aku tidak bisa memutuskan hal itu..." ucap Caca dengan canggung
Bu Lydia menghela nafasnya berat, "jadi kamu akan membiarkan anakmu menjadi anak yang tidak memiliki ayah yang sah??kamu ingin anakmu nanti menjadi bahan bullyan karena menjadi anak diluar nikah??apa itu baik bagi agama mu?? menurut mu itu hal wajar begitu??"
Caca tertunduk,air matanya kian menggenang di pelupuk matanya.Mendengar segala rentetan ucapan sarkastik dari Bu Lydia membuatnya menjadi terpuruk.
"aku tidak habis pikir jika kamu akan sekeras kepala ini..aku mengenal mu saat dirimu masih kecil,kau anak yang pintar ceria dan juga sangat penurut.Tapi hari ini aku bisa melihat jika kau sangat keras kepala dan juga egois...aku tidak akan berbicara lagi dengan mu..." ucap Bu Lydia dengan berdiri
Bu Lydia melihat kearah Caca yang saat ini tertunduk, "apa sebelum ke Beijing,Marshel mengunjungi mu kemari??"
Caca mengadahkan pandangan nya kearah Bu Lydia, "iya..." jawab Caca dengan lirih
"kalian pasti melakukannya lagi??" tanya Bu Lydia
Caca mengerutkan keningnya,ia tidak faham apa yang dibicarakan ibu dari Marshel ini.
"maksud Tante??" tanya Caca
"Kalian sama-sama saling jatuh cinta kan?? kalian menjalin kasih,dan hubungan satu malam itu hanya alibi kalian, untuk menutupi kesalahan kalian...!!" ucap Bu Lydia
"itu tidak benar Tante...Aku dan Marshel tidak memiliki hubungan spesial ,kita hanya berteman.. kejadian itu murni karena kesalahan, setelah itu kita tidak pernah melakukan itu kembali..." jelas Caca
"entahlah..aku harus percaya atau tidak, kedua keluarga yang dulunya berteman baik,kini terpecah belah karena kalian.Sekarang yang aku inginkan darimu...Untuk menolak semua pemberian Marshel.. Biarkan Marshel lepas dan memikirkan masa depannya..Jika kau berubah pikiran dan ingin bersama Marshel,Aku akan dengan senang hati menerima mu..tapi jika kau hanya ingin menarik ulur Marshel hanya untuk memenuhi tanggung jawab mu..maka aku tidak akan membiarkan mu..." ucap Bu Lydia dengan tegas
Bu Lydia kemudian pergi dari apartemen Caca, Setelah kepergian ibu Marshel itu Caca terlihat meneteskan air matanya.Ini untuk pertama kalinya ia sangat sakit, melebihi saat ia mendapatkan teguran dari kedua orang tuanya.Ucapan ibu Marshel membuatnya begitu terpuruk.
Di detik itu juga notifikasi ponsel Caca berdering,Caca melirik kearah ponselnya dan melihat tertera nama Marshel.Caca semakin deras meneteskan air matanya, dengan memegang perut dengan kedua tangannya ia menahan Isak tangisnya.
Caca mematikan telepon dari Marshel dan mematikan ponselnya mode offline.Caca kemudian terisak dalam tangisnya,di malam yang begitu indah.Padatnya tengah kota dan indahnya lampu yang menghiasi sepanjang jalan tak seperti hati Caca saat ini begitu luka.
...****************...
Sudah dua bulan berselang, Caca menghabiskan waktunya hanya bekerja dan setelah itu kembali ke apartemennya.Dia tidak pernah sekalipun untuk menikmati pusat kota,Bahkan ia juga jarang berkomunikasi dengan teman-temannya.Keadaan temannya Mila yang baru saja menikah pun tidak terdengar,Caca hanya bisa mengira memang jika menikah akan berbeda dengan saat masih lajang,Ia berpikir Mila sedang menikmati masa-masa rumah tangga indah dengan Andrew. Kabar Jovan pun tidak pernah ia ketahui, padahal kantor mereka berdekatan.Kalau masalah itu,Caca tidak pernah mempermasalahkan,Jovan pasti sedang sibuk dengan pekerjaannya dan juga kekasih barunya.
Lalu, Bagaimana dengan Marshel?Caca selalu menolak panggilan dari Marshel.Bahkan Marshel berusaha menghubungi Caca dengan mengirimkan email kepada dirinya,Tapi tidak pernah sekalipun Caca membalasnya.Untuk jatah Caca,Ia sengaja memblokir akun Banknya dan mengganti akun banknya dengan yang baru.Sehingga uang yang dikirim marshel tidak bisa masuk.Caca hanya ingin menjauh dari Marshel seperti yang diinginkan oleh Tante Lydia,Jujur Caca belum sanggup sepenuhnya karena hidup Caca sudah sangat bergantung dengan Marshel sejak dia masih kecil.Tapi, untuk berpindah keyakinan Caca tidak bisa melakukan itu
Caca memiliki jadwal pemeriksaan rutin saat ini.Ia sudah dihadapkan dengan dokter kandungan yang begitu baik, karena bisa menjadi tempat keluh kesahnya.Dokter Hani yang memiliki sejarah sama dengannya,Hamil diluar nikah dan membesarkan anaknya seorang diri hingga memiliki pasangan hidup yang baru.
"Bagus semua... kedua jagoan kamu juga aktif.Matanya sipit rambutnya tebel ...dia sangat tampan..." ucap Dr Hani dengan senyuman melihat kearah layar
Caca tersenyum, "syukurlah dok..."
"Mereka pasti sangat mirip dengan ayahnya bukan?? karena di sini tidak ada satupun yang mirip wajah mu..." ungkap Dr.Hani
Caca menerawang, "Dokter benar...." ucap Caca dengan lirih
"so... yang terpenting anak kamu sehat kamu juga sehat,kau jangan berpikir aneh-aneh dan bebaskan pikiran mu..kau memiliki anak kembar yang akan menjadi pelita hidup mu...kamu seharusnya bersyukur..." ucap Dr Hani menyemangati Caca
"Dokter benar..." ucap Caca lagi dengan lirih
"aku akan mempersiapkan kelahiran bayimu... pertengahan bulan depan kita akan lakukan Caesar..aku akan memberikan beberapa penguat kandungan, karena kau sudah mengeluh kontraksi ringan.Jadi meminimalisir terjadinya pendarahan akan lebih baik diusia 8 bulan kita lakukan operasi.." ucap Dr.Hani
Caca mengangguk,ia semakin tegang mendengar kelahiran bayinya yang dipercepat sebelum HPL.ia menyadari jika mengandung bayi kembar sangat beresiko tinggi.Jadi mau tidak mau harus lebih awal dari perkiraan kelahiran.
...****************...
Caca berberes di apartemennya, menata semua perlengkapan bayi.Di kamarnya ia menaruh dua box bayi yang dibelinya dari hasil mencicil 3 bulan.Kini ia harus lebih berhemat semaksimal mungkin karena akan membesarkan anaknya seorang diri.
Lalu dimana kah orang tua Caca? Terakhir berkunjung yaitu satu bulan yang lalu.Pak Danu dan juga Bu Hera menyempatkan membesuk Caca.Mereka membawakan beberapa keperluan bayi seperti pakaian dan juga furniture untuk tempat meletakkan perlengkapan bayi.Mereka juga membeli furniture untuk mengisi kekosongan dan kelengkapan apartemen putrinya agar nyaman saat ditempati.Untuk masalah finansial, orang tuanya akan membiayai persalinan dirinya.Caca sangat bersyukur karena setelah mereka mendiamkan dirinya beberapa bulan kini orang tua nya mau merangkulnya kembali.Kini Caca menyiapkan finansial untuk masa depan putranya dan juga biaya hidupnya di kota.
"semua sudah selesai...kamar ini seakan hidup..." ucap Caca yang melihat hasil dekorasi kamarnya.
pernak pernik bayi sudah sangat melekat di kamarnya.baju-baju bayi juga sudah tertata rapih di lemari.Caca berjalan menuju kearah Balkon dan membuka pintu kacanya, melihat keadaan tengah kota yang begitu Ramai dilalui kendaraan yang masih berlalu lalang
"Sejak kapan aku menyadari jika aku ternyata tidak seberuntung orang kira...Aku selalu sukses dalam pendidikan ku..aku juga beruntung memiliki keluarga yang baik,aku memiliki teman-teman yang baik dan tulus.Tapi..nyatanya di saat aku harus menata masa depan ku...aku harus hamil diluar nikah..." ucap Caca senyuman remeh dan seakan menertawakan nasibnya.
"ucapan ibumu sampai detik ini masih tersimpan di dalam otak ku...aku ingin tertawa.. tapi itu tidak sopan... bagaimana bisa ibumu mengatakan itu kepada ku disaat beliau akan menerima diriku jika aku berubah pikiran untuk berpindah keyakinan..."
Caca tertawa geli,Tapi dalam artian yang tidak sebenarnya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Halo gengs..masih aktif dan setia kan di Novel ini? terus dukung karya aku ya.. dengan cara like komen dan juga vote.sarangheo💋
Instagram eunhyeayu90
penyampaiannya cukup bagus mudah dimengerti.
sukses terus karyanya ❤️