Allea, gadis SMA yang sangat berprestasi semasa sekolah. Allea terlahir sebagai anak bungsu dari keluarga yang kaya dan serba berkecukupan.
Dibalik Kehidupan Allea bak putri raja, ternyata Allea sudah dijodohkan sejak kecil. Lalu bagaimana Allea akan melanjutkan mimpi-mimpinya dan bagaimana kelanjutan Allea dalam Perjodohan itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anne Chellyca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Berapa?
Hari senin tiba, para anak sekolahan pun harus melanjutkan aktifitasnya kembali tak terkecuali Allea. Allea berjalan sambil bersiul-siul menuju kelasnya.
"Pagi semua..." sapa Allea teman-teman di kelasnya.
"Pagi Allea, lagi happy nih kayaknya" ucap Nana si siluman yang selalu datang pagi entah ngapain.
"Iya dong hehehe..." sahut Allea.
"Bagi-bagi senengnya dong Lea!" timpal Fajar si ketua kelas.
"Muachh hufsss..." Allea mencium tangannya dan meniupnya.
"Astaga Aa Fajar melayang neng..." ucap Fajar drama.
"Huuuuuu...." sorak kelas tersebut namun Allea hanya terkekeh kecil.
"Sampe mati Allea gak bakal mau sama Lo yang kudis dan kurapan ****!" ucap Tisa sang mulut cabe, pedes kalo ngomong.
"Sirik aja Lo!" umpat Fajar.
"Hai Mut!" sapa Allea.
"Apaan nih, happy banget Lo!" ucap Mutiara.
"Iya nih, gue lagi seneng!" Allea menaruh tasnya dan duduk di samping Mutiara.
"Kenapa? Karena kemarin jalan sama calon suami?" ucap Mutiara mengingat kemarin Allea meninggalnya bersama Dion asisten Gibran.
"He'eh! Lo tau gak, kak Gibran itu kayaknya pacaran deh sama Kak Risya yang cantik itu" ucap Allea antusias.
"Hah? Sekretarisnya itu?"
"Iya Mut, kemarin gue liat mereka mesra banget di rumah sakit."
"Terus kok Lo seneng sih?" ucap Mutiara heran dengan pemikiran sahabatnya yang satu ini.
"Ya Allah, kok gue punya temen **** banget sih. Kalo mereka pacaran artinya Kak Gibran gak perlu nikahin gue kan Mut, mereka aja yang nikah!" terang Allea.
"Lo yang **** dodong! Masa calon suami selingkuh Lo malah dukung sih, apa sih isinya otak elo ini?" Mutiara menjitak kepala Allea sangking kesalnya.
"Ohh sakit tau Mut! Lo kok ngomongnya gitu sih, Lo kan tau gue gak mau nikah sama kak Gibran!"
"Ahh gak tau deh, tau gitu kan mending gue aja yang nikung Elo buat dapetin kak Gibran, gak usah Kak Risya si sekretaris itu!"
"Elo aja yang ****, lelet!" ledek Allea lalu mengeluarkan coklat dari tasnya dan memakannya.
"Wihh jajanan Sultan, bukannya Elo lagi ngirit?" ucap Mutiara melihat Allea memakan coklat Silverqueen.
"Kak Gibran kemarin ngasi gue jajan banyak banget, cukup buat sebulan!" ucap Allea.
"Gila Lo disogok pake duit!"
"Mana ada di sogok, oh iya entar temenin gue ke bank ya buka rekening baru!" ucap Allea sembari memakan coklatnya.
"Bukannya Elo punya ATM sendiri dari mami Elo?"
"Gue mau buat yang baru, jaga-jaga manatau sometime mami blokir ATM lama gue" ucap Allea santai.
"Anjirrr, pinter juga Lo!"
"Iya dong, gue gak boleh lengah dan hal-hal sepele"
"Pagiii..." ucap Rean baru datang.
"Pagi Rean..." sahut Mutiara namun Allea tak menggubrisnya atau meliriknya barang sedikitpun.
"Lo kenapa Le?" ucap Mutiara ketika Allea terlihat cuek pada Rean.
"Datang bulan kali!" timpal Rean santuy bagai di pantai.
"Enak aja Lo! Mut, tau gak kemarin dia jalan sama cewek di Restoran deket taman, mana mereka gandengan tangan lagi terus Rean pake narik-narik kursi buat cewek itu duduk, kan jijay banget Mut?"
"Hah? Serius Lo?" ucap Mutiara tak percaya.
"Kok Lo tau sih Le? Lo buntutin gue ya?" tuduh Rean.
"Bukannya Lo bilang gak mau pacaran?" Tanya Mutiara penuh selidik.
"Ya gapapa juga keles, sekali-kali doang!" ucap Rean.
"Lo udah jadian sama tu cewek, kapan? Anak sekolah mana?" Mutiara mulai kepo.
"Tanya aja sama Lea, dia kan buntutin gue kemarin pasti dia dengerlah gue ngomong apa aja sama doi!" Rean menaik-turunkan alisnya.
"Tau ah! Gue mau ke toilet!" ucap Allea lalu meninggalkan kedua sahabatnya itu.
"Lea kenapa?" tanya Mutiara, namun Rean hanya menggidikkan bahunya tak tau.
....
Beberapa hari kemudian
"Panas banget sih, ngapain coba harus ngumpul di lapangan, kan bisa gosong kulit gue anjay!" umpat Mutiara ketika kepala sekolah meminta seluruh kelas dua belas berkumpul di lapangan.
"Santuy bro! Kecentilan banget sih Lo, jijik gue!" ucap Rean kesal mendengar ocehan Mutiara sedari tadi.
"Sabar Mut, mungkin ada pengumuman. Namanya juga udah kelas dua belas, wajar kan banyak pengumuman. Nikmatin aja, entar juga Lo kangen!" ucap Allea tenang.
"Tuh! Bisa kan Lo berpikir positif kayak Allea, kulit aja Lo pikirin!" ucap Rean sinis.
"Selamat siang semuanya, maaf mengumpulkan kalian disini. Weekend kita akan mengadakan acara camping untuk seluruh kelas dua belas di puncak, jadi kalian harus memberitahukan ini kepada orang tua kalian dan mempersiapkan diri. Sekian!" ucap kepala sekolah singkat, jelas dan padat. Oh jangan lupa Panas juga 🤭
"Wow! Gila! Seru nih Le!" ucap Mutiara antusias sementara Rean menatapnya jengah.
"Tadi aja banyak bacot Lo bekicot!" umpat Rean namun tak digubris oleh Mutiara.
"Kalian tau gak, ada rumornya kalo banyak siswa-siswi yang bakalan jadian di moment camping ini, duhh pengen ditembak Jona deh..." Mutiara mulai mengkhayal. Jona adalah cowok paling tampan di kelasnya, bukan hanya tampan dan cool, Jona juga pewaris tunggal perusahan properti milik orang tuanya.
"Mulai deh, mulai! Mengkhayal terooossss" ucap Allea sama jengahnya dengan Rean.
"Ditembak senapan mati Lo!" ucap Rean lalu berjalan meninggalkan Mutiara menyusul Allea yang sudah duluan.
"Kalo isi senapannya cinta aku mau kok, ehh Tungguin!!!" Mutiara berlari-lari kecil menyusul kedua sahabatnya pulang.
Sebelum pulang ke rumah mereka singgah ke sebuah warung pecel ayam di dekat kost Allea untuk makan. Awalnya Allea yang memperkenalkan makanan disitu kemudian jadilah candu. UPS!
"Gue rencananya mau pindahin duit dari ATM yang dikasi Kak Gibran kemarin deh!" ucap Allea setelah mereka selesai makan.
"Emang isinya berapa?" tanya Mutiara antusias.
"Entah! Gue juga belum pernah cek" sahut Allea jujur.
"Yaudah kita cek aja ke ATM sekitar sini Le, biar cepet kan. Lagian kan bentar lagi UN Le, Lo harus segera bersiap dengan segala sesuatu sesuai rencana kita!" ucap Rean serius.
"Makanya itu, temenin gue ke ATM ya" pinta Allea lalu diangguki oleh Rean dan Mutiara.
Allea pun menghampiri pedagang tersebut dan membayarkan makanan mereka.
"Berapa om?" tanya Allea.
"Pesen apa aja tadi neng?"
"Pecel ayam tiga sama es tehnya tiga juga"
"Enam puluh ribu neng" ucapnya .
Allea pun mengambil uang dari dalam dompetnya, setelah dihitung ternyata uang yang diberikan Gibran kemarin tiga juta rupiah, biaya dua bulan juga cukup untuk Allea.
"Banyak duit Lo, tumben!" ledek Rean.
"Kemarin dikasih calon suaminya" sahut Mutiara. Allea hanya cengar-cengir tak jelas.
Sesampai di ATM center yang dimaksud karena situasinya sepi mereka bertiga masuk kedalam karena penasaran juga isi ATM tersebut berapa.
"Lo tau pin-nya kan?" tanya Rean penuh selidik.
"Tau!" ucapnya lalu memasukkan kartu ATM kedalam dan memasukkan pin.
"Cek Saldo!" ucap Mutiara tak sabaran dan diikuti oleh Rean.
Ketika tampilan saldo sudah muncul mereka terbelalak dan mendadak menegang melihat banyaknya angka nol disana.
"Ini sepuluh juta atau berapa sih?" ucap Mutiara hampir sesak nafas.
"Berapa sih ini nolnya, kok banyak banget!" ucap Allea.
"Sepuluh Milliar!" ujar Rean geleng-geleng kepala.
"Aduhh auto kaya mendadak!" Mutiara menghitung jumlah Nolnya sekali lagi.
"Ini gue gak mimpi kan? Beneran sepuluh Milliar?" ucap Allea tak percaya dengan apa yang dilihatnya.
"Mana nomor rekening Lo yang baru, cepet pindahin!" ucap Rean yang lebih mengerti keadaan.
"Nih nomornya!" memberikan sebuah buku rekening pada Rean dan Rean pun mulai mengetikkan nomor-nomor tersebut di mesin ATM.
"Yakin pindahin semuanya?" ujar Allea ragu-ragu.
Klik
Transaksi berhasil dan semua uang yang ada di ATM itu berpindah ke ATM Allea. K
"Yuk pulang, kita bahas di kost Lo aja!" ucap Rean menarik kedua sahabatnya yang masih shock terutama Allea.
- Lonely For You Only (slice of life)
- Haunted School : Repeat 1989 (time travel + horror)
Mari saling mendukung, semangat untuk author♡
, smga bisa up tiap hari yaaa
1. My Innocent Girl (up)
2. I Love You Badly (masih new)
jangan lupa mampir ya guys, aku tunggu loh ya like, komen, dan juga vote okeeyyy? okey dongg wkwkk :v🙏
kenapa harus like dan komen?
-yaa karena like dan komen kalianlah yang bisa bikin Author semangat🤗
Sekian dan terimakasihh luvv🙏💛✨🤗
1.My Innocent Girl
2.I Love You Badly
jangan lupa ya mampir, aku tunggu like, komen dan vote juga yaa🙏😇🤗✨
luvvv bangettt💛😚
-JE; Sang takdir
-Touch Of Love
cuss bacaa jan lupa tinggalkan jejaakk🤗
tkan prfil q aja yaaa😍
vielen danke😘