Cerita kisah cinta pertama Keysha yang bermula dia tidak menyadari nya. Keysha Zefani Florentia gadis cantik yang sebelum nya tidak pernah merasakan apa yang dia rasakan. Apakah ini yang dinamakan First Love? Keenan Malik Mahendra, pria yang Keysha sukai di sekolahnya. Kisah yang bermula dari Keenan melihat poto Keysha bersama temannya diakun sosial media. Dari situ lah Keenan jatuh cinta pada pandangan pertama ketika melihat seorang gadis cantik di sebuah poto unggahan milik teman sosial medianya. Awal mula kisah cinta mereka dimulai dari Keenan yang berusaha untuk mendapatkan perhatian Keysha, karena memang Keenan lah yang lebih dulu menyukainya. Dan ternyata tidak membutuhkan waktu lama pun Keysha juga merasakan hal sama. Tapi Keysha adalah gadis yang sangat cuek, sehingga Keenan pun harus sabar dengan sikapnya. Semakin lama Kedekatannya pun semakin jelas, apakah mereka berlanjut pacaran? Atau hanya sebatas teman?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon semase, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MENGHINDAR
Keesokan harinya Keysha tidak masuk sekolah karena orang tuanya menyuruhnya untuk izin terlebih dahulu. Dipagi hari yang cerah Keysha yang sedang duduk dimeja belajarnya sambil membaca buku. Ketika ia sedang membaca buku ia melihat ponselnya yang berdering.
" Hallo.", ucap Keysha.
" Cha hari ini ga masuk?", tanya Lily.
" Ngga, besok baru masuk. Itu juga kalo papa mama udah ngizinin aku buat masuk sekolah.", ucap Keysha.
" Udah lu istirahat aja yang cukup, nanti soal materi gue share di chat." ucap Lily.
" Okee deeh, makasih ya Ly. Belajar yang bener ya." ucap Keysha.
" Sebenernya gue berat sih tanpa lu masuk sekolah, gaada contekan.", ucap Lily.
" Eh cha udah dulu ya, udah nyampe sekolah ni.", sambung Lily.
" Iya Ly.", Lalu keysha mengakhiri telpon tersebut.
Diroom chatnya terlihat jelas kontak Keenan, tak ada pesan terbaru dari kontak tersebut. Ingatan nya langsung teringat dengan kejadian hari kemarin.
" Ngga, pokonya aku gaboleh berlebihan sama dia. Dia baik, karena dia orang baik. Dia ngelakuin hal sama, sama semua orang.", ucap Keysha kepada dirinya sendiri.
Keysha pun kembali dengan aktivitas nya, dan menaruh ponsel nya.
Anna memasuki kamar Keysha dengan membawa nampan yang berisi sepiring makanan dan segelas susu untuk sarapan Keysha.
" Sarapan dulu ya Key nanti abis itu minum obat.", ucap Anna, Keysha tak menjawab dia hanya mengangguk.
" Kaki nya masih sakit?", tanya Anna.
" Dikit, kalo gerak aja sakitnya.", jawab Keysha.
" Nanti juga cepet sembuh, yang penting kmau minum obat." ucap Anna.
Keysha pun langsung menyantap sarapan nya tersebut.
" Maaa besok Keysha udah boleh masuk sekolah kan?", tanya Keysha.
" Mama udah bilang sama wali kelas kamu Key, kalo kamu izin dua hari buat istirahat." ucap Anna.
" Yaaah mama kelamaan, besok Keysha masuk sekolah aja ya. Aku udah kuat ko, lagian aku ga kenapa-kenapa masih bisa jalan juga.", ucap Keysha.
" Yaudah kamu bilang nya nanti sama papa ya.", ucap Anna. Sudah jelas Keysha tidak berani untuk biacara kepada Bara, karena pasti papa nya itu tidak akan mengizinkannya untuk masuk besok.
Malam nya Keysha yang sedang memainkan ponsel nya sambil rebahan dikasur kamarnya. Tiba-tiba ada notif pesan dari Keenan.
" Key kamu tadi gamasuk sekolah? Kata Lily kamu sakit? Cepet sembuh ya Key.", Keysha yang membaca pesan tersebut, namun dia hanya membacanya tidak membalas pesan tersebut.
Setelah membaca pesan tersebut Keysha langsung menelpon Lily.
" Ly... tadi Keenan nanyain aku?", tanya Keysha.
" Iyaa... tadi dia nanyain kamu disekolah, kebetulan kita ketemu dikantin.", ucap Lily.
" Kenapa? dia telpon lo? menurut gue lu harus jaga jarak dulu deh Cha. Gue kesel liat dia pas kemah kemarin, yaaa walaupun gue belum tau tuh cewe siapa nya dia. Tapi kan, pasti lu juga kesel kan?", ucap Lily dengan nada kesal.
" Dia chat aku tadi, tapi aku gabales.", ucap Keysha.
" Mening lu jaga jarak dulu deh Cha. Oh iya lu besok masih izin ya?", ucap Lily.
" Iya.. besok aku masih izin.", ucap Keysha.
" Yaudah sampai ketemu besok lusa", ucap Lily, lalu mengakhiri telpon tersebut.
Keesokan harinya jam menunjukan pukul tujuh pagi tapi Keysha masih berbaring ditempat tidurnya. Ia menatap jam dengan mata yang terbuka setengah, lalu ia mengambil ponsel nya dan terlihat ada beberapa pesan diponselnya. Ia segera membuka pesan tersebut satu persatu, lalu ia membuka pesan terakhir yang yang belum ia baca. Disana terlihat pesan dari kontak bernama Keenan, lalu ia membuka pesan tersebut.
" Pagi Key :). Aku denger dari temen, katanya kamu sakit pas lagi kemah ya. Benarkan Key? Maaf Key waktu itu aku ga tau kalo kamu sakit. Cepet sembuh ya Key:).", Keysha yang membaca pesan tersebut dalam hati.
" Masa ga tau, orang waktu itu dia kan liat aku.", ucap Keyhsa dengan kesal. Lalu ia menaruh ponsel nya, tak ingin membalas pesan tersebut.
Disekolah dijam istirahat Keenan berjalan kearah kelas 10 MIPA 2, disana terlihat Lily dan teman-temannya didepan kelasnya.
" Lily...", panggil Keenan, Lily dan teman-temannya pun menoleh kearah suara tersebut.
" Saya Kaa?", tanya Loly sambil menunjuk dirinya.
" Iya, boleh minta waktunya sebentar.", ucap Keenan.
Lily pun bicara kepada teman-temannya agar duluan pergi kekantin.
" Kalian pergi ke kantin duluan, nanti aku nyusul.", ucap Lily kepada teman-temannya, lalu mereka pun mengangguk paham meninggalkan Lily.
" Kenapa ya Ka?", tanya Lily.
" Duduk dulu sini." ucap Keenan sambil duduk didepan kelas tersebut dan Lily pun ikut duduk.
" Langsung ke intinya ya. Aku mau nannyain Keysha, dia pas kemah sakit? pulang duluan? ko aku ga tau. Dia sakit apa? ", ucap Keysha, mendengar perkataan itu Lily mengerutkan dahi nya karena jelas-jelas waktu itu Keenan melihat Keysha dan Lily, bahkan ketika diposco disana ada dia juga.
" Masa kamu ga liat ka. Orang jelas-jelas kamu lihat ko waktu itu, pas aku nganterin Keysha untuk ke posco aku lihat kamu, bahkan aku panggil kamu. Tapi kamu ga nengok sama sekali, kaka kaya buru-buru gitu. Trus pas diposco disana ada Keysha, dan kaka ada disana juga nemenin gadis yang pisan itu. Masa ga liat?", ujar Lily. Mendengar perkataan tersebut ia langsung mengingat kejadian hari kedua di kemah kemarin.
Ternyata waktu itu saking Keenan khawatir kepada Vania, dia sampe tidak sadar dengan yang ada disekelilinya. Vania adalah sepupu Keenan sekaligus teman kecilnya. Keenan sangat menyayangi Vania seperti adik kandungnya sendiri, karena Vania adalah seorang anak yatim piatu. Vania ditinggal oleh ibunya setelah ia lahir tujuh hari, dan ditinggal oleh ayahnya ketika ia masih berusia empat tahun. Vania tinggal dan diurus oleh nenek nya yang kebetulan neneknya Keenan juga, rumah neneknya bersampingan dengan rumah Keenan.
" Thanks ya Ly info nya.", ucap Keenan.
" Oh iya Ly, boleh ga aku minta alamat Keysha?", lanjut Keenan.
" Buat?", tanya Lily.
" Mau jenguk dia, soalnya dia di chat ga dibales-bales.", ucap Keenan, Lily hanya melongo mendengar perkataan Keenan. Jika dia kasih alamat Keysha pasti nanti Keysha marah kepadanya.
" Tapi... Aku ga berani ka, maaf ya. Gamau lancang ngasih alamat sembarangan, takutnya nanti Keysha ga nyaman.", ucap Lily sambil beranjak pergi meninggalkan Keenan.
" Tapi kan...", baru juga Keenan berbicara Lily sudah pergi meninggalkannya.